Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Muscab IV Partai Demokrat Kab/Kota Se-Provinsi Bali, Mudarta: Jemput Kemenangan di Pemilu 2024

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta (kiri) bersama Sekretaris Made Sada. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Musyawarah Cabang IV Serentak Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali untuk memilih bakal calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) diselenggarakan di Prime Plaza & Suites Sanur, Denpasar, Senin, 18 April 2022.

Muscab IV yang juga serentak untuk Kabupaten/Kota Provinsi Riau ini dibuka oleh Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya secara virtual dari Kantor DPP Partai Demokrat. Peserta Muscab juga berkesempatan mendengarkan arahan dari Ketua Umum DPP Agus Harimurti Yudoyono (AHY), sambutan Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta saat memberikan sambutan. (Foto: gs)

Muscab di Bali hadir Ketua DPD PD Provinsi Bali Made Mudarta bersama Sekretaris Made Sada serta pengurus DPD, pengurus DPC Kab/Kota dan pengurus anak cabang seluruh Bali.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mengatakan Muscab IV tahun 2022 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Bali dilaksanakan secara serentak mengingat daftar antrean generasi milenial, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama untuk bergabung kepada Partai Demokrat sangat besar sekali.

‘’Begitu ada daftar antrean panjang langsung disediakan ruang. Agar kawan-kawan anak milenial, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama untuk segera bisa masuk bergabung di struktur pengurus cabang kab/kota, untuk bisa mengabdi kepada bangsa dan negara. Ini seiring dengan trend kenaikan AHY tinggi sebagai calon presiden begitu juga tingkat kesukaan masyarakat,’’ terang Mudarta.

Muscab IV Partai Demokrat dibuka secara serentak. (Foto: gs)

Lebih lanjut Mudarta menegaskan, muscab ini menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi seluruh pengurus kab/kota dan kecamatan, harmonisasi dan rekonsiliasi untuk menyukseskan dan menjemput kemenangan Pemilu serentak pada 14 Februari 2024.

Indonesia masuk negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Oleh karena itu, Mudarta menegaskan, momentum ini kita jaga jangan sampai trendnya turun. Dan sudah menjadi tugas partai politik termasuk Demokrat untuk mendorong proses-proses demokrasi, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Tugas partai merekrut masyarakat, dilatih untuk bernegara.

Baca Juga  Polresta Denpasar Gelar Simulasi Pengamanan Tahap Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

‘’Di partai politik adalah melatih untuk mengelola negara. Ilmunya akan matang di sini. Mereka akan sudah siap nanti menjadi ketua DPR, menjadi eksekutif baik presiden, menteri, gubernur, bupati walikota. Oleh karenanaya kami bergerak lebih cepat, merespons tantangan utamanya generasi milenial yang ingin rame-rame berbondong masuk Demokrat. Jika sudah masuk di struktur partai, mereka akan dilatih, bersosialisasi, berkampanye dan Demokrat siap menyukseskan pemilu serentak 14 Februari 2024,’’ tegas Mudarta.

Pada Muscab serentak ini, Mudarta menjelaskan hanya memperebutkan tiket sebagai calon ketua DPC untuk selanjutnya mendapat tiket mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang akan dilakukan oleh tim 5 yang dipimpin ketua umum, bersama sekjen dan ketua BPOKK serta tim 2 dari ketua dan sekretaris DPD.

‘’Calon ketua DPC akan dites kemampuan menerjemahkan 10 program umum ketua umum dan 2 program kerja kami berdua untuk diskusi di level teknis di kabupaten kota,’’ terang Mudarta.

Ketua BDOKK Herman Khaeron mengimbuhkan Muscab serentak di Provinsi Riau dan Bali didasarkan pada anggaran dasar dan rumah tangga Partai Demokrat. Sehingga tidak ada lagi kader yang mengkritisi tak sesuai AD/ART, karena ini sudah disepakati bersama.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono. (Foto: gs)

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono menyampaikan menjadikan muscab sebagai momentum yang baik bagi kita semua melakukan konsolidasi organisasi, harmonisasi sekaligus rekonsiliasi. Mulai saat ini kita harus fokus mempersiapkan diri masing-masing menyongsong Pemilu 2024 mendatang untuk memenangkan kontestasi.

‘’Pemilihan presiden dan pemilihan legislatif baik DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kab/kota, waktunya tak lama lagi. Oleh karena itu kita harus benar-benar fokus dan serius dalam memperkuat struktur partai mulai dari pusat, daerah, cabang, anak cabang hingga para kader di tingkat akar rumput,’’ ucap AHY. (gs/bi)

Baca Juga  Petugas Gabungan Polda Bali dan Kodam IX/Udayana Gelar Patroli di Gianyar

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Saat Presiden Jokowi Makan Siang Bareng Tiga Capres
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Polresta Denpasar Gelar Simulasi Pengamanan Tahap Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Polri Tangkap Pelaku yang Mengancam akan Menembak Capres

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca