Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Sosialisasikan Cegah Penyakit dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster Melaksanakan Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Hari Kedua di Karangasem

Loading

BALIILU Tayang

:

ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan saat melaksanakan Aksi Sosial "Menyapa dan Berbagi" di hari kedua di Karangasem, Sabtu (22/4). (Foto: ist)

Karangasem, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster terus menggenjot perhatian kadernya untuk memantau kondisi dan perkembangan masyarakat yang ada di pelosok desa. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kepedulian para kader terhadap kondisi masyarakat di sekitar mereka, sekaligus untuk menggetoktularkan wawasan dan pengetahuan kepada kaum wanita, terutama remaja putri yang nantinya akan menikah, mengandung, melahirkan dan mengurus putra putrinya, terutama pada 1.000 hari kelahiran di usia emasnya. Ditambahkannya, untuk menghindari terjangkitnya penyakit pada tubuh dapat dicegah dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Untuk menjadikan generasi yang tangguh, berempati, sehat dan cerdas mari kita tanamkan pola hidup bersih sedari usia dini. Kita ajarkan mereka untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak ikut-ikutan mengotori lingkungan sekalipun banyak dilingkungannya kurang memahami arti menjaga kebersihan dengan tidak mengotori sekitar kita,” hal ini disampaikan Ny. Putri Koster saat melaksanakan kegiatan aksi sosial “Menyapa dan Berbagi” di hari kedua, Sabtu (22/4), di Karangasem.

Kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bersama kadernya, dan kali ini dilaksanakan di Kabupaten Karangasem selama dua (2) hari.

Aksi sosial “Menyapa dan Berbagi” Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menyambangi empat (4) Kecamatan yakni Wantilan Pura Puseh Desa Adat Yeh Poh-Desa Manggis, Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara-Kecamatan Selat, Wantilan Pura Taman Sari Banjar Sigar, Desa Nongan-Kecamatan Rendang dan Gedung Serba Guna, Desa Adat Tangkup Anyar Desa Tangkup – Kecamatan Sidemen.

Ny. Putri Koster didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dukcapil Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Direktur Utama RS Mata Bali Mandara dan Kepala IBI Bali, menyerahkan bantuan berupa 200 paket bantuan dengan total bantuan yang disalurkan sebanyak 4 ton beras, 200 krat telur, 320 kotak susu untuk balita serta 320 kotak susu untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas serta kader PKK.

Baca Juga  Kembali Lakukan Aksi Sosial, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Berbagi dengan Lansia, Bumil dan Anak Kurang Gizi
ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyapa warga yang akan berobat mata saat melaksanakan Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di hari kedua di Karangasem, Sabtu (22/4). (Foto: ist)

“Masing-masing mendapatkan 20 kg beras, 1 krat telur, 8 kotak susu untuk balita, 2 kotak susu untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita serta kader PKK,” ungkap Ny. Putri Koster.

Selain itu juga diserahkan bibit tanaman sebanyak 50 pohon, bibit ayam sebanyak 70 ekor, pakan ternak 140 kg serta bibit tanaman sayuran sebanyak 500 pohon di masing-masing kecamatan.

Penyerahan bantuan yang dirangkai dalam aksi sosial “Menyapa dan Berbagi” kepada lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita dan kader PKK dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dengan memberikan perhatian secara langsung sekaligus melakukan sosialisasi terkait pengelolaan sampah berbasis sumber, perkembangan kesehatan ibu hamil,  tata pola hidup sehat dan tata cara menjaga warisan budaya leluhur secara langsung kepada masyarakat, sekaligus mengunjungi masyarakat di lapangan.

“Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini secara langsung mempengaruhi pola hidup, mulai dari pola konsumsi makanan, penyiapan sarana dan prasarana pendidikan, pemenuhan perekonomian keluarga mengharuskan pendekatan terhadap masyarakat melalui sosialisasi harus gencar dilakukan,” tegas Ny. Putri Koster yang kita kenal sangat kental memperhatikan kesehatan masyarakatnya terkhusus balita dan lansia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali I Putu Anom Agustina pada kesempatan ini juga menambahkan terkait manfaat keberadaan desa adat dan desa dinas. Pihaknya menjelaskan bahwa pemerintah desa adalah pemerintah terdepan dalam memajukan kesejahteraan masyarakatnya. Dengan manajemen pemerintah desa, yakni perencanaan kemajuan desa dengan cara melakukan koordinasi atau musyawarah desa yang juga mengikutsertakan masyarakat secara matang, sehingga melanjutkan pada pelaksanaan pembangunan yang diperlukan oleh masyarakat, dan sekaligus melakukan pengawasan yang baik.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja juga turut menyampaikan terkait kesadaran kita semua untuk turut serta menjaga kelestarian dan tumbuh kembang pepohonan di wilayah hutan. Karena hutan dipercaya untuk menjaga tanah Bali untuk tetap kokoh melalui akar-akar pohon yang ada di bawah tanah, dimana memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan aliran air di bawah tanah. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat yang tangkil ke Pura Besakih atau pura mana saja untuk turut menjaga kebersihan areal pura, setidaknya jangan membuang sampah makanan sembarangan, dan tidak meninggalkan sampah bunga setelah melaksanakan persembahan. “Mari kita ikut mengendalikan diri untuk tidak menggunakan plastik dan tidak menambah plastik terbuang di sembarang tempat. Mari kita memulai diri untuk ramah terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Hadiri Pasar Rakyat "Berbelanja dan Berbagi" di Buleleng

Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra menyampaikan kepada masyarakat desa Duda Utara bahwa penguatan dan fungsi desa adat melalui membuat regulasi dan payung hukum, memberikan anggaran dana 300 juta untuk masing-masing desa adat. Di Bali ada dua desa (desa adat dan desa dinas) memiliki tujuan yang sama yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa baik sekala dan niskala. Dan desa memiliki kewajiban untuk melayani dan menyejahterakan masyarakatnya, dan sebagai ujung tombaknya maka pimpinan desa harus juga mendapatkan pengawasan yang baik dari masyarakatnya, agar kedua desa ini tetap berdampingan rukun.

Pihaknya juga mengajak para penglingsir untuk bersama menjaga keberadaan tari sakral, agar tidak dipentaskan secara gamblang (disajikan untuk publik, namun dibuatkan aturan agar dipentaskan pada kegiatan atau upacara sakral saja).

Ni Luh Putu Sukarini selaku Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali mengingatkan ibu-ibu hamil untuk menjaga pola makanan agar tidak terkena anemia akut, tidak Kekurangan Energi Kronis (KEK) dalam rangka menghindari bayi lahir stunting. Sehingga penting bagi pasangan muda untuk hidup saling menyayangi dan menjauhi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan kesehatan lahir dan batin terutama yang perempuan.

Direktur Rumah Sakit Mata Bali Mandara dr. Ni Made Yuniti dengan programnya “Kami Datang, Penglihatan Terang” menambahkan bahwa “Rumah Sakit Mata Bali Mandara akan terus melakukan jemput bola sehingga masyarakat yang memiliki tetangga atau mengetahui kondisi kerabatnya yang mengalami gangguan penglihatan, untuk segera melaporkan ke Puskesmas terdekat, sehingga akan ditindaklanjuti oleh Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Katarak dapat dicegah dapat dilakukan dengan menyantap makanan sehat terutama buah dan sayur sayuran. Katarak juga disebabkan oleh hipertensi dan diabetes. Selain itu, menjaga kesehatan mata dari usia anak-anak, sehingga diharapkan orang tua membatasi pemberian handphone (gadget) kepada anak-anak mereka di usia dini,” tegasnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Inisiasi Webinar ''Bincang Mode'' Bersama Samuel Wattimena

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menyampaikan bahwa saat ini sedang menerapkan Sistem Pertanian Organik yang tertuang ke dalam Perda Nomor 8 Tahun 2019 yang bertujuan untuk mendapatkan pangan yang sehat dan bebas bahan kimia. Pupuk Organik Cair juga sedang digalakkan untuk menyuburkan kembali tanah pertanian yang sebelumnya lebih banyak menggunakan pupuk kimia, karena akan mempengaruhi rendemen gabah yang menjadi tinggi. Dan cenderung hasilnya akan terjual dengan harga yang lebih mahal karena produk organik sudah melawati Lembaga Sertifikat Organik.

Ditambahkannya, bagi peternak untuk terus mengutamakan kesehatan binatang peliharaannya termasuk kandangnya dibersihkan secara berkala dan rutin setiap hari. Selain itu, jika ingin mengonsumsi daging berkaki empat (babi atau sapi) agar dimasak matang dan bersih agar aman untuk dikonsumsi, hal ini dimaksudkan menghindari penyakit meningitis, yang kemudian menimbulkan bakteri membahayakan, menyerang dan mematikan otak. Selain itu bagi masyarakat yang memiliki anjing, kucing, kera dan kelelawar (hewan berdarah panas) untuk merawat dengan baik dan mengandangkan di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom mengingatkan terkait bahayanya seorang bayi yang kekurangan asupan gizi di 1.000 hari pertama kehidupannya akan serta merta mempengaruhi gagalnya pertumbuhan dan perkembangan si anak. Namun hal ini dapat dicegah dengan cara memberikan edukasi kepada remaja putri sejak dini, serta memberikannya tablet penambah darah, terutama saat mereka sedang haid.

Di sela aksi sosialnya, Ny. Putri Koster dan rombongan juga berkesempatan meninjau pelaksanaan IVA Test terhadap 4 orang dan operasi katarak gratis terhadap 20 pasien yang dilaksanakan di Puskesmas Manggis. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Akselerasi Vaksinasi Penyandang Disabilitas, Ny. Putri Koster Langsung Turun ke Tabanan

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Akselerasi Vaksinasi Penyandang Disabilitas, Ny. Putri Koster Langsung Turun ke Tabanan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Sasar Dua Kecamatan di Badung, Ibu Putri Koster Serukan Gerak Cepat Tangani Pengelolaan Sampah

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca