Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kunjungi School of Tourism, FPar Unud Bentuk Double Degree ke Nanchang University

BALIILU Tayang

:

fpar unud
Delegasi Universitas Udayana pada Senin (27/2/2023), mengunjungi School of Tourism Nanchang University diterima Head of School of Tourism, Secretary of the Party, Deputy Head, dan jajaran pimpinan School of Tourism Nanchang University. (Foto: ist)

Tiongkok, baliilu.com – Dalam rangka meningkatkan kolaborasi internasional dalam bidang pariwisata, Senin (27/2/2023), delegasi Universitas Udayana mengunjungi School of Tourism Nanchang University dan diterima oleh Head of School of Tourism, Secretary of the Party, Deputy Head, dan jajaran pimpinan School of Tourism Nanchang University. 

Hadir pada kesempatan ini, Dekan Fakultas Pariwisata, Koordinator Kantor Urusan Internasional, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pariwisata, dan anggota delegasi lainnya. Turut pula hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes yang juga mengikuti sesi pemaparan dan diskusi dan menjadi saksi penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Udayana dengan Nanchang University.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan hangat dan bersahabat tersebut, rencana kerja sama masa depan antara Universitas Udayana dan Nanchang University dibicarakan secara mendalam. Agenda Joint-Collaboration on Tourism International Conference, pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian adalah beberapa rencana yang dibicarakan dalam rapat.

Dekan Fakultas Pariwisata, Dr. I Wayan Suardana, SST. Par., M.Par dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh School of Tourism Nanchang University selama bekerjasama dengan Fakultas Pariwisata dalam bidang akademik, budaya, dan pariwisata. Bali sebagai pulau wisata memiliki banyak persamaan dengan China dan berbagai akulturasi budaya Tiongkok dapat ditemui di Bali. Contohnya penggunaan uang koin dalam pelaksanaan upacara keagamaan di Bali. Sebelum pandemi, wisatawan dari RRT mendominasi di Bali dan kini mulai meningkat lagi jumlah kedatangannya di Bali. Dari segi akademik, School of Tourism dan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana telah berkerjasama begitu lama dan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas tenaga pengajarnya.

Baca Juga  Prodi S1 Pariwisata Unud Gelar Kuliah Tamu "In Search of Balance in Tourism"

Fakultas Pariwisata Unud memiliki program short course dan saat ini terdapat 75 mahasiswa internasional dari berbagai negara studi di Fakultas Pariwisata Unud dan Fakultas Pariwisata telah siap menerima kembali mahasiswa dari Tiongkok.

kunjungan
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara FPar Unud dengan Nanchang University. (Foto: ist)

Dekan Suardana juga menyampaikan pada kesempatan ini kita juga akan meningkatkan kerja sama melalui Memorandum of Agreement (MoA) 2+2 International Joint and Dual Degree Program untuk program sarjana, dimana program tersebut akan sangat bermanfaat bagi Fakultas Pariwisata Unud dan School of Tourism Nanchang University. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Pariwisata juga memaparkan terkait keberadaan dan perkembangan Fakultas Pariwisata serta program studi dan kerja sama yang dimiliki oleh Fakultas Pariwisata Unud. 

Head of School of Tourism menyambut baik kedatangan delegasi Universitas Udayana. Di tahun 2023, School of Tourism Nanchang University akan merayakan 30 tahun pendiriannya dan tahun kelima kerja sama dengan Universitas Udayana. Selama lima tahun kerja sama dengan Universitas Udayana, ada banyak mahasiswa School of Tourism yang mengikuti program short course di Universitas Udayana dan begitu pula sebaliknya. Selain itu dilakukan pula pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penelitian bersama.

Bali sebagai island of paradise, sangat kaya akan sumber daya pariwisata, hotel yang sangat bagus serta MICE dan hospitality industry yang sangat baik. Hal tersebut bersama adat dan budayanya telah menarik perhatian turis dari berbagai negara untuk berlibur ke Bali. Merupakan kesempatan yang baik dapat bekerjasama dengan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, selain karena Pulau Bali itu sendiri, tetapi juga karena Fakultas Pariwisata memiliki tenaga pengajar yang unggul dan materi ajar yang berkualitas. Hari ini akan ditandatangani 2+2 International Joint and Dual Degree Program untuk program sarjana dan ini merupakan kesempatan yang baik untuk perkembangan kedua belah pihak di masa yang akan datang. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5402-Kunjungi-School-of-Tourism-Fakultas-Pariwisata-Universitas-Udayana-Bentuk-Double-Degree-ke-Nanchang-University-.html (gs/bi)

Baca Juga  FPar Unud Berkolaborasi dengan Compassion Guru Gede Prama Gelar Seminar <em>Spiritual Tourism</em>

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Terima DPP Bali Pertalindo, Gubernur Koster: Perkuat Pengembangan Energi Bersih di Bali

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi DPP Bali Pertalindo di Jayasabha, Denpasar.
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Bali Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). Audiensi membahas penguatan sinergi di bidang lingkungan hidup serta pengembangan energi bersih di Bali.

Audiensi dihadiri jajaran DPP Pertalindo Bali, yang menyampaikan sejumlah program dan kontribusi organisasi dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup di Bali.

Pertemuan dilakukan untuk memperkuat sinergi antara Pertalindo Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup, sertifikasi, laboratorium terakreditasi serta pengembangan energi bersih.

Sinergi dilakukan melalui pemanfaatan kompetensi tenaga ahli lingkungan hidup, dukungan lembaga sertifikasi dan laboratorium terakreditasi, serta kolaborasi dalam mendorong kebijakan energi bersih dan keberlanjutan lingkungan di Bali.

Ketua DPP Pertalindo Bali, I Ketut Gede Dharma Putra, menyampaikan bahwa Pertalindo memiliki Dewan Pengurus Provinsi Bali yang berkomitmen mendukung pembangunan di bidang lingkungan hidup.

Dharma Putra mengungkapkan Pertalindo Bali memiliki lembaga sertifikasi dan laboratorium terakreditasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan di bidang lingkungan hidup.

Di hadapan Gubernur Bali, Dharma Putra melaporkan Pertalindo Bali akan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Konferensi Internasional pada 22 September 2026.

Konferensi yang mengangkat tema “Pemanfaatan Energi Bersih di Bali Menuju Net Zero Emission 2045” akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Shinhwa University dan Universitas Udayana.

“Untuk itu, kami Pertalindo Bali mengundang Gubernur Wayan Koster untuk membuka kegiatan sekaligus menjadi keynote speaker dalam konferensi internasional tersebut,” ujarnya.

Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Bali tidak hanya berpikir mengenai pencapaian Net Zero Emission. Menurutnya, agenda utama Bali adalah Bali Mandiri Energi, dengan mengembangkan sumber energi yang bersih, baru, dan terbarukan.

Baca Juga  FPar Gelar Yudisium Ke-122, Lepaskan 41 Wisudawan

“Kemandirian energi dengan sumber energi bersih tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan energi Bali, tetapi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem alam,” ucapnya.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Bali tidak hanya Net Zero Emission. Agenda utamanya Bali Mandiri Energi. Sumber energinya bersih, baru dan terbarukan,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan energi bersih berangkat dari keinginan membangun Bali yang memiliki lingkungan bersih dan berkualitas.

Fokus utama bukan semata-mata memenuhi agenda dunia, tetapi memastikan bahwa udara yang dihirup masyarakat berkualitas;  lingkungan tetap bersih; polusi dapat ditekan; masyarakat hidup sehat; dan pangan yang dikonsumsi masyarakat berkualitas.

“Kebijakan energi bersih harus berjalan beriringan dengan perluasan hutan, rehabilitasi hutan dan peningkatan penanaman pohon. Penanaman pohon diperbanyak untuk menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kemampuan alam menyediakan oksigen,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Bali harus diarahkan agar lingkungan tidak kembali dikotori oleh polusi. Ia lanjut mendorong transformasi sistem energi Bali dengan mengurangi secara bertahap ketergantungan terhadap pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

“Saat ini sistem kelistrikan Bali masih memperoleh sebagian pasokan dari pembangkit berbahan bakar fosil, termasuk sekitar 35 MW dari Paiton yang menggunakan batu bara. Ke depan, Bali diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan energi yang lebih bersih, antara lain energi tenaga surya, tenaga gas,  energi gelombang, dan energi angin,“ ucapnya seraya menegaskan bahwa transformasi tersebut telah masuk dalam rencana sistem kelistrikan PLN dan prosesnya sedang berjalan.

Salah satu strategi utama Bali Mandiri Energi adalah mempercepat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pemanfaatan PLTS didorong di berbagai tempat, antara lain: perkantoran, pusat perbelanjaan/mal, sekolah dan berbagai fasilitas lainnya. Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong peningkatan penggunaan PLTS melalui kebijakan dan Surat Edaran Gubernur.

Baca Juga  FPar Unud Berkolaborasi dengan Compassion Guru Gede Prama Gelar Seminar <em>Spiritual Tourism</em>

Gubernur Koster menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM memberikan dukungan terhadap pengembangan PLTS di Bali dengan kapasitas hingga 1.500 MW. Ia menargetkan peningkatan penggunaan energi bersih dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas lingkungan Bali.

Semakin berkurangnya penggunaan energi fosil diharapkan dapat: menurunkan polusi, meningkatkan kualitas udara, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Dengan demikian kualitas udara bagus, polusi turun, penyakit juga menurun. Itu target saya,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kebijakan Bali Mandiri Energi pada akhirnya juga sejalan dengan agenda dunia menuju Net Zero Emission 2045.

Namun, bagi Bali, kebijakan tersebut memiliki landasan yang lebih fundamental, yaitu menjaga alam Bali dan menciptakan kehidupan masyarakat yang bersih, sehat dan berkualitas. Dengan demikian, agenda global Net Zero Emission dipandang sebagai bagian yang selaras dengan arah kebijakan Bali Mandiri Energi.

Gubernur Koster menyampaikan bahwa langkah Bali dalam mendorong kebijakan energi bersih mendapat perhatian dari dunia internasional. Gubernur Koster bahkan menyampaikan dirinya mendapat undangan ke London untuk membahas kebijakan tersebut.

Perhatian internasional tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa kebijakan Bali dalam mendorong energi bersih dan kemandirian energi memiliki relevansi tidak hanya bagi Bali, tetapi juga dalam konteks perubahan energi global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tabanan Sebagai Titik Kumpul Touring Volkswagen Lost in Paradise #6 

Bawa Dampak Positif bagi Pariwisata dan Ekonomi Tabanan

Loading

Published

on

By

Suasana touring komunitas Volkswagen dalam kegiatan Volkswagen Lost in Paradise #6 di Kabupaten Tabanan.
TOURING: Suasana touring komunitas Volkswagen dari berbagai daerah dalam rangka kegiatan Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6, Sabtu (29/8), di Kabupaten Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Touring komunitas Volkswagen dari berbagai daerah dalam rangka kegiatan Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6, Sabtu (29/8), di Kabupaten Tabanan membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata dan perekonomian daerah. Kehadiran para peserta touring tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan mempererat komunitas Volkswagen, tetapi juga turut memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta produk-produk ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Tabanan kepada para peserta dari berbagai daerah.

Touring mengambil rute start dari Ciputra Pangkung Tibah Kediri – Desa Jatiluwih – Pura Luhur Batukau – dan finish di Kantor Bupati Tabanan, dilepas oleh Sekda I Gede Susila Mewakili Bupati Tabaunda

Turut hadir Kepala Perangkat Daerah terkait serta Ketua dan Panitia Volkswagen Lost in Paradise (VLIP) #6, seluruh jajaran Ciputra Group dan undangan terkait lainnya. Kegiatan touring berlangsung dalam suasana penuh antusias dan kebersamaan para peserta.

Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas pecinta Volkswagen, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menikmati sekaligus memperkenalkan potensi alam dan pariwisata Tabanan, khususnya kawasan Jatiluwih yang memiliki daya tarik budaya dan panorama alam yang khas.

Menyampaikan arahan Bupati, Sekda Susila menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah memilih Tabanan sebagai titik kumpul dari rangkaian Volkswagen Lost In Paradaktivita

Menurutnya, kegiatan komunitas seperti ini dapat menjadi salah satu media promosi pariwisata sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami tentu menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan para peserta tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga membawa pengalaman dan cerita yang baik tentang Tabanan, sehingga potensi wisata yang kita miliki semakin dikenal luas,” ujar Susila.

Baca Juga  Penuhi Undangan, Nanchang University Sambut Hangat Kedatangan Delegasi Universitas Udayana

Pihaknya berharap ini menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi pariwisata Tabanan kepada para peserta. Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan Volkswagen Lost In Paradise #6 dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di Tabanan, dengan tetap mengedepankan tertib berlalu lintas, menjaga kebersihan lingkungan, serta ikut mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di Tabanan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Regenerasi Kepemimpinan, Kodam IX/Udayana Perkuat Soliditas dan Kesiapan Hadapi Dinamika Tugas

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin Upacara Serah Terima Jabatan di Aula Supardi, Denpasar.
PIMPIN SERTIJAB: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana di Aula Supardi, Jalan Udayana Nomor 1, Denpasar, Sabtu (29/8/2026). (Foto: Hms Kodam IX/Udayana)

Denpasar, baliilu.com – Regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan dan kesiapan organisasi TNI Angkatan Darat menghadapi dinamika tugas. Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana di Aula Supardi, Jalan Udayana Nomor 1, Denpasar, Sabtu (29/8/2026).

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan personel, melainkan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi untuk menghadirkan semangat serta gagasan baru dalam menjawab tuntutan tugas.

“Pergantian jabatan bukan sekadar pergantian personel, tetapi merupakan proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi agar senantiasa mampu menjawab tuntutan tugas dan perkembangan zaman,” ungkap Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab, bukan semata-mata penghargaan. Karena itu, para pejabat baru dituntut segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah, satuan, dan dinamika tugas di lingkungan Kodam IX/Udayana, serta menjalankan amanah dengan integritas, profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan keteladanan.

“Bangun komunikasi serta sinergi dengan seluruh unsur pimpinan, pemerintah daerah, Polri, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa. Hadirkan TNI AD sebagai solusi bagi kesulitan masyarakat, terutama dalam penanganan bencana, kegiatan sosial, dan berbagai persoalan di wilayah,” pesan Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan Kodam IX/Udayana. Kepada para pejabat baru, Pangdam menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas serta berharap amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Adapun pejabat Kodam IX/Udayana yang melaksanakan serah terima jabatan, yaitu:  Kolonel Kav Guruh Prabowo Wirajati, M.Eng., sebelumnya menjabat sebagai Asintel Kasdam IX/Udayana, selanjutnya mengemban tugas sebagai Dirbinum Pusintelad, digantikan oleh Kolonel Inf Dharmawan Setyo Nugroho, S.I.P.

Baca Juga  Wujud Jalinan Kerja Sama, Tourism Confucius Institute FPar Unud Gelar Seminar Internasional

Kolonel Cba Ilham Rusydi, S.E., M.M., sebelumnya menjabat sebagai Kabekangdam IX/Udayana, selanjutnya mengemban tugas sebagai Dirbinjasaang Pusbekangad, digantikan oleh Letkol Cba Nazharnoor, S.Sos.

Kolonel Cke Gerson Alexander M.K., S.I.P., sebelumnya menjabat sebagai Kakomlekdam IX/Udayana, selanjutnya mengemban tugas sebagai Kakomlekdam XXIII/PW, digantikan oleh Kolonel Cke I Gusti Ngurah Sumahardika, S.E.

Kolonel Inf Amin M. Said, S.H., sebelumnya menjabat sebagai Kajasdam IX/Udayana, selanjutnya mengemban tugas sebagai Kasiter Kasrem 162/WB (Mataram) Kodam IX/Udayana, digantikan oleh Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han.

Mayor Kav Fariz Yukito, S.T.Han., sebelumnya menjabat sebagai Dandenkav 4/Shimha Pasopati, selanjutnya mengikuti Pendidikan Seskoad, digantikan oleh Kapten Kav Eka Syarif Hidayat Sunarto, S.T.Han.

Selain serah terima jabatan, rangkaian kegiatan juga laksanakan tradisi penerimaan beberapa pejabat Kodam IX/Udayana. Tradisi ini menjadi momentum untuk menyambut personel yang mendapat kepercayaan mengemban amanah baru sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, soliditas, dan kesinambungan pengabdian dalam menjalankan tugas di lingkungan Kodam IX/Udayana.

Rangkaian sertijab dan tradisi laporan korps tersebut tidak hanya menjadi bagian dari mekanisme pembinaan organisasi, tetapi juga mencerminkan komitmen Kodam IX/Udayana untuk terus menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kesiapan satuan dalam melaksanakan tugas. Pergantian pejabat diharapkan mampu membawa semangat baru sekaligus memperkuat soliditas dan sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan personel yang secara berkesinambungan dilakukan untuk menjaga dinamika dan efektivitas organisasi.

Menurutnya, kehadiran pejabat baru diharapkan dapat memberikan energi positif, inovasi, serta memperkuat kualitas pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab dan bidang masing-masing.

“Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pejabat yang menerima amanah harus mampu beradaptasi, membangun komunikasi, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme prajurit dan menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Kapendam. (gs/bi)

Baca Juga  FISIP UPN Veteran Jatim dan FPar Unud Perkuat Hubungan Kerja Sama

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca