Bangli, baliilu.com – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali kembali melaksanakan Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” dengan menyasar masyarakat di tiga desa di Kabupaten Bangli, Rabu (9/9/2026). Tiga lokasi tersebut yakni Desa Pengiangan, Kecamatan Susut; Desa Pengotan, Kecamatan Bangli; dan Desa Satra, Kecamatan Kintamani.
Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga dirangkaikan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui bimbingan teknis (bimtek) memasak, layanan kesehatan gratis, serta vaksinasi rabies gratis bagi hewan penular rabies (HPR). Rangkaian kegiatan tersebut merupakan upaya TP PKK Provinsi Bali untuk menyentuh kebutuhan masyarakat dari aspek sosial, kesehatan, hingga peningkatan keterampilan keluarga.
Pada masing-masing lokasi, bantuan diberikan kepada 50 penerima yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, kader PKK, dan balita. Masing-masing penerima memperoleh bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali. Bantuan yang disalurkan antara lain berupa paket Gemarikan, sembako, susu, multivitamin, bibit pohon dan tanaman cabai, serta buku resep kuliner.
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menekankan bahwa pemberian bantuan perlu dibarengi dengan peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pemenuhan kebutuhan pangan yang sehat dan bergizi. Menurutnya, tempat tinggal bukan menjadi penghalang bagi keluarga untuk memperoleh dan mengkonsumsi makanan berkualitas.
“Walaupun kita tinggal di desa, makanan yang dikonsumsi oleh keluarga harus tetap makanan yang baik dan penuh gizi,” ujar Ny. Putri Koster.
Ny. Putri Koster berharap masyarakat, khususnya para anggota PKK, semakin memperhatikan asupan makanan keluarga dengan mengutamakan makanan yang baik, sehat, dan bergizi. Pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah makanan menjadi penting agar bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan keluarga.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” dirangkaikan dengan bimtek memasak yang dilaksanakan di masing-masing lokasi bekerja sama dengan Bali Chef Community (BCC). Sebanyak 30 anggota PKK desa dilibatkan dalam setiap pelaksanaan bimtek untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah makanan.
Bimtek memasak tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anggota PKK dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber daya pangan lokal. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha produktif sehingga turut membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
Bantuan yang disalurkan melalui kegiatan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ni Nengah Masih, anggota PKK Banjar Sunting, Desa Pengotan, mengatakan bantuan TP PKK Provinsi Bali sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Ia juga mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, hingga anak-anak.
Hal senada disampaikan Ni Luh Sulastri, anggota PKK Dusun Padpadan, Desa Pengotan. Ia berharap Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh Bali.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” yang kali ini menyasar tiga desa di Kabupaten Bangli. Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster beserta berbagai program dan bantuan yang dibawa selalu mendapat sambutan positif dan dinantikan masyarakat Kabupaten Bangli.
Selain bantuan sosial dan bimtek memasak, kegiatan di tiga desa tersebut juga dilengkapi dengan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat serta vaksinasi rabies gratis bagi hewan penular rabies (HPR). Layanan tersebut semakin memperluas manfaat Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi”, tidak hanya dalam membantu kebutuhan keluarga, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Melalui pendekatan yang memadukan bantuan sosial, edukasi gizi, peningkatan keterampilan, layanan kesehatan, serta pencegahan rabies, TP PKK Provinsi Bali berharap Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. (gs/bi)