Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Optimalisasi Kompetensi Guru BK di Bali Melalui LSPR Teacher Training 2024

BALIILU Tayang

:

LSPR Bali
PELATIHAN: LSPR Institute of Communication and Business – Bali berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Denpasar saat menyelenggarakan LSPR Bali Teacher Training 2024 yang digelar secara Hybrid di Auditorium LSPR Bali pada, 27 Agustus 2024. (Foto: Hms LSPR)

Denpasar, baliilu.com – Dengan semangat Kurikulum Merdeka, peran Bimbingan Konseling (BK) menjadi semakin penting untuk mengembangkan kompetensi, kepemimpinan, dan kesiapan diri siswa di masa depan melalui penyusunan modul yang strategis, praktis dan efektif.

Selain itu, untuk meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme di lingkungan pendidikan, guru BK juga perlu siap membangun Personal Branding yang kuat agar menjadi teladan yang inspiratif bagi semua terutama siswa & orang tua.

Dalam mendukung hal tersebut, maka LSPR Institute of Communication and Business – Bali berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Denpasar kembali menyelenggarakan LSPR Bali Teacher Training 2024 dengan tema Empowering Educators dengan berbagi pengetahuan, wawasan mendalam, pengalaman, serta diskusi strategi mengenai penyusunan Modul Layanan BK & Personal Branding untuk para guru kepada Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/SMK di Bali. Acara pelatihan ini digelar secara Hybrid di Auditorium LSPR Bali dengan antusiasme partisipan mencapai 70 orang pada, 27 Agustus 2024.

Peserta dibekali dengan dua sesi pelatihan yang bermanfaat, Sesi 1 mengangkat topik tentang Mastering Personal Branding for Teachers oleh Ms. Gesille Sedra Buot, MBA selaku Executive Director LSPR Bali, yang mengupas strategi dan tips efektif dalam membangun personal branding bagi para guru guna meningkatkan kepercayaan diri, dan mengembangkan karir guru agar dikenal sebagai profesional yang kompeten, empati, dan inovatif dalam pendekatan mereka terhadap layanan bimbingan serta menunjang reputasi profesional di lingkungan sekolah.

Sesi 2, bertema Penyusunan Modul Layanan BK dibawakan oleh Ni Nyoman Sri Agustini Andayani, M.Pd selaku Ketua MGBK Kota Denpasar, dalam sesi ini peserta diajak untuk memahami langkah-langkah penyusunan modul bimbingan dan konseling yang relevan dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan BK di sekolah dengan saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik  terkait Rencana Modul Pelaksanaan layanan bimbingan konseling tahun ajaran 2024/2025 dan Perencanaan Ekuivalensi Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling di luar Kelas.

Baca Juga  LSPR Institut Menambah Kampus Baru di Bali

Ni Nyoman Sri Agustini Andayani, M.Pd selaku Ketua MGBK Kota Denpasar sertak Narasumber pada acara hari ini menyatakan, “Saya sebagai ketua MGBK Kota Denpasar sangat bangga untuk kolaborasi acara pelatihan tahunan yang sangat luar biasa dari LSPR. Kegiatan ini patut diapresiasi dan dilanjutkan secara berkesinambungan untuk terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi Guru BK dalam mengoptimalkan layanan mereka untuk menciptakan pengalaman belajar dan jam layanan yang berpusat pada kebutuhan peserta didik sehingga dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan mendukung perkembangan potensi siswa secara menyeluruh.”

Salah satu peserta pelatihan Ni Putu Sumartini, S.Pd, M.Pd selaku Guru BK SMAN 4 Denpasar mengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada LSPR Bali yang sudah memfasilitasi kami dalam memberikan wadah bagi para guru Guru Bimbingan Konseling (BK) di SMA/K se-Bali untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan sekarang. Kami percaya bahwa dengan dukungan pelatihan seperti ini, para guru BK akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada dan mampu memberikan solusi yang inovatif dalam mendampingi perkembangan siswa.”

Dengan demikian, LSPR Teacher Training 2024 dapat menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk terus mengembangkan diri, mengasah kompetensi, dan memperkaya wawasan. Melalui program ini, diharapkan para guru dapat semakin percaya diri dan tangguh dalam menjalankan peran mereka sebagai penggerak utama dalam dunia pendidikan. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dukung Program Kampus Merdeka, LSPR Bali Jalin Kerjasama dengan Hotel Capella Ubud Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  LSPR Kukuhkan Prof. Dr. Ulani Yunus sebagai Guru Besar Ilmu Komunikasi Bidang Periklanan dan Merek

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  LSPR Institute Tegaskan Kembali Komitmen Komunikasi yang Etis dan Bertanggung Jawab

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca