Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komit Bersinergi dengan Rakyat, Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Pitra Yadnya Krama Tunjuk dan Petiga

BALIILU Tayang

:

bupati sanjaya
PENGHORMATAN: Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, memberikan penghormatan saat menghadiri Upacara Pitra Yadnya Krama Tunjuk dan Petiga, Minggu (15/10). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Koordinasi dan sinergi adalah dua konsep penting yang selalu digaungkan Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, setiap turun ke masyarakat. Hal tersebut terus dipupuk dan ditingkatkan bukanlah tanpa alasan. Dua hal tersebut sangat diyakini mampu melahirkan kolaborasi yang lebih besar guna mencapai tujuan bersama, yaitu menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Sama halnya kali ini, Minggu (15/10), saat menghadiri Uleman Ngaben Massal di Banjar Adat Beng Bendesa, Desa Adat Tunjuk dan Upacara Pitra Yadnya Banjar Adat Belanban Desa Petiga, Marga, Tabanan, Bupati Tabanan sangat menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi baik di jajaran pemerintah maupun antara krama. Hal itu tiada lain, yakni untuk mewujudkan tujuan bersama.

Terbukti di Tunjuk, kolaborasi diperlihatkan Sanjaya dengan mengajak Anggota DPRD Tabanan Wayan Widnyana serta didampingi Sekda, Asisten III dan Kepala OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam setempat. Begitu juga dengan di Petiga, Sanjaya bersama anggota DPRD Bali I Ketut Purnaya, dan anggota DPRD Tabanan Putu Eka Nurcahyadi dan Putu Widyadnyani, Sekda, Asisten III, dan Kepala OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Marga.

“Sungguh berbahagia sekali tiang bisa bertatap muka dengan masyarakat, di kala semeton melaksanakan upacara Pitra Yadnya. Ini adalah suatu hal yang sangat baik, karena penglingsir disini memikirkan sesuatu karena Tabanan kalau titiang lihat satu-satunya wilayah yang paling lengkap. Nyegara gunung, punya gunung di lerengnya ada Gunung Batukaru, ada Danau Beratan, ada Pantai dari Tanah Lot sampai Selabih. Kita patut bersyukur,” ungkap Sanjaya.

Maka dari itu, Bupati Sanjaya meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan koordinasi dan sinergi guna mewujudkan pembangunan menyeluruh di kabupaten, baik dalam hal infrastruktur hingga pembangunan Sumber Daya Manusia secara sekala dan niskala. Banyak azas manfaat yang dikatakan Sanjaya melalui persatuan baik itu dengan sesama ataupun pemerintah, yakni bisa mewujudkan apa yang menjadi tujuan bersama yang tentunya dalam hal yang positif.

Baca Juga  Ribuan Masyarakat Tabanan Sambut Suka Cita HUT Ke-530 Kota Singasana

Selain itu, setiap turun ke masyarakat Sanjaya juga menyampaikan wajib hukumnya berpantun dan bercengkrama dengan masyarakat, baik foto bersama maupun selfi. Dimana semenjak dulu, pantun merupakan dresta masyarakat Hindu Bali sebagai budaya adiluhung yang patut dibangkitkan. Di samping itu dengan berfoto bareng maupun selfi yang bertujuan untuk mengabadikan kenangan ataupun membuat kesan dalam setiap kunjungan ke masyarakat, juga diharapkan meningkatkan kolaborasi.

“Tujuan dari 2 (dua) tradisi tersebut adalah datang, berpantun, selesai, foto bareng pekedek pakenyum. Itulah salah tugas pemimpin untuk masyarakat, selain memberikan doa restu, dukungan serta bantuan kepada masyarakat. Inilah yang sederhana menurut tiang yang bisa menumbuhkan rasa saling memiliki tanpa ada jarak dengan pemimpin,” ujar Sanjaya dalam sambutan di Banjar Beng Bendesa, Tunjuk.

Sementara, masyarakat di dua desa tersebut yakni krama Beng Bendesa dan Banjar Belanban menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Bupati beserta jajaran dan pihak legislatif. Seperti yang dikatakan I Gusti Putu Budiarsa selaku Panitia Pitra Yadnya Ngaben Bersama di Beng Bendesa, Tunjuk, bahwa kehadiran Bupati beserta jajaran dan pihak legislatif, membangkitkan semangat krama serta menumbuhkan kebanggaan bagi seluruh krama.

“Bapak Bupati dan jajaran beserta undangan semua, terkait yadnya titiang kebaos Pranawa Agung yang diikuti 13 Sawa, Warang Keruron 36, dan 5 Ngelungah. Terkaitan rangkaian Karya sudah dilaksanakan dari tanggal 10 Oktober lalu ngadegang manik galih dan nanceb salon, tanggal 15 niki nusas tirta dan ngemargiang caru keruron. Nah tanggal 16 Oktober 2023 dilanjutkan dengan acara Ngeplugin sampai Ngeruak dan puncak karya 19 Oktober mendatang,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Tabanan Terima Audiensi Beragam Pihak

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Bupati Tabanan Terima Audiensi Beragam Pihak

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Bupati Tabanan dan Wakil Bupati Tabanan Ucapkan Selamat Tahun Baru 2024

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca