Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Masalah Air Bersih Kuta Selatan, Giri Prasta: Tuntas 2025

BALIILU Tayang

:

giri prasta
I Nyoman Giri Prasta, Bupati Badung sekaligus calon Wakil Gubernur Bali Pilkada Serentak 2024. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Isu soal masalah air bersih di wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung kembali mencuat menjadi komoditas politik saat perhelatan Pilkada Serentak 2024 ini.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Namun permasalahan air bersih di Kuta Selatan sebetulnya bukanlah persoalan yang sederhana namun sesuatu hal yang sangat pelik dan kompleks.

Adapun berbagai permasalahan itu antara lain di antaranya terkait perkembangan wilayah Pecatu yang begitu pesat sehingga diperlukan ketersediaan air yang cukup besar.

Selanjutnya, kondisi Reservoir Well Site Dan Ungasan serta semua pompa booster belum beroperasional maksimal karena kekurangan suplay dari IPP (Instalasi Penguat Pompa) TB4 sehingga level air di Reservoar Wellsite Dan Ungasan selalu rendah.

Lalu adanya persoalannya jaringan pipa dengan diameter pipa yang tidak ideal. Seperti, jalur Pura Kulat dengan pipa 4” dengan jalur yang panjang dan berbukit.

Kemudian jalur dari Pecatu menuju Pura Uluwatu dengan pipa 3“. Ditambah lagi wilayah dengan topografi yang berbukit sehingga diperlukan presser yang tinggi.

Belum lagi terkait jauhnya jarak produksi air dan tingginya elevasi Pecatu dari sumber produksi dengan lima tahapan perpompaan mengakibatkan rentannya terjadi gangguan sistem perpompaan. Kemudian terkait jauhnya produksi mengakibatkan rentannya kebocoran pada jaringan perpipaan.

Terakhir, kemampuan pipa dan perpompaan eksisting yang sudah maksimal dari IPA Estuary-IPP Teluk Benoa (System 1 IPA Estuary), IPP Teluk Benoa-IPP Wellsite (System II dan IV IPP Teluk Benoa), IPP Wellsite-IPP Ungasan (System Pompa Ungasan di IPP Wellsite).

Meski menghadapi berbagai permasalahan yang pelik dan begitu kompleks itu, I Nyoman Giri Prasta selaku Bupati Badung tak pernah mendiamkan masalah tersebut.

Baca Juga  Pembukaan Musrenbang RKPD 2026 di Kecamatan Se-Badung

Dengan optimis, ia terus memikirkan solusi terbaik untuk dapat mengatasi masalah yang menjadi kebutuhan mendasar dari masyarakat tersebut.

Bupati Badung dua periode yang kini dicalonkan sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Bali diusung PDI Perjuangan untuk mendampingi Calon Gubernur (Cagub) Bali itu, memastikan bahwa permasalahan air bersih di wilayah Kuta Selatan bakal tuntas sebentar lagi pada tahun 2025 ini.

“Saya menugaskan Dirut (PDAM Badung, red) bersama jajaran agar di tahun 2025 masyarakat Badung bahagia terutama terkait dengan air dengan menentukan ada tarif perusahaan, tarif rumah tangga dan tarif sosial,” tegas Giri Prasta, Jumat (27/9/2024) di Mangupura.

Salah satu solusi terbaik mengatasi permasalahan ini, Giri Prasta menyebutkan pembangunan Bendungan Sidan adalah kunci dari permasalan tersebut. Sebab ia menilai Bendungan Sidan dapat memberikan suplai air yang cukup.

“Air adalah kebutuhan vital setelah udara. Saya telah memperjuangkan pembangunan Bendungan Sidan sejak 2017 melalui pemerintah pusat,” ujar Giri Prasta.

Pihaknya berharap, setelah nantinya diresmikan Bendungan Sidan dapat segera memberikan suplai air yang cukup. Giri Prasta juga menjelaskan jaringan distribusi air telah siap, bahkan debitnya telah ditambah. Mulai dari 750 liter per detik menjadi 1.000 liter per detik, berkat pengolahan yang dilakukan.

“Kuta Selatan itu dulunya ada 750 liter per detik dari Estuari Dam, kami sudah melakukan pengolahan air dapat tambahan lagi 250 liter per detik, jadi 1.000 liter per detik. Ini lagi proses, astungkara lagi dua bulan ini sudah ada lagi tambahan minimal 250 liter per detik, karena target kami 500 liter per detik. Dengan adanya Bendungan Sidan saya kira tercukupi semuanya,” jelasnya.

Setelah adanya penambahan debit air tersebut, Calon Wakil Gubernur Bali ini menyatakan, kebutuhan di Kuta Selatan dapat tercukupi.

Baca Juga  Hadiri Upacara ‘’Mediksa’’ di Kalibukbuk Buleleng, Giri Prasta Beberkan Soal Kasta, Wangsa dan Warna

Kemudian ketergantungan sumur bawah tanah dapat dikurangi. Giri Prasta pun optimis seluruh masyarakat Badung akan terlayani dengan ketersediaan air yang lebih baik.

“Kita hilangkan sumur-sumur bawah tanah itu, karena dengan adanya Bendungan Sidan seluruh Badung bisa tercover,” jelas politisi PDI Perjuangan asal Pelaga tersebut.

Seperti diketahui, Bendungan Sidan terletak di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Badung, Bangli, dan Gianyar. Bendungan ini dapat menampung air dengan kapasitas 3,2 juta meter kubik, dengan menghasilkan air baku 1,75 m3/detik dan akan memenuhi kebutuhan air baku beberapa Kabupaten/Kota di Bali.

Sesuai kesepakatan di awal Kabupaten Badung tersuplai air 500 liter/detik, Kota Denpasar 750 liter/detik, Kabupaten Tabanan 300 liter/detik dan Kabupaten Gianyar 200 liter/detik.

Mengenai Bendungan Sidan, kata Giri Prasta, ada tiga desa di tiga kabupaten yang diambil wilayahnya, seperti di Kabupaten Bangli, Gianyar dan Badung. Karena yang Badung yang paling dekat, sehingga dinamai Bendungan Sidan.

“Kita sangat ikut merancang program ini. Bahkan belum apa-apa kita sudah melakukan pembebasan lahan. Saya minta kepada masyarakat Desa Belok Sidan, dan tokoh masyarakat, sehingga bisa dibangun jalan,” bebernya.

“Ini yang paling penting, ketika kita berbicara masalah air, namun airnya tidak ada kan susah juga. Jadi saat ini kita sementara menyiapkan jaringan dan reservoir,” terangnya.

Selain itu, PDAM Badung juga telah melakukan upaya penanggulangan masalah krisis air di Kuta Selatan.

Di antaranya menyiapkan pompa cadangan pompa Booster in Line untuk di Reservoar Pecatu, (rencana dianggarkan tahun 2025) untuk meningkatkan pelayanan daerah Pecatu, Pura Kulat dan sekitarnya.

Kemudian menyiapkan pompa cadangan pompa turbin 160 kw untuk di IPP Teluk Benoa (rencana dianggarkan tahun 2025) untuk menjaga kontinuitas Perpompaan System II dan IV di IPP Teluk Benoa.

Baca Juga  Guide dan Turis Antusias Bertemu Gubernur Bali Wayan Koster, Doakan Sukses Pimpin Pulau Dewata

Disusul up-grade pompa dan penambahan daya PLN System IV IPA Estuary untuk suplay KEIPP Tegeh. (Rencana Penyertaan Modal Pemda Badung Tahun 2025).

Lalu pemasangan pompa dan daya PLN di IPP Tegeh Sari untuk suplay ke IPP Ungasan. (Rencana Penyertaan Modal Pemda Badung Tahun 2025).

Ditambah lagi, pemasangan pipa dari IPA Estuary sampai dengan Pintu Tol Nusa Dua (rencana kerja sama dengan PT Tiara Cipta Nirwana) sebagai pengganti pipa System IV IPA Etuary sehingga system IV IPA Estuary bisa dipakai untuk melayani wilayah barat.

Ada juga pembangunan reservoar kapasitas 3000 m3 dI Labuan Sait (Penyertaan Modal Pemda tahun 2024/Proses Konstruksi).

Terus ditambah lagi pembangunan reservoar kapasitas 3000 m3 di Uluwatu (Rencana Penyertaan Modal Tahun 2025).

Satu lagi, pembangunan Reservoar Kampial kapasitas 1000 m3 (Penyertaan Modal Pemda Tahun 2024).

Terakhir, pemasangan pipa (kerja sama dengan PT 38) antara lain: pengadaan dan pemasangan pipa induk dari Resevoir Wellsite – Resevoir Ungasan  diameter 600 mm, pengadaan dan pemasangan pipa Jalan Raya Uluwatu – Belimbing Sari diameter 200 mm, serta pengadaan dan pemasangan pipa di delapan titik lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bersama ITB STIKOM Bali, Mahasiswa Internship dari Montpellier Prancis Lakukan Pengembangan Desa Digital di Desa Punggul Badung

Published

on

By

stikom bali
KUNJUNGAN: Mahasiswa dari Polytech Montpellier yang melakukan internship di ITB STIKOM Bali, melakukan kunjungan di Desa Punggul, Kabupaten Badung, Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Hms STIKOM Bali)

Badung, baliilu.com – Mahasiswa dari Polytech Montpellier yang melakukan internship di ITB STIKOM Bali, melakukan kunjungan di Desa Punggul, Kabupaten Badung, Senin, 4 Mei 2026.

Kunjungan itu untuk menggali persoalan yang ada di desa. Terutama, dalam pengembangan menjadi desa digital. Desa Punggul dijadikan case study, karena telah menerapkan digitalisasi dalam mendukung tata kelola pelaksanaan administrasi desa sehari-hari.

Supervisor internship dari ITB STIKOM Bali Yudi Agusta, Ph.D. menjelaskan, ada empat aspek pengelolaan desa digital yang menjadi materi diskusi.

“Aspek itu meliputi, pengelolaan keuangan dana komunitas, pengelolaan keamanan sistem desa, pengelolaan pengetahuan desa, dan pengelolaan sistem otomatis di desa,” kata Yudi Agusta.

Menurutnya, pengelolaan keuangan dana komunitas di tingkat banjar yang masih dilaksanakan secara manual.

Sedangkan pengelolaan keamanan sistem desa sudah cukup baik. Untuk pemantauan potensi terjadinya masalah tetap dilakukan dalam periode mingguan. Serta, pengelolaan data yang sudah digunakan dengan optimal.

“Tapi belum menyentuh pada level penyediaan pengetahuan desa, dan belum adanya sistem otomatis yang diterapkan di desa,” kata Yudi.

Dengan informasi tersebut, keempat mahasiswa akan melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan lebih lanjut, akhir masa internship pada 10 Agustus 2026 mendatang.

Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma menyambut baik kunjungan kerjasama ITB STIKOM Bali dan mahasiswa asal Prancis itu.

“Kerja sama itu memberikan kontribusi dalam merumuskan berbagai ide pengembangan Desa Digital yang berkelanjutan,” kata Kadek Sukarma.

ITB STIKOM Bali sendiri terus mendorong kegiatan kolaborasi internasional melalui berbagai kegiatan. Di antaranya, penerimaan mahasiswa asing untuk berkuliah di ITB STIKOM Bali, penyediaan program double degree internasional yang sudah dilaksanakan bersama Malaysia dan China, kegiatan short course mahasiswa baik.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Pesta Bolon Simbolon IV 2022

“Yang inbound maupun outbound dalam bentuk program Bali Cross Cultural Program (BCCP) dan Global Cross Cultural Program (GCCP),” kata Yudi.

Kegiatan internship diharapkan memberikan kontribusi dalam meningkatkan internasionalisasi di ITB STIKOM Bali. Sekaligus memberikan kontribusi nyata di masyarakat.

ITB STIKOM Bali juga menyiapkan Kurikulum untuk mahasiswa bekerja di bidang IT di Jepang melalui program Hi-Think, Language Learning Center untuk mempersiapkan mahasiswa Go Global.

Termasuk, Magang Berbayar di luar negeri, dan penerimaan mahasiswa internasional yang melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan di ITB STIKOM Bali. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Canangkan Tiga Desa di Tejakula Sebagai Desa Cantik 2026

Published

on

By

desa cantik buleleng
CANANGKAN DESA CANTIK: Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Desa Les, dan Desa Pacung di Kecamatan Tejakula sebagai Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 bertempat di Wantilan Desa Tembok, Rabu (6/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Desa Les, dan Desa Pacung di Kecamatan Tejakula sebagai Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 bertempat di Wantilan Desa Tembok, Rabu (6/5).

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Kepala Dinas PMDPPKB Buleleng, Made Supartawan, ditegaskan bahwa keberhasilan program Desa Cantik sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. “Kolaborasi lintas sektor ini penting agar pelaksanaan program bisa lebih terukur dan efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai isu strategis, seperti penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buleleng, Gede Iwan Santika, menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik serta kualitas pengelolaan data di desa. Melalui pembinaan statistik sektoral dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, desa diharapkan mampu menghasilkan data yang valid, akurat, dan relevan. “Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” ungkapnya

Pencanangan Desa Cantik Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program secara resmi. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam agen statistik kepada tiga desa perwakilan sebagai langkah awal dalam mendorong transformasi pengelolaan data desa berbasis statistik.

Dengan pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data desa guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Berbagai Strategi Inovatif, Bapenda Badung Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda Rai Gelorakan Aksi Bergerak dan Berbagi di Kerambitan dan Penebel

Published

on

By

bunda rai
HADIRI AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya alias Bunda Rai saat menghadiri program unggulan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi sekaligus aksi sosial bedah kamar yang digelar secara roadshow di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Tabanan, Rabu (6/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya alias Bunda Rai kembali menggencarkan aksi sosial untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui program unggulan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi sekaligus aksi sosial bedah kamar yang digelar secara roadshow di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Tabanan, Rabu (6/5).

Kegiatan diawali dengan aksi bedah kamar ODGJ milik Nyoman Sukarya di Banjar Lebah, Desa Tista, Kerambitan. Setelah itu, jajaran melanjutkan kegiatan aksi sosial bergerak dan berbagi di Wantilan Desa Tista. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai bersama jajaran juga melaksanakan sosialisasi lubang biopori sekaligus menyerahkan bantuan sebanyak 150 alat dan pelubang biopori kepada masing-masing kecamatan.

Tidak hanya itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik langsung penerapan program Aku Hatinya PKK di rumah warga. Usai kegiatan di Kerambitan, jajaran bergerak menuju lokasi kedua di Kantor Desa Buruan, Penebel, dengan melanjutkan agenda sosialisasi serupa terkait bantuan sosial, pengelolaan sampah dan ketahanan pangan keluarga.

Turut hadir mendampingi Bunda Rai, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial P3A, perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, Camat Kerambitan dan Camat Penebel beserta jajaran, para perbekel se-Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa beserta pengurus di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, pengurus YKI, K3S, Bunda PAUD Tabanan, hingga para penerima bantuan yang telah hadir sejak pagi.

Di Kecamatan Kerambitan, bantuan diberikan kepada masyarakat rentan yang terdiri dari 10 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK), 20 lansia, 15 penyandang disabilitas, 15 balita gizi kurang, dan kader PKK kurang mampu dengan total penerima 75 orang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 6 penderita kanker serta bantuan PMT untuk 100 anak PAUD. Bantuan tambahan lainnya berupa 1 rehab kamar ODGJ, 1 alat bantu dengar, 2 kursi roda, dan 1 tripod.

Baca Juga  Guide dan Turis Antusias Bertemu Gubernur Bali Wayan Koster, Doakan Sukses Pimpin Pulau Dewata

Sementara di Kecamatan Penebel, bantuan difokuskan kepada 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 penyandang disabilitas, 15 balita gizi kurang, serta kader PKK kurang mampu dengan total 90 penerima manfaat. Selain itu juga diberikan bantuan kepada 6 penderita kanker dan PMT bagi 100 anak PAUD. Bantuan tambahan yang disalurkan meliputi 1 alat bantu dengar, 1 kursi roda, 3 tripod, dan 4 walker. Adapun jenis bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima meliputi 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kotak susu balita, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng.

Dalam arahannya, Bunda Rai menegaskan kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Pagi ini saya hadirkan seluruh jajaran, tujuan kami datang untuk memberikan perhatian dan sedikit bantuan. Jangan dilihat besarannya, tetapi ini sebagai bentuk kepedulian agar bapak dan ibu tetap bersemangat dan berbahagia. Ini adalah bentuk jalinan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Bunda Rai juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui program Duta Padas (Palemahan Kedas). Ia mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah tangga. “Ini hal kecil, tetapi kalau dilakukan bersama-sama dari rumah tangga, kita bisa mengurangi sampah. Jika tidak ada sinergi masyarakat dan pemerintah, masalah sampah ini bisa menjadi bencana. Mari kita atasi dari sumbernya,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan lubang biopori yang diberikan diharapkan menjadi rangsangan bagi masyarakat agar ikut menerapkan pengolahan sampah organik di lingkungan rumah masing-masing. Sampah dapur dapat dimasukkan ke lubang biopori hingga menjadi pupuk, sedangkan sampah daur ulang disalurkan ke bank sampah desa. Program tersebut juga dinilai sejalan dengan program Aku Hatinya PKK dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Adi Arnawa Dorong Kolaborasi Perumda MGS dan Food Station Jakarta

“Tahun ini saya ingin membangkitkan kembali dan menjaga ketahanan pangan keluarga melalui lomba Aku Hatinya PKK. Selain bermanfaat untuk ketahanan pangan, program ini juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga, apalagi saat harga kebutuhan pokok terus meningkat,” imbuhnya.

Selain itu, selaku Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Srikandi Tabanan tersebut turut mensosialisasikan transformasi Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal). Ia menjelaskan, posyandu kini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup bidang sosial, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat hingga ketertiban dan perlindungan masyarakat sehingga masyarakat lebih mudah mengadukan persoalan sosial yang dihadapi.

Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan, Ny. Ratmini Supraja, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bunda Rai kepada masyarakat Kerambitan. “Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan terhadap masyarakat di Kecamatan Kerambitan. Beliau tidak hanya hadir memberikan bantuan, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus berlanjut menjadi motivasi bagi kader PKK dalam menjalankan tugas dan fungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, Ny. Asri Manik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca