Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1946

Sekda Dewa Made Indra Ajak Industri Jasa Keuangan Tingkatkan Soliditas

Loading

BALIILU Tayang

:

peran jasa keuangan di bali
BERI SAMBUTAN: Sekda Bali Dewa Made Indra saat memberikan sambutan pada acara Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1946 di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Jumat (22/3) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas peran industri jasa keuangan di Provinsi Bali dalam membangkitkan kembali perekonomian masyarakat Bali baik saat terjadinya pandemi Covid-19 maupun pasca pandemi. Untuk itu, Dewa Made Indra mengajak insan jasa keuangan di Bali terus meningkatkan soliditas demi peningkatan perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekda Dewa Made Indra dalam sambutannya pada acara Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1946 dengan tema “Membangun Profesionalisme Insan Industri Jasa Keuangan Sesuai Dharma Agama dan Sharma Negara” yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Jumat (22/3) pagi.

“Saya mewakili pemerintah Provinsi Bali mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh insan jasa keuangan di Provinsi Bali karena telah memiliki perhatian yang sangat luar bisasa untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi selama ini khususnya saat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Dewa Indra, peran industri jasa keuangan tidak hanya bekerja sehari-hari dalam melayani jasa keuangan namun juga dalam meningkatkan iman umat. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Dharma Santhi Nyepi Tahun Saka 1946 kali ini. Birokrat asal Buleleng ini mengatakan bahwa industri jasa keuangan merupakan pekerjaan sangat berat karena godaannya sangat besar.

“Dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan yang godaannya sangat berat adalah di industri jasa keuangan. Kebijakan, pelayanan langsung berhubungan dengan uang. Jika tidak memiliki integritas, maka bisa tergiur untuk melakukan tindakan yang tidak benar,” terangnya.

Mantan Kalaksa BPD Provinsi Bali ini berharap kebersamaan industri jasa keuangan dalam kegiatan keagamaan bisa saling duduk bersama, menyatukan pikiran, saling menguatkan dan saling menghormati satu sama lain agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga  Ikuti Aksi Bersih Negeri, Sekda Dewa Indra Harap “Budaya Bersih” Terus Ditumbuhkan

“Jika itu kita bisa lakukan maka soliditas industri jasa keuangan akan semakin baik dan semakin erat kedepannya. Di samping memikirkan keuntungan perusahan masing-masing namun juga dedikasi untuk perekonomian daerah. Dukungan kontribusi industri jasa keuangan bisa saya katakan sangat luar biasa dalam mendukung perekonomian di Bali,” imbuhnya.

Sementara Ketua FKLJK Provinsi Bali I Nyoman Sudharma dalam laporannya menyampaikan tema ‘‘Membangun Profesionalisme Insan Industri Jasa Keuangan Sesuai Dharma Agama dan Darma Negara‘‘ sangat aplikatif dijalankan saat ini sebagai bentuk silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan.

“Mari kita merajut tali silaturahmi, tali persaudaraan di tengah kondisi saat ini. Terlebih setelah perhelatan pemilu 2024. Agar menjadi pondasi Kita bersama untuk ingat jalan kebenaran. Kita telah memiliki nilai-nilai suci yang terkandung dalam Pancasila yang diterjemahkan kembali melalui UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Masing-masing industri keuangan juga telah memiliki nilai-nilai integritas dan profesional. Jadi mari kita terus tingkatkan itu, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada mas,” jelasnya.

Sudarma yang juga Direktur Bank BPD Bali ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran FKLJK dan BMPD Provinsi Bali  yang telah menjalankan sinergi dan kolaborasi dengan baik selama ini. Yang telah memberikan kontribusi positif kepada perekonomian Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Kita ketahui akibat Covid-19, Pemprov Bali mengalami kontraksi perekonomian paling dalam. Namun berkat soliditas dan kerja keras kita semua, industri jasa keuangan bisa tetap tegar dan sampai saat ini bisa terus melanjutkan kontribusi kita kepada daerah sebagai bentuk yadnya kepada masyarakat terlebih yang tidak mampu,” tambahnya.

Pada kesempatan yang dihadiri pula Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Kristrianti Puji Rahayu, diserahkan bantuan 100 tempat sampah untuk menunjang pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Karangasem yang diterima secara simbolis oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Bali Hadiri dan Dukung Lomba Gebogan Buah Lokal DKLH: Sinergi Pelestarian Lingkungan dan Budaya

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Peringatan HAN di Abiansemal, Bunda PAUD Dukung Kreativitas Anak Lewat Ajang Ambawarna Raya

Published

on

By

Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Wantilan Desa Ayunan, Abiansemal.
HADIRI HAN: Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri peringatan Hari Anak Nasional dengan tajuk Ambawarna Raya di Wantilan Kantor Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Jumat (31/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri peringatan Hari Anak Nasional dengan tajuk Ambawarna Raya, yang digelar di Wantilan Kantor Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Jumat (31/7).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Abiansemal sebagai wadah positif bagi anak-anak TK untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri sejak dini lewat rangkaian acara yang edukatif, inspiratif, dan penuh kegembiraan.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, meliputi lomba mewarnai dan lomba kolase yang diikuti secara antusias oleh sebanyak 64 peserta dari berbagai TK se-Kecamatan Abiansemal. Melalui kegiatan tangan dan seni ini, anak-anak bebas mengekspresikan imajinasi, melatih ketelitian, serta menumbuhkan apresiasi terhadap keindahan dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat ini. “Ambawarna Raya menjadi bukti indah bahwa setiap anak memiliki potensi dan warna keunikan masing-masing yang perlu kita dukung dan asah. Anak-anak adalah amanah sekaligus penerus bangsa, yang berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, menyenangkan, mendukung kebebasan berkreasi, serta membentuk karakter yang baik dan berlandaskan kearifan lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi kita semua untuk senantiasa hadir mendampingi, melindungi, serta memberikan kesempatan luas bagi anak-anak tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, santun, berbudaya, dan penuh percaya diri. Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung berbagai program positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di seluruh wilayah desa dan kecamatan.

Turut hadir mendampingi acara ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, perwakilan dinas terkait lingkup Pemkab Badung, Perbekel Desa Ayunan, Bendesa Adat Ayunan, guru pendamping, Gerakan Badung Peduli, KKN Universitas Warmadewa dan Dyana Pura serta para undangan dan orang tua peserta lainnya. (gs/bi)

Baca Juga  Hadiri HLM TPID Bali, Sekda Dewa Indra Pastikan Ketersediaan Pangan dan Kebutuhan Masyarakat Tetap Aman

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Serahkan Penghargaan Tertib Administrasi Kependudukan kepada Ahli Waris di Sading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menyerahkan piagam penghargaan tertib administrasi kependudukan kepada ahli waris di Kelurahan Sading, Mengwi.
SERAHKAN PIAGAM: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan Piagam Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akta Kematian dan KK di Lingkungan Karang Suwung, Kelurahan Sading, Mengwi, Kamis (30/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan Piagam Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akta Kematian dan Kartu Keluarga (KK) kepada ahli waris I Gede Agus Ary Sanjaya, putra dari almarhum (alm.) I Gede Agus Ary Wibawa, beralamat di Lingkungan Karang Suwung, Kelurahan Sading, Mengwi, Kamis (30/7). Selain itu, ahli waris juga berhak mendapatkan reward sebesar Rp. 10 juta

Bupati Wayan Adi Arnawa pada kesempatan ini menyampaikan bahwa penyerahan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat yang tertib dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan, khususnya akta kematian dan pembaharuan Kartu Keluarga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Badung dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertib, akurat, dan tepat waktu.

“Tertib administrasi kependudukan memiliki peran penting dalam menjamin kepastian hukum serta memudahkan masyarakat memperoleh berbagai pelayanan publik. Karena itu, masyarakat diharapkan segera mengurus dokumen kependudukan apabila terjadi peristiwa penting, seperti kelahiran maupun kematian anggota keluarga,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum sekaligus berharap penghargaan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Program penghargaan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang telah tertib mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan,” ujar Adi Arnawa.

Turut hadir pada kesempatan ini, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung I Nyoman Rudiarta, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra beserta Kepala Lingkungan dan Kelian Adat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Dinilai Tim KemenPAN-RB, Sekda Dewa Indra Paparkan Terobosan Reformasi Birokrasi Pemprov Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Daftar Pemilih Akurat, KPU Bali Gandeng Dukcapil Sinkronkan Ribuan Data

Published

on

By

Anggota KPU Provinsi Bali dan jajaran Dukcapil Provinsi Bali dalam kunjungan kerja sinkronisasi data di Denpasar.
KUNKER: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bali pada Jumat (31/7/2026). (Foto: Hms KPU)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bali pada Jumat (31/7/2026). Pertemuan ini berfokus pada diskusi dan sinkronisasi data kependudukan demi kelancaran proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di wilayah Bali.

Anggota KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya, mengapresiasi penerimaan dari pihak Dukcapil. Dalam pertemuan tersebut, Ia mengungkapkan adanya temuan ribuan data kependudukan dari KPU RI (bersumber dari Dukcapil) yang belum sinkron dengan fakta di lapangan.

“Kami menemukan data yang tidak sesuai dengan kenyataan. Contohnya, ada warga yang di data Dukcapil tercatat masih aktif, namun ternyata yang bersangkutan pada pemilu sebelumnya sudah meninggal. Kami tidak mencari siapa yang salah, kami hanya berharap kita bisa bekerja dengan cara mengecek bersama di lapangan untuk memastikan data pemilih dan juga data kependudukan di wilayah Bali tersinkronisasi menjadi data yang valid,” ujar Darma Sanjaya.

Lebih lanjut, KPU Provinsi Bali telah melaporkan temuan tersebut agar data yang keliru tidak diturunkan kembali. KPU juga meminta pencocokan data Warga Negara Asing (WNA) serta pembaruan data kependudukan agar jumlah pemilih selaras dengan jumlah penduduk yang sebenarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Fasilitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Dukcapil Provinsi Bali, I Made Mahadi Sanatana, menyambut baik inisiatif KPU. Ia menjelaskan bahwa Dukcapil berfungsi secara administratif, di mana perubahan data sangat bergantung pada pelaporan dari masyarakat.

“Untuk kasus-kasus seperti ini, kami mengharapkan adanya regulasi dari pusat. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, perubahan data dapat kami proses jika ada dukungan administratif seperti Surat Pernyataan atau Surat Pertanggungjawaban dari Kepala Desa yang mengonfirmasi bahwa data warganya memang telah berubah,” jelas I Made Mahadi Sanatana.

Baca Juga  Fasilitasi Pendaftaran HAKI, Sekda Dewa Made Indra Harap Terbangun Lembaga Kolaboratif yang Mewakili Seluruh Sektor

Senada dengan hal tersebut, staf Dukcapil, Anthony Sitorus, memaparkan kendala teknis yang kerap terjadi di lapangan, salah satunya akibat kesamaan nama. Ia mencontohkan kasus jangan sampai nanti KPU melaporkan seorang warga belum meninggal tapi dilaporkan meninggal lalu dukcapil diterbitkan akta kematiannya. Hal ini berdampak pada akhirnya menyulitkan warga yang bersangkutan dalam mengurus administrasi lain, seperti BPJS. Sebagai solusi, Anthony menyarankan agar KPU menyerahkan data tersebut kepada Dukcapil terlebih dahulu untuk dilakukan pengecekan silang (cross-check) ke pihak desa, yang hasilnya akan dikembalikan ke KPU. Ia juga berharap KPU dan pemerintah desa dapat turun bersama melakukan verifikasi faktual di lapangan.

Selain sinkronisasi data pemilih dan kependudukan, diskusi tersebut juga membahas beberapa isu teknis kependudukan lainnya, seperti perkawinan di bawah umur yaitu pembahasan mengenai pencatatan dan persyaratan kepemilikan akta agar tercatat sebagai pemilih, perekaman data odgj (orang dengan gangguan jiwa) dukcapil menegaskan perlunya pendampingan keluarga saat proses perekaman data agar petugas merasa aman, pemenuhan data wna (warga negara asing) yang pindah menjadi penduduk wni yaitu pihak dukcapil berkomitmen untuk mengusahakan permintaan KPU terkait data WNA dan data kependudukan umum demi menjaga akurasi jumlah pemilih.

Pertemuan yang berlangsung secara konstruktif ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus meningkatkan sinergi antar-lembaga dan saling membantu untuk kepentingan masyarakat dan pemilu yang berkualitas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca