Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

MKD Putuskan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Lima Anggota DPR Nonaktif Secara Terbuka

BALIILU Tayang

:

kode etik dpr ri
SIDANG MKD: Suasana sidang terbuka Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI terkait dugaan pelanggaran kode etik lima Anggota DPR RI nonaktif, di ruang sidang MKD, Rabu (5/11/2025). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Setelah sebelumnya menggelar sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli terkait pengaduan beberapa pihak atas dugaan pelanggaran kode etik lima Anggota DPR RI Nonaktif, hari ini Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI kembali menggelar sidang terbuka, dengan agenda sidang putusan atas dugaan pelanggaran kode etik pimpinan sekaligus anggota DPR RI, Adies Kadir, Surya Utama, Ahmad Sahroni, Nafa Indira Urbach, dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam itu, pimpinan DPR RI sekaligus politisi dari Fraksi Partai Golkar, Adies Kadir dan Anggota DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya diputuskan tidak terbukti melanggar kode etik. Karena video Surya Utama berjoget di beberapa lokasi yang beredar di media sosial sebelumnya itu tidak ditujukan untuk menghina atau melecehkan siapapun. Video yang beredar semata merupakan video bohong.

Oleh karena itu MKD meminta untuk keduanya diaktifkan kembali menjadi anggota DPR RI terhitung sejak putusan tersebut dibacakan. Dalam putusan tersebut, MKD meminta Adies untuk berhati-hati dalam menyampaikan informasi serta menjaga perilaku untuk kedepannya.

Sementara itu untuk ketiga Anggota DPR RI lainnya, Nafa Indria Urbach, Eko Hendro Purnomo dan Ahmad Sahroni diputuskan Terbukti Melanggar Kode Etik. Namun untuk sanksi yang diputuskan MKD untuk ketiganya berbeda-beda. Nafa diberikan sanksi nonaktif selama tiga bulan serta diminta berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, serta menjaga perilaku untuk di kedepannya. Sedangkan Eko Hendro Purnomo diberikan sanksi nonaktif selama 4 bulan, dan Ahmad Sahroni diberikan sanksi nonaktif selama enam bulan, terhitung sejak penonaktifan yang bersangkutan sebagaimana keputusan DPP Partai masing-masing.

Baca Juga  Tindaklanjuti Perpres, DPR RI Umumkan Komisi Ojol Jadi 8 Persen per 1 Juli 2026

“Menyatakan teradu 1, teradu 2, teradu 3, teradu 4 dan teradu 5 selama masa penonaktifan tidak mendapatkan hak keuangan. Keputusan ini ditetapkan dalam sidang MKD yang dihadiri oleh pimpinan dan anggota MKD pada hari Rabu tanggal 5 November 2025 serta menghasilkan putusan final dan mengikat sejak tanggal dibacakan,” ujar Wakil ketua MKD, Adang Daradjatun membacakan putusan sidang etik atas dugaan pelanggaran kelima anggota DPR RI teradu, di ruang sidang MKD, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Sebelumnya, Ketua MKD DPR, Nazaruddin Dek Gam memaparkan alasan lima anggota DPR nonaktif diadukan ke MKD DPR. Lima anggota DPR RI tersebut diketahui dianggap memicu emosi publik pada Agustus 2025 lalu, sehingga dinonaktifkan oleh partainya masing-masing. Kemudian pada tanggal 4, 9, dan 30 September 2025 yang lalu, MKD menerima pengaduan atas lima anggota DPR RI tersebut atas dugaan pelanggaran kode etik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Adi Arnawa Hadiri Perayaan HUT Ke-3 STT Bhineka Abisatya Banjar Tuka Desa Dalung

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak perayaan HUT Ke-3 STT Bhineka Abisatya di Gedung Serba Guna Neka Wiguna Mandala, Banjar Tuka, Dalung.
HADIRI HUT: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-3 Sekaa Teruna Teruni (STT) Bhineka Abisatya, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kuta Utara bertempat di Gedung Serba Guna Neka Wiguna Mandala Tuka, Dalung, Minggu (16/8/2026). (Foto: Hms Badung) 

Badung, baliilu.com – Dalam suasana HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Sekaa Teruna Teruni (STT) Bhineka Abisatya, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kuta Utara, menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-3 yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penancapan Kayon oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bertempat di Gedung Serba Guna Neka Wiguna Mandala Tuka, Dalung, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru dan mengangkat tema Vikrama Yuwajana Dharma dengan arti filosofi meneguhkan jiwa kepemimpinan pemuda yang berani berkarya, bersatu mengabdi dan berlandaskan dharma.

Dalam sambutannya Bupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan selamat kepada para pengurus yang telah dilantik dan berharap agar persatuan dalam keberagaman unsur agama dalam STT Bhineka Abisatya, Banjar Tuka harus tetap dijaga.

“Kita tidak boleh ada sekat karena masalah agama. Kita ini satu, adalah warga negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, dan saya senang sekali bisa melihat modernisasi agama terjadi di Tuka ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan jika masyarakat sudah bersatu, akan mudah menatap masa depan Bangsa Indonesia. Dirinya juga berharap bahwa perayaan HUT tidak sekedar seremoni. “Hari ulang tahun ini dijadikan momentum untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang belum kita kerjakan,” ujar Adi Arnawa.

Dalam laporannya Ketua Panitia Eduardus Gustaff Fargaz menyampaikan, kegiatan ini juga untuk bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan antaranggota STT serta seluruh lapisan masyarakat sekaligus menjadi wadah kreativitas dan seni bagi generasi muda di Lingkungan Banjar Tuka.

“Sebagai rangkaian peringatan HUT Ke-3 ini, kami telah melaksanakan beberapa rangkaían kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dengan lomba-lomba persahabatan. Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya.

Baca Juga  RUU Masyarakat Adat Harus Akomodasi Karakteristik Daerah Otonomi Khusus

Perayaan HUT ini juga dihadiri oleh Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa beserta Unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, beserta perangkat desa, Bendesa Desa Adat Dalung I Nyoman Widana, Bendesa Adat Padang Luwih I Ketut Adi Ardana, Bendesa Adat Tuka I Gede Sukarya, Kelian Dinas dan Adat, dan tokoh agama dan masyarakat se-Desa Dalung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Spesial HUT Provinsi Bali dan RI, Naik Bus Trans Metro Dewata & Trans Sarbagita Bayar Rp. 1.000 dengan QRIS Tap

Published

on

By

Bus Trans Metro Dewata yang melayani promo tarif khusus Rp 1.000 menggunakan pembayaran QRIS Tap selama periode HUT Provinsi Bali dan HUT RI.
Bus Trans Metro Dewata. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bali menghadirkan program tarif khusus transportasi umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bali Ke-68 dan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan QRIS Nasional (PON) yang bertujuan mendorong perluasan penggunaan pembayaran digital QRIS, khususnya fitur QRIS Tap (Tanpa Pindai).

Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati tarif khusus sebesar Rp. 1.000 untuk perjalanan menggunakan layanan transportasi umum dengan melakukan pembayaran menggunakan QRIS Tap. Program tarif khusus tersebut berlaku untuk 300 pengguna per hari, yang terdiri atas 250 pengguna Trans Metro Dewata dan 50 pengguna Trans Sarbagita. Promo ini berlangsung pada periode 14-31 Agustus 2026.

Implementasi program ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan dan meningkatkan penggunaan QRIS Tap sebagai inovasi pembayaran yang lebih cepat dan praktis. Dengan QRIS Tap, masyarakat tidak perlu membuka fitur kamera untuk memindai lembaran barcode QRIS. Pembayaran dapat dilakukan hanya dengan membuka aplikasi pembayaran digital yang mendukung QRIS Tap, memilih fitur QRIS Tap, dan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran. Proses transaksi berlangsung dalam hitungan detik sehingga memberikan pengalaman pembayaran yang lebih seamless, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat menggunakan transportasi umum.

Melalui sinergi antara digitalisasi sistem pembayaran dan layanan transportasi publik yang dilakukan Bank Indonesia bersama Dinas Perhubungan Provinsi Bali, diharapkan dapat mendorong terwujudnya ekosistem transportasi yang semakin modern, efisien, praktis dan ramah lingkungan di Bali. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai pilihan mobilitas yang nyaman, mudah, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Presiden Prabowo: Aspirasi Damai Dihormati, Tindakan Anarki akan Ditindak Tegas

Ayo manfaatkan promo tarif khusus Rp 1.000 dengan QRIS Tap dan rayakan HUT Provinsi Bali, HUT kemerdekaan RI, serta Pekan QRIS Nasional bersama Trans Metro Dewata dan Trans Sarbagita! (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan, Ibu Putri Koster Kobarkan Patriotisme Anak dan Remaja

Published

on

By

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan di Desa Sembiran, Buleleng.
LOMBA KARAOKE: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan di Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng, Minggu (16/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan di Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng, Minggu (16/8). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dinilai menjadi cara kreatif untuk menanamkan nilai kepahlawanan sekaligus mengobarkan semangat patriotisme di kalangan anak-anak dan remaja.

Di hadapan peserta yang memadati Wantilan Desa Sembiran, Ibu Putri Koster mengajak generasi muda untuk kembali mengingat besarnya pengorbanan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut dengan mengisi kemerdekaan melalui karya dan hal-hal positif sesuai potensi masing-masing.

“Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dari pijakan masing-masing sesuai dengan profesi yang ditekuni,” ujarnya.

Ibu Putri Koster menekankan, semangat kepahlawanan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak tercerabut dari sejarah perjuangan bangsanya. Nilai-nilai seperti cinta tanah air, keberanian, pengorbanan, persatuan, dan pantang menyerah harus terus diwariskan dengan cara yang dekat dengan dunia anak-anak dan remaja.

Karena itu, Ibu Putri Koster memuji inisiatif Karang Taruna Desa Sembiran yang mengemas penanaman nilai-nilai kepahlawanan melalui Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan. Menurutnya, musik dapat menjadi media yang menyenangkan sekaligus efektif untuk mengenalkan kembali pesan-pesan perjuangan kepada generasi muda.

“Lagu-lagu nasional dan perjuangan mengandung semangat patriotisme para pahlawan. Kita titipkan semangat itu kepada anak-anak melalui pemahaman terhadap lagu-lagu kebangsaan,” tuturnya.

Ia berharap peserta tidak sekadar mampu menghafal dan menyanyikan lagu dengan baik, tetapi juga memahami pesan yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, semangat perjuangan yang diwariskan melalui lagu dapat tumbuh menjadi kecintaan terhadap bangsa dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  RUU Masyarakat Adat Harus Akomodasi Karakteristik Daerah Otonomi Khusus

Menutup arahannya, dari Desa Sembiran Ibu Putri Koster menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa. Ia mengajak generasi muda mengambil peran dalam mempertahankan kemerdekaan agar Indonesia tidak lagi mengalami penjajahan dalam bentuk apa pun.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Karaoke Lagu Nasional Kepahlawanan Desa Sembiran Wayan Edi Gunawan mengatakan, kegiatan tersebut digagas sebagai upaya mengimbangi kegandrungan anak-anak dan remaja terhadap lagu-lagu yang viral di media sosial. Melalui lomba tersebut, generasi muda diajak kembali mengenal, menghafal, dan menyanyikan lagu-lagu yang sarat dengan semangat perjuangan.

“Sesuai arahan Ibu Putri Koster, melalui kegiatan ini kami ingin mengajak anak-anak dan remaja kembali menghafal dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan,” katanya.

Menurut Edi Gunawan, tujuan kegiatan tidak berhenti pada kemampuan peserta menghafal lagu. Anak-anak dan remaja juga diharapkan mampu meresapi makna setiap syair dan mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.

“Jadi, anak-anak jangan hanya tahu dan hafal lagu TikTok. Ada lagu-lagu yang diciptakan sebagai penyemangat perjuangan saat merebut kemerdekaan. Syairnya masih relevan untuk menjaga semangat kita dalam mengisi kemerdekaan,” imbuhnya.

Lomba diikuti 37 peserta yang terbagi dalam dua kategori, yakni anak-anak dan remaja. Seluruh peserta yang tampil telah melalui tahap seleksi pada 8 Agustus 2026.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta, Ibu Putri Koster menyiapkan hadiah bagi seluruh peserta. Sebanyak 10 besar kategori remaja memperoleh hadiah masing-masing Rp 1 juta, sedangkan 10 besar kategori anak-anak mendapat masing-masing Rp 500 ribu. Sementara itu, 17 peserta lainnya memperoleh hadiah masing-masing Rp 200 ribu.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan pemberian bingkisan dari Krisna Oleh-Oleh kepada seluruh peserta lomba. Ibu Putri Koster juga berinteraksi langsung dengan anak-anak dan masyarakat yang hadir. Suasana berlangsung hangat ketika anak-anak antusias mengikuti kuis dan memperoleh bingkisan dari Balimall.id. (gs/bi)

Baca Juga  Giri Prasta Dampingi Kunker DPR RI Komisi IX ke RSD Mangusada Badung

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca