Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peduli Sosial DPD Perbarindo Bali, Bagikan 5 Ton Beras Buat Warga Terdampak Banjir

BALIILU Tayang

:

DPD Perbarindo Bali
SERAHKAN BERAS: Ketua DPD Perbarindo Bali, I Ketut Komplit saat menyerahkan 5 ton beras, yang diterima Sekretaris BPBD Provinsi Bali, Ni Luh Vissca Anggraini dan Dinas Sosial P3A Provinsi Bali di Kantor BPBD Bali, Denpasar, Rabu, 17 September 2025. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perbarindo Bali menyalurkan 5 ton beras, yang diterima Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Ni Luh Vissca Anggraini dan Dinas Sosial P3A Provinsi Bali di Kantor BPBD Bali, Denpasar, Rabu, 17 September 2025.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD Perbarindo Bali, I Ketut Komplit menyebutkan 5 ton beras lokal didatangkan dari daerah Negara, Kabupaten Jembrana sebagai sentra produksi beras di Bali.

“Sebenarnya kita fokus pada kebutuhan pokok berupa beras. Kita berharap, agar BPBD Bali bisa mendistribusikan kepada warga yang membutuhkan secepat-cepatnya,” kata Ketut Komplit.

Menurutnya, kegiatan Perbarindo Bali ini merupakan Aksi Sosial Peduli Bencana Banjir yang menimpa masyarakat Bali di beberapa Kabupaten/ Kota se-Bali.

Hal tersebut sebagai bentuk simpati dan kepedulian sosial, sehingga DPD Perbarindo Bali hadir di tengah-tengah musibah yang tidak pernah diprediksi dan datang dengan tiba-tiba.

Untuk itu, Ketut Komplit berharap mudah-mudahan masyarakat Bali yang tertimpa musibah bencana banjir segera bisa recovery dengan baik.

“Bagi masyarakat yang memiliki usaha, segera bisa bangkit, bahwa kita harus menatap masa depan jauh lebih baik,” terangnya.

Sebagai industri BPR-BPRS yang ada di Bali, Ketut Komplit juga berharap kondisi Bali segera pulih kembali, agar masyarakat Bali bisa beraktivitas dan ekonomi Bali bisa lebih baik serta pariwisata Bali kembali normal.

Melalui partisipasi Perbarindo Bali, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat Bali, terutama terdampak bencana banjir dan BPR-BPRS di Bali selalu peduli dengan masyarakat yang ada di Bali.

“Kita sebagai industri BPR-BPRS yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana kembali ke masyarakat membutuhkan situasi dan kondisi yang jauh lebih baik dari musibah yang kemarin,” tandasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Koordinir Penanganan Sampah Pascabanjir di Jalan Bukit Tunggal Pemecutan

Patut diketahui, bahwa DPD Perbarindo Bali menaungi 127 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS).

Hingga bulan Juli 2025, BPR-BPRS terus dipercaya masyarakat dengan pertumbuhan dana sekitar 5,1 persen dan dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 17,5 triliun dengan aset sekitar Rp 22 triliun lebih serta pertumbuhan 4,1 persen.

Begitu pula, kredit sudah disalurkan kepada masyarakat sebesar Rp 13,3 triliun, meski secara agregat belum begitu tinggi daripada dana pihak ketiga.

Meski demikian, Ketut Komplit merasa bersyukur ada trend meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi, yang memberikan ruang bagi BPR-BPRS untuk kembali memberikan fungsi dan mediasi secara optimal.

“Mudah-mudahan terus bertumbuh, apalagi kemarin pasca-Reshuffle Kabinet hadir sosok pak Purbaya sebagai Menteri Keuangan, mudah-mudahan bisa menginspirasi dan membuat pertumbuhan ekonomi jauh lebih tinggi dari biasanya,” kata Ketut Komplit dengan nada optimis.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Provinsi Bali Ni Luh Vissca Anggraini mengucapkan terima kasih atas bantuan 5 ton beras dari DPD Perbarindo Bali.

“Bantuan Sosial dari 127 BPR-BPRS yang ada di Bali dalam naungan DPD Perbarindo Bali nanti kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Segera akan kami lakukan,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ida Ayu Ketut Anggreni selaku Kepala Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial P3A Provinsi Bali yang mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan 5 ton beras dari  Perbarindo Bali yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana banjir.

Meski demikian, pihaknya juga memikirkan penanganan jangka panjang bagi warga terdampak banjir, yang membutuhkan bantuan, terutama warga yang memang rumahnya sudah hilang dan tidak punya pekerjaan, agar bisa menata kembali kehidupannya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

“Jadi, kami mohonkan berbagi tidak hari ini saja, ke depan kami mohonkan juga agar berkelanjutan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Published

on

By

rekayasa pecatu
REKAYASA LALIN: Dinas Perhubungan Kabupaten Badung menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Desa Pecatu, Badung yang berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6).

Dalam pelaksanaannya ada sejumlah perubahan, yakni ada ruah jalan yang tidak boleh dilewati kendaraan roda empat. Seperti kendaraan dari simpang Jalan Baler Setra – Jalan Belimbing sari menuju arah barat di Jalan Uluwatu hanya boleh sepeda motor. Kemudian untuk kendaraan dari Jalan Uluwatu dilarang menuju Jalan Toya Ning II. Selanjutnya kendaraan dari Jalan Toya Ning II dilarang menuju arah barat di Jalan Uluwatu. Seluruh rekayasa arus lalu lintas ini hanya berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gede Rahmadi mengatakan, rekayasa lalu lintas ini untuk mengurai kemacetan. Sebab sehari-harinya saat menuju Pura Uluwatu, di Desa Pecatu kondisi jalan akan mengalami kemacetan. Bahkan ia menyatakan, dalam perjalanan akan memakan waktu sekitar tiga jam.

“Untuk mengurangi kemacetan tersebut agar pariwisata merasa nyaman dan masyarakat juga merasa nyaman, maka kita mengurai dengan mengadakan rekayasa lalu lintas,” ujar Gung Rahmadi.

Pihaknya menyebutkan, perubahan arus lalu lintas ini akan berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita. Hal ini dipilih lantaran pada waktu tersebut kerap terjadi peningkatan kendaraan bermotor. Dalam penerapannya, akan dilakukan pengawasan di Simpang Kantor Perbekel, simpang Belimbing Sari, Simpang Toya Ning, Simpang Matsuka, Simpang Nirmala dan terakhir di Simpang Politeknik.

“Karena pagi agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, sedangkan terjadi peningkatan itu ketika masyarakat, wisatawan menuju ke objek-objek wisata nonton kecak dan melihat sunset biasanya,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

Gung Rahmadi pun berharap, seluruh pengendara kendaran bermotor dapat mengikuti ketentuan yang telah diterapkan. Meski ada kondisinya sedikit memutar, namun tujuannya agar menciptakan perjalanan yang lebih lancar.

“Jadi waktu singkat tapi jarak tempuhnya mungkin lebih panjang sedikit, tapi masyarakat dan wisatawan merasa nyaman menuju ke Uluwatu,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Terima Bantuan CSR untuk Warga Korban Banjir dari Hotel Alila Seminyak

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Koordinir Penanganan Sampah Pascabanjir di Jalan Bukit Tunggal Pemecutan

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca