Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kunker di Kodam IX/Udayana, Komisi I DPR RI Apresiasi Penanganan Covid-19 dan Vaksinasi di Bali

BALIILU Tayang

:

de
Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja Anggota Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, Meutya Viada Hafid, di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Kamis (1/4/2021).

Denpasar, baliilu.com – Guna mengetahui situasi dan kondisi secara langsung terkait pandemi Covid-19 termasuk penanganan dan pengamanan serta pendistribusian vaksin Covid-19 di Provinsi Bali, Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja Anggota Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Komisi I, Meutya Viada Hafid, di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Kamis (1/4/2021).

Mengawali sambutannya, Pangdam mengucapkan selamat datang kepada Ketua Komisi I DPR RI dan rombongan di Makodam IX/Udayana seraya memperkenalkan para pejabat Kodam IX/Udayana yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, Pangdam menjelaskan tentang data satuan serta kondisi dan situasi wilayah, dimana Kodam IX/Udayana yang membawahi 3 Korem meliputi Korem 163/Wira Satya berada di Provinsi Bali, Korem 162/Wira Bhakti berada di Provinsi NTB dan Korem 161/Wira Sakti berada di Provinsi NTT.

Terkait penanganan Covid-19 dan PPKM/PPKM Mikro, Pangdam mengungkapkan dasar yang digunakan Kodam IX/Udayana dalam pelaksanaan tugas tersebut berupa Keputusan Gubernur Bali Nomor 441/04-G/HK/2020 dan Telegram Panglima TNI dengan selalu berkoordinasi dan bekerjasama yang melibatkan TNI, Polri dan unsur terkait lainnya dalam pendisiplinan prokes. Sehingga, untuk kegiatan PPKM/PPKM Mikro telah dilaksanakan sejak 31 Januari 2021 sampai 5 April 2021 dengan dukungan operasi dari Mabes TNI.

“Untuk perkembangan Covid-19 di wilayah Kodam IX/Udayana yang mencakup 3 provinsi yakni Bali, NTT dan NTB. Sejak tanggal 25 sampai dengan 30 Maret 2021, untuk kasus positif yang terpapar Covid-19 berjumlah 63.250 orang, angka kesembuhan mencapai 57.177 orang atau 87% dan angka kematian atau yang meninggal berjumlah 1.955 orang sekitar 3,3%,” ujar Pangdam.

Hal itu disebabkan oleh hambatan yang dihadapi di Provinsi Bali, yaitu sangat tingginya kegiatan keagamaan/adat, terbatasnya ruang ICU, masih tingginya over convidence yang perlu terus diingatkan oleh petugas gabungan serta masih terdapat pemalsuan dokumen/surat kesehatan pada saat melakukan penyeberangan ke Bali termasuk di Bandara Ngurah Rai Bali.

Sehubungan dengan vaksinasi, Pangdam memaparkan bahwa Kodam IX/Udayana telah menerima vaksin sebanyak 25.641 dosis terdiri dari vaksin Sinovac 2.000 dosis dan vaksin Astra Zeneca sebanyak 11.170 dan untuk Provinsi Bali sendiri mendapatkan 824.880 dosis yang terdiri dari Sinovac 616.880 dosis dan vaksin Astra Zeneca sebanyak 208.000 dosis dengan target vaksin sebanyak 3 juta dosis.

“Selama pendistribusian vaksin diselenggarakan dengan pengawalan ketat dari kepolisian sehingga sampai ke tempat tujuan dengan aman. Kodam IX/Udayana pun turut serta membantu pemda dalam pelaksanaan penyuntikan vaksin, sedangkan hal menonjol selama ini yang perlu menjadikan perhatian khusus yaitu kemampuan vaksinator dari TNI yang terbatas, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), penyediaan masker dan tempat cuci tangan,” terang Pangdam.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IX/Udayana yang telah menerima rombongan dari Komisi I DPR RI berkaitan dengan Rapat Dengar Pendapat dari Pangdam IX/Udayana tentang penanganan Covid-19.

Beberapa Anggota Komisi I DPR RI yang hadir dalam kegiatan tersebut pun juga memberikan tanggapan positif terkait pelaksanaan kegiatan vaksinasi khususnya di Provinsi Bali yang sangat tergantung dari sektor pariwisata, sehingga cipta kondisi harus ditingkatkan untuk membangun kepercayaan.

Kegiatan yang tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri juga oleh Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana dan Karumkit Tk. II Udayana. (gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Serangkaian HUT Ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar

Published

on

By

wawali arya wibawa
LEPAS JALAN SEHAT: Wawali Arya Wibawa saat melepas kegiatan Jalan Sehat serangkaian HUT ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar, di halaman sekolah tersebut, Minggu (10/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas kegiatan Jalan Sehat serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar, Minggu (10/5) pagi.

Turut hadir saat itu, Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, tokoh pengusaha Bali, Ajik Krisna dan tamu undangan lainnya.

Adapun rute jalan sehat tersebut, menempuh jarak sekitar 2 km, dengan mengambil start di lokasi SMK PGRI 4, yakni di Jalan Kebo Iwa Selatan, berlanjut ke Jalan Alam Sari, kemudian ke Jalan Gunung Sanghyang dan kembali ke sekolah.

Di tengah kehangatan dan keakraban kegiatan itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Arya Wibawa berharap, di usianya yang sudah menginjak ke-26 tahun ini, SMK PGRI 4 Denpasar akan terus konsisten untuk menjadi sekolah aman dan nyaman bagi para siswanya.

Selain itu, Arya Wibawa juga berharap SMK PGRI 4 akan terus menggenjot program dan kegiatan yang dapat mendukung peningkatan kapasitas para siswa-siswi, agar bisa menjadi generasi unggul dan berkompeten.

“Adik-adik, agar tekun mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh sekolah. Terutama untuk peningkatan kompetensi dan kualitas diri,” pesan Arya Wibawa.

Kepala SMK PGRI 4 Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd didampingi Ketua Panita pelaksana, Ni Made Ayu Kartika Sari menjelaskan, jalan sehat ini merupakan salah satu dari seluruh rangkaian kegiatan acara yang digelar pada peringatan HUT SMK PGRI 4 tahun ini yang jatuh pada 11 Mei nanti.

Selain kegiatan jalan sehat, beberapa perlombaan juga telah dilaksanakan. Antara lain, lomba dance, lomba mobile legend, lomba menghias tumpeng PKK, dan lainnya.

“Untuk puncak HUT sendiri akan kami selenggarakan pada 15 Mei mendatang,” jelas Suarya.

Lebih lanjut, Suarya mengemukakan, seluruh jajaran SMK PGRI 4, berkomitmen untuk ikut ambil peran dalam mendidik dan mencerdaskan generasi muda. “Semoga di usia ini kami senantiasa bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat, terutama anak-anak kita,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PKK Badung Dorong Peran Generasi Muda Dalam Kartini Sustainability Forum 2026

Published

on

By

Kartini Sustainability Forum
HADIRI KSF 2026: Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, saat menghadiri Kartini Sustainability Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Abiansemal di Bali Pertiwi Adventure, Bongkasa Pertiwi, Sabtu (9/5/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri Kartini Sustainability Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Abiansemal di Bali Pertiwi Adventure, Bongkasa Pertiwi, Sabtu (9/5/2026).

Mengusung tema “Merawat Alam, Menguatkan Manusia, Melestarikan Budaya”, forum ini menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam menjaga lingkungan, mendorong pemberdayaan perempuan, serta melestarikan kearifan lokal Bali.

Hadir mendampingi Asisten Administrasi Umum, Kadis Sosial, Kepala DLHK, Kepala Kesbangpol Badung, perwakilan Dinas Perikanan, Kabag Prokompim, Plt. Camat Abiansemal, serta Perbekel Bongkasa Pertiwi.

Rangkaian acara diawali dengan aksi pelestarian alam berupa penebaran bibit ikan ke aliran sungai, pelepasan burung, hingga penanaman pohon kelapa gading bersama. Selain aksi lingkungan, kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif dan talkshow yang menghadirkan narasumber kompeten untuk membahas isu lingkungan dan peran perempuan. Acara kemudian ditutup dengan kunjungan ke pusat produksi kerajinan perak di Desa Bongkasa Pertiwi.

Dalam sambutannya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi inisiatif FAD Abiansemal dalam mengangkat isu yang relevan dengan tantangan zaman. “Semangat Kartini yang kita peringati dan teladani hingga hari ini adalah semangat pembangunan, keberanian, kemajuan, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan. Tema Merawat Alam, Menguatkan Manusia, Melestarikan Budaya yang diusung dalam forum ini sangat tepat, karena ketiga hal ini saling berkaitan erat dan menjadi pondasi utama kesejahteraan keluarga maupun masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan. “Anak-anak dan remaja adalah penerus tonggak pembangunan. Melalui wadah seperti ini, kalian tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga belajar bertanggung jawab menjaga warisan alam dan budaya Bali yang indah ini. Pemberdayaan perempuan pun menjadi hal penting, karena perempuan memiliki peran sentral di keluarga, dalam mendidik anak, dan menjaga nilai-nilai luhur budaya kita,” tegas Rasniathi

Pihaknya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret yang berkelanjutan bagi masyarakat luas, bukan sekadar acara seremonial. “PKK Kabupaten Badung akan terus mendukung dan bersinergi penuh dengan Forum Anak Daerah, karena visi kita sama: mewujudkan masyarakat, keluarga, dan generasi muda yang tangguh, berbudaya, serta peduli pada kelestarian alam,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Women Ecopreneurs Market Day: Ruang Bertumbuh Baru bagi Bisnis Berkelanjutan dan Komunitas Akar Rumput

Published

on

By

WEA
Women’s Earth Alliance (WEA) bersama Pratisara Bumi Foundation (PBF) menghadirkan Women Ecopreneurs Market Day pada 9 Mei 2026 di Sudamala Resort, Sanur. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Women’s Earth Alliance (WEA) bersama Pratisara Bumi Foundation (PBF) menghadirkan Women Ecopreneurs Market Day ecopddpada 9 Mei 2026 di Sudamala Resort, Sanur. Acara ini adalah bagian dari Women Ecopreneurs Lab, sebuah pendampingan bisnis yang mendukung perempuan pelaku usaha dalam membangun produk yang ramah sosial dan ramah lingkungan. Sejak 2025, para pelaku bisnis perempuan dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, mengikuti pendampingan Women Ecopreneurs Lab menggunakan WEA Eco-Entrepreneurship Toolkit.

“Harapannya, produk lokal yang dibuat oleh para ibu pengrajin bisa dikenal luas, bisa mengakses pasar sehingga ibu-ibu bisa terus semangat untuk memproduksi jikalau pasar yang disasar tepat. Kemudian mendapatkan feedback dan masukan dari para pengunjung maupun calon customer,” ujar Aziza, Founder Kriya Kite.

Dengan menggunakan WEA Eco-entrepreneurship Toolkit, mereka mengembangkan produk, memperkuat model bisnis, serta mengevaluasi praktik bisnis lestari mereka. Progres bisnis ini terukur dengan Eco-checklist yang mencakup aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Market Day menjadi ruang pembuktian bagi mereka. Di sinilah mereka melakukan riset pasar secara langsung, mendapatkan masukan secara langsung dari para pembeli. Di sini pula kami membuka akses bagi mereka untuk terhubung dengan pembeli, jejaring, serta peluang rantai pasok yang selama ini sulit dijangkau oleh perempuan akar rumput,” ucap Melisa, WEA Indonesia.

Rangkaian Acara Women Ecopreneurs Market Day

Women Ecopreneurs Market Day menjadi ruang untuk membawa proses tersebut lebih dekat dengan publik. Acara ini menghadirkan: 20 stan Eco-market dari WEA Ecopreneurs dan merek lokal Bali; Sesi presentasi bisnis oleh 5 pengusaha Perempuan; Lokakarya interaktif, berupa pewarnaan tekstil alami dan menganyam limbah gedebog pisang; Sesi berjejaring bersama para pengusaha dan komunitas; dan Pertunjukan live music.

Beragam bisnis yang hadir mencerminkan pendekatan keberlanjutan yang berbeda-beda, mulai dari produk upcycle berbahan limbah, tekstil pewarna alami, pengolahan hasil pertanian lokal, hingga kerajinan berbasis pemberdayaan komunitas perempuan. Melalui Market Day, para pelaku bisnis memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung, membangun jejaring, dan memperluas akses pasar. Acara ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong praktik produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab, sejalan dengan SDGs 12. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca