Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kota Denpasar Masuk Peraih AKI 2024 Kategori Pemerintah Daerah

Sekda Alit Wiradana Sampaikan Presentasi di Hadapan Tim Kemendikbud Ristek RI

Loading

BALIILU Tayang

:

Anugerah Kebudayaan Indonesia
PRESENTASI: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bersama jajaran Pemerintah Kota Denpasar lainnya, saat melakukan presentasi di hadapan Dewan Juri AKI 2024, Soni Sumarsono yang hadir langsung bersama timnya, di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar, Rabu (16/10) siang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kota Denpasar terkait pengembangan Kota Berbasis Kebudayaan melalui spirit Vasudhaiva Kutumbakam, mendapatkan pengakuan tingkat nasional dan masuk ke dalam Kota Peraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) Tahun 2024 Kategori Pemerintah Daerah yang diberikan Kemendikbud Ristek Republik Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bersama jajaran Pemerintah Kota Denpasar lainnya, melakukan presentasi di hadapan Dewan Juri AKI 2024, Soni Sumarsono yang hadir langsung bersama timnya, di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Denpasar, Rabu (16/10) siang.

Sekda Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana didampingi Kepala Bappeda Denpasar, Putu Wisnu Wijaya Kusuma dalam kesempatan tersebut mengatakan Pemkot Denpasar merasa terhormat dan bangga Kota Denpasar berhasil masuk ke dalam kota Peraih Anugerah Kebudayaan (AKI) 2024 Kategori Pemerintah Daerah.

Selanjutnya dalam pemaparannya, Sekda Alit Wiradana menjelaskan beberapa poin diantaranya sinkronisasi dokumen Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPPKD) dengan dokumen perencanaan program kebudayaan di Kota Denpasar, manfaat program kebudayaan Pemkot Denpasar terhadap masyarakat, program kebudayaan Pemkot Denpasar di Tahun 2023, dan strategi penetapan cagar budaya oleh Pemkot Denpasar.

Selain itu, turut juga dipaparkan program apresiasi kepada pelaku budaya di Kota Denpasar, alokasi anggaran kebudayaan dari APBD dari 2021 hingga 2023, alokasi anggaran kebudayaan dari mitra berupa bantuan CSR, anggaran promosi program kebudayaan, peraturan kebudayaan berupa Peraturan Walikota, termasuk juga diantaranya implementasi aturan, data sarana prasarana kebudayaan, media pemberitaan serta data penghargaan warisan budaya benda dan tak benda yang telah diterima pelaku budaya di Kota Denpasar.

“Tentu apresiasi dari Pemerintah Pusat ini menegaskan komitmen Pemkot Denpasar terhadap pelestarian budaya telah berjalan dengan baik dan semoga penghargaan ini semakin menjadi pelecut lagi bagi kami di Pemkot Denpasar dalam berkarya mensejahterakan masyarakat melalui pengembangan kebudayaan sesuai spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” tegas Alit Wiradana.

Baca Juga  Sekeha Gong Lansia Werdha Santhi Duta Kota Denpasar Sukses Tampilkan yang Terbaik di Ajang PKB XLIV Tahun 2022

Sementara itu, Dewan Juri AKI 2024, Soni Sumarsono menerangkan bahwa pemberian Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 akan dilaksanakan sekitar akhir bulan November atau awal bulan Desember 2024 mendatang yang akan berada di bawah koordinasi kementerian baru nantinya.

“Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 diberikan sebagai apresiasi kepada berbagai pihak melalui 2 Kategori yakni Tanda Kehormatan dari Presiden RI bagi Individu dan Penghargaan dari Menteri kepada Institusi mulai dari Pelestari Budaya hingga Pemerintah Daerah. Jadi, ada beberapa indikator khusus yang dijadikan tolak ukur kepada jajaran Pemerintah Daerah, yakni bagaimana pengoperasian program kebudayaan yang dilakukan Pemerintah Daerah dimana Bappeda merupakan OPD yang mejadi leading sector,” jelasnya.

Soni menambahkan, dari hasil presentasi yang disampaikan, pihaknya merasa Pemkot Denpasar telah melaksanakan dengan baik semua yang menjadi indikator penilaian dari dewan Juri AKI 2024. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Nurul Arifin: Status Lanud Ngurah Rai Harus Naik Standar ke Tipe A

Published

on

By

bandara ngurah rai
KUNJUNGAN KERJA: Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin, dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai, Badung, Provinsi Bali, (26/6/2026). (Foto: dpr.go.id)

Badung, baliilu.com – Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendorong peningkatan status Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai dari tipe B menjadi tipe A. Langkah strategis ini dinilai krusial guna memperkuat sistem pertahanan sekaligus menjaga citra Indonesia di mata internasional.

“Tadi kita melihat bahwa (Lanud) I Gusti Ngurah Rai ini sebetulnya lanudnya sangat memiliki peranan sangat penting begitu. Karena satu berada di posisi yang strategis, kemudian juga beririsan dengan bandara internasional dan komersial,” ujar Nurul Arifin dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai, Badung, Provinsi Bali, (26/6/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menyoroti status pangkalan udara tersebut yang masih bertahan di tipe B sejak tahun 2012. Ia menilai kondisi yang sudah berjalan selama 14 tahun ini perlu segera diperbarui karena berkaitan erat dengan dukungan sistem anggaran pertahanan.

“Kita menginginkan bahwa Lanud ini naik ke peringkat menjadi standar A begitu ya, tidak B lagi. Karena ini penting terkait dengan suatu sistem, begitu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurul mengingatkan perlunya keharmonisan berbagai elemen dalam menghadapi potensi ancaman kedirgantaraan. Aspek manusia dan kelestarian lingkungan. Lalu, pemanfaatan teknologi serta kesiapan masyarakat sekitar.

“Ada kolaborasi bagaimana menjaga Lanud I Gusti Ngurah Rai ini, tetap merepresentasikan sebagai bandara internasional yang tidak hanya untuk komersil, tapi juga untuk tamu-tamu kenegaraan dan dalam posisi hubungan diplomasi dengan negara-negara lainnya,” imbuhnya.

Terkait hal itu, wakil rakyat dari Dapil Jabar I tersebut memastikan akan membawa usulan transisi status Lanud I Gusti Ngurah Rai sebagai skala prioritas pribadinya dalam rapat kerja bersama Menteri Pertahanan mendatang. Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Provinsi Bali ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap kesiapan infrastruktur pertahanan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Terima Kunker DPRD Buleleng

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjebak Air Pasang di Uluwatu, Evakuasi Tiga Buruh Proyek Berlangsung Dramatis

Published

on

By

evakuasi buruh di uluwatu
Tim SAR saat mengevakuasi korban terjebak air pasang di Pecatu. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tiga orang buruh proyek terjebak air pasang di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung pada Sabtu (27/6/2026). Ketiga korban tersebut ialah Rendi (L/20), Mansur (L/47) dan Tarmuji (L/50).

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian bermula ketika ketiga korban berjalan menyusuri pantai dari pantai Nyang – Nyang menuju arah utara hingga lokasi kejadian. Namun setibanya di lokasi air laut tiba – tiba pasang. Ketiganya kemudian berlindung di atas karang. Satu orang korban bernama, Mansur kemudian berenang ke laut hingga berhasil selamat dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Benar, laporan kita terima sekitar pukul 20.40 Wita dan langsung kita terjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Ia menjelaskan, setibanya di lokasi, tim rescue kemudian melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta meninjau lokasi tebing yang akan digunakan untuk proses evakuasi. Ketinggian tebing yang mencapai 100 meter dan jarak pandang yang terbatas serta hasil evaluasi maka evakuasi akan dilakukan esok hari pada tanggal 28 Juni 2026 sekitar pukul 06.00 Wita.

“Kita terkendala jarak pandang, namun korban masih berada pada posisi aman dan masih dapat berkomunikasi, maka evakuasi akan kita laksanakan pagi ini,” imbuhnya.

Tim SAR akhirnya menurunkan satu orang penolong untuk menjangkau korban menggunakan teknik lowering sekira pukul 06.15 Wita. Korban pertama, Tarmuji berhasil dievakuasi pada Minggu pagi, (28/6/2026) sekitar pukul 07.24 Wita menggunakan teknik lifting. Selanjutkan tim rescue berhasil mengevakuasi korban kedua, Rendi sekitar pukul 07.48 Wita.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Pra Musrenbang Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting 2026

“Seluruh korban sudah berhasil dievakuasi dengan selamat, kondisi keduanya masih stabil, selanjutnya langsung dibawa menuju Balai Desa Pecatu,” imbuhnya.

Upaya evakuasi ini turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Linmas Desa Pecatu, Pecalang Desa Pecatu, rekan korban dan masyarakat sekitar. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu Purbaya: Likuiditas Perbankan Diperkuat, Kredit Berpotensi Tumbuh hingga 14-15 Persen

Published

on

By

purbaya
Gedung Kemenkeu di Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah memperkuat likuiditas perbankan melalui penempatan dana hingga Rp 400 triliun ke bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini dilakukan untuk menjaga fungsi intermediasi perbankan, mendorong penyaluran kredit ke sektor riil, serta memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Menkeu meyakini kebijakan tersebut dapat mendorong pertumbuhan kredit hingga 14-15 persen pada tahun ini.

Menkeu menjelaskan pemerintah mengembalikan sekaligus menambah penempatan dana pemerintah di Himbara sebagai respons atas kondisi likuiditas perbankan yang mulai mengetat. Dengan likuiditas yang lebih memadai, sektor perbankan diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk menyalurkan kredit kepada dunia usaha.

“Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita. Jadi harusnya bunga di pasar akan turun. Ekonomi siap lari lagi,” ujar Menkeu dalam media briefing di Jakarta, Jumat (26/6).

Menurut Menkeu, langkah tersebut merupakan arahan Presiden agar berbagai hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat segera diatasi. Penambahan likuiditas diyakini akan memperkuat kepercayaan pelaku usaha, meningkatkan investasi, sekaligus mendukung penguatan ekonomi nasional.

“Pak Presiden ingin ekonominya tetap jalan, semua gangguan dihilangkan. Kalau kita balikkan perspektif ekonomi, ekonomi akan lari lagi. Orang cenderung investasi di negara yang ekonominya akan lari,” jelasnya.

Menkeu menilai penguatan likuiditas akan mendorong mekanisme pasar kembali bekerja secara optimal sehingga fungsi intermediasi perbankan dapat berjalan lebih efektif.

“Jadi saya memaksa market mechanism berjalan,” ujar Menkeu.

Berdasarkan komunikasi dengan perbankan, Menkeu mengungkapkan tambahan likuiditas tersebut akan memberikan ruang bagi perbankan untuk kembali menjalankan rencana ekspansi kredit yang sebelumnya sempat tertahan.

“Mereka bilang kalau nggak dibantu, kredit akan tumbuh turun pertumbuhannya ke 8 persen, 7 persen, 6 persen. Ketika kita balikin lagi, rencana kredit yang mereka selama ini tahan karena antisipasi kurangnya likuiditas akan dijalankan lagi. Pasti kreditnya tumbuh double digit, mungkin 13-14 persen,” katanya.

Baca Juga  LPD Kota Denpasar Jadi Rujukan Pemkot Yogyakarta Kelola BUKP

Apabila kondisi likuiditas tetap terjaga sesuai desain pemerintah, Menkeu optimistis pertumbuhan kredit nasional dapat meningkat lebih tinggi hingga mencapai kisaran 14-15 persen pada tahun ini.

“Kalau uangnya diatur cukup seperti yang kita desain, pertumbuhan kredit tahun ini tebakan saya bisa 14-15 persen,” ujarnya.

Selain menjaga likuiditas perbankan, Menkeu memastikan penguatan likuiditas perbankan tidak mengganggu kesehatan fiskal. Ia menegaskan defisit APBN 2026 tetap berada dalam batas yang aman dan terkendali.

“Yang jelas, kondisi fiskal aman, defisit tidak akan lebih 3 persen, hampir pasti. Kita bisa kendalikan dengan baik karena ruangnya semakin terbuka lebar,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca