Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lokasabha VIII PHDI Bali, I Nyoman Kenak Terpilih Sebagai Ketua Harian

BALIILU Tayang

:

de
Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengukuhkan pengurus PHDI Bali Tahun 2022-2027. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Lokasabha VIII Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali menetapkan I Nyoman Kenak, S.H. sebagai ketua harian PHDI Provinsi Bali masa Bhakti 2022-2027. Penetapan I Nyoman Kenak melalui Surat Ketetapan No. 04/Tap/Lokasabha/IV/2022, pada Jumat (8/4) di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung.

Pada lokasabha yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dan didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tersebut juga menetapkan pengurus Paruman Pandita, Paruman Walaka dan Pengurus Harian PHDI Provinsi Bali masa bhakti 2022-2027.

Pimpinan sidang pada Lokasabha VIII PHDI Provinsi Bali. (Foto: Gs)

Ketua Harian PHDI Provinsi Bali terpilih I Nyoman Kenak usai pengukuhan pengurus oleh Ketua Umum PHDI Pusat dalam sambutannya mengajak para pengurus bersama -sama ngayah karena di Lokasabha ini tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Di sini kita bukan berkompetensi tetapi kita berkolaborasi untuk kemajuan umat. ‘’Oleh karena itu, mari bersama-sama ngayah dan patut berbangga duduk di kepengurusan PHDI,’’ ujar Kenak.

Kenak juga menegaskan bahwa ngayah tidak pernah berharap apa yang kita dapatkan. Tetapi yang penting ada utsaha untuk kita berbenah diri, bersemangat untuk bisa tampil, anteng, maka segala program yang dicamtumkan dalam Lokasabha astungkara bisa dijalankan.

Setelah pengurus dilantik, selanjutnya tidak ada waktu lowong lagi karena tugas ke depan sudah menanti seperti melaporkan hasil Lokasabha ke instansi-instansi termasuk ke gubernur.

Foto bersama Pengurus PHDI Provinsi Bali 2022-2027. (Foto: Ist)

Sementara itu Ketua Umum PHDI  Pusat Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya pada saat membuka Lokasabha mengajak umat Hindu sedharma harus selalu menumbuhkan rasa kesadaran untuk bersatu, dengan memegang teguh ajaran Tat Twam Asi, Vasudhaiva Kutumbakam dan Panca Sradha. “Saya mengajak semua elemen agar bersatu berkolaborasi dengan saling berkontribusi, kita harus mengisi satu sama lain. Untuk itu kita umat Hindu jangan mau diadu domba,” katanya seraya memohon doa acara Dharma Santi Nasional yang akan diselenggarakan pada 10 April di Gedung DPR RI berjalan lancar.

Baca Juga  Secara Konsensus, Prof. I Ketut Puja Terpilih Sebagai Ketua Senat FKH Unud Periode 2022-2026

Sebelumnya Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendukung sepenuhnya pelaksanaan Lokasabha VIII PHDI Provinsi Bali, karena PHDI Pusat telah mendapatkan pengayoman dari pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sehingga selaku Kepala Daerah pihaknya tegak lurus pada legalitas hukum yang ada.

“Itu sudah valid sehingga kami menginginkan sekali konsep bersatu bagi semeton umat sedharma, jangan sampai nanti ke depan misalkan terjadi kelompok masyarakat Parisada A sebagai pengrajeg karya di Pura Besakih, kelompok masyarakat Parisada B tidak mau ke pura. Artinya kita semua harus bisa guyub dan kami akan selalu masuk ke dalam tatanan yang ada,” ucap Giri Prasta seraya berharap PHDI betul-betul memberikan sebuah penyuluhan penerangan kepada umat Hindu sedharma sehingga PHDI bisa menyatu kuat demi kesatuan umat.

Adapun daftar nama-nama Paruman Pandita, Paruman Walaka, dan Pengurus Harian PHDI Provinsi Bali Masa Bhakti Tahun 2022-2027 sebagai berikut.

PARUMAN PANDITA

1. Dharma Upapathi: Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari

2. Wakil Dharma Upapathi 1 : lda Sri Bhagawan Darmayoga

3. Wakil Dharma Upapathi 2: Ida Pandita Mpu Jaya Putra Pemuteran

4. Sekretaris: Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda

5. Anggota: Ida Pedanda Buruan

6. Anggota: Ida Sire Mou Darma Wijayananda

7. Anggota: lda Rsi Agung Pinatih Kusumayoga

8. Anggota: Ida Rsi Agung Darma Putra Adnyana

9. Anggota: lda Pandita Empu Dwija Darma Dirga Awidnya

10. Anggota: lda Rsi Bhujangga Sangging Prabangkara Dwijasana

11. Anggota: Ida Agung Bhagawan Hyang Anulup Pemecutan Manuaba

PARUMAN WALAKA

1. Ketua: Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si.

2.Wakil Ketua: Dr. I Made Pageh, S.H., M. Hum.

3. Sekretaris: Dr. Dewa Ratsanjaya

4. Anggota: Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, S.E., M.M.

Baca Juga  Secara Konsensus, Prof. I Ketut Puja Terpilih Sebagai Ketua Senat FKH Unud Periode 2022-2026

5. Anggota: I Ketut Kusetyawan

6. Anggota: Dr. Dra. lda Ayu Tary Puspa, M.Par.

7. Anggota: Drs. I Ketut Wartayasa, M.Si.

8. Anggota: Dr. I Nyoman Gede Remaja, S.H., M.H.

9. Anggota: Dr. I Gde Made Metera

10.Anggota: Dr. I Putu Sarjana

11. Anggota: I Wayan Loka, S.E., M.Si.

PENGURUS HARIAN

1.Ketua: I Nyoman Kenak, S.H.

2.Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi: Drs. I Nyoman Sukra

3.Wakil Ketua 2 Bidang Keagamaan dan Spiritual: Drs. I Ketut Pasek Swastika

4. Wakil Ketua 3 Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan: I Nyoman Patra, S.H.

5. Wakil Ketua 4 Bidang Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia: Dr. I Made Adi Surya Pradnya, S.Ag., M.Fil.H.

6. Wakil Ketua 5 Bidang Kebudayaan dan Kearifan Lokal: I Komang lwan Pranajaya

7. Wakil Ketua 6 Bidang Kesehatan dan Sosial Kemanusiaan: Ni Luh Made Ariyati, S.T., M.Kes.

8. Wakil Ketua 7 Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam: IMade Raka Suwarna, S.H., M.H.

9. Wakil Ketua 8 Bidang Pemberdavaan Perempuan, Pemuda, dan Perlindungan Anak: Ir. Ida Ayu Rusmarini

10. Wakil Ketua 9  Bidang Hubungan Antar-Agama dan Kepercayaan: I Made Suastika Ekasana, S.H., S.Ag, M.Ag.

11. Wakil Ketua 10 Bidang Hubungan Antar -Lembaga dan Komunikasi Publik: I Putu Wira Dana, S.Pd.

12. Wakil Ketua 11 Bidang Hukum dan Hak Azasi Manusia: I Wayan Sukayasa, S.T., S.H.

13. Wakil Ketua 12 Bidang ldeologi dan Kesatuan Bangsa: I Made Bandem, S.H., M.H.

14. Wakil Ketua 13 Bidang Sains, Riset dan Teknologi: Dr. Drs. I Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H

Sekretaris: Ir. Putu Wirata Dwikora, S.H.

Wakil Sekretaris 1 : Drs. I Made Kariyasa, S.H., M.H.

Wakil Sekretaris 2: I Gede Budi Artana, S.H.

Bendahara: Dr. I Nyoman Alit Putrawan, S.Ag., M.Fil.H

Wakil Bendahara: I Made Suarta, S.E., M.Fil.H. (gs/bi)

Baca Juga  Secara Konsensus, Prof. I Ketut Puja Terpilih Sebagai Ketua Senat FKH Unud Periode 2022-2026

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa

Published

on

By

nelayan tangguh pegadaian
NELAYAN TANGGUH: PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari secara resmi menutup Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa pada Kamis (21/5/2026). (Foto: Hms PT Pegadaian)

Sumbawa, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar atau Kanwil Bali Nusra terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Program yang dijalankan bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari sejak Desember 2025 tersebut resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026) dan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Program Nelayan Tangguh hadir sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat nelayan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan program, PT Pegadaian bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan kondisi masyarakat pesisir, pelatihan perikanan berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha masyarakat, edukasi pengelolaan sampah pesisir, hingga pembentukan kelompok bank sampah dan forum komunikasi masyarakat pesisir.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa Program Nelayan Tangguh merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

“Program Nelayan Tangguh diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat pesisir yang tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. PT Pegadaian akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kontribusi Pegadaian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem laut, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Baca Juga  Secara Konsensus, Prof. I Ketut Puja Terpilih Sebagai Ketua Senat FKH Unud Periode 2022-2026

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pulau Sumbawa, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Nelayan Tangguh, khususnya masyarakat dan tim pendamping program di lapangan.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Labuhan Burung. Potensi desa yang ada diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan penutupan program turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung kepada kelompok masyarakat sebagai bentuk penguatan keberlanjutan program. Bantuan tersebut meliputi alat monitoring kualitas air, sarana produksi pengolahan hasil perikanan berupa perlengkapan pembuatan pentol ikan, serta perlengkapan pendukung bank sampah untuk edukasi lingkungan di sekolah.

Kegiatan penutupan program dihadiri oleh Kepala Desa Labuhan Burung, Camat Buer, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BKSDA Wilayah Sumbawa, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait, kelompok masyarakat, serta para penerima manfaat program.

Melalui Program Nelayan Tangguh, PT Pegadaian berharap tercipta masyarakat pesisir yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat pesisir. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kembang-Ipat Salurkan Hewan Qurban Merata ke Semua Masjid di Jembrana

Published

on

By

bantuan qurban jembrana
SERAHKAN HEWN QURBAN: Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5).

Berbeda dari tahun sebelumnya, formula penyaluran hewan qurban tahun ini sengaja diubah demi mengedepankan asas pemerataan. Jika pada tahun lalu pemerintah daerah membagikan 6 ekor sapi dan 22 ekor kambing untuk 28 masjid, maka tahun ini 69 masjid di Kabupaten Jembrana dipastikan menerima bantuan berupa hewan qurban kambing.

Bupati Jembrana menyampaikan bahwa langkah ini diambil agar kebahagiaan dan perhatian pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh umat muslim di Jembrana. Sejalan dengan perluasan jangkauan tersebut, alokasi anggaran qurban tahun ini juga mengalami peningkatan yang signifikan.

“Pemerintah daerah, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu hadir untuk bisa juga ikut berbagi. Tetapi tahun ini ada yang berbeda. Untuk tahun ini, kita berikan ke semua masjid berupa kambing supaya merata. Dari sisi anggaran tentu naik; kalau dulu Rp 180 juta, sekarang menjadi Rp 246 juta. Ada kenaikan sekitar Rp 66 juta,” ujar Bupati Kembang.

Manfaat dari bantuan ini dirasakan langsung oleh para pengurus masjid. Idrus, perwakilan dari Masjid Nurul Huda Melaya sekaligus penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian berlapis yang diterima umat muslim di Jembrana, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban yang diberikan kepada kami pada Idul Adha 1447 Hijriah ini. Dan juga, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan sumbangan kambing kepada masjid-masjid di Kabupaten Jembrana,” kata Idrus.

Baca Juga  Secara Konsensus, Prof. I Ketut Puja Terpilih Sebagai Ketua Senat FKH Unud Periode 2022-2026

Ia menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap umat. Pihaknya berkomitmen untuk mengelola dan mendistribusikan daging qurban tersebut secara adil, tepat sasaran, dan sesuai dengan syariat agama.

Di sisi lain, momentum Idul Adha tahun ini juga membawa berkah tersendiri bagi peternak lokal Jembrana. Ketut Suartini, seorang peternak asal Sumbersari sekaligus pemilik sapi yang terpilih sebagai bantuan qurban Presiden, mengungkapkan rasa bangganya. Sapi yang dirawatnya dengan telaten selama tiga tahun tersebut berhasil mencapai bobot prima.

“Sapi itu saya beli umur sekitar 1 tahun dan saya pelihara selama 3 tahun. Saat awal dicek oleh dinas terkait, bobotnya 630 kg, namun saat penyerahan hari ini timbangannya sudah mencapai 680 kg,” jelas Suartini.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana dalam menjaga kesehatan ternak menjadi kunci keberhasilannya. Berkat rekam jejaknya sebagai penyedia sapi berkualitas, dinas terkait merekomendasikan sapinya untuk dipinang sebagai hewan qurban Presiden RI.

Melalui penyerahan bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat berbagi di hari raya kurban dapat mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membawa keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Dorong Pengadaan Digital Transparan melalui KKI dan E-Katalog V6

Published

on

By

pemkab buleleng
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh perangkat daerah agar mampu beradaptasi dengan sistem pengadaan elektronik yang semakin terintegrasi dengan sistem keuangan daerah.

Kepala Bagian PBJ Setda Buleleng, I Made Suwitra Yadnya, mengungkapkan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terkait penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKI di Buleleng.

“Tujuan dari diselenggarakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan dalam penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) atau KKI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan KKI menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pengadaan barang dan jasa. Sistem pembayaran non-tunai tersebut dinilai mampu mempercepat proses administrasi keuangan sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan anggaran daerah.

Melalui sistem yang terintegrasi secara digital, proses transaksi pengadaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, digitalisasi pembayaran juga dinilai mampu meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Pemkab Buleleng juga menjalin sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali serta sejumlah marketplace lokal. Kolaborasi itu diharapkan dapat membangun ekosistem pengadaan digital yang lebih optimal di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga  Secara Konsensus, Prof. I Ketut Puja Terpilih Sebagai Ketua Senat FKH Unud Periode 2022-2026

Keterlibatan marketplace lokal juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Buleleng untuk ikut terlibat dalam pengadaan pemerintah. Dengan demikian, belanja pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat lokal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca