Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekjen Herman Khaeron Buka Resmi Rakerda, Partai Demokrat Bali Diminta Bikin Program Pro Rakyat

BALIILU Tayang

:

Rakerda dpd demokrat
BUKA RAKERDA: Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta, saat  membuka resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Provinsi Bali di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar, Selasa, 16 September 2025. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Bali sebagai tujuan wisata internasional yang terkenal di dunia harus dijaga keberadaannya. Ditambah lagi, keindahan dan ketertiban Bali harus juga dijalankan dengan baik, yang pada akhirnya  akan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Bali.

Untuk itu, Bali dijadikan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali.

Demikian disampaikan Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta, saat  membuka resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Provinsi Bali di Four Star by Trans Hotel, Renon, Denpasar, Selasa, 16 September 2025.

Sekjen Herman Khaeron menyatakan Partai Demokrat sebagai organisasi seharusnya memiliki perencanaan ke depan dengan memiliki konsep yang sama.

Apalagi, saat ini Partai Demokrat Provinsi Bali sedang berkumpul menyelenggarakan Rakerda yang dihadiri para pengurus dilengkapi KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) DPD dan DPC Kabupaten/Kota se-Bali, anggota Fraksi tingkat Provinsi Bali maupun tingkat Kabupaten/Kota se-Bali.

“Disini dirumuskan bersama apa yang harus kita lakukan, apalagi situasi sosial terkini, apa yang patut kita respons,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya dari Partai Demokrat sepatutnya sensitif terhadap situasi kemasyarakatan terkini.

Oleh karenanya, seluruh kader Partai Demokrat  Bali harus membicarakan secara bersama-sama. Apalagi, Rakerda sebagai amanat Kongres yang harus dijalankan, minimal dua tahun sekali.

“Hari ini dijalankan sebagai organisasi Partai Demokrat memiliki program-program yang memang pro rakyat,  menaruh simpati dan empati rakyat,” paparnya.

Untuk itu, Partai Demokrat Bali harus menunjukkan simpati dan empati kepada rakyat melalui Rakerda yang dirembug secara bersama-sama.

“Ada kegiatan, ada program. Apa yang telah dijanjikan pada masa kampanye, itu jalankan. Apa yang hari ini dibutuhkan masyarakat juga jalankan,” urainya.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Kasus Positif Bertambah 73 Orang, WNA 15 Orang

Sebelumnya, Partai Demokrat, baik pengurus Pusat dan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPRD) juga terjun langsung bertatap muka dengan masyarakat yang terdampak bencana banjir di Denpasar.

Untuk jangka pendek, Partai Demokrat menyalurkan bantuan sosial berupa 2.500 paket sembako di Bali.

Oleh karena program kolaborasi, maka sejumlah paket sembako merupakan  titipan DPP Partai Demokrat, DPD Partai Demokrat Bali, DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali dan para Anggota Fraksi serta program urunan, untuk meringankan beban masyarakat dalam proses tanggap darurat yang sangat membutuhkan sektor pangan.

“Terus apa jangka waktu ke depan? Kami melihat langsung disana terjadi pendangkalan sungai.  Jika tidak ada perbaikan suatu saat bencana banjir akan terjadi lagi. Oleh karenanya apa yang harus diperbaiki,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya ada gambaran awal yang nanti bisa memberikan informasi kepada para pejabat di Jakarta.

“Karena Menteri PU adalah kader Partai Demokrat, kami akan menyampaikan, tolong agar Bali mendapat perhatian khusus kepada masyarakat di sekitar sungai,” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, lanjutnya sungai harus dinormalisasi dan dinaikkan tanggulnya, supaya aliran air tidak masuk lagi ke rumah warga, pada waktu-waktu tertentu di musim curah hujan tinggi.

“Ini khan juga aspirasi dari masyarakat Bali. Oleh karenanya inilah nilai-nilai perjuangan kami yang ingin dipersembahkan kepada rakyat, dibicarakan disini, apa yang harus dilakukan dengan kemampuan apa kita bisa menjalankan program-program pro rakyat. Itulah akibat dari pelaksanaan Rakerda Partai Demokrat Provinsi Bali hari ini,” tandasnya.

Oleh karena itu, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan amanah dan instruksi, bahwa intensitas komunikasi dengan rakyatnya harus ditingkatkan.

Tak hanya itu, Herman Khaeron merasa yakin dan percaya,  bahwa Pimpinan dan Anggota Partai Demokrat Provinsi Bali juga sudah berkomunikasi dengan baik. Namun, tentunya juga harus ditingkatkan, supaya betul-betul ada nilai dari peningkatan percepatan dan lebih terbuka.

Baca Juga  Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 110 Orang, Pasien Sembuh 74 Orang

“Bahkan, diinstruksikan kepada Ketua DPD dan Ketua DPC, agar kantornya dijadikan sebagai rumah aspirasi, supaya ada pengaduan dan program-program pro rakyat segera bisa direspons oleh Partai Demokrat melalui keberadaan Rumah Aspirasi,” harapnya.

Tak kalah pentingnya, mesin partai dan mesin penggerak harus berjalan dengan baik disertai dengan peningkatan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang sejalan dengan berjalannya mesin partai.

Secara individu, Anggota Fraksi Dewan dan peminat menjadi Bupati dan Walikota harus bergerak dimulai dari sekarang.

“Itu Nabung Elektoral namanya mulai hari ini. Kalau kita jauh-jauh hari sudah bisa menarik simpati, maka kita juga memberikan simpati dan empati kepada rakyat sebagai bàgian dari Nabung Elektoral di masa mendatang,” pungkasnya.

Rakerda ini  langsung dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta didampingi Sekretaris, I Made Sada, Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Bali dan seluruh Pengurus Dewan Kehormatan Daerah Partai Demokrat Bali.

Selain itu, turut hadir, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Bapilu DPD dan DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala BPOKK DPD dan DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali, Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali serta Ketua-Ketua PDRI Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

TP Posyandu Bali Sosialisasikan Transformasi Posyandu dan Serahkan Bantuan kepada 110 Kader

Published

on

By

Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali menggelar sosialisasi transformasi Posyandu di dua lokasi di Kabupaten Buleleng
SOSIALISASI: Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali saat menggelar sosialisasi transformasi Posyandu sebagai tindak lanjut atas implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang dilaksanakan di dua lokasi di Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali kembali menggelar sosialisasi transformasi Posyandu sebagai tindak lanjut atas implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Sosialisasi kali ini dilaksanakan di dua lokasi di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, dan Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula.

Khusus di Desa Sembiran, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan aksi sosial kepada para kader Posyandu sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, transformasi Posyandu menempatkan Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu yang tidak hanya melayani bidang kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, menegaskan bahwa transformasi Posyandu tidak dimaksudkan untuk menambah beban kerja kader. Pelayanan terhadap enam bidang SPM dilaksanakan secara sinergis dengan tetap menempatkan kader sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

“Tugas kader adalah menampung aspirasi serta mencatat dan mendata permasalahan yang terjadi di lapangan. Data tersebut kemudian diteruskan kepada pengurus dan perangkat desa untuk ditindaklanjuti oleh instansi sesuai bidang kewenangannya,” ujar Putu Anom Agustina saat memberikan sosialisasi di Wantilan Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, ketika Posyandu membuka pelayanan, masyarakat dapat datang untuk menyampaikan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi. Setelah melakukan pencatatan dan memeriksa kelengkapan administrasi, kader dapat melaksanakan kunjungan lapangan apabila diperlukan. Hasilnya kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Pertemuan Kelompok Kerja ASEAN SOMTC Terkait Pemberantasan Terorisme Ke-19 di Bali

Menurut Putu Anom Agustina, kader memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai persoalan di lapangan. Melalui peran tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Made Dwi Dewata, menyampaikan bahwa bantuan kepada kader merupakan bentuk perhatian dan apresiasi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

Bantuan diserahkan kepada 110 kader dari delapan Posyandu yang tersebar di enam dusun di Desa Sembiran. Setiap kader menerima 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.

“Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali kepada para kader yang telah bekerja dengan tulus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, sebelum melaksanakan tugas, para kader juga harus memahami esensi tugasnya agar tidak mengalami hambatan dan seluruh proses pelayanan dapat berjalan sesuai alur,” ujar Made Dwi Dewata.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang sama juga diberikan dilokasi kedua dengan 74 orang penerima dari 10 Posyandu di Desa Padangbulia.

Melalui sosialisasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah, TP Posyandu Provinsi Bali berharap seluruh kader memiliki pemahaman yang sama mengenai transformasi Posyandu. Dengan demikian, para kader dapat menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangannya serta menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam mendukung pelayanan dasar yang berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Matangkan Persiapan Akhir Lovina Festival 2026

Published

on

By

Rapat final persiapan Lovina Festival 2026 dipimpin Ketua Panitia Putu Ayu Reika Nurhaeni di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng
LOVINA FESTIVAL: Rapat final persiapan akhir menjelang pelaksanaan Lovina Festival 2026 yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Senin (20/7). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mematangkan persiapan akhir menjelang pelaksanaan Lovina Festival 2026 yang akan digelar selama lima hari, mulai 24-28 Juli 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memastikan kesiapan masing-masing agar festival berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi wisatawan.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat final yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Senin (20/7). Rapat dihadiri jajaran OPD terkait, perbekel wilayah sekitar, hingga pelaku pariwisata setempat.

Reika mengatakan rapat tersebut menjadi tahap akhir penyempurnaan seluruh aspek teknis sebelum pembukaan festival pada Jumat (24/7). Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan.

“Ini merupakan rapat akhir persiapan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar matang sehingga Lovina Festival 2026 dapat berlangsung sukses,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan menyiapkan 10 kantong parkir yang tersebar di kawasan festival dengan dukungan Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Dari sisi keamanan, Satpol PP bersama unsur terkait akan melakukan skrining, patroli, dan pengamanan di 14 titik strategis selama festival berlangsung. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi kondisi darurat, sementara Dinas Kesehatan menyiapkan layanan medis bagi pengunjung.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area kegiatan dan menjadwalkan pembersihan kawasan festival sebanyak tiga kali sehari. Pelaku UMKM juga diminta mengelola sampah sejak dari sumbernya guna menjaga kebersihan kawasan wisata.

Baca Juga  Pj. Sekda IGN Eddy Mulya Hadiri Rakerda INI IPPAT Kota Denpasar

Di sektor ekonomi, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) telah melakukan kurasi terhadap 82 pelaku UMKM agar produk yang dipasarkan memiliki kualitas terbaik dan mampu menarik minat wisatawan.

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng melalui Seksi Kehumasan turut menyiapkan layanan komunikasi publik, mulai dari dokumentasi, publikasi media, fasilitasi jumpa pers, penyusunan rilis berita bersama Tim Kreatif dan Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokom), siaran keliling, hingga layanan live streaming agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

Lovina Festival 2026 akan menghadirkan beragam atraksi, di antaranya lomba perahu layar mini, RUN, Cross Country, Lomba Sapi Gerumbungan, Gemar Makan Ikan, pertunjukan seni budaya, hingga hiburan musik modern.

Sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, Lovina Festival diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lovina sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali Utara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Malam Apresiasi Puncak HUT Ke-79 Koperasi

Kukuhkan Pengurus KD-KMP, Perkuat Peran Koperasi di Denpasar

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Malam Apresiasi Puncak HUT Ke-79 Koperasi Indonesia di Lapangan Lumintang
MALAM APRESIASI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Malam Apresiasi Puncak Peringatan HUT Ke-79 Koperasi Indonesia yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (19/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Malam Apresiasi Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Koperasi Indonesia yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (19/7). Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, kegiatan tersebut turut dihadiri dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar Wayan Sutama, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar.

Pada kesempatan itu, Jaya Negara mengukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Penggerak Percepatan Berusaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD-KMP) Kota Denpasar. Selain itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, juga melantik Pengurus Dekopinda Kota Denpasar. Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan koperasi agar semakin mampu berperan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar.

Di sela-sela kegiatan Walikota Jaya Negara menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk terus memperkuat sinergi dengan gerakan koperasi. Menurutnya, momentum Hari Koperasi Indonesia ke-79 menjadi langkah bersama dalam membangun koperasi yang sehat, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mendukung terwujudnya Denpasar Maju dan Indonesia Berjaya. Pemerintah, kata Jaya Negara, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh insan koperasi demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Jaya Negara menjelaskan, saat ini Kota Denpasar memiliki sekitar 1.200 koperasi, dengan sekitar 520 koperasi yang aktif menjalankan kegiatan usaha. Keberadaan koperasi tersebut mampu menyerap hampir 2.400 tenaga kerja serta mengelola aset mencapai sekitar Rp 3,4 triliun.

“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi berbasis kerakyatan,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Gubernur Koster Wujudkan Bali Terpilih Sebagai Lokasi Official Draw FIFA U-20 dan Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023

Lebih lanjut, Jaya Negara mendorong seluruh koperasi agar memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disiapkan pemerintah, termasuk program penjaminan kredit daerah melalui Jamkrida. Jaya Negara mengungkapkan, hingga saat ini baru 87 koperasi yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Karena itu, Pemerintah Kota Denpasar bersama Dinas Koperasi dan UMKM akan terus mendorong optimalisasi akses pembiayaan guna memperkuat permodalan koperasi dan UMKM sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara lebih luas.

Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Ida Bagus Benny Pidada Rurus didampingi Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Koperasi Made Parama Dyaksa, mengatakan rangkaian HUT Ke-79 Koperasi diisi berbagai kegiatan edukatif, mulai dari sosialisasi perkoperasian, pameran produk unggulan, workshop transformasi digital, hingga pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi.

Sementara Ketua Dekopinda Kota Denpasar Ida Ayu Made Dwijayanthi, juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan tata kelola, kapasitas sumber daya manusia, serta mempercepat transformasi digital koperasi.

Pada malam apresiasi tersebut juga diserahkan penghargaan kepada koperasi berprestasi tahun 2026 dalam berbagai kategori, termasuk Organizational Value, Business Value, Social Value, peningkatan kelembagaan, dan operasional Koperasi Merah Putih. Kegiatan ditutup dengan peluncuran aplikasi Siwa Kerti, sebuah inovasi digital yang diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan integrasi jaringan koperasi di seluruh Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca