Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komisi IV DPRD Badung Kunjungi RSD Mangusada Bahas Optimalisasi Kinerja

BALIILU Tayang

:

Komisi IV DPRD Badung
KKL: Komisi IV DPRD Kabupaten Badung melaksanakan Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) membahas Optimalisasi Kinerja RSD Mangusada di RSD Mangusada, Kabupaten Badung, Selasa, 11 Februari 2025. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung melaksanakan Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) membahas Optimalisasi Kinerja RSD Mangusada di RSD Mangusada, Kabupaten Badung, Selasa, 11 Pebruari 2025.

Kunjungan Kerja tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana didampingi oleh sejumlah Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Badung dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Badung.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana menyebutkan, bahwa pihaknya menerima masukan dari masyarakat bertalian dengan pelayanan RSD Mangusada terkait utilitas, masalah air dan fasilitas yang ada di ruangan pasien.

“Jadi, kami kesini untuk mendengarkan penjelasan, memang itu sudah dianggarkan dan anggaran yang ditargetkan sekitar Rp 300 miliar lebih, itu berkurang sekitar Rp 80 miliar, sehingga berdampak pada kinerja RSD Mangusada,” kata Graha Wicaksana.

Secara keseluruhan, lanjutnya sudah menjawab keluh kesah masyarakat, sehingga anggaran utilitas dan fasilitas pasien itu sudah dianggarkan sekitar Rp 12 miliar.

“Mudah-mudahan itu tidak terjadi kekurangan kembali, sehingga ini bisa dilaksanakan dan dieksekusi, sehingga tidak ada lagi keluhan warga Badung tidak mendapatkan kamar di RSD Mangusada,” terangnya.

Sebagai mitra kerja Komisi IV DPRD Badung dengan pihak RSD Mangusada, Graha Wicaksana berharap, agar RSD Mangusada bisa melayani kesehatan masyarakat Badung dengan baik dan efisien, sehingga masyarakat Badung terpuaskan dengan pelayanan kesehatan.

“Jika pelayanan sudah baik, maka RSD Mangusada bisa menjadi Rumah Sakit terbaik di Bali,” ungkapnya.

Oleh karena menyangkut pelayanan kesehatan se-Badung, pihaknya menerima anggaran yang telah diajukan Rp 300 miliar lebih, yang ternyata dilakukan efisiensi, sehingga pembelian alat-alat kesehatan menjadi tertunda, seperti Lab Radio Terapi dan lain sebagainya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Badung Gelar Rapat Kerja Bahas LKPJ Bupati Badung 2024

“Itu yang sangat besar efeknya dan juga alat-alat untuk jantung dan lain sebagainya,” tambahnya.

Meski demikian, pihaknya dari Komisi IV DPRD Badung sangat berharap mempunyai Rumah Sakit yang bagus pelayanannya, agar masyarakat Badung bisa terlayani dengan baik.

“Masyarakat Badung itu tidak perlu pergi ke lain Rumah Sakit. Harapan kami seperti itu,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSD Mangusada I Wayan Darta menyampaikan, bahwa Kunjungan Kerja Lapangan Komisi IV DPRD Badung dilakukan, untuk mengecek penggunaan anggaran yang diterima RSD Mangusada sebesar Rp 145 miliar yang diperuntukkan buat alat-alat kesehatan dan pengadaan obat-obatan serta pembelian alat Radio Terapi.

“Setelah itu, kami berkonsultasi bagaimana untuk menghemat anggaran. Pembelian alat-alat yang mahal Radio Terapi masih KSO pakai sistem itu, karena paket terlalu mahal sekitar Rp 99 miliar,” sebutnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Dorong Kreativitas Anak Muda Bali Melalui Kompetisi Mixology & Flair Bartender

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para pemenang Kompetisi Mixology & Flair Bartender di Gedung Kertha Saba, Rumah Jabatan Gubernur Bali
FOTO BERSAMA: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para pemenang Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali yang digelar di Gedung Kertha Saba, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (9/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Wayan Koster menaruh perhatian besar pada potensi generasi muda Bali yang memiliki bakat dan kemampuan meracik rasa koktail (mixology) yang didukung penguasaan teknik menghibur lewat aksi akrobatik melempar botol dan alat bar (flair bartending).

Guna mewadahi bakat dan mengasah kemampuan para calon bartender muda ini, Gubernur Bali menggelar Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali.

Lomba yang digelar di Gedung Kertha Saba, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (9/8) melibatkan 23 calon bartender berbakat.

Di hadapan dewan juri dan tamu undangan yang hadir, mereka adu bakat dalam menyajikan koktail berbahan dasar arak yang dipadu dengan buah serta rempah khas Bali. Mereka juga tampil memukau memainkan botol dan alat peracik minuman.

Gubernur Koster dalam arahannya menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan spontan dan sederhana yang ia gagas pasca menerima audiensi Eka Darmawan dan Rico Ardiana, dua bartender Bali yang akan berlaga dalam kompetisi di Las Vegas Amerika dan Polandia.

“Saya tertarik karena ini keterampilan unik dan langka. Menurut saya ini adalah potensi besar, karena anak-anak kita dianugerahi keterampilan seperti itu. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia punya ekosistem yang baik,” ujarnya.

Masih dalam arahannya, Gubernur menyinggung dampak positif keterampilan mixology bagi pemasaran arak Bali dan produk lokal lainnya yang terkait seperti buah-buahan dan rempah.

“Kita harus urus dan beri perhatian serius karena dapat memajukan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” sebutnya.

Ia berkeyakinan, didukung ekosistem sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali unggul dalam bidang bartender.

Baca Juga  Wayan Suyasa Apresiasi Pemerintah Cairkan THR untuk ASN

“Ini peluang bagi anak-anak kita. Selain punya nilai tawar di hotel atau restoran, dengan kemampuan yang dimiliki, mereka juga bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Harus kita urus dari hulu hingga hilir,” urainya.

Guna meningkatkan nilai tawar para bartender, Gubernur Bali dua periode ini mengintruksikan OPD terkait menerbitkan sertifikat bagi mereka yang sudah mengikuti kompetisi. Juga memfasilitasi bantuan modal bagi mereka yang ingin membuka usaha. Lebih dari itu, ia berharap kejuaraan Mixology & Flair Bartender lebih sering dilaksanakan. Bahkan, ia mendorong kejuaraan tingkat nasional dan Bali bertindak sebagai tuan rumah.

Setelah melalui persaingan yang ketat dan penilaian dewan juri, Kadek Suniantara dengan racikan ‘Dewan Kemangi’ keluar sebagai juara dalam Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati HUT ke-68 Provinsi Bali. Pemuda yang akrab disapa Kadek Suni ini meracik arak Dewan dengan kemangi, jahe, sirup markisa dan lime, ditambah toping sprite. Selain unggul dalam rasa dan perpaduan bahan racikan, Kadek Suni juga memukau penonton dengan kemampuan akrobatik memainkan botol dan alat peracik minuman. Ia berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp. 15 juta dan peluang dikirim ke Polandia untuk mengikuti kejuaraan bartender. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Lomba Mancing Lele Air Deras Banjar Saraswati Kesiman

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menebar ikan lele saat membuka lomba mancing lele air deras di aliran Tukad Bindu, Kesiman, Denpasar.
BUKA LOMBA MANCING: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka lomba mancing lele air deras yang diselenggarakan Banjar Saraswati, Kesiman Denpasar dengan penebaran ikan lele di aliran Tukad (sungai) Bindu Kesiman, Minggu Pagi (9/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka lomba mancing lele air deras yang diselenggarakan Banjar Saraswati, Kesiman Denpasar dengan penebaran ikan lele di aliran Tukad (sungai) Bindu Kesiman, Minggu Pagi (9/8).

Sejak subuh para peserta datang silih berganti memadati kawasan aliran Tukad Bindu Kesiman. Tidak hanya dari wilayah Kota Denpasar, tampak pula pemancing dari luar Denpasar ikut serta dalam kegiatan ini, dengan membawa serta perlengkapan serta umpan memancing masing-masing.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Provinsi Bali AA Gede Agung Suyoga, dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi lomba mancing diselenggarakan Banjar Saraswati Kesiman. Di samping memberi tempat bagi penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, lomba ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran Tukad Bindu.

“Tentu kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini, semoga selain menjadi wahana rekreasi dan hiburan, ini juga menjadi edukasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan atau subak,” ujarnya.

Sementara Kelian Adat Banjar Saraswati, Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada menjelaskan, kegiatan lomba mancing bersama ini diselenggarakan dalam rangka penggalian dana untuk menyukseskan Karya Melaspas dan Mendem Pedagingan Banjar Saraswati yang dijadwalkan pada bulan Desember mendatang.

Acara ini diselenggarakan juga sebagai bentuk inovasi kegiatan kemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada penggalian dana, tetapi juga sebagai wadah penyaluran hobi dan peningkat keakraban antarwarga serta pecinta mancing.

Lebih lanjut dijelaskan, pihak panitia juga telah menyiapkan sebanyak 500 kilogram lebih ikan lele, ditambah 6 ekor “ikan master” dengan berat masing-masing di atas 3 kilogram.

Baca Juga  Rai Wirata Pimpin Finalisasi Raperda Pencabutan Perda Administrasi Kependudukan

“Untuk lomba kali ini, kami menyebar sekitar 2.100 kupon dengan harga Rp 60.000 per kupon. Peserta yang hadir diperkirakan mencapai 1.000 orang pemancing. Tiket tersebut sudah mencakup akses masuk serta kupon undian doorprize,” ujar Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada.

Adapun lomba ini memperebutkan total hadiah uang tunai untuk 6 kategori pemenang berdasarkan bobot ikan master terberat. Untuk Juara 1 sebesar Rp 2.500.000, Juara 2 sebesar Rp 1.500.000, Juara 3 sebesar Rp 1.000.000, Juara 4 sebesar Rp 750.000, Juara 5 sebesar Rp 500.000 dan untuk Juara 6 sebesar Rp 250.000.

Selain hadiah utama, panitia juga menyediakan sekitar 50 ekor ikan berpita khusus yang berhadiah doorprize menarik, baik berupa uang tunai maupun barang, yang dapat dimenangkan berdasarkan warna pita pada ikan yang berhasil dipancing.

Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada berharap kegiatan ini dapat mengakomodasi minat dan hobi masyarakat luas, sekaligus menjadi alternatif penggalian dana kreatif di tingkat lokal.

“Harapan kami ke depan, upaya penggalian dana untuk kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan bisa terus berkembang secara kreatif, tidak hanya bergantung pada cara-cara konvensional seperti kupon makanan saja,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Sepakad Run 2026

Gemakan Gaya Hidup Sehat, Bangun Kebersamaan di Padangsambian Kaja

Loading

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa ikut berlari usai melepas peserta Sepakad Run 2026 di Kantor Desa Padangsambian Kaja.
IKUT BERLARI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa ikut berlari usai melepas peserta Sepakad Run 2026 yang digelar Karang Taruna Wira Dharma Desa Padangsambian Kaja di Kantor Desa Padangsambian Kaja, Minggu (9/8) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa, melepas peserta Sepakad Run 2026 yang digelar Karang Taruna Wira Dharma Desa Padangsambian Kaja di Kantor Desa Padangsambian Kaja, Minggu (9/8) pagi.

Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Sepakad Run 2026 diikuti sekitar 200 peserta dengan menempuh rute sejauh 8 kilometer yang mengelilingi kawasan Desa Padangsambian Kaja.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, mengapresiasi pelaksanaan Sepakad Run 2026 serta peran Karang Taruna Wira Dharma sebagai penyelenggara. Menurutnya, kegiatan olahraga yang dikemas secara terbuka dan melibatkan masyarakat ini tidak hanya menjadi ruang bagi para penghobi olahraga, tetapi juga mampu membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan dan membangun interaksi positif antarmasyarakat,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak masyarakat. Menurutnya, konsistensi pelaksanaan kegiatan olahraga di tingkat desa dapat menjadi salah satu upaya untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan beraktivitas secara positif.

“Tentu kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain memberikan ruang bagi para penghobi olahraga, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana untuk mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat serta mendorong generasi muda untuk terus berkegiatan secara positif,” pungkasnya.

Baca Juga  Graha Wicaksana Apresiasi Keterlibatan Undagi Lokal di Festival Ogoh-ogoh Badung 2026

Sementara itu, Ketua Panitia Sepakad Run 2026 yang juga Ketua Karang Taruna Wira Dharma, AA Gede Putra Dana Yasa, mengatakan bahwa Sepakad Run 2026 merupakan kegiatan lari santai yang untuk pertama kalinya digelar Karang Taruna Wira Dharma dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sepakad Run 2026 diikuti kurang lebih 200 peserta dengan jarak tempuh 8 kilometer. Rute yang kami siapkan mengelilingi kawasan Desa Padangsambian Kaja, sehingga selain berolahraga, peserta juga dapat menikmati suasana lingkungan desa,” jelasnya.

Agung Gede Putra berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin dan dikembangkan menjadi wadah yang lebih luas bagi aktivitas olahraga serta kreativitas generasi muda. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan tidak hanya terbatas pada olahraga lari, tetapi juga dapat mencakup berbagai cabang olahraga dan kegiatan kreatif lainnya.

“Kami berharap event ini dapat dilaksanakan secara rutin. Tidak hanya fun run, tetapi ke depan bisa dikembangkan dengan berbagai kegiatan olahraga lainnya seperti bola voli dan futsal, serta festival yang menjadi ruang bagi kreativitas anak muda di Kota Denpasar, khususnya di Desa Padangsambian Kaja,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca