Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud Lepas 71 Mahasiswa MBKM Membangun Desa

BALIILU Tayang

:

lepas
Wakil Rektor Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP.,IPU saat melepas mahasiswa MBKM membangun desa. (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melaksanakan acara pelepasan dan penerjunan mahasiswa dan pembimbing lapangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Mandiri periode II Tahun 2023. Sebanyak 71 mahasiswa peserta MBKM Membangun Desa/KKNT Mandiri dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Akademik mewakili Rektor Unud bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Senin (27/2/2023). Pelepasan ditandai dengan pemasangan nametag dan topi kepada mahasiswa dan DPL serta penyerahan kepada perwakilan desa.

Sekretaris LPPM Unud  Ir. Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti, ST., MSc., PhD., IPM mewakili Ketua LPPM dalam laporannya mengatakan Unud sudah kali kedua melakukan MBKM untuk KKNT melalui LPPM. Tentunya di periode pertama masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dan ditingkatkan lagi di periode kedua ini. Ada beberapa hal sukses di periode  pertama yang bisa kita contoh ditandai dengan adanya beberapa desa yang mengajukan kembali untuk mahasiswa KKNT ditempatkan disana. Apa yang dilakukan disana tentunya telah mampu memberikan kontribusi bagi desa. Untuk periode ini kita masih mengambil tema yang sama yakni Membangun Desa SDGs (Sustainable Development Goals) yang memiliki 8 subtema. 

Periode kedua terdapat 71 mahasiswa yang ikut dari 6 Prodi dan yang terbanyak dari Prodi Arsitektur. Adapun Prodi lainnya yakni Prodi Industri Perjalanan Wisata, Arkeologi, Antropologi, Sejarah dan Hubungan Internasional yang akan ditempatkan di tujuh desa yakni Desa Pedawa dan Sangsit di Kabupaten Buleleng, Desa Wisata Tista dan Buahan di Kabupaten Tabanan, Desa Penarungan Kabupaten Badung, Desa Gunaksa Kabupaten Klungkung dan Desa Peguyangan Denpasar. 

Baca Juga  Sesuaikan dengan Pedoman PKM 2022, Unud Gelar Updating Proposal PKM dan Coaching Clinic
lepas
Peserta mahasiswa MBKM membangun desa. (Foto: ist)

“Harapan kami pada para DPL untuk memberikan bimbingan terbaik kepada mahasiswa dan memberikan konsultasi segala masalah yang dihadapi mahasiswa di lapangan serta bisa mengkoordinasikan kebutuhan mahasiswa dengan LPPM serta menjadi perpanjangan tangan LPPM dalam menjalin jejaring dengan Desa. Harapan kami kepada adik-adik mahasiswa agar melakukan kegiatan MBKM dengan baik dan bersungguh-sungguh hingga berhasil yang sudah dijanjikan di proposal,” ujar Sekretaris LPPM.

Sementara Wakil Rektor Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP.,IPU pada arahannya menyampaikan sifat dari kegiatan KKNT atau MBKM Membangun Desa ini adalah menerapkan ilmu pengetahuan teoritik yang telah diterima mahasiswa selama menempuh pembelajaran di bangku perkuliahan dan memberikannya kepada masyarakat sebagai wahana pembelajaran praktis dan tentu saja sejalan dengan MBKM yaitu belajar di luar kampus. Jadi memahami kehidupan yakni beratnya kehidupan bermasyarakat yang justru dipahami saat masih studi dan ini program dari Mas Menteri dimana diberikan kesempatan selama 6 bulan (1 semester) untuk belajar diluar Prodinya untuk memahami permasalahan dan mencari solusi terhadap permasalahan ini. 

“Jadi enam bulan di desa itu bukan berlibur ya, tapi membawa misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tentunya juga meningkatkan kemampuan adik-adik baik itu skillnya maupun softskillnya,” pesan Prof. Rai.

lepas
Wakil Rektor Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP.,IPU foto bersama usia acara pelepasan mahasiswa. (Foto: ist)

KKNT ini akan dikonversi ke dalam 20 SKS yang mana sudah disampaikan oleh Unit MBKM saat pembekalan terkait bobot CPL yang diberikan kepada mahasiswa supaya terkonversi 20 SKS. Akhir pelaksanaan KKNT ini diharapkan dapat benar-benar mewujudkan harapan yaitu mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran diri terhadap realitas hidup bermasyarakat, meningkatkan tanggung jawab pribadi dan sosial terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan tentunya meningkatkan kesadaran diri terhadap peran sosial dan perannya selaku akademisi yang hidup berdampingan di lingkungan masyarakat sehingga terjadi sinergi dan interaksi.

Baca Juga  Unud Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan 6th ERWC 2023

Wakil Rektor menutup arahannya dengan sebuah pantun: “Ngopi sore di beranda, Duduk manis di atas kursi; Teori dan praktek kadang berdeda, Disanalah mahasiswa memberikan solusi”. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5405-Universitas-Udayana-Lepas-71-Mahasiswa-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka-Membangun-Desa.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

GOW Badung Gandeng Wanita Islam Dorong Pengolahan Sampah Organik dari Rumah Tangga

Published

on

By

gow badung
SERAHKAN BANTUAN: Ketua GOW Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung bersinergi dengan Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kabupaten Badung untuk menggalakkan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga.

Sebagai wujud nyata dukungan, Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5).

Nyonya Yunita Alit Sucipta menyatakan, aksi ini merupakan langkah konkret mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengatasi persoalan sampah langsung dari sumbernya. Melalui pemanfaatan bag komposter, masyarakat diharapkan dapat mandiri mengolah limbah dapur mereka menjadi pupuk organik yang bernilai guna.

“Bag komposter merupakan sarana pengolahan sampah organik yang menjadi bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Badung. Hasil olahannya juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk,” ujarnya.

Yunita Alit Sucipta menambahkan, sinergi yang kuat antara GOW dan Wanita Islam Badung menjadi motor penggerak yang efektif dalam mewujudkan penanganan sampah yang berkelanjutan. Ia juga mengimbau seluruh anggota Wanita Islam untuk menjadi agen perubahan dengan menularkan kebiasaan memilah sampah kepada warga di lingkungan sekitar mereka.

Sementara itu, Wakil Ketua Wanita Islam Kabupaten Badung, Agus Linar Simamora, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari GOW Badung. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mengedukasi seluruh anggota agar disiplin melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Di sela kegiatan, Agus Linar juga menginformasikan bahwa pelaksanaan kegiatan Idul Adha oleh Wanita Islam digelar secara bergilir setiap tahun di Kabupaten/Kota se-Bali. Setelah tahun 2026 ini diselenggarakan di Kabupaten Tabanan, Wanita Islam Kabupaten Badung bersiap menjadi tuan rumah pada perayaan tahun depan dan secara resmi mengundang Ketua GOW Badung untuk hadir.

Baca Juga  Prodi Magister Fisiologi Olahraga FK Unud Gelar Kuliah Tamu, Angkat Topik Nutrisi pada Pemulihan Cedera Olahraga

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Bali Sri Widianingsih beserta anggota, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Denpasar Eny Prasetyowati, perwakilan Kaur Perencanaan Desa Dalung, serta Kelihan Dinas Kwanji Gede Pasek Kawijaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Fun Walk HUT Ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat

Published

on

By

fun run wasiat
LEPAS FUN WALK: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA. Istri Paramita Dewi, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, seluruh keluarga besar Pasemetonan Ageng WASIAT serta undangan lainnya.

Fun Walk mengambil rute start di halaman depan Jro Gede Tainsiat ke arah timur menuju Jalan Pattimura, lalu menuju Jalan Belimbing, ke arah selatan menuju Jalan Kaliasem berlanjut ke Jalan Surapati menuju Jalan Kapten Agung, berlanjut ke Jalan Udayana lalu ke utara menuju Jalan Veteran hingga finish kembali di Jro Gede Tainsiat.

Berbaur dengan seluruh peserta Fun Walk, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat Hari Jadi ke-40 kepada Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat.

“Semoga momentum spesial HUT ke-40 Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat ini dapat semakin mempererat kekompakan serta memperkuat soliditas Keluarga Besar Pasemetonan WASIAT tidak hanya di lingkup internal namun juga dalam tujuan mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya saling bergotong – royong,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Acara, Ir. AA Ngr Agung Satria Wibawa, ST., IPM., ASEAN Eng. ditemui usai acara menjelaskan Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat 1986-2026 ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan cek kesehatan gratis dengan dibantu petugas dari RSUP. Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.

Baca Juga  Unud Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan 6th ERWC 2023

“Ucapan terimakasih kami haturkan kepada Wawali Arya Wibawa dan jajaran Pemkot Denpasar yang telah hadir melepas peserta Fun Walk pada puncak perayaan HUT Pasemetonan kami yang dilaksanakan pada hari ini. Seiring dengan bertambahnya usia, Pasemetonan kami akan terus mempertajam komitmen dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPD PDI Perjuangan Bali Kuatkan Perlindungan Karya dan Inovasi melalui Sosialisasi Sertifikasi HKI

Published

on

By

dpd pdi bali
KEYNOTE SPEAKER: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster sebagai keynote speaker pada acara Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026 ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap karya, kreativitas, dan inovasi, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem inovasi yang berdaya saing di Bali.

Kegiatan ini dikoordinatori oleh I Made Suparta dan menghadirkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster, sebagai keynote speaker.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Isya Malapraja, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali.

Sosialisasi ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Alit Kesuma Kelakan, Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Suwitra dan Ni Made Usmartini, Bupati Klungkung Made Satria, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, serta para pelaku usaha, UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat dari berbagai daerah di Bali.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan I Made Suparta bahwa sertifikasi kekayaan intelektual merupakan langkah strategis untuk melindungi hasil karya dari penyalahgunaan maupun klaim pihak lain.

Selain memberikan kepastian hukum bagi pencipta, pelaku usaha, seniman, dan inovator, sertifikasi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi sebuah karya sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Melalui sosialisasi ini, lanjut Supartha peserta mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai bentuk kekayaan intelektual, mulai dari hak cipta, merek, paten, desain industri, hingga bentuk perlindungan lainnya. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendaftarkan karya yang dimiliki sebagai bentuk penghargaan terhadap proses kreatif dan inovatif yang telah dihasilkan.

Baca Juga  Unud Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan 6th ERWC 2023

Para narasumber memberikan pemaparan mengenai prosedur pendaftaran kekayaan intelektual, manfaat sertifikasi bagi pelaku usaha dan UMKM, serta peluang yang dapat diperoleh ketika sebuah karya memiliki perlindungan hukum yang sah. Diskusi interaktif yang berlangsung juga mengangkat berbagai tantangan dan peluang perlindungan kekayaan intelektual di era digital yang semakin berkembang pesat.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Bung Karno yang selalu menekankan pentingnya kemandirian, kreativitas, dan keberanian untuk menciptakan karya bagi kemajuan bangsa. Sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk lebih menghargai hasil pemikiran, kreativitas, dan inovasi anak bangsa.

Melalui Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual ini, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi. Dengan perlindungan yang tepat, kreativitas dan inovasi dapat terus tumbuh, berkembang, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, perekonomian daerah, dan pembangunan nasional. Semangat melindungi karya anak bangsa inilah yang diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mengharumkan Bali dan Indonesia di masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca