Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Logo MPIG Kusam, Rebranding Kopi Arabika Kintamani Jadi Kebutuhan Mendesak

BALIILU Tayang

:

fp unud
BEM FP Unud saat menggelar pelatihan dan pendampingan pada Kelompok Tani Subak Abian Wanasari Kenjung, Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Minggu (27/11). (Foto: ist)

Bangli, baliilu.com – Keberadaan logo Masyarakat Pendukung Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Kintamani tidak mampu digunakan untuk memikat perhatian pembeli terhadap produk unggulan Provinsi Bali itu. Pilihan aneka warna dan perpaduannya terkesan kusam membuat branding ini tidak mampu menjadi alat untuk ‘menjual’ kopi Kintamani. Rebranding atau perubahan logo menjadi kebutuhan mendesak agar ekspor kopi Arabika Kintamani volumenya bisa ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Hal itu diungkapkan pelaku ekspor kopi Arabika Kintamani I Gede Sudarma Putra, Minggu (27/11) malam di Subak Abian Wanasari Kenjung, Br. Mungsengan, Desa Catur, Kecamatan Kintamani. Kegiatan yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) Unud bertujuan memberdayakan petani dari aspek pemasaran dan pascapanen kopi arabika.

fp unud
Narasumber saat memberikan pelatihan kepada Kelompok Tani Subak Abian Wanasari Kenjung, Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. (Foto: ist)

Hadir Pembicara lainnya I Putu Hendra Arimbawa, S.E. dari Adi Dharma Cargo Ubud, I Nyoman Tantra Pradnyana, S.P,  (Alumni FP Unud), dan Dr. I Made Sarjana, S.P., M.Sc. (Dosen FP Unud).

Ketua Panitia Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemasiswaan (PPK Ormawa) BEM FP Unud 2022 I Wayan Wika Aditya Guna menjelaskan acara tersebut bertanjuk ‘’Pelatihan Pendampingan Manajemen Inventory, Transaksi, Promosi Konten dan Pelatihan Ekspor-Impor’’ untuk Kelompok Tani Subak Abian Wanasari Kenjung, Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Acara yang diikuti petani kopi anggota subak abian dan mahasiswa, merupakan aktivitas mendukung PPK Ormawa yang dibiayai Unud.

Lebih jauh, Sudarma Putra menceritakan akibat kurang komunikatifnya logo MPIG Kopi Arabika Kintamani maka logo tersebut tidak pernah tercantum dalam kemasan kopi arabika. “Logo MPIG sekarang sulit dipasang dalam kemasan, warnanya yang kusam tidak mampu meningkatkan artistik kemasan. Oleh karenanya, logo MPIG sering tidak terpakai sehingga keberadaan kopi Arabika Kintamani yang memiliki indikasi geografis tidak begitu dikenal di luar negeri,” tuturnya.

Baca Juga  FP Unud Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Faperta Undana

Selaku Coffee Sourcing Agent, Sudarma Putra mengharapkan petani dan instansi terkait  segera menciptakan logo baru/brand yang lebih komunikatif. Brand yang komunikatif, kata Sudarma Putra, sangat mudah dikenali dan dapat dipasang pada berbagai kemasan apa pun. “Logo MPIG memiliki fungsi strategis pada pemasaran era sekarang. Logo MPIG Kintamani seharusnya enak dilihat dan mampu memberi kesan bahwa kopi arabika sebagai produk unggulan Bali,” tuturnya.

Sudarma Putra mengungkapkan tahun 2022 ini mengekspor kopi Indonesia termasuk kopi Arabika Kintamani sebanyak 1.200 ton melalui PT Sucafina Indonesia. Untuk mendorong peningkatan volume ekspor kopi Arabika Kintamani, Sudarma Putra meminta secara khusus Kelian Subak Abian Wanasari Kenjung I Gusti Made Rupa yang menjabat Ketua MPIG Arabika Kintamani untuk mengusulkan kepada dinas terkait dan juga pemangku kepentingan lain untuk segera membahas rebranding kopi Arabika Kintamani melalui perubahan logo.

fp unud
Program Kerja Pelatihan PPK Ormawa BEM FP Unud 2022 di Kelompok Tani Subak Abian Wanasari Kenjung, Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. (Foto: ist)

Sementara itu Pemilik ADC Kargo I Putu Hendra Arimbawa, S.E. menjelaskan berbagai kemudahan yang ada terkait perubahan regulasi ekspor-impor. Contohnya, ADC Kargo yang bergerak dalam pengiriman berbagai jenis barang atau tidak murni bergerak di bidang kopi sebelumnya relatif kesulitan dalam membantu rantai pasar kopi Arabika Kintamani ke level internasional.

“Dulu kami mesti mengurus beberapa dokumen yang menjelaskan bahwa pengirim terdaftar sebagai eksportir kopi, sekarang persyaratan itu dihilangkan. Jadi asal produsen kopi punya pembeli di luar negeri, ADC dapat memfasilitasinya secara lebih cepat dan aman,” tuturnya.

Dr. I Made Sarjana, M.Sc. yang juga petani Arabika Kintamani di Desa Mengani menyatakan mendukung ide rebranding kopi Arabika Kintamani. “Semoga saja saya bisa terlibat langsung, mengawal proses rebranding,” katanya. Dosen Prodi Agribisnis FP Unud yang fokus pada upaya integrasi pertanian dan pariwisata menyatakan keberadaan kopi Arabika Kintamani sangat seksi di mata khalayak baik penikmat kopi, pengusaha maupun akademisi. Diceritakan, Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) sebagai organisasi menaungi peneliti ekonomi pertanian menggagas diskusi pengembangan kopi di Kintamani akhir tahun 2022. Dia berharap stakeholder kopi Arabika Kintamani mempertimbangan harapan pelaku pemasaran kopi.

Baca Juga  Himagri FP Unud Gelar Diseminasi dan Bedah Buku ‘’Mitos Vs Fakta Kelapa Sawit’’

Dijelaskan, pemasaran kopi dapat dicermati dalam tiga level yakni level petani hanya membutuhkan informasi harga gelondong merah secara akurat, dan brand dibutuhkan dari level prosesor kopi yang dijual ke unit usaha lain baik dalam negeri dan internasional. “Level ketiga dari perusahan yang menyediakan kopi bagi penikmat kopi, disini juga butuh branding sebagai alat pemasaran,” tuturnya.

Sementara itu, Alumni FP Unud I Nyoman Tantra Pradnyana, S.P. menekankan pentingnya brand sebagai alat pemasaran, bersama bauran pemasaran lain seperti promosi digital. Dalam promosi digital keahlian menciptakan konten menarik jadi syarat penting. Acara tersebut berlangsung hangat dan menarik, sejumlah mahasiswa dan petani melontarkan pertanyaan kepada narasumber. Sumber: www.unud.ac.id (gs/Jubir Unud)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

17 Personel Polresta Denpasar Raih Penghargaan, Kapolresta: Jadikan Prestasi sebagai Motivasi untuk Terus Berinovasi

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang memimpin langsung pemberian penghargaan kepada 17 personel berprestasi Polresta Denpasar.
PENGHARGAAN: Pemberian penghargaan personel berprestasi dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., Senin (10/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 17 personel Polresta Denpasar menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pemberian penghargaan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., Senin (10/8/2026).

Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Kapolresta Denpasar Nomor Kep/47 s.d. 51/VIII/2026 tentang Penganugerahan Penghargaan bagi PNPP Polresta Denpasar Polda Bali yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dari 17 personel yang menerima penghargaan, sejumlah prestasi menonjol di antaranya diraih personel Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., bersama enam personel Humas, memperoleh penghargaan sebagai terbaik kedua dalam keaktifan meng-upload laporan SPIT periode Januari hingga April 2026, dengan capaian sebanyak 2.881 laporan pada Rakernis Humas Jajaran Polda Bali Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Aiptu I Made Puja Wijana bersama satu personel Bag Ren, atas prestasi Polresta Denpasar sebagai Satwil terbaik ketiga dalam pelaporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, Aiptu I Putu Eka Septiandika, S.H., bersama dua personel Sat Samapta, mendapatkan penghargaan atas keberhasilan menemukan barang yang diduga narkotika saat melaksanakan pemeriksaan jam besuk tahanan pada Kamis, 9 Juli 2026. Temuan tersebut terjadi saat pemeriksaan terhadap pembesuk tahanan atas nama Riski Putra Mubaroh dan Muhamad Ilham Sempurna, selanjutnya Aiptu I Wayan Gede Nusarka Prayatna, Ps. Kasubsi Apk Sikeu Polresta Denpasar, serta Aiptu Yohanes Joko Susilo, Ps. Kasibsiyanma Sium Polresta Denpasar beserta 2 personelnya.

Dalam amanatnya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menegaskan bahwa prestasi kerja bukan sekadar pencapaian individu, melainkan merupakan cerminan dedikasi, integritas, profesionalisme dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga  Himagri FP Unud Gelar Diseminasi dan Bedah Buku ‘’Mitos Vs Fakta Kelapa Sawit’’

Kapolresta juga menekankan bahwa setiap keberhasilan anggota Polri merupakan hasil kerja keras, disiplin, sinergi, serta komitmen dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Profesi.

“Prestasi kerja harus diwujudkan melalui pelayanan yang cepat, tepat, humanis dan transparan, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Kepercayaan masyarakat merupakan prestasi yang paling berharga dan harus terus kita pelihara melalui tindakan nyata,” tegas Kapolresta.

Kapolresta Denpasar juga mengajak seluruh personel agar menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan, kompetensi dan inovasi. Personel diminta tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih, tetapi terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi guna mendukung pelaksanaan tugas secara efektif serta akuntabel.

Kepada personel penerima penghargaan, Kapolresta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus teladan bagi personel lainnya.

“Jadikan keberhasilan tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus menjadi teladan bagi rekan-rekan lainnya. Mari kita tumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil, disiplin, loyal, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas,” tutupnya.

Pemberian penghargaan ini diharapkan semakin mendorong semangat seluruh personel Polresta Denpasar untuk meningkatkan profesionalisme, integritas dan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

31 Pramuka Garuda Jadi Kekuatan Kontingen Buleleng Menuju Jamnas XII

Published

on

By

Wakil Ketua Orgakum Kwarcab Buleleng Putu Ariadi Pribadi melepas Kontingen Pramuka Buleleng menuju Jamnas XII dengan penyerahan bendera di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.
DILEPAS: Kontingen Pramuka Buleleng saat dilepas secara langsung Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, (10/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bukan sekadar berangkat, 32 Pramuka Penggalang Buleleng membawa modal prestasi saat melangkah ke Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Sebanyak 31 di antaranya telah menyandang penghargaan Pramuka Garuda, capaian yang menjadi bukti kuat hasil pembinaan sekaligus bekal untuk tampil percaya diri di tingkat nasional.

Kontingen Pramuka Buleleng ini dilepas secara langsung Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, (10/8).

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, ditegaskan bahwa keberangkatan ke Jamnas bukan sekadar mengikuti kegiatan, tetapi menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab.

“Adik-adik tidak hanya membawa nama diri sendiri atau gugus depan masing-masing, tetapi juga membawa nama Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali di tingkat nasional,” pesannya.

Jamnas, lanjutnya, menjadi ruang penting bagi para peserta untuk mengasah karakter. Kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, gotong-royong, persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah air menjadi nilai yang harus dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, para peserta diminta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga sikap selama berada di arena Jamnas. Mereka diharapkan mampu membangun persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan Bali, khususnya Buleleng, sebagai daerah yang ramah, berbudaya dan berprestasi.

“Tunjukkan semangat terbaik, jaga nama baik daerah, dan pulanglah dengan membawa pengalaman, persahabatan, serta prestasi yang membanggakan,” pesan Bupati.

Sementara itu, Ketua Kontingen Buleleng, Sri Taurusia Wiryadi, mengatakan perjalanan menuju Jamnas XII telah dipersiapkan secara serius. Sebanyak 32 peserta terlebih dahulu melewati proses seleksi, pemusatan latihan, pembekalan dan pemantapan.

Baca Juga  FP Unud Gelar Seminar dan Workshop Nasional Penguatan Budidaya dan Bisnis Tanaman Hias

Persiapan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan fisik dan mental agar para peserta mampu menghadapi berbagai tantangan selama kegiatan.

“Seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pemusatan latihan serta pembekalan atau pemantapan yang matang. Mereka tidak hanya disiapkan secara fisik dan mental, tetapi juga dibekali misi khusus untuk membawa nama baik dan kearifan lokal Bali, khususnya Buleleng di kancah nasional,” ujar Sri Taurusia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Arah Pembangunan, Pemkot Denpasar dan Banggar DPRD Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026

Published

on

By

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra memimpin rapat pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 didampingi Sekda Eddy Mulya di Gedung DPRD Denpasar.
RAPAT PEMBAHASAN: Rapat pembahasan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026, Senin (10/8), di Gedung DPRD Denpasar dibuka Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra bersama I Wayan Mariyana Wandhira dan I Made Oka Cahyadi Wiguna, serta dihadiri Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya selaku Ketua TAPD. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com –  Pemerintah Kota Denpasar bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar menggelar rapat pembahasan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Senin (10/8), di Gedung DPRD Denpasar.

Rapat dibuka Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra bersama I Wayan Mariyana Wandhira dan I Made Oka Cahyadi Wiguna, dengan Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pembahasan diarahkan untuk menyesuaikan asumsi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah sekaligus mengakomodasi program prioritas masyarakat.

Dalam pembahasan tersebut, rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 antara Pemkot Denpasar dan DPRD Kota Denpasar resmi disepakati. Sekda Eddy Mulya menjelaskan, seluruh konsep yang diajukan Pemkot Denpasar dapat diterima dengan baik oleh Banggar DPRD dengan sejumlah catatan strategis. Salah satu perhatian utama adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dalam rancangan perubahan ditargetkan mencapai sekitar Rp 2,2 triliun. Pemkot optimistis target tersebut dapat dicapai, bahkan berpotensi melampaui target melalui optimalisasi sektor unggulan, termasuk pariwisata serta pembinaan usaha mikro dan kecil agar semakin mandiri.

Selain pendapatan, pembahasan juga menitikberatkan pada efektivitas belanja dan peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan. Pengalokasian anggaran diarahkan untuk mendukung delapan prioritas belanja daerah serta pencapaian indikator kinerja utama RPJMD. Banggar DPRD menekankan agar pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar volume pekerjaan, tetapi juga memperhatikan standar dan kualitas hasil pembangunan.

“Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain fasilitas sekolah, Puskesmas, perbaikan jalan serta trotoar, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Eddy Mulya.

Baca Juga  FP Unud Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Faperta Undana

Lebih lanjut Sekda Eddy Mulya menyampaikan, aspek kesiapsiagaan menghadapi musim hujan turut menjadi perhatian dalam pembahasan. Seluruh jajaran perangkat daerah, seperti Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Perhubungan, didorong meningkatkan kesiapsiagaan melalui langkah konkret serta koordinasi harian dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca. Pemkot Denpasar juga akan memperkuat koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Nusa Penida dalam pemantauan pintu air, pengerukan sungai, pembersihan sodetan serta saluran dan drainase kota, sehingga potensi genangan maupun dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra mengatakan, penyusunan Perubahan KUA-PPAS dilakukan secara menyeluruh sebagai respons terhadap perubahan asumsi makro yang berdampak pada struktur APBD Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, proses penyusunan anggaran harus tetap berpegang pada prinsip efektivitas, efisiensi dan kemanfaatan, serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Pembahasan tersebut juga menjadi tindak lanjut rapat internal Banggar DPRD Kota Denpasar yang telah dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Melalui pembahasan bersama tersebut, Pemkot Denpasar dan Banggar DPRD berkomitmen memastikan kebijakan anggaran tidak hanya tersusun secara administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026 selanjutnya diharapkan menjadi pijakan dalam menjaga kesinambungan pembangunan Kota Denpasar, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat infrastruktur, serta memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, efisien dan akuntabel,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca