Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komisi II DPRD Badung Gelar Rapat Kerja Bahas LKPJ Bupati Badung 2024

BALIILU Tayang

:

dprd badung
RAKER: Komisi II DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja bersama lima OPD untuk membahas LKPJ Bupati Badung Tahun Anggaran 2024, Selasa (29/4), di Ruang Rapat Kriya Gosana I, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Komisi II DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja bersama lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2024, Selasa (29/4), di Ruang Rapat Kriya Gosana I, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Badung.

OPD yang hadir dalam rapat tersebut meliputi Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perikanan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, didampingi Wakil Ketua I, I Wayan Regep, Sekretaris Komisi II, I Wayan Edy Sanjaya, serta anggota komisi lainnya, antara lain I Made Suparta, Ida Bagus Putra Manubawa, I Nyoman Artawa, I Made Budi Yoga, I Nyoman Gede Wiradana, Wayan Sukses, dan I Made Sudira.

Ketua Komisi II, I Made Sada menjelaskan bahwa ini merupakan rapat kedua terkait pembahasan LKPJ. Ia menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut, Komisi II memberikan masukan serta mengevaluasi kinerja OPD, termasuk pencapaian target yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah.

Salah satu isu yang dibahas adalah pengelolaan sampah dan mitigasi bencana oleh DLHK. Komisi mendorong agar instansi terkait segera melakukan pemangkasan pohon perindang yang sudah tua serta mempertimbangkan penggunaan teknologi pengolahan sampah yang lebih canggih, seperti mesin pemilah dan pencacah sampah.

Dalam bidang pariwisata, Komisi menyoroti disparitas antara meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dengan tingkat hunian hotel yang cenderung menurun. Komisi menduga hal ini berkaitan dengan praktik penyewaan tempat tinggal nonkomersial seperti rumah kos dan vila tanpa izin usaha. Komisi juga mengusulkan agar rumah kos dapat diarahkan menjadi homestay melalui regulasi yang jelas tanpa serta merta membebani pajak baru.

Baca Juga  Ketua Komisi IV DPRD Badung Dukung Tambahan Hibah Lomba Ogoh-ogoh BCF 2026

Selain itu, Komisi II juga menyinggung perlunya pengawasan terhadap aktivitas wisatawan asing yang berperan sebagai pemandu wisata tanpa izin, yang dinilai dapat mengganggu usaha lokal.

’’Ini perlu adanya suatu punishment. Kami harapkan Pemprov Bali benar-benar menertibkan wisatawan yang justru menjadi guide bodong, kemudian membuka usaha yang mengambil alih lapangan pekerjaan masyarakat kita,’’ tegasnya.

Di bidang pertanian, Komisi mendorong terobosan dari Dinas Pertanian untuk menyediakan alat panen modern dan pelatihan bagi petani, guna mengatasi kendala tenaga kerja di sektor tersebut. Sementara dari Dinas Koperasi dan UKM, diharapkan pelaksanaan perda yang telah disahkan dapat dimaksimalkan untuk mendukung pelaku usaha kecil, serta memastikan koperasi tidak bersaing secara tidak sehat dengan lembaga ekonomi lokal seperti BUMDes dan BUPDA dan UMKM.

Dari sektor perikanan, Komisi mendorong peningkatan produksi melalui pengembangan kolam, tambak, serta keramba laut yang tidak mengganggu aktivitas wisata.

Sebelumnya, pada Senin (28/4), Komisi II juga telah menggelar rapat dengan Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, serta membahas isu-isu strategis seperti kemacetan, fasilitas umum, penerangan jalan, pengelolaan kabel udara, serta rencana pemasangan CCTV dan perluasan jaringan internet.

Terkait dengan program bedah rumah, Komisi menyebut masih terdapat lebih dari 1.000 rumah yang membutuhkan bantuan. DPRD menyatakan dukungan terhadap penganggaran program tersebut, dengan estimasi biaya sekitar Rp 50 juta per rumah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Layanan Terpadu, Bunda PAUD Badung Buka Bimtek Pemenuhan 8 Indikator PAUD HI

Published

on

By

Bunda PAUD Badung Buka Bimtek PAUD HI
BUKA BIMTEK: Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemenuhan 8 Indikator PAUD HI, di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin (21/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pemenuhan 8 Indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI), di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin (21/9). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 90 pendidik PAUD se-Kabupaten Badung.

Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, bersama pimpinan perangkat daerah lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Anak, Disdukcapil, PMD, Polres Badung, Bappeda, serta BPKAD.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia. Masa emas pertumbuhan anak menuntut perhatian menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta emosional anak.

“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi paling penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pendekatan Holistik Integratif, kami memastikan setiap anak mendapat perhatian yang utuh, sehingga dapat tumbuh optimal dan siap melangkah menuju masa depan yang cerah,” ujarnya.

Fokus utama bimtek ini adalah pemenuhan delapan indikator layanan esensial PAUD HI secara bertahap dan berkelanjutan di setiap satuan. Indikator tersebut mencakup pelaksanaan kelas orang tua, pemantauan pertumbuhan fisik, deteksi dini kebutuhan khusus, koordinasi dengan Puskesmas/Posyandu, penerapan PHBS, pemberian makanan tambahan bergizi, pemantauan kepemilikan NIK anak, serta penyediaan sanitasi dan air bersih.

Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa pencapaian target ini memerlukan kerja sama yang erat antarinstansi lintas sektor. Melalui pelatihan ini, para guru didorong untuk mengaplikasikan indikator tersebut langsung dalam operasional harian lembaga, bukan sekadar melengkapi dokumen administrasi.

Baca Juga  Bupati Badung dan DPRD Sepakati Tiga Ranperda Strategis dalam Rapat Paripurna

Dengan menjunjung semangat “Satu Anak, Satu Layanan Terpadu, Satu Komitmen”, pemda berharap seluruh anak di Kabupaten Badung dapat tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, dan belajar dengan gembira. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Langkah Strategis Percepat Infrastruktur, Bupati Adi Arnawa Matangkan Pinjaman Daerah Bersama 3 Kementerian

Published

on

By

Rakor Virtual Pinjaman Daerah Badung
RAKOR VIRTUAL: Bupati Wayan Adi Arnawa saat Rapat Koordinasi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas, di Puspem Badung, Senin (21/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah strategis guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas yang mengancam keberlanjutan pariwisata Bali. Pemkab Badung mematangkan rencana pinjaman daerah melalui rapat koordinasi virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas, di Puspem Badung, Senin (21/9).

Rapat dihadiri oleh Direktur Fasilitasi Transfer Kemendagri Nasrun, Kasubdit Pembiayaan Daerah Siti Chomzah, Direktur Pembiayaan Bappenas Agustin Arry Yanna, dan Ketua Tim Pembiayaan Daerah Kemenkeu Mohammad Faisal Fahmi.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan, usulan pembiayaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, khususnya untuk meningkatkan konektivitas wilayah tengah Badung. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu dipersiapkan secara matang, baik dari aspek teknis maupun skema pembiayaan.

“Kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur ini direncanakan dengan baik, baik dari sisi teknis maupun skema pembiayaannya, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan mendukung konektivitas antar-wilayah,” ujarnya.

Usulan pinjaman ini diarahkan untuk koridor Gatot Subroto Barat–Canggu–Terminal Mengwi–Werdi Bhuana. Selain jalan konvensional, Pemkab Badung mengkaji opsi alternatif pada kawasan dengan kepadatan tinggi.

“Selain pembangunan jalan, kami juga sedang mengkaji sejumlah alternatif penanganan konektivitas pada kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi, termasuk konsep pembangunan jalan bawah tanah. Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang dipertimbangkan untuk mengurangi kebutuhan pembebasan lahan sekaligus menjaga konektivitas kawasan,” ucap Bupati.

Ia menegaskan penyediaan infrastruktur harus berorientasi jangka panjang. Dari sisi finansial, pinjaman dirancang melalui kolaborasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Bank BPD Bali.

“Dari sisi pembiayaan, usulan tersebut dirancang dengan tenor selama delapan tahun, 2027–2035, dengan masa tenggang pembayaran bunga selama 12 bulan dan masa tenggang pokok hingga tahun ketiga pembiayaan direncanakan melalui kolaborasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Bank BPD Bali,” kata Bupati.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa Dampingi Bupati Giri Prasta Tinjau Lahan TPS-3R dan Lahan Taman Bung Karno Penarungan

Kemampuan fiskal Badung dinilai sangat aman dengan indikator Debt Service Coverage Ratio (DSCR) mencapai 20,86, jauh di atas batas minimum 2,50. Pemkab memproyeksikan tambahan PAD seiring peningkatan aktivitas ekonomi dari dampak proyek ini.

Merespons paparan tersebut, Direktur Pembiayaan Bappenas Agustin Arry Yanna mengapresiasi kesiapan dokumen Pemkab Badung, namun menekankan pentingnya mitigasi risiko.

“Dalam proses penilaian, tidak hanya melihat aspek strategis, tetapi juga aspek teknis, kelembagaan, ekonomi, sosial budaya, hukum, mitigasi risiko, serta koordinasi lintas sektor,” jelasnya.

Selanjutnya, usulan ini akan memasuki tahapan pertimbangan formal. Pemkab Badung bersama tim teknis diminta terus mematangkan perencanaan agar realisasi proyek berjalan sesuai aturan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Dukung Tim Denpasar IT Community Berlaga di Indonesia Inventors Day 2026

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Terima Audiensi Denpasar IT Community
AUDIENSI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Walikota Denpasar, Senin (21/9). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendukung keikutsertaan Tim Denpasar IT Community pada ajang Indonesia Inventors Day 2026 tingkat internasional yang akan berlangsung di Jakarta pada 3-6 Oktober mendatang. Demikian diungkapkan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Walikota Denpasar, Senin (21/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada para siswa yang telah terpilih mewakili Kota Denpasar dalam kompetisi inovasi tingkat internasional. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus mendorong para pelajar untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang teknologi.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada adik-adik yang telah terpilih untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pemerintah Kota Denpasar akan terus memberikan dukungan dan motivasi. Semoga nantinya dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama baik Kota Denpasar di tingkat internasional,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Pembina Denpasar IT Community, Ketut Nugraha Suadarma, menjelaskan bahwa Tim Denpasar IT Community akan mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day 2026 di Jakarta. Tim tersebut terdiri atas lima siswa, yakni empat siswa dari SMP Negeri 9 Denpasar dan satu siswa dari SMP Cipta Dharma Denpasar.

Dalam kompetisi tersebut, tim akan memperkenalkan inovasi berupa website bertajuk “Unbully” yang mengangkat pentingnya perlindungan dan pencegahan terhadap perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Website tersebut dilengkapi fitur pelaporan yang dapat digunakan siswa untuk menyampaikan laporan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Lebih lanjut dijelaskan, untuk menjaga privasi pelapor, sistem pelaporan tersebut dikemas dalam bentuk poster yang dilengkapi QR code dan direncanakan ditempatkan di toilet sekolah. Selain itu, website Unbully juga menyediakan video edukasi yang berisi informasi mengenai upaya pencegahan serta penanganan dampak bullying terhadap siswa.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa Dampingi Bupati Giri Prasta Tinjau Lahan TPS-3R dan Lahan Taman Bung Karno Penarungan

“Ini merupakan langkah awal untuk membantu mengatasi perundungan di lingkungan sekolah. Kami berharap ke depannya website ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Denpasar, khususnya sebagai salah satu upaya untuk meminimalkan kasus bullying di lingkungan sekolah,” kata Ketut Nugraha.

Salah satu anggota Tim Denpasar IT Community, Ni Putu Keisha Athaya Suardika, siswi SMP Negeri 9 Denpasar, mengaku bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day 2026. Ia berharap dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota tim untuk tampil maksimal dalam kompetisi tersebut.

“Kami sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pertemuan dengan Bapak Wawali Arya Wibawa juga menjadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat dan memberikan yang terbaik saat mengikuti kompetisi tingkat internasional tersebut,” ungkap Putu Keisha. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca