Denpasar, baliilu.com -Merasa kecewa tidak kunjung terealisasi pengaspalan jalan dan penyediaan air bersih, kini warga Banjar Dinas Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, siap mengalihkan dukungan ke pasangan calon (paslon) Gede Dana dan Wayan Artha Dipa (DANA-DIPA). Hal ini diungkapkan tokoh masyarakat Pemuteran Nyoman Suparka saat kader PDI Perjuangan Ny. Putu Putri Suastini Koster menggelar kampanye di banjar tersebut, Sabtu (14/11-2020).
Nyoman Suparka yang didampingi tokoh lainnya Mangku Wartana dan Wayan Gama serta anggota kelompok ternak Lebah Timun menyatakan, pada pilkada sebelumnya, paslon dari partai lain menjanjikan akan memperbaiki jalan di wilayah tersebut. Namun, hingga kini jalan tersebut tetap seperti semula, jalan tanah berdebu dan berlubang-lubang. Tidak sampai di sana, paslon pun sempat menjanjikan air bersih hingga ke rumah-rumah warga. Karena tak terwujud, warga akhirnya membeli air seharga Rp 250.000 per tangki untuk kebutuhan sehari-hari.
‘’Apa yang dijanjikan tak kunjung terwujud. Kami sangat kecewa, kami siap mendukung dan memenangkan paslon yang diusung PDI Perjuangan yakni DANA-DIPA,” ujar Suparka, salah seorang warga yang hadir pada kampanye tersebut menyampaikan kepada Ny. Putri Koster.
Bagi Pemuteran yang warganya kebanyakan sebagai petani dan peternak, ujar Suparka, fasilitas jalan dan air sangatlah vital. Karena itu, dia berharap DANA-DIPA mampu mewujudkan harapan warga memiliki jalan beraspal dan air bersih.
Sebelumnya kader PDI Perjuangan Ny. Putri Suastini Koster menyatakan kedatangannya ke Banjar Pemuteran Desa Pempatan untuk medarma suaka. “Nunas keledangan ida dane agar mendukung, memilih dan memenangkan paslon PDI Perjuangan DANA-DIPA pada pilkada 9 Desember 2020,” katanya ungkapnya.
Jika sudah terpilih, Putri Koster memastikan paslon ini memiliki kepedulian kepada masyarakat dengan baik. Salah satunya soal infrastruktur jalan. Jika jalan sudah baik, pengiriman ternak yang akan dijual menjadi lancar. Demikian juga dengan kebutuhan air. “Pemimpin akan mencarikan jalan keluar dari persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat. Itulah DANA-DIPA,” ujar pendamping orang nomor satu di Bali ini.
Paslon ini, tegasnya lagi, memiliki visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Karangasem Era Baru yang sejalur dengan visi Gubernur dan Pemerintah Pusat. “Karena satu jalur, DANA-DIPA akan mendapat dukungan dari Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat,” tegasnya.
Selain visi, tegas seniman multitalenta ini, paslon pun memiliki misi yakni bagaimana strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Terkait misi, intinya bermuara pada kesejahteraan masyarakat Karangasem,” tegasnya sembari menambahkan, paslon ini merupakan hasil seleksi terbaik dari partai sehingga dipastikan tak akan memikirkan keuntungan untuk diri sendiri.
Pada kesempatan itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dari Dapil Karangasem Kadek Darmini juga merinci misi yang diemban oleh paslon DANA-DIPA. Setidaknya ada lima yakni sandang, pangan dan papan; pendidikan dan kesehatan; jaminan sosial dan ketenagakerjaan; adat agama dan budaya; serta pariwisata.
Setelah mendapat penjelesan tersebut, warga Banjar Dinas Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang Karangasem menyatakan siap memenangkan paslon DANA-DIPA pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Apakah siap memenangkan DANA-DIPA, dijawab siap. Mereka pun kompak menyatakan “menang, menang dan menang”. (gs)