Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pelajari Konversi SKS Sistem Blok ke Sistem BKD SISTER, FK Unud Lakukan Studi Banding ke FK UB

BALIILU Tayang

:

studi banding FK unud
STUDI BANDING: FK Unud yang dipimpin Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes saat melakukan kunjungan studi banding ke Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), Senin (25/9/2023). (Foto: ist)

Malang, baliilu.com – Dalam rangka bertukar informasi dan pemahaman terkait konversi SKS sistem blok, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes. melakukan kunjungan studi banding ke Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB). Kedatangan tim dari FK Unud disambut oleh Dekan FK UB, Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med., Sp.A(K) bertempat di Ruang Pertemuan, Lt. 9., Gedung Pusat Pendidikan FK UB Malang, Senin (25/9/2023).

Tujuan studi banding ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses terkait konversi SKS sistem blok ke sistem BKD SISTER. Dalam sambutannya Dr. Sudarmaja menyampaikan terimakasih sudah menerima kunjungan tim dari FK Unud dalam rangka studi banding untuk bertukar informasi dan pemahaman terkait konversi SKS sistem blok ke sistem BKD SISTER.

“Harapan kami kedepannya FK Unud bersama dengan Universitas Brawijaya bisa saling tukar pikiran dalam semua aspek Tridharma Perguruan Tinggi untuk memajukan institusi masing-masing,” ucapnya.

Dekan FK UB, Dr. Wisnu menyampaikan apresiasinya karena telah memilih FK UB sebagai tempat melakukan studi banding dan berharap sinergi dan kolaborasi antar institusi akan terjalin dengan baik.

Selepas dibuka, acara dilanjutkan dengan presentasi oleh Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran FK UB, dr. Tri Wahju Astuti, M.Kes, Sp.P(K), mengenai konversi SKS mata kuliah kompetensi ke sistem BKD SISTER yang disambung dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Dari FK Unud, kunjungan ini turut serta diikuti oleh Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran, dr. I Wayan Sumardika, S.Ked., M.Med.Ed., Ph.D., Koordinator Program Studi Profesi, Dr. dr. I Wayan Eka Sutyawan, Sp.M(K)., Koordinator Tata Usaha, Ni Ketut Dewi Megawati, SH., MH., para subkoordinator dan para tenaga kependidikan.

Baca Juga  Unud Lantik Dr. I Ketut Kartika sebagai Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Udayana

Sedangkan dari FK UB, turut serta hadir dalam kegiatan ini diantaranya Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K)., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, Dr. Husnul Khotimah, S.Si., M.Kes., Staff Khusus Wakil Dekan, Pejabat KPS Profesi Dokter, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Subbagian dan tenaga kependidikan. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3686-Pelajari-Konversi-SKS-Sistem-Blok-ke-Sistem-BKD-SISTER-FK-Unud-Lakukan-Studi-Banding-ke-FK-UB.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kemenag Buleleng Gelar Utsawa Jnananing Sad Dharma #3

Merajut Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Seni, Budaya dan Teknologi

Loading

Published

on

By

Wabup Supriatna Buka Utsawa Jnananing Sad Dharma #3
BUKA UTSAWA: Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna berfoto bersama usai membuka puncak Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Jumat (9/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual generasi muda. Melalui Kelompok Kerja (Pokja) Penyuluh Agama Hindu, ajang puncak Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 resmi digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Jumat (9/10).

Kegiatan yang dirancang sebagai ruang ekspresi dan pendalaman ajaran agama Hindu ini menyuguhkan berbagai mata lomba bernafaskan seni, budaya, serta pemanfaatan teknologi digital, seperti Dharma Wacana, Dharma Gita, Cipta Lagu Religi, Puja Tri Sandhya, Geguritan, hingga lomba video pendek.

Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya agenda tahunan yang diinisiasi para penyuluh agama ini. Dalam sambutannya, pihaknya menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuh terhadap langkah strategis dalam membimbing generasi penerus bangsa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Utsawa Jnananing Sad Dharma yang ketiga ini oleh kelompok penyuluh bekerja sama dengan Kementerian Agama. Ini adalah kegiatan yang sangat positif, khususnya di Kabupaten Buleleng, di mana kita memberikan kesempatan buat generasi kita untuk mendalami sisi budaya dan agama Hindu lewat berbagai lomba yang kaya filosofi serta seni budaya,” ujar Supriatna.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara rutin setiap tahunnya demi memperkuat pemahaman keagamaan generasi muda melalui sarana sastra, Dharma Gita, hingga Dharma Wacana.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, turut mengapresiasi langkah progresif para penyuluh agama Hindu di Buleleng yang mampu meleburkan diri dengan dinamika adat, seni, dan budaya lokal.

Menurutnya, Utsawa Jnananing Sad Dharma merupakan manifestasi nyata dalam membangun etika, budi pekerti, dan karakter melalui sastra agama, melalui sinergi antara Kemenag, pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan para penyuluh.

Baca Juga  Unud Apresiasi MPR RI atas Kerja Sama Pagelaran Seni Budaya dalam Rangka Pendidikan Penguatan Empat Pilar

Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi seremonial, tetapi konsisten menjadi cetakan lahirnya generasi muda Hindu Buleleng yang cerdas, berkarakter, moderat, dan berdaya saing global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pasar Rakyat TP PKK Bali di Badung Libatkan 131 Pelaku Usaha, Transaksi Capai Rp 322 Juta dalam Hitungan Jam

Published

on

By

Putri Koster Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Bali di Badung
HADIRI PASAR RAKYAT: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, menghadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Badung, Jumat (9/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, menghadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Badung, Jumat (9/10). Kegiatan yang melibatkan 131 pelaku usaha dan pedagang lokal tersebut menjadi bagian dari upaya TP PKK Provinsi Bali dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM dan industri kecil dan menengah (IKM) di Bali.

Ny. Putri Koster menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan kelanjutan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang telah dirintis sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster. Program tersebut berawal dari Pasar Gotong-royong pada masa pandemi Covid-19 untuk membantu pemasaran produk UMKM lokal yang terdampak, kemudian berlanjut melalui kegiatan Penggak PKK.

Memasuki periode kedua kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, program tersebut kembali dilanjutkan melalui Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang diselenggarakan secara bergilir di kabupaten/kota se-Bali. Kegiatan ini bertujuan memperluas akses pasar bagi produk lokal, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ny. Putri Koster berharap Pasar Rakyat dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penyediaan produk kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau. Hal ini dimungkinkan karena pedagang yang dilibatkan merupakan produsen atau pedagang langsung sehingga rantai distribusi dapat diperpendek.

Selain menjadi sarana pemberdayaan ekonomi, Pasar Rakyat juga dimanfaatkan sebagai wadah silaturahmi dan penguatan sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota se-Bali. Ny. Putri Koster mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan di Kabupaten Badung dan berharap program serupa dapat dikembangkan hingga tingkat kecamatan untuk memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut turut diserahkan bantuan kepada 100 warga kurang mampu di Kabupaten Badung. Setiap penerima memperoleh paket bantuan berupa 20 kilogram beras, dua krat telur, satu liter minyak kelapa (tandusan), serta dua paket belanja yang disediakan oleh TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas, untuk Pascasarjana Unud yang Lebih Baik dan Maju

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan TP PKK Provinsi Bali dalam penyelenggaraan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi”. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan 131 pelaku usaha dan pedagang, terdiri atas 39 IKM, 64 UMKM kuliner dan olahan pangan, serta 28 pelaku usaha produk pertanian. Kegiatan juga diramaikan dengan kehadiran stan Turyapada Tower dan Bali Chef Community.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan. Hingga pukul 09.30 WITA, nilai transaksi penjualan tercatat telah mencapai Rp 322 juta. Rasniathi optimistis jumlah tersebut akan terus meningkat hingga kegiatan berakhir pada pukul 18.00 WITA, bahkan berpotensi melampaui capaian transaksi Pasar Rakyat yang telah dilaksanakan di kabupaten/kota lainnya.

Penyelenggaraan Pasar Rakyat juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat, antara lain aksi gotong royong membersihkan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, lomba mewarnai dan kolase tingkat TK se-Kabupaten Badung, sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, serta kegiatan jalan santai dan senam pada sore hari.

Melalui perpaduan kegiatan pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan aktivitas kemasyarakatan, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran TP PKK dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bawa Nama Badung, 16 Pramuka Penggalang SMPN 4 Kuta Utara Siap Berlaga di LT IV Bali 2026

Published

on

By

Pelepasan Kontingen Badung LT IV Pramuka Bali 2026
LEPAS KONTINGEN: Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung, I Putu Oka Adnyana, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarcab Badung, mewakili Ketua Kwarcab Badung Drs. I Ketut Suiasa serta Kepala Disdikpora Badung selaku Ketua Harian Kwarcab Badung, melepas Kontingen Badung dalam ajang Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Empat (LT IV) Kwartir Daerah (Kwarda) Bali 2026 di Gedung Kwarcab Badung, Kerobokan, Jumat (9/10/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Sebanyak 16 Pramuka Penggalang SMP Negeri 4 Kuta Utara siap membawa nama Kabupaten Badung dalam ajang Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Empat (LT IV) Kwartir Daerah (Kwarda) Bali 2026. Perlombaan berlangsung di Bumi Perkemahan Margarana, Tabanan, pada 15-18 Oktober 2026.

Kontingen Badung tersebut resmi dilepas oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung, I Putu Oka Adnyana, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Kwarcab Badung, mewakili Ketua Kwarcab Badung Drs. I Ketut Suiasa serta Kepala Disdikpora Badung selaku Ketua Harian Kwarcab Badung, di Gedung Kwarcab Badung, Kerobokan, Jumat (9/10/2026).

Sebanyak 16 peserta terdiri dari 8 putra dan 8 putri yang merupakan regu berprestasi tinggi pada LT III Kwarcab Badung. Mereka didampingi dua pembina dan satu pimpinan kontingen.

Oka Adnyana berharap para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Badung. Ia juga mengapresiasi SMPN 4 Kuta Utara yang telah mempersiapkan kontingen untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala SMP Negeri 4 Kuta Utara yang sudah menyiapkan peserta dalam ajang ini. Semoga mereka dapat menorehkan prestasi terbaik dan, astungkara, melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Kepala SMPN 4 Kuta Utara, I Gede Raka Susila, mengatakan pihak sekolah telah mempersiapkan para peserta selama dua bulan.

“Sekolah juga memberikan dispensasi kegiatan belajar agar siswa dapat fokus berlatih, mengingat banyaknya materi dan jenis perlombaan yang harus dikuasai. Kami berharap kesiapan dan semangat mereka dapat membuahkan hasil sesuai ekspektasi bersama,” katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bekerja Sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, FIB Unud Kirim 20 Mahasiswa Magang
Lanjutkan Membaca