Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kunjungi Badung, Tri Tito Karnavian Dorong TP PKK Buat Lompatan dalam Pengembangan SDM

BALIILU Tayang

:

tp pkk pusat
DAMPINGI KUNKER: Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mendampingi Kunjungan Kerja Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian ke Kabupaten Badung, Senin (10/6/2024). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mendampingi Kunjungan Kerja Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian ke Kabupaten Badung, Senin (10/6/2024). Rombongan TP PKK Pusat diterima oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta di Wantilan Pura Kahyangan Jagat Ntegana, Desa Darmasaba. Kedatangan Ny. Tri Tito Karnavian disambut Bleganjur dan Drumband Anak-anak PAUD Desa Darmasaba. Selanjutnya, rombongan juga menyaksikan Senam Garbasari dan Senam Lansia.

Tri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin TP PKK Pusat. “Kami punya program rutin turun untuk mendorong program TP PKK di seluruh Indonesia,” ujarnya sembari menyampaikan terima kasih atas sambutan luar biasa dari jajaran Pemkab dan TP PKK Badung.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa secara umum program TP PKK di Daerah Bali telah terlaksana dengan sangat baik. Terlebih di wilayah Badung yang dikenal sebagai kabupaten dengan PAD tertinggi. Menurut penilaiannya, TP PKK Badung sudah beres dalam urusan dasar seperti pencegahan stunting, kesehatan ibu melahirkan serta hal lainnya yang merujuk pada 10 Program Pokok PKK.

Oleh sebab itu, Tri Tito Karnavian mendorong TP PKK Badung berkolaborasi dengan Pemkab setempat melakukan lompatan dalam pengembangan kualitas SDM agar memiliki daya saing. “Yang perlu mendapat perhatian saat ini adalah ketatnya persaingan yang dihadapi generasi muda Bali. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton di tengah pesatnya laju investasi,” ujarnya mengingatkan.

Ia berharap masyarakat Bali khususnya kalangan generasi muda tak hanya menikmati manfaat dari PAD yang dibagikan pemerintah daerah. Lebih dari itu, ia ingin mereka punya kekuatan sendiri untuk mengembangkan potensi dan merebut peluang yang ada.

Baca Juga  Ketua TP PKK Badung Pimpin Safari “Badung Peduli” di Desa Buduk

Bertolak dari harapan tersebut, Tri Tito Karnavian mengajak jajaran TP PKK mengembangkan program yang diarahkan untuk mempersiapkan daya saing anak-anak yang akan menjadi generasi emas di tahun 2045.

“Tahun 2045 kita menghasilkan bonus demografi yang cukup besar. Kalau tidak dipersiapkan dari sekarang, mereka akan menjadi beban. Tugas kita saat ini adalah mendidik dan membekali anak-anak agar tak hanya menjadi jago kandang, tapi mampu bersaing di kancah nasional, regional hingga internasional,” urainya. Menjawab tantangan itu, jajaran TP PKK diminta mengembangkan inovasi dan kreativitas dan tak lagi hanya berkutat dalam 10 Program Pokok PKK. “Peningkatan daya saing SDM harus menjadi perhatian. Kita rangkul remaja,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Badung Giri Prasta menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Umum TP PKK Pusat bersama rombongan ke wilayahnya. Giri Prasta menegaskan bahwa ia memberikan dukungan untuk TP PKK Badung agar dapat melaksanakan berbagai program yang merupakan arahan TP PKK Pusat dan Provinsi Bali. “Semua arahan dari Ibu Ketua Umum dan Ibu Pj. Gubernur sudah dilaksanakan dengan baik di wilayah Badung,” ungkapnya. Ia pun secara khusus memberi apresiasi terhadap kinerja jajaran TP PKK Badung, terutama pada masa pandemi Covid-19.

Pada bagian lain, ia menyinggung program Posyandu Paripurna di wilayah Badung yang telah berjalan dengan baik. Bahkan dengan menggunakan basis banjar, Posyandu di Badung juga memberi layanan homecare. Lebih dari itu, ia juga menerangkan peran TP PKK dalam penanganan sampah di wilayah Badung. Saat ini, ujar Giri Prasta, seluruh desa di Badung telah mempunyai Pengolahan Sampah Reduse, Reuse dan Recycle (TPS3R). “TPS3R di Desa Darmasaba menjadi percontohan karena mampu meningkatkan pendapatan masyarakatnya. Sampah diolah menjadi berkah,” ujarnya.

Baca Juga  Pj. Ketua TP PKK Bali Dorong Peran Posyandu Wujudkan Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan Keluarga

Mengakhiri sambutannya, Bupati Giri Prasta menginformasikan data stunting di wilayahnya yang dirilis BPS. Ia menegaskan bahwa keberadaan stunting yang terdata di wilayahnya bukan masyarakat lokal, melainkan pendatang yang mencari rejeki di Badung.

Dalam kunkernya, rombongan TP PKK Pusat juga meninjau pelaksanaan Posyandu terintegrasi mulai dari anak-anak, remaja dan lansia. Selain itu, Tri Tito Karnavian juga meninjau pameran hasil UP2K PKK Badung.

Mengakhiri kunjungan kerjanya di Badung, Tri Tito Karnavian bersama rombongan meninjau TPS3R “PUDAK MESARI” yang dikelola Desa Darmasaba. TPS3R percontohan ini memiliki dua program inovasi yaitu GALAH MELAH (Gerak dan Langkah Memilah Sampah) dan BARES (Darmasaba Recycling Waste Stock/Exchange) atau Bursa Sampah Daur Ulang Darmasaba.

Kepala Desa Darmasaba Ida Bagus Surya Manuaba menjelaskan, pada tahun 2023 TPS3R ini mampu menghasilkan 20 ton kompos. Kompos yang dihasilkan tak hanya dipasarkan untuk wilayah Badung, tapi sudah merambah kabupaten lain seperti Buleleng. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ny. Seniasih Giri Prasta Kampanyekan Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting

Published

on

By

seniasih giri prasta
AKSI SOSIAL: Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, saat menghadiri Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, mengajak masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga dan mencegah stunting sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang dilaksanakan di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/6).

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta menggandeng sejumlah perangkat daerah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Menurutnya, ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kecerdasan, serta menjaga kesehatan keluarga.

“Melalui Gerakan Gemar Makan Ikan, kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan konsumsi ikan yang cukup, kita dapat mendukung terwujudnya generasi Bali yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk pola konsumsi yang sehat. Karena itu, para ibu diharapkan menjadi pelopor dalam membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak usia dini sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Kegiatan yang dihadiri masyarakat dan kader PKK tersebut juga diisi dengan edukasi pengolahan ikan menjadi berbagai menu sehat, bergizi, dan menarik bagi anak-anak. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Selain memberikan edukasi, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sosial kepada kelompok rentan di setiap lokasi kegiatan. Sebanyak 50 paket bantuan disalurkan kepada balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kader PKK. Masing-masing paket berisi 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

Baca Juga  Kenakan Busana Adat, Pj. Ketua Dekranasda Bali Meriahkan Parade Budaya HUT Dekranas Ke-44

Aksi sosial ini turut mendapat dukungan berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyerahkan 50 paket Gemarikan kepada kader PKK di masing-masing desa. Sementara itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali menyalurkan 10 paket sembako bagi lansia. Dukungan juga diberikan oleh Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali berupa bantuan susu bagi ibu hamil dan balita.

Bantuan lainnya berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali berupa multivitamin, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali berupa tambahan 50 paket telur dan 1.000 bibit cabai, serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali yang menyerahkan 50 bibit pohon terdiri atas durian, alpukat, dan jambu kristal.

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari vaksinasi rabies oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan dokter spesialis dan skrining penyakit tidak menular oleh Rumah Sakit Bali Mandara, hingga bimbingan teknis serta demo memasak olahan pangan lokal oleh PKK setempat bekerja sama dengan Bali Chef Community yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Melalui Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi”, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan

Published

on

By

KPRP Polri
ASSESSMENT: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo berfoto bersama Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 di Mabes Polri, Selasa (9/6). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).

Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.

Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.

Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal, ujar Anwar.

Baca Juga  Terapkan Program Vaksinasi ‘’Door to Door’’, Ketua TP PKK Badung Tinjau Vaksinasi II untuk Disabilitas

Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.

Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan, katanya.

Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri, tegasnya.

Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era Talentism, yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.

Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.

Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat, kata Ary.

Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Baca Juga  Ny. drg Ida Mahendra Jaya Minta Kader PKK Sosialisasikan "Porsi Isi Piringku"

Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.

“Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.

“Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ary.

Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas,” tutupnya.

Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  PKK Badung Kunjungi TK. Negeri Pembina Karangasem

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo
BUKA MUNAS: Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bandar Lampung, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia akan terwujud apabila pengelolaan kekayaan alam dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 33. Menurut Presiden, Indonesia merupakan negara yang dikaruniai sumber daya alam yang melimpah, sehingga tantangan utama bangsa saat ini adalah mengelolanya secara optimal demi kesejahteraan rakyat.

“Dari dulu, Nusantara kita didatangi karena kekayaannya. Bangsa-bangsa asing itu datang ke sini waktu itu, berbulan-bulan ke sini. Bukan wisata, dia ke sini mencari kekayaan, sampai sekarang. Jadi saudara-saudara, segala kekayaan kita, tantangannya adalah harus dikelola oleh kita dengan sebaik-baiknya. Dengan secerdas-cerdasnya,” ucap Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diamanatkan konstitusi. “Saudara-saudara, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan,” ungkap Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pengelolaan kekayaan alam nasional agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara maksimal oleh rakyat Indonesia. Kepala Negara mengatakan bahwa hasil pengelolaan sumber daya alam seharusnya menjadi modal pembangunan nasional dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini dan logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia,” kata Presiden.

Baca Juga  Ketua TP PKK Badung Pimpin Safari “Badung Peduli” di Desa Buduk

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia. Presiden meyakini bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang makmur apabila mampu mengelola kekayaan dan potensi nasional secara tepat.

Presiden Prabowo pun menegaskan pentingnya persatuan, kerja sama, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera. “Rakyat paling ngerti. Rakyat ngerti bahwa untuk dapat hidup yang baik harus ada kerukunan. Harus ada apa? Harus ada paguyuban. Harus ada kerja sama. Harus ada saling mengisi. Bukan saling menghantam. Tapi elit semakin pintar,” pungkas Kepala Negara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca