Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lindungi PMI Krama Bali, Gubernur Koster Terbitkan Pergub Bali Nomor 12 Tahun 2021

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: baliilu/dok)

Denpasar, baliilu.com – Pekerja Migran Indonesia (PMI) Krama Bali, dengan jumlah lebih dari 22.000 orang, telah berkontribusi besar dalam peningkatan pembangunan daerah, namun belum terdata dengan baik serta belum mendapatkan perlakuan dan pelindungan yang memadai dari pemerintah provinsi, sehingga perlu diberikan pelindungan baik sebelum, selama, dan setelah bekerja/kembali ke Bali.

Oleh karena itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan kebijakan baru berupa Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2021 tentang Sistem Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Krama Bali, sebagai pedoman dalam penyelenggaraan Sistem Pelindungan PMI Krama Bali sebagai implementasi visi Pembangunan Daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, yang diselenggarakan dengan prinsip satu kesatuan wilayah yaitu satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola.

‘’Peraturan Gubernur ini bertujuan untuk menjamin pelindungan PMI Krama Bali dan keluarganya sebelum, selama, dan setelah bekerja, meningkatkan kompetensi kerjanya, menertibkan pendataan, untuk mengetahui keberadaannya, dan memudahkan akses komunikasi dan pelayanan antara PMI Krama Bali dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,’’ papar Gubernur Koster saat konferensi pers penerbitan Peraturan Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2021, pada Buda, Umanis Julungwangi, 31 Maret 2021, di Benoa Cruise Terminal, Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menyampaikan ruang lingkup pergub ini meliputi pelindungan PMI Krama Bali sebelum bekerja, selama bekerja, setelah bekerja, pelindungan keluarga PMI Krama Bali, hak dan kewajiban, sistem informasi ketenagakerjaan dan pendaftaran, serta peran masyarakat.

Gubernur Koster menguraikan, pelindungan PMI Krama Bali sebelum bekerja, meliputi pemberian sosialisasi dan diseminasi informasi, program jaminan sosial, pendampingan hukum, fasilitasi dana penguatan modal, dan fasilitasi peningkatan kompetensi kerja. ‘’Pelindungan sebelum bekerja dilaksanakan oleh dinas melalui fasilitasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait,’’ paparnya.

Sosialisasi dan diseminasi informasi, lanjut Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini, meliputi pemahaman dan pendalaman terhadap peraturan perundang-undangan di negara tujuan penempatan, materi perjanjian kerja, dan materi lain yang dianggap perlu.

‘’Fasilitasi Dana Penguatan Modal diberikan kepada PMI Krama Bali yang sudah memiliki surat kepastian berangkat ke negara penempatan,’’ ujar mantan anggota DPRRI tiga periode dari PDIP ini.

Sedangkan, pelindungan PMI Krama Bali selama bekerja meliputi memperoleh pelayanan yang professional dan perlakuan tanpa diskriminasi, memperoleh kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianut, memperoleh upah sesuai dengan perjanjian kerja,  memperoleh pendampingan hukum, akses berkomunikasi, menguasai dokumen perjalanan selama bekerja, memperoleh kesempatan berserikat dan berkumpul di negara penempatan, dan memperoleh dokumen perjanjian penempatan dan perjanjian kerja.

Pelindungan PMI Krama Bali setelah bekerja, dikatakan lagi, meliputi kepulangan sampai daerah asal, penyelesaian hak PMI Krama Bali yang belum terpenuhi, pengurusan PMI Krama Bali yang sakit dan meninggal dunia, rehabilitasi sosial dan reintegrasi sosial, dan pemberdayaan PMI Krama Bali.

‘’Pelindungan keluarga PMI Krama Bali melalui akses informasi, pengurusan seluruh harta benda PMI Krama Bali yang meninggal dunia di negara penempatan, akses untuk memperoleh fotocopy (salinan) dokumen, akses untuk berkomunikasi, pengurusan PMI Krama Bali yang sakit atau meninggal dunia, rehabilitasi sosial dan reintegrasi sosial, dan pemberdayaan,’’ katanya.

Sementara itu, hak PMI Krama Bali antara lain memperoleh informasi yang lengkap dan benar mengenai pasar kerja, tata cara penempatan, dan kondisi kerja di luar negeri, memperoleh kesempatan mempelajari draft atau rancangan perjanjian kerja sebelum ditandatangani, memperoleh penjelasan mengenai isi perjanjian kerja, memperoleh dokumen perjanjian kerja PMI Krama Bali, memperoleh pelayanan yang profesional dan tidak diskriminatif sebelum, selama dan setelah bekerja sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan, memperoleh fasilitasi bantuan hukum atas tindakan yang dapat merendahkan harkat dan martabat sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia dan di negara penempatan, memperoleh akses komunikasi dan sebagainya.

Sedangkan, kewajibannya yakni melakukan pendaftaran dan pembaharuan data diri melalui laman https://sisnaker.baliprov.go.id; menaati dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perjanjian kerja; menaati Peraturan Perundang-undangan yang berlaku baik di dalam negeri maupun di negara penempatan termasuk mengikuti program Jaminan Sosial; menghormati adat, agama, tradisi, seni dan budaya di negara penempatan; menjelaskan kepada anggota keluarganya mengenai isi perjanjian kerja; mengembalikan biaya kepada pelaksana penempatan PMI Krama Bali apabila melanggar perjanjian penempatan; memberitahukan kepada anggota keluarganya mengenai alamat di negara penempatan; mempersiapkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga yang ditinggalkan; dan membayar biaya pemeriksaan psikologis, kesehatan, paspor dan uji kompetensi.

Guna menyelenggarakan tata kelola Pelindungan PMI Krama Bali, kata Gubernur, Pemerintah Provinsi membangun Sisnaker (Sistem Informasi Ketenagakerjaan) untuk melakukan pendataan PMI Krama Bali dan juga sebagai bahan perumusan kebijakan Pemerintah Provinsi yang dilakukan melalui laman https://sisnaker.baliprov.go.id. ‘’Melalui Sisnaker ini PMI Krama Bali melaksanakan pendaftaran dengan mengunggah antara lain KTP, kartu keluarga, sertifikat kompetensi kerja/sertifikat ijasah keterampilan/ijasah pendidikan formal, perjanjian kerja/perjanjian kerja laut; paspor; dan sebagainya. PMI Krama Bali yang sudah mendaftar akan diberikan Kartu Identitas PMI Krama Bali,’’ ujarnya.

Dengan sistem ini, maka Pemerintah Provinsi Bali akan lebih mudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para PMI Krama Bali setiap saat melalui video conference atau secara virtual untuk menyapa dan mengetahui kondisi permasalahan yang dihadapi di perusahaan/negara manapun bekerja.

Pemerintah Provinsi Bali akan melakukan fasilitasi guna meningkatkan kualitas dan tambahan kompetensi PMI Krama Bali, melalui koordinasi dan/atau penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh pemerintah dan pemerintah daerah, serta swasta. Dengan pendidikan dan pelatihan, PMI Krama Bali akan memiliki kompetensi yang bisa dipakai sebagai tambahan untuk bekerja sehingga dapat meningkatkan penghasilannya. Pemerintah provinsi akan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dan pihak swasta untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kerja. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polres Gianyar Bersama BNNK Gianyar Sisir Tempat Hiburan Malam Lewat Operasi Bersinar

Published

on

By

Polres Gianyar Gelar Operasi Bersinar di Tempat Hiburan
OPERASI BERSINAR: Polres Gianyar bersama instansi terkait melaksanakan Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) di sejumlah lokasi yang diindikasikan rawan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar, Sabtu (26/9/2026) malam hingga Minggu (27/9/2026) dini hari. (Foto: Hms Polres Gianyar)  

Gianyar, baliilu.com – Polres Gianyar bersama instansi terkait melaksanakan Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) di sejumlah lokasi yang diindikasikan rawan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar, Sabtu (26/9/2026) malam hingga Minggu (27/9/2026) dini hari.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., diawali apel kesiapan di Lapangan Apel Tribrata Polres Gianyar pada pukul 23.20 WITA. Operasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan tes urine terhadap pengunjung maupun staf tempat hiburan malam.

Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi Amiysta Bali Hall & Room Karaoke di Jalan Raya Pantai Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar. Dari 86 orang yang menjalani pemeriksaan dan tes urine, terdapat satu orang yang terindikasi positif mengandung zat adiktif.

Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan di Hallo Hall & Bar Karaoke di Jalan Raya Pantai Siyut, Desa Tulikup. Sebanyak 25 orang menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil nihil indikasi mengandung zat adiktif.

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, Operasi Bersinar merupakan bentuk sinergi Polri bersama instansi terkait dalam mencegah serta menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan sinergis untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk pengelola dan pengunjung tempat hiburan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari narkoba,” ujar Kapolres Gianyar.

Operasi tersebut melibatkan personel Polres Gianyar, BNNK Gianyar, Kodim 1616 Gianyar, Polisi Militer, Satpol PP Kabupaten Gianyar, Badan Kesbangpol Kabupaten Gianyar serta unsur terkait lainnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 01.12 WITA dengan apel konsolidasi yang dipimpin Kapolres Gianyar di area parkir Amiysta Bali Hall & Room Karaoke. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan situasi kamtibmas yang aman sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Gianyar dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dekranasda Tabanan Bawa Kriya Lokal Tembus Panggung Global Kriyanusa 2026

Published

on

By

Bupati Sanjaya dan Dekranasda Tabanan Hadiri Kriyanusa 2026
HADIRI PAMERAN: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Ketua Dekranasda Tabanan Bunda Rai Sanjaya saat hadir di Pameran Kerajinan Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Dari tanah Pejaten, hingga karya kerajinan kulit dari Marga Dauh Puri, Marga, kreativitas perajin Tabanan mendapat ruang untuk tampil di panggung kerajinan berskala nasional. Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, membawa karya lokal Tabanan untuk diperkenalkan lebih luas, sekaligus membuka peluang menembus pasar nasional hingga global melalui keikutsertaan dalam Pameran Kerajinan Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2026.

Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, dengan mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Pameran yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, menghadirkan 410 stand dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dekranas dan Dekranasda, kementerian dan lembaga, hingga pelaku UMKM.

Keikutsertaan Dekranasda Kabupaten Tabanan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi kriya unggulan daerah melalui dua IKM binaan, yakni produsen terakota Surya Wenawan Abadi asal Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan serta Mahataksu Leather asal Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan. Kehadiran keduanya sekaligus menunjukkan ragam produk kriya Tabanan yang memiliki nilai kreativitas dan potensi pengembangan pasar.

Ketua Panitia Kriyanusa 2026, Ayu Heni Rosan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kriyanusa tahun ini tidak hanya menjadi menjadi ajang promosi dan pengembangan kriya, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kriya Indonesia. “Kita ingin agar tradisi tetap hidup, tetapi pada saat yang sama terus berkembang melalui kreativitas, inovasi, teknologi, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar,” ujarnya saat pembukaan Kriyanusa 2026 di JICC, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9).

Sejalan dengan semangat tersebut, Pemkab Tabanan memberikan dukungan terhadap keikutsertaan para perajin. Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangganya terhadap karya IKM Tabanan. “Selamat dan sukses untuk IKM dan Dekranasda Kabupaten Tabanan. Kita bangga menjadi orang Tabanan, bangga membawa karya, budaya dan kreativitas Tabanan di Pameran Kriyanusa 2026,” ungkap Bupati yang akrab disapa Komang Sanjaya tersebut.

Bupati Sanjaya juga menilai, keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa produk kriya Tabanan memiliki ruang pengembangan yang luas. Ia mencontohkan produk terakota dari Surya Wenawan Abadi yang tidak hanya dapat menjadi pajangan, tetapi juga dikembangkan sebagai hiasan dinding maupun berbagai kreasi lainnya, bahkan terakota tersebut banyak terpasang di setiap pembangunan gedung dan pagar di Kantor Bupati Tabanan. Produk kulit dari Mahataksu Leather dikatakannya juga memiliki kualitas sangat baik dan juga banyak dipakai khususnya oleh para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Inilah jati diri dan kekuatan kerakyatan kita. Melalui Kriyanusa ini, mari kita buktikan bahwa produk lokal kita di Tabanan khususnya, tidak kalah saing, bahkan mampu menembus pasar nasional dan global bahkan di seluruh dunia,” tegasnya. Ia juga berharap keikutsertaan ini dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang secara langsung memberikan dukungan dan partisipasinya dalam Kriyanusa 2026 merupakan wujud komitmen untuk membawa karya terbaik para perajin daerah naik kelas. “Tiang dengan penuh bangga dan sangat antusias, Dekranasda Kabupaten Tabanan turut serta dalam Pameran Kriyanusa 2026, pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Dekranas Pusat. Kekayaan kriya Tabanan sangat beragam dan berkualitas, tercermin dari beragam produk yang dihasilkan para perajin, mulai dari tenun, keramik, anyaman, terakota, kulit hingga craft inovatif yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Bunda Rai menambahkan, Tabanan memiliki kekayaan kriya yang luar biasa. Mengacu pada tema Kriyanusa 2026, ia mendorong para IKM binaan Dekranasda Tabanan untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.

“Melalui Kriyanusa dengan tema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia, kami ingin mendorong seluruh IKM binaan kami untuk terus berani berinovasi, menjaga kualitas dan percaya diri bersaing di pasar global,” imbuhnya.

Selain itu, Bunda Rai juga mengatakan dukungan terhadap produk lokal akan terus diperkuat agar karya para perajin Tabanan tidak berhenti di tingkat daerah, melainkan mampu dikenal lebih luas. Kriyanusa 2026 juga menghadirkan Lomba Kriya Potensial dan Lomba Stand Terbaik yang mendorong peserta meningkatkan kreativitas, kualitas, inovasi, serta kemampuan dalam menampilkan dan memasarkan produk kriya.

Dalam wawancara singkat saat menghadiri stan pameran, Bunda Rai menyampaikan kesannya terhadap Kriyanusa 2026. “Kesan kami, Kriyanusa ini luar biasa untuk menggali potensi kerajinan dari masing-masing daerah. Ajang ini menjadi sarana promosi sekaligus upaya melestarikan kerajinan dari seluruh Indonesia. Bagi kami, ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kerajinan Kabupaten Tabanan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus dilanjutkan, sehingga para perajin kami, khususnya di Tabanan, memiliki kesempatan yang lebih merata untuk menampilkan karya-karya mereka,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tanamkan Moderasi Beragama Sejak Dini, Ketua GOW Badung Hadiri Peringatan BKSN 2026

Published

on

By

Yunita Alit Sucipta Hadiri Peringatan BKSN 2026
HADIRI BKSN: Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta saat hadir di Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 di Gedung Serbaguna Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka, Minggu (27/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung sekaligus Agen Kerukunan FKUB Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, memberikan pembekalan dan sosialisasi moderasi beragama kepada anggota Serikat Misi Anak-Anak Misioner (SEKAMI) dan Misdinar dalam rangka memperingati Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 di Gedung Serbaguna Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka, Minggu (27/9). Kegiatan bertema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius” ini dirangkaikan dengan edukasi literasi media digital serta berbagai perlombaan edukatif bagi anak-anak.

Dalam arahannya, Nyonya Yunita menegaskan pentingnya pembentukan karakter yang tidak hanya terpaku pada penguatan iman, tetapi juga penanaman nilai kasih dan toleransi di era digital. “Melalui momentum BKSN 2026, kita mendorong adik-adik Misdinar dan SEKAMI untuk tumbuh menjadi pribadi yang teguh dalam iman, solider, dan terbuka. Di era digital saat ini, penting bagi anak-anak untuk memahami etika bermedia sosial, selalu saring sebelum sharing, agar terhindar dari penyebaran hoax dan ujaran kebencian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai kasih beragama selaras dengan kearifan lokal Bali seperti prinsip Tat Twam Asi (Aku adalah Engkau, Engkau adalah Aku) sebagai landasan menjaga keharmonisan Badung yang berdampak langsung pada kenyamanan pariwisata.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Sejak dini kita perlu memberikan pemahaman bahwa perbedaan bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menghargai. Inilah nilai-nilai moderasi yang perlu kita tanamkan bersama,” ucap Yunita Alit Sucipta.

Sinergi berkelanjutan antara lembaga keagamaan, FKUB, Forpela, dan Kesbangpol ini diharapkan mampu mempertahankan serta meningkatkan capaian indeks kerukunan umat beragama Kabupaten Badung yang saat ini sudah sangat tinggi, yakni berada pada angka 98,1 persen.

Di akhir acara yang berlangsung meriah dengan unjuk bakat lagu nasional ini, Nyonya Yunita turut menyerahkan doorprize sebagai motivasi kepada para peserta anak-anak sebelum ditutup dengan sesi foto bersama Pastor Paroki Tuka Romo Paskalis Nyoman Widastra, SVD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca