Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bungan Desa Ke-50, Bupati Sanjaya Angkat Potensi Teh Gobo Desa Bongan

BALIILU Tayang

:

bungan desa tabanan

Tabanan, baliilu.com – Untuk menggencarkan pembangunan berbasis potensi lokal yang ada di Desa, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya terus menggalakkan komitmennya dalam program populer Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa yang kini telah mencapai kunjungan ke-50. Dalam semangat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, di kunjungannya ke Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Sanjaya kembali menyorot potensi unggulan desa, yakni Teh Gobo atau teh berbahan dasar tanaman sayur Gonda ciri khas Desa Bongan, Jumat (14/6).

Dalam tujuan utama program Bungan Desa, Bupati Sanjaya terus berusaha untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang dapat menjadi sumber daya ekonomi yang berkelanjutan. Program ini menjadi wadah untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi. Menggandeng Sekda beserta para Asisten Setda, Seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan beserta para Camat se-Kabupaten Tabanan, Kepala Instansi Vertikal di Tabanan, saat itu pihaknya disambut langsung oleh Perbekel, TP PKK, beserta tokoh masyarakat setempat.

Dalam hal ini, inisiatif pengembangan Teh Gobo (Gondo Bongan) oleh UKM Desa Bongan menjadi salah satu contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi. Bupati Sanjaya percaya, dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan dalam membangun desa masing-masing. Di mana, Gondo yang biasanya hanya menjadi sayur, diolah menjadi teh minuman khas Desa Bongan. Teh Gobo diproduksi di Desa Bongan Jawa Kangin dan sudah dimulai sejak tahun 2019 hingga sekarang. Pemasarannya sendiri dilakukan secara online dan melalui ragam pameran yang diikuti.

Baca Juga  Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tabanan, Bupati Sanjaya Sampaikan Empat Ranperda Strategis

Tentunya pemerintah memberikan dukungan yang sangat baik terhadap bangkitnya potensi khas desa ini. Apresiasi yang tulus diberikan oleh Bupati Sanjaya kepada seluruh masyarakat Desa Bongan atas semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan dalam membangun dan mengembangkan potensi desa, serta melakukan inovasi-inovasi yang menjadi keunggulan desa. Tak hanya itu, Desa Bongan juga tersohor dengan kualitas pertaniannya yang beragam, juga situs Desa Wisata yang popular seperti air terjun Gerembengan di Banjar Bongan Jawa Kangin, Penangkaran Jalak Bali di Bongan Kauh, serta situs Pura Puseh Luhur Bedha sebagai Sejarah Ki Bagus Kebo Iwa.

Kunjungan Bupati beserta jajaran saat itu, dimulai dari kunjungannya ke kelompok Wanita Tani Dukuh Mesari untuk meninjau lokasi lahan pertanian, dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai, terong dan tomat langsung oleh Bupati Tabanan. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pengukuran tinggi badan balita dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Tabanan yang dilakukan di Posyandu Alamanda dan Kamboja Desa Bongan dan diteruskan dengan penyerahan bantuan paket kepada keluarga stunting di Desa Bongan yang berjumlah 13 orang.

Tak hanya itu, rutinitas Bupati Berkantor di Desa juga dilengkapi dengan penanaman pohon Tabebuya, penyerahan buku di perpustakaan keliling, penebaran bibit ikan nila, hingga bertatap muka dengan tokoh dan masyarakat Desa Bongan, meninjau fasilitas pelayanan kesehatan, sekaligus konseling program Semara Ratih.

‘’Hari ini saya berada di kantor Desa Bongan Kecamatan Tabanan, dengan tema Bungan Desa. Ini yang ke-50 selama masa jabatan saya 3 tahun. Nanti terus bergilir sampai di 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan, tujuan kami berkantor di desa ini adalah untuk mendekatkan diri di bidang pelayanan, apa pelayanan yang ada di Kabupaten Tabanan ini kami berikan kepada Desa, sehingga Desa memahami tentang manfaat daripada pelayanan itu. Agar tidak susah dan sulit mengurus, perijinan, KTP dan semuanya, ini kita sosialisasikan langsung kepada masyarakat sehingga terdampak buat masyarakat,” jelas Sanjaya dalam wawancara singkat siang itu.

Baca Juga  Purnama Sasih Kalima, Bupati Sanjaya dan Jajaran Sembahyang Bersama di Pura Batukau

Sanjaya juga menyatakan, selain untuk saling mendekatkan diri dengan masyarakat, kedatangannya juga untuk menyatukan program-program antara Bupati Tabanan dan Pemerintah Desa. ‘‘Kalau dua pemimpin ini semua saling gotong-royong melayani masyarakat, semua pelayanan masyarakat baik menyangkut stunting, kemiskinan ekstrim, infrastruktur, pembangunan khayangan pura dan lain-lain, astungkara percepatan proses pembangunan di Kabupaten Tabanan bisa terlaksana dengan baik,” imbuhnya.

Perbekel Desa Bongan, I Ketut Sukarta yang saat itu mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kedatangan Bupati beserta jajaran siang itu. Baginya, ini akan menjadi suatu momen yang sangat penting dan menjadi catatan sejarah yang akan selalu diingat oleh masyarakat generasi muda mendatang.

‘‘Terima kasih kepada Bapak Bupati dan sangat mengapresiasi, karena beliau satu-satunya Bupati di Bali yang mempunyai program yang sangat bagus. Beliau mendekatkan diri kepada masyarakatnya secara langsung, terkait pelayanan-pelayanan yang ada di Kabupaten. Selanjutnya apa keluhan masyarakat langsung ditanggapi oleh beliau, maka dari itu semoga Bungan Desa ini selalu berlanjut, berkesinambungan, agar Tabanan cepat terwujud sesuai visi Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani,” jelas Sukarta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

HUT Ke-47 Sekaa Teruna Putra Laksana, Wabup Bagus Alit Sucipta Beri Apresiasi Pemuda Banjar Bersih, Darmasaba

Published

on

By

Wabup Badung Hadiri HUT Sekaa Teruna Putra Laksana
HADIRI HUT STT: Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini saat menghadiri puncak perayaan HUT Ke-47 Sekaa Teruna Putra Laksana di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu (18/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengapresiasi kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni, adat, dan tradisi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri puncak perayaan HUT Ke-47 Sekaa Teruna (ST) Putra Laksana sekaligus STPL Youth Culture Festival di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu (18/10).

Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini mengusung tema “Yuva Kalā Saṃskṛti Utsava”, yang berarti Merajut Kreativitas Pemuda, Melestarikan Seni dan Budaya, serta Mempererat Persaudaraan Dalam Harmoni.

Wabup menyatakan kebanggaannya atas inisiatif pemuda menggelar lomba gender dan tari baris sebagai upaya nyata menjaga warisan leluhur di tengah kemajuan zaman.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik Sekaa Teruna Putra Laksana. Kegiatan STPL Youth Culture ini merupakan wujud nyata pelestarian seni, adat, dan tradisi Bali yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” ujarnya.

Sebagai wujud dukungan, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana motivasi senilai Rp 60 juta. Anggaran ini dialokasikan masing-masing Rp 30 juta untuk mendukung Lomba Gender dan Rp 30 juta untuk lomba Tari Baris. Wabup mengingatkan peran strategis pemuda sebagai benteng pertahanan kebudayaan dan penggerak utama pariwisata Bali.

“Kabupaten Badung dan Bali memiliki benteng utama berupa kebudayaan. Jika bukan kita, generasi muda, yang meneruskan tradisi megambel, menari, dan belajar seni, siapa lagi ? Tanpa budaya, pariwisata Bali tidak akan memiliki daya tarik. Karena itu, Pemkab Badung akan selalu hadir mendukung kreativitas pemuda,” tambah Bagus Alit Sucipta yang juga mengapresiasi keberhasilan ST. Putra Laksana meraih Juara Harapan I pada ajang Saka Fest tingkat Kabupaten.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Harapkan Seluruh DTW di Tabanan Selalu Berkomitmen Lakukan Pembenahan

Sementara itu, Ketua Panitia I Kadek Khrisna Hari Senjaya melaporkan festival dua hari ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan budaya, mulai dari lomba bendera hias tingkat Bali, jalan sehat, senam, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga lomba tari baris tunggal dan tari maskot.

Acara ini turut dihadiri anggota DPD RI Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Plt. Camat Abiansemal beserta unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Darmasaba beserta perangkat desa, BPD, TP. PKK Desa Darmasaba, Bendesa Adat Tegal, para prajuru adat, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa, Sinergi Pemkab Badung Dengan Perwakilan BPKP Bali

Published

on

By

Pembukaan Workshop Keuangan dan Pembangunan Desa
BUKA WORKSHOP: Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung, Luh Suryaniti saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (19/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan keuangan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini ditegaskan dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Ruang Pertemuan Kerta Gosana, Kantor Bupati Badung, Senin (19/10).

Kegiatan bersinergi dengan Perwakilan BPKP Provinsi Bali ini dihadiri 180 peserta dari unsur perbekel, sekretaris desa, ketua BPD, camat, hingga perwakilan OPD. Agenda ini mengusung tema “Tata Kelola Keuangan Desa yang Berkualitas dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Desa yang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa”.

Bupati Badung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung, Luh Suryaniti, menekankan bahwa desa merupakan garda terdepan pembangunan daerah.

“Tata kelola keuangan desa yang berkualitas dinilai sebagai fondasi penting untuk memastikan pembangunan desa berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Badung ingin memastikan bahwa desa tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga mampu mandiri, berinovasi, dan memberdayakan masyarakatnya secara berkesinambungan,” tegasnya.

Workshop ini menggarisbawahi poin penting seperti penguatan administrasi keuangan, pemanfaatan evaluasi untuk perbaikan program, peningkatan kemandirian lewat potensi lokal, serta pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah narasumber kompeten hadir memberikan paparan, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI I Dewa Gde Agung Widiarsana mengenai pengawasan pelaksanaan undang-undang dan APBN terkait desa. Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bali Supendi menjelaskan mekanisme penyaluran Dana Desa, sedangkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Tri Wibowo Aji memaparkan pengawalan akuntabilitas keuangan desa. Selain itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Badung Gede Ancana membawakan materi pencegahan penyimpangan hukum di desa.

Baca Juga  Tabanan Bangun Museum Majapahit di Tanah Lot

Melalui kegiatan ini, Pemkab Badung berharap aparatur desa menjadikan workshop sebagai ruang belajar produktif dan sarana memperkuat komitmen mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gelar Talkshow Lintas Agama, Pemkab Badung Dorong Perempuan Jadi Garda Terdepan Rawat Toleransi

Published

on

By

Talkshow Lintas Agama Forpela Badung
TALKSHOW: Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana bersama Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dan Ketua GOW Nyonya Yunita Alit Sucipta saat Talkshow Lintas Agama di Ruang Rapat Madya Gosana Lantai III, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (19/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Forum Perempuan Lintas Agama (Forpela) Kabupaten Badung menggelar Talkshow Kerukunan, Perkuat Peran Perempuan dalam Menjaga Harmoni Tahun 2026 di Ruang Rapat Madya Gosana Lantai III, Gedung DPRD Kabupaten Badung, Senin (19/10). Agenda ini mengusung tema “Perempuan sebagai Pilar Kerukunan, Menguatkan Mental, Mempererat Persaudaraan, dan Mewujudkan Keharmonisan Sosial di Tengah Tantangan Zaman”.

Kegiatan yang diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi wanita, keagamaan, dan kemasyarakatan di Kabupaten Badung ini turut dihadiri Bupati Badung yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dan Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta selaku Agen Kerukunan Daerah, narasumber Putu Suprapti Santy Sastra, perwakilan Kesbangpol, Kepala Kemenag Badung, perwakilan FKUB, perwakilan Forpela Bali dan Forgimala Badung.

Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana saat membacakan sambutan Bupati Badung menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran vital dalam menanamkan nilai toleransi, kasih sayang, dan penghormatan terhadap perbedaan sejak dari lingkungan keluarga. Bupati juga mengapresiasi indeks kerukunan Kabupaten Badung pada 2025 yang mencapai angka 98,1 dan menekankan agar capaian tersebut terus dijaga lewat sinergi seluruh elemen.

Sebagai pembicara, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membawakan materi terkait perawatan kerukunan dan penguatan mental keluarga bebas narkoba. Ia menekankan pentingnya komunikasi harmonis orang tua-anak serta pengawasan gawai demi mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Kerukunan ini dimulai dari keluarga dulu. Bagaimana kita bisa rukun ke luar ketika keluarga kita tidak rukun? Karena itu, penting bagi orang tua untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan anak, serta memberikan contoh yang positif,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Tabanan Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko dalam Percepatan Proyek Strategis Nasional

Sementara itu, Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta memaparkan materi perempuan sebagai pilar keharmonisan. Ia mengajak perempuan lintas agama mempererat komunikasi, bijak bermedia sosial, dan merawat rasa aman demi mendukung sektor pariwisata Badung.

Pemaparan ditutup oleh Putu Suprapti Santy Sastra yang memotivasi peserta untuk menebar energi positif di lingkungan masyarakat.

“Toleransi ini bukan hanya saja menjadi retorika, tapi diimplementasikan secara nyata. Contohnya, bantuan hari raya Rp 2 juta, setiap hari raya keagamaan masing-masing,” ungkapnya.

Melalui talkshow ini, Forpela Badung diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas agama serta mendorong perempuan menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi dan menjaga keharmonisan daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca