Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lantik 14 Perbekel, Bupati Tabanan Harapkan Bersinergi Wujudkan Tabanan Era Baru yang AUM

BALIILU Tayang

:

pemilihan perbekel serentak tabanan
MELANTIK: Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. pada Senin, 25 September 2023 melantik Perbekel di 14 Desa terpilih di Tabanan, pada Pemilihan Perbekel Serentak Masa Bakti 2023-2029 yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. pada Senin, 25 September 2023 menghadiri dan melantik Perbekel di 14 Desa terpilih di Tabanan, pada Pemilihan Perbekel Serentak Masa Bakti 2023-2029. Pada pelantikan yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan itu, Bupati Sanjaya mengimbau para perbekel terlantik nantinya bisa saling bersinergi dengan program pemerintah mewujudkan Visi dan Misi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji/Jabatan Perbekel Desa yang berlangsung yakni dari Desa Jelijih Punggang dan Bantiran Kecamatan Pupuan, Desa Mundeh Kauh dan Perbekel Desa Angkah Kecamatan Selemadeg Barat, Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur, Desa Biaung, Desa Sangketan, Desa Mangesta Kecamatan Penebel, Desa Perean Kangin Kecamatan Baturiti, Perbekel Baru Kecamatan Marga, Desa Marga Dajan Puri, Marga Dauh Puri dan Kukuh Kecamatan Marga serta Perbekel Abiantuwung Kecamatan Kediri.

Nampak hadir pagi itu, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, Jajaran Forkopimda, Sekda beserta para Asisten Setda, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan para instansi Vertikal terkait, Camat se-Kabupaten Tabanan, para Kepala Bagian di Lingkungan Setda, serta para Perbekel dan Ketua TP PKK terlantik.

Dalam pidatonya, Bupati Sanjaya menyatakan bahwa, Perbekel dan perangkat Desa serta seluruh masyarakat harus saling bahu-membahu, bergotong-royong dan bersama-sama menggali potensi dan sumber daya desa serta memahami kondisi wilayahnya. Desa harus punya data yang jelas dan valid mulai dari data berapa warga miskin di desanya, data potensi wilayah serta data pendukung lainnya. Hal tersebut untuk menyusun perencanaan pembangunan desa yang dalam 3 bulan ke depan, Perbekel terpilih bersama-sama stakeholder dan lembaga desa lainnya, untuk menyusun RPJM Desa berdasarkan atas visi dan misi program dan kegiatan.

Baca Juga  Bupati Tabanan Apresiasi ‘’Karya Pitra Yadnya’’ dan ‘’Manusa Yadnya’’ Desa Adat Belayu

Dengan memperhatikan kompleksitas tugas perbekel serta posisi yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, Bupati Sanjaya menyatakan, dilantiknya perbekel terpilih hari ini sebagai wujud resminya perbekel menjadi bagian dari Aparatur Pemerintahan, bersama-sama untuk menyelenggarakan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya berharap, Perbekel terpilih dapat menjalin komunikasi, koordinasi dan menyinergikan potensi dan program pemerintah desa dengan program pemerintah kabupaten yang diterima desa dengan sinergitas, menjadi salah satu pilar kokohnya dalam menentukan kemajuan dan pembangunan desa serta pembangunan Kabupaten Tabanan,” harap Sanjaya.

Pihaknya juga menjelaskan, melalui program unggulan Bunga Desa, atau Bupati Ngantor di Desa, menjadi salah satu program inovasi pemerintah daerah yang bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mendekatkan pemerintah kabupaten dengan masyarakat, menyerap aspirasi dan permasalahan yang ada di desa, serta mendorong inovasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. Bagi Sanjaya program baik dari pusat, provinsi hingga kabupaten sangatlah beririsan. “Programnya saling beririsan, ini menjadi atensi kita, kerja bareng, kerja kolaborasi, kerja bersama-sama,” pungkasnya.

“Kepada Perbekel terpilih, saya ucapkan selamat menjalankan tugas, bekerjalah dengan giat, jujur, inovatif, profesional dan bertanggung jawab, untuk melaksanakan pembangunan desa yang berorientasi pada upaya kemandirian dan kemajuan perekonomian masyarakat desa,” ujar orang nomor satu di Tabanan itu lebih lanjut.

Acara pengambilan sumpah dan pelantikan 14 Perbekel hasil Pemilihan Serentak di Tabanan tersebut, juga dirangkaikan dengan Pelantikan 14 Ketua Tim Penggerak PKK Desa oleh ketua TP PKK Kecamatan. Bupati Sanjaya di kesempatan itu seraya berharap, TP PKK sebagai tonggak terdepan Pemerintah Daerah dalam menyejahterakan masyarakat mulai dari kelompok terkecil, yakni pemberdayaan keluarga, juga mampu terus mendukung dan bersinergi dengan pemerintah baik Desa, Kecamatan dan Kabupaten agar program-program unggulan yang telah dicanangkan, bisa berjalan dengan baik sejalan dengan Visi dan Misi Tabanan Era Baru.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Semarak Pawai HUT Ke-80 RI di Tabanan

I Made Sugianto yang saat itu terpilih sebagai Perbekel Desa Kukuh Kecamatan Marga Tabanan periode yang kedua, menyampaikan visinya sebagai kepala desa, yang berarti sebagai pelayan masyarakat. Di mana pihaknya harus siap bertanggung jawab, merangkul semua lapisan masyarakat, serta bersinergi untuk mewujudkan visi dan misi yang telah disampaikan, tentunya dengan peningkatan komunikasi yang baik, hingga mampu meraih partisipasi masyarakat dalam membangun desa.

Tak lupa pihaknya juga sampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Tabanan atas dukungan yang telah diberikan selama ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tabanan, atas dukungan beliau sehingga sinergitas antara Desa, Kecamatan dan Kabupaten benar-benar terkoneksi. Harapan kami dan masyarakat berhasil diwujudkan oleh beliau, apalagi setiap ada undangan di masyarakat, beliau selalu hadir dan tepat waktu. Itu yang menjadikan nilai plus di hati masyarakat, sekali lagi kami menghaturkan terima kasih kepada Bapak Bupati,” ucap Sugianto. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Penegakan Hukum Penyadapan Ilegal Harus Profesional, Transparan, dan Objektif

Published

on

By

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Sampaikan Keterangan Tertulis
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pihaknya menghormati sepenuhnya proses penegakan hukum yang tengah berlangsung terkait penetapan beberapa perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal kepada beberapa tokoh politik, pengusaha, bahkan Presiden Prabowo. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari mekanisme hukum yang harus kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

“Kami di Komisi III berharap seluruh rangkaian proses hukum tersebut dapat berjalan secara profesional, objektif, dan transparan dari awal hingga akhir,” jelas Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/11/2026) yang dikutip dari laman dpr.go.id.

Mabes Polri mengumumkan kasus dugaan penyadapan atau dugaan ilegal akses, Selasa (3/11) malam.

Ada tiga anggota polisi yang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga anggota polisi itu adalah inisial LSP, ASN, dan EH.

“Berdasarkan hasil sidik sesuai scientific investigation, penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka, LSP, ASN, dan EH,” ujar Kabareskrim Komjen Pol Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11) malam.

Dia menerangkan sebelumnya Bareskrim Polri telah melakukan serangkaian lidik dan sidik terkait dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta ilegal akses.

Dalam konferensi pers itu, ia bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Irwasum Komjen Pol Asep Edi Suheri, dan Kadiv Propam Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap “Kapolri memerhatikan dengan sangat serius atas peristiwa yang berkembang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

“Kita ingat bersama sejalan dengan program kapolri yakni bersih ke dalam, kepercayaan masyarakat dimulai dari polisi yang bersih dalam menjalankan tugas dan amanah,” sambungnya.

Baca Juga  Dukung Sektor Pertanian, Bupati Tabanan Tanam Cabai Bersama KWT Dukuh Mesari Desa Bongan 

Dikutip dari laman kumham-imipas.go.id, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 258 serta Pasal 332 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal-pasal tersebut berkaitan dengan dugaan penyadapan tanpa hak serta tindakan melawan hukum terhadap informasi maupun dokumen elektronik.

Menurut Yusril, dugaan penyadapan tersebut menyasar sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Republik Indonesia, sejumlah menteri, politisi, dan pengusaha. Dalam proses penyidikan, aparat kepolisian telah menghimpun keterangan saksi serta mengamankan barang bukti berupa perangkat komunikasi dan peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan penyadapan.

Ia juga meluruskan berbagai spekulasi yang mengaitkan perkara tersebut dengan dugaan tindak pidana makar. Yusril menegaskan bahwa hingga saat ini pasal-pasal yang digunakan dalam penyidikan hanya berkaitan dengan dugaan penyadapan dan intersepsi ilegal sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-Undang ITE. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Published

on

By

Mensesneg Prasetyo Hadi Sampaikan Keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta
SAMPAIKAN KETERANGAN: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/prsidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, serta akses ilegal terhadap Kepala Negara maupun sejumlah pimpinan dan tokoh lainnya. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Mensesneg menjelaskan bahwa berdasarkan perkembangan yang disampaikan, sejumlah individu telah dipetakan karena diduga terkait dengan perbuatan tersebut. Pemerintah memandang kasus ini secara serius karena dinilai dapat mengarah pada tindakan yang membahayakan kepentingan dan keselamatan negara.

“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar, ini juga mengarah ke perbuatan yang membahayakan keselamatan kepentingan negara termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara,” ujar Mensesneg dikutip dari laman presidenri.go.id.

Menyusul perkembangan proses hukum yang tengah ditangani aparat penegak hukum, Presiden Prabowo telah mengambil keputusan untuk memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Mensesneg menyampaikan bahwa Keputusan Presiden terkait pemberhentian tersebut telah ditandatangani pada pagi hari.

“Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan Presiden berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” ungkapnya.

Untuk memastikan tugas dan fungsi Kepala Staf Kepresidenan tetap berjalan, Presiden menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan.

“Untuk selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut, untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI, yang namanya Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Kepala Staf Kepresidenan,” lanjutnya.

Pemerintah, menurut Mensesneg, juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Pemerintah menegaskan bahwa mekanisme penyadapan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap proses yang dilakukan secara sah.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Semarak Pawai HUT Ke-80 RI di Tabanan

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir bahwa ini dilakukan tentunya oleh beberapa oknum-oknum tertentu,” kata Mensesneg. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi, Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Published

on

By

Polsek Gianyar Gelar Rembug Warga di TPS-3R Temesi
REMBUG WARGA: Polsek Gianyar saat menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri, Polsek Gianyar menggelar kegiatan Rembug Warga di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) “Wiguna Amerta Sari”, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., didampingi PS. Kanit Binmas, PS. Kanit Intelkam, PS. Kanit Sabhara, Bhabinkamtibmas Desa Temesi, serta personel Polsek Gianyar. Turut hadir Perbekel Desa Temesi, para Klian Dinas, Ketua Bank Sampah Induk (BSI), pekerja TPS-3R, dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Gianyar berdialog langsung dengan aparatur desa, pengelola, pekerja, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kondisi serta perkembangan pengelolaan TPS-3R. Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), memperkuat komunikasi dengan pihak kepolisian, serta menjaga hubungan harmonis antara warga lokal dan warga pendatang. Selain itu, disampaikan imbauan agar pengelolaan TPS-3R tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan, mengingat lokasi tersebut terdapat material mudah terbakar seperti kertas, plastik, dan barang rongsokan.

Kapolsek Gianyar juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat puntung rokok dan penggunaan kompor, serta mengantisipasi bencana alam di musim penghujan, seperti banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau menjauhi penyalahgunaan narkoba, termasuk kewaspadaan terhadap penyalahgunaan cairan vape yang mengandung zat terlarang, serta mengawasi aktivitas di lingkungan tempat tinggal dan rumah kos. Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, seluruh masyarakat diharapkan turut menjaga kerukunan dan situasi keamanan agar tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan, “Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh aparatur desa, tokoh masyarakat, pengelola, pekerja, dan warga untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian. Apabila menemukan gangguan Kamtibmas maupun terjadi keadaan darurat seperti kebakaran dan bencana alam, segera hubungi layanan Kepolisian Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.” Kapolsek juga menegaskan pentingnya pendataan identitas warga pendatang sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga  Bupati Tabanan Apresiasi ‘’Karya Pitra Yadnya’’ dan ‘’Manusa Yadnya’’ Desa Adat Belayu

Sementara itu, Perbekel Desa Temesi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Polsek Gianyar serta menyatakan kesiapan pemerintah desa bersama masyarakat untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Dalam sesi dialog, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait aktivitas anak-anak muda yang masih berkumpul hingga melewati tengah malam.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Gianyar memerintahkan personel untuk meningkatkan patroli dan penertiban terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat serta terus berkoordinasi dengan aparatur Desa Temesi. Melalui kegiatan Rembug Warga ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca