Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Ngapain Pilih yang Baru Berjanji, Jika Ada Koster-Giri yang Terbukti dan Teruji

BALIILU Tayang

:

Koster-Giri
SIMAKRAMA: 1.500 warga Kelurahan Banyuasri Buleleng simakrama bersama Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster, Kamis, 21 November 2024. (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Gedung Imaco Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng penuh sesak. Sekitar 1500 krama Buleleng hadiri simakrama paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paslon Bupati Buleleng Nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Sutjidra-Supriatna), Kamis, 21 November 2024.

Warga setempat menyatakan akan mendukung paslon Koster-Giri yang sudah ada bukti dan telah teruji untuk Bali. Mereka sepakat, mengapa memilih paslon lain yang baru berjanji, kalau sudah ada yang terbukti dan teruji.

“Kalau sudah ada yang terbukti ngapain pilih yang baru berjanji,” tegas Bli Jerry tokoh pemuda setempat disambut riuh ribuan warga.

Bli Jerry juga membeberkan pengalaman pribadi mengapa harus memilih Cagub Wayan Koster (Koster-Giri) dan Sutjidra-Supriatna. Khusus figur pemimpin visioner dan pekerja keras Wayan Koster, kata bli Jerry warga telah merasakan buktinya.

Ia menyatakan nyaris tak jadi menikah karena memilih Wayan Koster. Saat itu, kata dia hanya karena berbeda pilihan dengan mertuanya.

“Kemarin (Pilgub 2018) saya tak salah pilih Pak Yan (Koster, red). Saya satu-satunya pemuda di Buleleng yang hampir menikah tapi tidak jadi, karena pilih pak Koster, hampir tak jadi nikah karena tak direstui mertua karena beda pilihan,” tegasnya.

Bli Jerry mengungkapkan pengalaman asmara ini dihadapan ribuan warga. Terlintas bahwa pilihannya kepada Koster tak salah. Dia telah memilih pemimpin yang sudah terbukti dan teruji di Bali.

“Jadi kita tak main-main. Sudah ada yang telah berikan bukti kenapa pilih yang baru berjanji,” katanya.

Dalam simakrama ini, Koster-Giri menayangkan visual sejumlah program strategis Bali yang mendukung budaya dan pariwisata Bali yang telah dibangun dan akan dijalankan ke depan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri ‘’Uleman Karya’’ Pitra Yadnya Krama Desa Adat Tinga-Tinga, Gerokgak

Sejumlah infrastruktur ini terdapat di Buleleng, seperti shortcut Singaraja-Mengwi, Turyapada Tower, pelabuhan Sangsit dan sejumlah infrastruktur jalan. Koster-Giri juga akan menerapkan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis.

Di sisi lain, Koster-Giri akan terus menjaga dan memperhatikan kekuatan desa adat, subak, pertanian, pemangku, yowana, pengurus desa, tenaga pendidik, medis, pegawai dan semua sektor. Program restorasi pura dan wantilan akan terus dilakukan.

Setelah menonton tayangan visual ini, warga antusias dan merasa program Koster-Giri keren. “Keren kan infrastrukturnya, siapa gubernurnya, ya Wayan Koster,” teriak warga.

Ribuan warga juga meminta agar Koster melanjutkan perjuangan membangun Bali seperti yang telah dilakukan periode pertama. “Lanjutkan Pak Yan,” kata warga.

Wayan Koster menggelar simakrama di Buleleng setelah tampil apik pada Debat Ketiga Pilgub Bali yang digelar KPU Bali, Rabu, 20 November 2024.

Koster-Giri mendominasi debat, meskipun banyak pertanyaan dari paslon lawan yang berasumsi dan disadur dari kritikan media sosial. Namun semua pertanyaan paslon lawan dan panelis, dijawab dengan sempurna oleh Koster-Giri.

Baik Wayan Koster dan Giri Prasta selalu menjawab tuntas dengan data, fakta, regulasi, dan dampak atau manfaat terhadap krama Bali. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Koster-Giri Siap Bekerja Sama dengan Generasi Muda Bersihkan Sampah Plastik di Bali, Simak Langkah Jitu Koster
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Rapat Pleno Pilgub Bali 2024, Koster-Giri Menang

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Wiwi: Ibu-ibu Jangan Lupa Coblos Nomor 2 Koster-Giri dan Bang-Ipat, Coblos Dulu Baru Masak

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca