Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Masyarakat Desa Bungaya Target DANA-DIPA Menang 70 Persen

BALIILU Tayang

:

de
Di depan Ketua DPD PDI P Bali Wayan Koster, masyarakat Desa Bungaya siap memenangkan Paslon DANA-DIPA 70 Persen

Karangasem, baliilu.com  – Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem yang memiliki 4.600 pemilih siap memberikan kemenangan 70 persen untuk Calon Bupati Karangasem Gede Dana dan Cawabup I Wayan Artha Dipa (DANA-DIPA) dari nomor urut 1.

DANA-DIPA berhasil mendapatkan dukungan, setelah Calon Bupati Karangasem Gede Dana dan Cawabup I Wayan Artha Dipa menyanggupi permohonan masyarakat di Desa Bungaya untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami petani, ketika nantinya terpilih menjadi Bupati Karangasem.

“Kalau sudah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, kami mohon bantuan DANA-DIPA agar membantu menuntaskan masalah subak di Desa Bungaya, karena selama musim panen tiba, kami sangat sedikit mendapatkan penghasilan, karena selalu dipermainkan oleh tengkulak,” kata tokoh masyarakat Desa Bungaya Komang Rasni dihadapan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster dan Cabup-Cawabup Karangasem, DANA-DIPA saat kampanye di Wantilan Banjar Beji, Minggu (15/11).

Selain masalah tengkulak, tokoh masyarakat Desa Bungaya, Komang Rasni juga menyuarakan aspirasinya yang sampai saat ini belum terwujud, yakni di Desa Tua ini tidak memiliki penunjang upacara seperti gong, hingga pembangunan wantilan yang juga belum selesai.

“Desa Bungaya adalah salah satu desa tua di Karangasem. Jadi kami sangat berharap kepada DANA-DIPA, ketika menjadi Bupati Karangasem agar memperhatikan wantilan desa kami untuk penunjang kesenian,” harapnya.

Paslon Nomor Urut 1, DANA-DIPA, menang-menang menang.

Sementara itu, Gede Dana dalam sambutannya menegaskan dirinya hadir sebagai Calon Bupati dan berpasangan dengan Cawabup Wayan Artha Dipa untuk membawa Karangasem Era Baru dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana.

Terkait masalah permainan para tengkulak yang merongrong pendapatan para petani, Gede Dana berkomitmen akan menghadirkan pemerintah, sehingga hasil pertanian masyarakat tidak dipermainkan oleh tengkulak.

“Saya siap mengatasi persoalan tersebut ketika masyarakat Karangasem memenangkan Nomor 1 pada Pilkada 9 Desember 2020. Bahkan Desa Bungaya yang memiliki sawah terluas ini, akan kami berikan pupuk organik. Jadi para petani tidak boleh mengalami kelangkaan pupuk, kami akan dorong penggunaan pupuk organik, sehingga hasil pertanian kita dapat dirasakan oleh petani dan tanahnya juga berkualitas,” ujar Gede Dana seraya menanyakan komitmen masyarakat Bungaya, apakah siap memenangkan DANA-DIPA?

Mendengar hal itu, tokoh masyarakat Desa Bungaya, Komang Rasni bersama peserta kampanye lainnya menyatakan siap memenangkan DANA-DIPA Nomor 1. “Kami siap memenangkan nomor 1 sebanyak 70 persen di Desa Bungaya,” tegas Komang Rasni.

Melihat antusias masyarakat yang menginginkan perubahan menuju Karangasem Era Baru, membuat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster semakin bersemangat memberikan pidato politiknya.

“Karangasem ini memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor 3 dan luas wilayah nomor 3 di Bali, sehingga diperlukan kepemimpinan yang kuat, dan memerlukan seorang bupati yang memiliki niat baik, tangggung jawab, dan memiliki moralitas yang baik. Sehingga kita tidak lagi mendengar dan melihat ada pembangunan yang mundur di Karangasem, namun ketika DANA-DIPA menang, kita yakin akan merasakan pembangunan yang selaras dengan Pemerintah Provinsi Bali,” sebut Wayan Koster.

Sehingga untuk mewujudkan 70 persen kemenangan DANA-DIPA di Desa Bungaya, maka semua elemen masyarakat harus bergotong-royong datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020, lalu coblos Nomor 1. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca