Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Menutup Laga Puncak Babak Reguler Liga 1 Musim Ini Dengan Hasil Minor, Pelatih Jelaskan Situasi Timnya

BALIILU Tayang

:

bali united
BRI LIGA 1: Laga Bali United kontra Persita di Stadion Indomilk Arena, Tangerang pada Selasa (30/4). (Foto: baliutd.com)

Tangerang, baliilu.com – Bali United akhirnya menuntaskan laga pekan ke-34 BRI Liga 1 2023/24 sebagai pertandingan puncak di babak regular musim ini hari Selasa (30/4) sore tadi.

Laga antara Serdadu Tridatu dengan Persita berakhir dengan skor 4-2 yang dimenangkan oleh tuan rumah di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Menutup laga puncak babak reguler Liga 1 musim ini dengan hasil minor, pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra menjelaskan situasi yang dihadapi oleh timnya.

Pertandingan sendiri sempat ditunda dari waktu kick off pertama selama 30 menit sebelum akhirnya pada pukul 15.45 WIB atau 16.45 WITA pertandingan dimulai.

Cuaca hujan deras yang membasahi Stadion Indomilk membuat kondisi rumput lapangan tergenang air hujan.

“Tim tuan rumah main lebih bagus dari kami di babak pertama karena sudah cetak beberapa gol daripada kami. Tim kami susah adaptasi dengan kondisi lapangan (sesudah hujan deras) dibandingkan mereka yang sudah terbiasa daripada kami,” ungkap Coach Teco.

Gol Persita sendiri dicetak oleh brace Esal Sahrul pada menit 15 dan 20, Mohcine Hassan menit 24 dan Rifky Dwi menit 37.

Sementara gol Bali United dicetak oleh Rahmat Arjuna pada menit 18 dan Taufik Hidayat pada menit 60 di babak kedua.

“Babak kedua kami coba ganti beberapa pemain sehingga permainan lebih menarik. Kami berhasil cetak gol tambahan lagi di babak kedua, hanya saja memang mereka lebih banyak cetak gol di babak pertama. Persita bermain bagus hari ini dan layak menang serta layak bertahan di Liga 1 musim depan,” jelas Coach Teco.

Dengan hasil kekalahan ini tidak mempengaruhi posisi di klasemen dimana Serdadu Tridatu tetap melaju ke babak Championship Series musim ini.

Baca Juga  Gol Cepat dan Gol Pengujung Laga Bawa Bali United Menang Atas PSM Makassar

Adapun empat tim yang dipastikan memasuki babak ini adalah Borneo FC Samarinda sebagai pemuncak klasemen dengan 70 poin, diikuti oleh Persib Bandung dengan 62 poin.

Kemudian Bali United yang sudah berada di peringkat ketiga dengan 58 poin disusul oleh Madura United FC di peringkat keempat dengan 55 poin.

Sementara itu, tiga tim yang degradasi musim ini pun antara lain Persikabo 1973 dengan mengoleksi 20 poin, Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan 26 poin dan Rans Nusantara FC dengan 35 poin. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  Bali United Training Center Jalankan Risk Assessment dari Mabes Polri Jelang Pelaksanaan AFC Women U17

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  Jelang Lawan Arema, Novri Setiawan Ungkap Target Liga 1 Musim Ini Bersama Bali United

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Bhakti Negara Cup I 2026

Bidik Pembentukan Tim Bayangan Porprov dan PON

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9/2026).
BUKA KEJUARAAN: Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang juga Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). Ajang regional bertajuk “Berjiwa Pendekar Sejati” ini diproyeksikan sebagai instrumen evaluasi komprehensif sekaligus wadah pembinaan atlet secara sistematis dan berkelanjutan.

Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, dan Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, jajaran Anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, serta Lurah Kerobokan.

Kejuaraan yang akan berlangsung selama lima hari (4-8 September 2026) ini diikuti oleh 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Para atlet akan saling bersaing di kategori Remaja dan Dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas komitmennya menyelenggarakan turnamen level provinsi ini. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini memegang peran taktis yang lebih besar daripada sekadar berburu podium juara.

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi Arnawa mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan adalah esensi dari kemenangan sejati. Turnamen ini juga dibidik sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi yang lebih masif.

Baca Juga  Raih Satu Poin, Bali United Tahan Imbang Tuan Rumah Rans Nusantara FC

“Sportivitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT,” tegasnya.

Disisi lain, Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana, dalam laporan panitianya memaparkan bahwa kejuaraan ini dirancang secara terstruktur guna menjaring potensi terbaik di kategori tanding maupun seni (jurus). Melalui kompetisi ketat ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca