Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Koster-Giri Hadiri Uji Publik di Depan 1.300 Mahasiswa

Presma Undiksha Minta Mahasiswa Harus Cerdas Memilih

Loading

BALIILU Tayang

:

uji publik undiksha
UJI PUBLIK: Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) berfoto bersama saat menghadiri uji publik di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Rabu 6 November 2024. (Foto: Ist)

Buleleng, baliilu.com – Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) hadir pada uji publik di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Rabu 6 November 2024. Koster-Giri hadir di hadapan sekitar 1.300 mahasiswa di Gedung Auditorium Undiksha.

Paslon pemimpin Pulau Dewata ini diuji dengan tema “Membangun Bumi Bali yang Berkarakter, Berbudaya dan Sejahtera‘‘.

Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Republik Mahasiswa (Rema) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kadek Rudiana dalam kesempatan ini meminta seluruh mahasiswa melihat kapasitas kualitas masing-masing paslon pemimpin Bali lima tahun ke depan

Karena mahasiswa juga turut menentukan nasib pembangunan Bali lima tahun ke depan. “Harus cerdas dalam memilih siapa pemimpin Bali lima tahun kedepan,” kata Rudi.

Rudi mengatakan sekitar 1.300 mahasiswa hadir dalam ruangan uji publik, harus bisa melihat kualitas serta kapasitas masing-masing calon.

Kegiatan yang digagas BEM Undiksha ini bagi Rudi, diharapkan menjadi wadah edukasi politik bagi seluruh mahasiswa.

“BEM Undiksha yang menginisiasi kegiatan ini, tentunya bertujuan melihat kualitas dan kapasitas masing-masing calon. Saya harap mahasiwa jangan bersikap apatis terhadap politik. Karena buta yang paling buruk adalah buta politik. Mereka tidak tahu harga minyak goreng, cabai, dan harga pertalite dan bensin dipengaruhi keputusan politik,” Kadek Rudianto.

Mahasiswa menurut dia akan menjadi penentu siapa pemimpin terbaik Bali. Untuk harus cerdas menentukan siapa figur terbaik.

“Di tangan kita yang hadir di sini, akan menentukan siapa pemimpin terbaik Bali ke depan. Teman-teman harus cerdas memilih siapa pemimpin Pulau Dewata lima tahun ke depan,” ujarnya.

Dia menegaskan, para paslon dilarang melakukan kampanye dalam diskusi uji publik ini. “Tak ada kampanye dalam uji publik ini. Murni diskusi publik bersama civitas dan mahasiswa, ” jelasnya.

Baca Juga  Ribuan "Emak-emak" Dukung Koster-Giri, Rebutan Selfie dan Foto di Desa Patas dan Musi Buleleng

Di akhir sambutan, Rudi mengutip syair lagu grup band asal Bali Nostress, sebagai pesan moral kepada para paslon.

“Semoga pemimpin menambah prestasi bukan menambah baliho. Semua teman pasti ingat lagunya. Semoga beton-beton ngak tumbuh lebih subur dari pepohonan,” ujarnya.

Bertindak sebagai moderator, Rektor Undiksha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd dengan menghadirkan delapan panelis diantara nya tujuh profesor dan satu presiden mahasiswa.

Para panelis yakni Prof. Nyoman Jampel, Prof. Wayan Artanayasa, Prof. Gede Rasben Dantes, Prof. Adi Yuniarta, Prof. I Nengah Suastika, Prof. I Made Sutama, Prof. I Ketut Sudiana.

Para panelis memiliki keahlian pada masing-masing bidang. Seperti teknologi, pemuda olahraga, ekonomi, hukum, pendidikan, sosial budaya dan lingkungan hidup.

Sejumlah persoalan yang tengah dihadapi Bali ke depan ditanyakan langsung kepada Koster-Giri. Mereka juga menguji sejumlah program andalan paslon yang diusung PDI Perjuangan Bali ini.

Rektor Lasmawan memberi sebuah pesan mendalam kepada Koster-Giri. Menurut dia, quotes orang bijak ini yakni integritas dan keberhasilan seorang pemimpin bukan ditentukan dari janji dan apa dia katakan, tetapi lebih ditentukan apa yang dia kerjakan dari apa yang dia katakan sebelumnya.

“Semoga ini menjadi inspirasi dan rujukan kita, untuk sama-sama berpegang pada komitmen,” katanya.

Sementara itu, Koster-Giri dalam kesempatan ini menjelaskan sejumlah program penting secara cepat dalam durasi 10 menit yang diberikan moderator. Koster memaparkan terkait figur pemimpin yang akan memimpin Bali harusnya figur yang telah pahami Bali secara keseluruhan.

Pada periode pertama saat menjabat Gubernur Bali 2018-2023, Koster mengaku telah melakukan penguatan desa adat sebagai benteng budaya Bali. Perda Bali nomor 4 tahun 2019 tentang Desa Adat Bali dan Undang-Undang (UU) Nomor 15 tahun 2023 tentang Provinsi Bali merupakan payung hukum kinerja desa adat selama ini.

Baca Juga  Suara Bulat Banjarangkan Klungkung untuk Koster-Giri, Minta Lanjutkan Pusat Kebudayaan Bali

Selain itu, Koster-Giri juga berkomitmen memberi insentif terhadap pelestarian Nyoman dan Ketut dalam keluarga Bali. Sejumlah program pendidikan gratis dan beasiswa untuk mahasiswa prestasi dan tidak mampu di perguruan tinggi swasta dan negeri akan diberikan ketika mereka memimpin Bali.

Transformasi digital dalam dunia pendidikan juga akan diterapkan di perguruan tinggi negeri dan swasta. Seperti E-Government atau pemerintah elektronik yang telah dijalankan Koster pada periode pertama Gubernur Bali dalam pelayanan Pemprov Bali.

Penyelenggarakan layanan publik secara digital telah dijalankan selama ini. Hal ini juga mendapat apresiasi dari sejumlah panelis dalam uji publik tersebut.

Bagi kepentingan mahasiswa di Undiksha Buleleng, Koster juga menjamin akan memberikan kenyamanan zero blank spot baik saluran komunikasi dan menikmati saluran televisi. Kemudahan ini karena telah beroperasinya Turyapada Tower.

Sarana prasarana olahraga, laboratorium permainan tradisional Bali di Undiksha akan menjadi prioritas. Koster bahkan akan melanjutkan bantuan sarana olahraga seperti yang pernah dibantu ketika masih DPR RI. Koster memprioritaskan pembentukan dan pembangunan karakter, atitude, anak Bali sesuai karakter leluhur Bali.

Dalam diskusi uji publik ini, Koster-Giri juga komitmen pada transformasi ekonomi Bali berkelanjutan selain sektor pariwisata. Belajar dari pandemi Covid-19, Koster-Giri telah memiliki program unggulan. Dalam program unggulannya dibeberkan sejumlah sektor seperti pertanian, kelautan perikanan, ekonomi kreatif, transportasi, perdagangan, kerajinan serta sektor lainnya akan menjadi sektor andalan demi menjaga Bali tetap survive saat terjadi kendala eksternal dan internal. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pilkada Bali 2024, Koster-Giri Menang di Semua Kabupaten/Kota Se-Bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-77 dan Selamat Hari Jadi Provinsi Bali Ke-64

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Gaet Milenial dan Gen Z, Bima Nata Jadi Magnet Kampanye Terbuka untuk Koster-Giri

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca