Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Sosialisasikan Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali

BALIILU Tayang

:

ny koster
NARASUMBER: Ketua TP PKK Prov Bali Ny. Putri Koster saat menjadi narasumber pada Dialog Interaktif di dua radio sekaligus di Kabupaten Buleleng, pada Senin (21/8/2023). (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Ketua TP PKK Prov Bali Ny. Putri Koster menjadi narasumber pada Dialog Interaktif di dua radio sekaligus di Kabupaten Buleleng, dengan tema “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru” dengan subtema Kawasan Pusat Kebudayaan Bali pada Senin (21/8/2023).

Dalam kesempatan pagi itu, Ny. Putri Koster mengajak dua narasumber yaitu Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS, Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, dan Dr. Eng. Ir. Wayan Kastawan, ST, MA Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Bidang Infrastruktur, bertempat di RRI Singaraja dan Radio Nuansa Giri, Singaraja.

Wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengatakan bahwa menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster pada 5 September mendatang tidak menyurutkannya sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali dalam menyosialisasikan program-program kerja Gubernur Bali. “TP PKK mempunyai dua program kerja yaitu sosialisasi dan aksi sosial, nah ini saya datang ke sini untuk menyosialisasikan kepada masyarakat apa saja yang telah dilakukan pemerintah selama lima tahun ini,” tuturnya.

Ia pun meyakini jika masyarakat sudah benar-benar mengetahui program pemerintah dengan baik, maka masyarakat bisa mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam program pembangunan. “Pemerintah merancang program dan kebijakan juga menimbang kebutuhan masyarakat. Begitu juga dengan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali, tentu saja sebagai wadah bagi masyarakat kita dalam mengekspresikan diri. Nanti sekian banyak seniman, pengerajin dan masyarakat yang bisa memanfaatkan tempat tersebut,” tuturnya.

Lebih jauh, Bunda Putri juga mengatakan jika Pusat Kebudayaan Bali ke depan bisa menjadi daya tarik wisata dan pusat perekonomian baru di Bali, sehingga pembangunan di Bali bisa seimbang. “Saya juga ingin nanti akan dibangun kawasan khusus bagi saudara-saudara kita yang difabel untuk mereka mengembangkan diri. Jadi bagi mereka yang pintar melukis, atau spa bisa diberdayakan dengan taraf bintang lima tentunya,” tutupnya seraya mengatakan bahwa keberadaan Pusat Kebudayaan Bali bukan untuk memindahkan aktivitas kebudayaan ke sana, namun tepatnya sebagai wadah agar masyarakat bisa mengekspresikan diri di sana.

Baca Juga  DKLH Bali Dukung Kuat Inisiatif RHL serta Penyerahan Bibit Produktif di Tabanan
ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berfoto bersama usai menjadi narasumber pada Dialog Interaktif di dua radio sekaligus di Kabupaten Buleleng, pada Senin (21/8/2023). (Foto: ist)

Sementara itu, Prof. Made Damriyasa menyampaikan bahwa dalam kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali telah banyak melahirkan infrastruktur, salah satu karya monumental yaitu Pusat Kebudayaan Bali (PKB). “Bahkan PKB sendiri mendapat apresiasi dari Bappenas karena satu-satunya penggunaan dana PEN yang benar-benar untuk investasi, di saat daerah lain untuk membantu penanganan Covid-19,” jelasnya.

Bahkan ia menambahkan saat ini investasi PKB nilainya sudah berkali lipat. Hal itu terbukti saat kunjungan Bappenas terakhir, dan diappraisal nilainya naik menjadi 5 triliun dari yang awalnya 1,5 triliun bantuan dana PEN.

Dr. Wayan Kastawan, Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Bidang Infrastruktur menyatakan bahwa pembangunan PKB merupakan langkah brilian dan luar biasa. Karena mengubah lahan tidak produktif bekas galian C menjadi infrastruktur yang bernilai investasi sangat tinggi.

Kawasan Pusat Kebudayaan Bali akan memiliki tiga zona, yakni zona inti, zona penunjang dan zona penyangga. Pada zona inti akan berisi 15 Fasilitas Pentas Seni Tradisi dan Seni Modern; 12 Museum Tematik; Auditorium Bung Karno; Desa Difable; Bali International Convention Center; Bali Exhibition Center; Pusat Promosi Ekspor; Fasilitas Pariwisata; Pelabuhan Marina; dan Taman Rekreasi Ekologis.

“Termasuk panggung terbuka utama dengan kapasitas 15.000 orang. Ada pula panggung terbuka madya dengan kapasitas 4.000 orang dan panggung terbuka lain untuk kapasitas 3.000 sampai 3.500 orang, serta 12 Museum Tematik juga akan dibangun di Zona Inti,” katanya.

Di zona penunjang ada areal untuk hotel, apartemen, dan fasilitas usaha pariwisata. Sedangkan zona penyangga memiliki hutan dan taman ekologis tematik seluas kurang lebih 70-90 hektare. “nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yaitu enam sumber utama kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan manusia benar-benar diimplementasikan di sana,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ibu Putri Koster Pastikan Kualitas dan Harga Wajar Produk IKM Bali Bangkit

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bukukan Nilai Sempurna, Pemkot Denpasar Raih Dua Penghargaan Bidang Hukum Tahun 2026

Published

on

By

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi menerima penghargaan JDIH Nasional dan IRH 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali.
TERIMA PENGHARGAAN: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H., yang mewakili Pemerintah Kota Denpasar menerima penghargaan Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di bidang hukum dengan meraih dua penghargaan pada tahun 2026. Kota Denpasar berhasil meraih Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026. Kedua capaian tersebut memperoleh nilai sempurna 100 dengan predikat AA Istimewa.

Penghargaan diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H., yang mewakili Pemerintah Kota Denpasar dalam rangkaian Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Rabu (19/8).

Dalam penilaian JDIH Nasional Tahun 2026, Kota Denpasar menempati peringkat pertama di wilayah Provinsi Bali, disusul Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali. Sementara pada Penilaian IRH Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar menjadi salah satu pemerintah daerah penerima penghargaan bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.

Komang Lestari Kusuma Dewi mewakili Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum serta pelaksanaan reformasi hukum.

“Atas nama Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, dan Bapak Sekda, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras, berkolaborasi, serta menunjukkan komitmen. Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Komang Lestari menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan memberikan kemudahan akses informasi hukum kepada masyarakat.

Baca Juga  Inspektorat Bali Gelar Rakorwasda untuk Penyempurnaan Program Pengawasan 2025

“Capaian nilai 100 dengan predikat AA Istimewa ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Yang terpenting adalah implementasinya agar informasi hukum dapat diakses dengan mudah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Prestasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum serta pelaksanaan reformasi hukum. Ke depan, capaian ini diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat.

Selain penyerahan penghargaan, rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, penyerahan sertifikat hak cipta, pemotongan tumpeng dan kue, serta peninjauan Galeri Sanga Bumi Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lebih Efisien, Pemprov Bali Dorong Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa melalui Tata Kelola Akuntabel dan Transparan

Published

on

By

Sekda Bali Dewa Made Indra membuka advokasi pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.
BUKA ADVOKASI: Sekda Bali Dewa Made Indra saat membuka advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah agar semakin efisien, transparan, dan berintegritas sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi konsolidasi pengadaan dan clearing house untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK-K).

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan terima kasih kepada LKPP dan KPK yang terus memberikan perhatian terhadap proses pengadaan barang dan jasa. Khusus hari ini, kita mendapatkan advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house,” ujar Dewa Made Indra saat membuka kegiatan tersebut di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8).

Dewa Made Indra menjelaskan, Pemprov Bali telah melaksanakan konsolidasi pengadaan sejak 2023, khususnya untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa sejenis di berbagai perangkat daerah, salah satunya alat tulis kantor (ATK). Konsolidasi tersebut dilaksanakan sejak tahap perencanaan hingga proses pengadaan.

Menurut Dewa Made Indra, penerapan konsolidasi memberikan manfaat yang signifikan, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun proses pengadaan. Berdasarkan laporan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Bali, konsolidasi mampu menghasilkan harga yang lebih efisien dibandingkan dengan pengadaan secara terpisah oleh masing-masing perangkat daerah.

Sementara itu, clearing house merupakan mekanisme konsultasi prapengadaan yang bertujuan memberikan kepastian dan keyakinan kepada pengelola pengadaan dalam mengambil keputusan.

Dewa Made Indra juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa. Ia mengakui bahwa sektor pengadaan merupakan salah satu area yang rawan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta komitmen kuat dari seluruh pihak.

Baca Juga  Ny. Putri Koster dan Ny. Seniasih Giri Prasta Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Advokasi LKPP Firmansyah mengapresiasi upaya Pemprov Bali dalam mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk melalui konsolidasi pengadaan dan clearing house.

Firmansyah menambahkan, tantangan pengadaan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mendorong penguatan industri dalam negeri dan pemberdayaan UMK-K serta memastikan manfaat pengadaan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu, keberhasilan tata kelola pengadaan barang dan jasa tidak cukup hanya diukur dari terselesaikannya proses pembelian barang atau jasa, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Seskab Teddy: Atas Instruksi Presiden, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT

Published

on

By

Sebanyak 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak gempa NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
BANTUAN BENCANA GEMPA: Sejumlah 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak bencana gempa bumi di NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

NTT, baliilu.com – Pemerintah, atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, terus mempercepat pengiriman bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima pascabencana, Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 253 ton logistik telah diangkut menuju wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pada Rabu dini hari, lima pesawat kembali diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa total 65 ton bantuan.

“Yang pertama, atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana, tanggal 19 Agustus 2026, jam 4 pagi kembali diberangkatkan 5 pesawat menuju NTT, hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Seskab.

Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak. Pemerintah menyiapkan dua posko utama untuk mempercepat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Dari Posko Labuan Bajo, bantuan didorong menuju sejumlah wilayah, antara lain Manggarai dan Ngada. Sementara itu, bantuan dari Posko Maumere didistribusikan menuju Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Jalur udara diperkuat dengan helikopter serta pesawat Cassa dan pesawat berukuran lebih kecil. Untuk jalur laut, tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga hampir berlabuh.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ungkap Teddy.

Pemerintah, lanjut Seskab Teddy, terus memantau penanganan bencana agar seluruh proses dapat berjalan cepat dan bantuan dapat segera diterima masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Pastikan Kualitas dan Harga Wajar Produk IKM Bali Bangkit

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” pungkas Seskab. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca