Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1946 di Badung

OPD Sebagai Leading Sektor Atensi Pelaksanaannya Berjalan Khusyuk, Aman dan Lancar

Loading

BALIILU Tayang

:

nyepi
SOSIALISASI PERAYAAN NYEPI: Dari kiri ke kanan Kadis Kominfo Badung I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, S.Sos., M.A.P, Kadis Kebudayaan Badung Gde Eka Sudarwitha, Kaban Kesbangpol Badung I Nyoman Suendi, dan Kadis Perhubungan Drs. AAN Rai Yuda D, MAP saat menyosialisasikan pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi, yang berlangsung di ruang rapat lantai III Gedung Kominfo Badung pada Rabu (6/3/2024). (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung sesuai direktif Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, bahwa pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946 di Badung akan diawali upacara melasti ke pantai, upacara Tawur Kesanga/Ngrupuk, juga akan dilaksanakan pawai ogoh-ogoh di setiap desa di wilayah Kabupaten Badung, dilanjutkan dengan Catur Brata Penyepian dan Ngembak Geni.

Terkait pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi tersebut, Dinas Kebudayaan sebagai leading sektor, bersama Dinas Perhubungan dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung yang difasilitasi Dinas Kominfo Kabupaten Badung menyosialisasikan pelaksanaannya agar berjalan khusyuk, aman dan lancar. Acara sosialisasi berlangsung di ruang rapat lantai III Gedung Kominfo Badung pada Rabu (6/3/2024).

Kadis Kebudayaan Badung Gde Eka Sudarwitha mengatakan, sesuai perintah Bupati Badung terkait pelaksanaan melasti di masing-masing desa merupakan tanggung jawab bersama khususnya para bendesa/ lurah dan camat serta dinas terkait seperti Dinas Perhubungan untuk pengamanan rute melasti agar selalu berkoordinasi kepada pihak terkait dalam hal ini Polresta Denpasar dan Polres Badung. Sehingga kerja sama yang baik dalam melakukan pengamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melaksanakan kesakralan dari melasti dapat berjalan dengan khusyuk, aman dan lancar. ‘’Kegiatan mekiis, melis, melasti atau mekekobok di Kabupaten Badung biasanya dilaksanakan mulai dari hari Kamis-Sabtu tanggal 7-9 Maret 2024 sesuai dresta setempat yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh desa adat masing-masing,’’ ujar Sudarwitha.

NyepiKadis Kebudayaan Badung Gde Eka Sudarwitha saat memberikan keterangan pers kepada awak media. (Foto: gs)

Sudarwitha menyampaikan pelaksanaan Tawur Agung Kasanga di Kabupaten Badung tahun ini akan dilaksanakan di Jaba Sisi Pura Lingga Bhuana sebagai titik nol Kabupaten Badung pada Minggu, 10 Maret 2024. Ia mengharapkan perwakilan dari masing-masing kecamatan agar hadir ke Pura Lingga Bhuana pukul 11.00 Wita dengan membawa sujang dan daksina pejati untuk nunas tirta dan nasi tawur.

Setelah kegiatan Tawur Agung Kasanga di Jaba Pura Lingga Buwana, akan diikuti pelaksanaan Tawur Agung Kasanga di masing-masing kecamatan pada pukul 13.00 Wita dengan upakara caru panca sanak atau berdasarkan kemampuan sesuai iksa, sakti, desa, kala, tatwa. Di tingkat desa pada pukul 16.00 Wita dan pada tingkat banjar pada saat sandikala.

Terkait kegiatan pawai ogoh-ogoh dilaksanakan pada malam pengerupukan Minggu, 10 Maret 2024. Pawai ogoh-ogoh di Badung dikemas dalam bentuk lomba untuk para yowana se-Kabupaten Badung dimana penilaian sampai saat ini masih berlangsung yang dilakukan oleh tim dari Dinas Kebudayaan dan pengumuman pemenang pada 15 Maret 2024.

Baca Juga  Giri Prasta: Kami Selalu Optimis dengan PAD Kabupaten Badung

Untuk kelancaran dan keamanan pawai ogoh-ogoh diimbau dilaksanakan di lapangan desa, depan wantilan atau menggunakan sarana dan prasarana adat lainnya. Kegiatan parade ogoh-ogoh dapat menampilkan fragmentari dengan iringan tabuh baleganjur. Apabila menggunakan jalan protokol utama agar dikoordinir oleh bandesa adat dan perbekel /camat/lurah kepada pihak terkait dan harus disiapkan alternatif pengalihan arus lalulintas dengan maksimal pelaksanaan pawai ogoh-ogoh sampai dengan pukul 22.00 Wita. ‘’Apabila lebih maka akan menjadi acuan dalam mendiskualifikasi dari penilaian tingkat kabupaten,’’ tegas Sudarwitha.

Sedangkan Nyepi Sipeng dilaksanakan pada Senin, 11 Maret 2024 selama sehari penuh (24) jam dari pukul 06.00 Wita sampai dengan hari Selasa 12 Maret 2024 pukul 06.00 dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian yakni amati gni atau tidak menyalakan api/lampu, amati karya atau tidak melakukan aktivitas fisik atau kerja, amati lelungan atau tidak bepergian, dan amati lelanguan atau tidak melakukan hiburan.

‘’Pelaksanaan Nyepi di wilayah Badung dikecualikan apabila ada situasi kegawatdaruratan dan alasan kemanusiaan, agar dikoordinasikan kepada petugas dan aparat berwenang. Sedangkan para pengusaha hotel dan tempat hiburan, masyarakat pendatang dan wisatawan agar dapat mematuhi pelaksanaan Nyepi dan kepada masyarakat agar mematuhi pelaksanaan catur brata penyepian di rumah masing-masing, tidak berkeliaran kecuali aparat terkait dan tidak melakukan hal-hal yang nantinya membuat pelaksanaan nyepi menjadi tidak khusyuk,’’ ujarnya.

Bila umat Hindu di Bali ada yang melaksanakan upacara piodalan di merajan, sanggah atau pura tertentu maka dilaksanakan menggunakan tingkat terkecil, meminimal menggunakan api atau dupa dan tidak menggunakan tetangguran atau gong dan dilaksanakan sedini mungkin dipimpin oleh pemangku bersangkutan dan upacara harus selesai saat galang kangin atau pukul 06.00 Wita pada 11 Maret 2024.

Baca Juga  “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Desa Banjar Batulumbang

‘’Terkait pelaksanaan bulan puasa yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, diminta kepada saudara-saudara non-Muslim untuk melaksanakan peribadatan di rumah masing-masing,’’ ujar Sudarwitha seraya menegaskan pelaksanaan Ngembak Geni pada 12 Maret 2024 diimbau kepada para pelaku usaha dan pasar untuk membuka usahanya mulai pukul 08.00 Wita. Para pihak menagemen hotel restoran dan café agar mengatur jadwal pegawai agar tidak mengganggu pelaksanaan rentetan Nyepi Caka 1946.

kadis perhubungan

Kadis Perhubungan Badung Drs. AAN Rai Yuda D, MAP. (Foto: gs)

Sementara itu, Kadis Perhubungan Drs. AAN Rai Yuda D, MAP mengatakan pihaknya akan mengantisipasi sesuai pemetaan terhadap zone dan simpul pertemuan peserta melasti di simpang perempatan atau pertigaan sesuai dresta masing-masing. Baik di Badung Utara dan Badung Selatan. Untuk Badung Utara pengaturannya lebih ringan mengingat sebagian besar masyarakat melasti menggunakan moda transportasi yang berangkat pagi-pagi. Namun pihaknya tetap menempatkan petugas di masing-masing simpang untuk pemantauan, penjagaan dan pengaturan lalulintas.

Sedangkan di Badung Selatan terutama di wilayah Kerobokan dresta melasti-nya berjalan kaki yang mulai berangkat ke segara sekitar pukul 09.00 Wita. Keberangkatan melasti ini diantisipasi dengan penempatan personil di masing-masing simpang berkolaborasi dengan pihak Pecalang, Kepolisian dan Satpol PP agar tidak terjadi stag terhadap pengguna jalan. ‘’Semua kita hormati baik dresta pelaksanaan hari suci dan pengguna jalan yang diberi kesempatan menggunakan jalan pada hari itu,’’ ucap Rai Yuda.

Rai Yuda menegaskan pihaknya tidak mungkin melaksanakan pengalihan lalulintas mengingat perjalanan melasti estafet. Terlebih lagi pengertian umat yang melasti dan pengguna jalan dari tahun ke tahun sudah ada toleransi. Bahkan ini sebagai bentuk dari atraksi pariwisata di jalan. Tak semata-mata yang terkena kemacetan mengeluh tetapi justru mendapatkan dan bisa melihat inilah Bali pada saat menyambut Tahun Baru Caka. ‘‘Itu merupakan bagian daripada kegiatan agama yang menjadi atraksi wisata dan daya tarik akan bertambah. Tetapi untuk di wilayah Badung Selatan kami akan atensi penuh agar tidak terjadi kemacetan yang tidak bergerak yang simpulnya di simpang-simpang perempatan dan pertigaan,‘‘ ujarnya menegaskan.

Baca Juga  Ketua Komisi I DPRD Badung Bima Nata Hadiri Upacara ‘’Melaspas Tapakan’’ di Pura Puseh Desa Adat Pelaga

Untuk itu, Alit Yuda mengimbau kepada masyarakat pelaku perjalanan mohon dihindari simpang Gunung Sanghyang, simpang Semer dan simpang Petitenget. Apabila ada yang melakukan perjalanan ke Petitenget – Batubelig, menuju Berawa dan Canggu agar melaksanakan perjalanan lebih awal. Akan lebih baik hindari simpang-simpang tersebut dengan mencari jalan alternatif lewat Mahendradata dan Gatot Subroto.

Sementara Kaban Kesbangpol Badung I Nyoman Suendi menyampaikan sesuai hasil rapat koordinasi instansi terkait dengan Polres Badung bahwa sesuai perhitungan perayaan taraweh pertama bertepatan dengan Hari Suci Nyepi ada penyepakatan-penyepakatan perayaan taraweh disesuaikan dengan pelaksanaan Hari Suci Nyepi yakni disepakati soundsystem lebih banyak ke dalam.

Dikatakan juga bahwa pos-pos pelayanan terpadu yang ditunjuk oleh Polres Badung akan diisi oleh instansi teknis baik dari Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kebarakan dan Satpol PP.

‘‘Harapan kami karya Pemilu yang sudah sangat bagus, begitu juga proses yadnya dan bakti kita yang berhimpitan dengan pelaksanaan sholat tawareh pertama bisa berjalan khusyuk, aman dan lancar,‘‘ tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Polri Libatkan Ary Ginanjar dalam Assessment Jenderal, Perkuat Meritokrasi dan Keterbukaan

Published

on

By

KPRP Polri
ASSESSMENT: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo berfoto bersama Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 di Mabes Polri, Selasa (9/6). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri terus memperkuat reformasi internal melalui penguatan sistem meritokrasi dan manajemen talenta sebagai tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan Founder ESQ Corp., Ary Ginanjar, dalam pelaksanaan Assessment Center Perwira Tinggi Polri pada Kepangkatan Brigadir Jenderal Polisi Tahun Anggaran 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (9/6).

Keterlibatan pihak eksternal tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk membangun tata kelola sumber daya manusia yang semakin transparan, objektif, dan berbasis kompetensi. Langkah ini sekaligus menjawab salah satu rekomendasi KPRP terkait penguatan sistem merit dalam kaderisasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Polri.

Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Polri membutuhkan pemimpin yang adaptif, berintegritas, humanis, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui sistem kaderisasi yang objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.

Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan instrumen strategis dalam membangun sistem manajemen talenta yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan assessment center di berbagai institusi dunia saat ini tidak lagi sekadar digunakan untuk menilai kompetensi individu, tetapi telah berkembang menjadi instrumen untuk memetakan potensi kepemimpinan, kemampuan adaptasi, kapasitas kolaborasi, pengambilan keputusan, hingga kesiapan menghadapi perubahan yang dipicu perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Assessment Center Polri dibangun untuk memastikan bahwa pembinaan karier personel berjalan secara objektif dan berbasis data. Tujuannya bukan sekadar menilai seseorang layak atau tidak menduduki jabatan tertentu, tetapi menemukan potensi terbaik yang dimiliki setiap personel agar dapat dikembangkan secara optimal, ujar Anwar.

Baca Juga  Pidato Perdana AdiCipta Pada Rapat Paripurna DPRD Badung

Ia mengatakan keberadaan Assessment Center menjadi salah satu fondasi penting dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Polri.

Melalui assessment, kita dapat memetakan kompetensi, potensi, kesiapan, serta karakter kepemimpinan personel secara lebih komprehensif. Hasilnya menjadi dasar dalam pengembangan karier, pendidikan, promosi jabatan, maupun penyiapan kader-kader pimpinan Polri di masa depan, katanya.

Menurut Anwar, penguatan Assessment Center juga menjadi bagian dari upaya transformasi SDM Polri yang sejalan dengan Grand Strategy Polri 2025–2045 serta berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan yang mendorong tata kelola SDM yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki. Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri, tegasnya.

Sementara itu, Ary Ginanjar mengatakan dunia saat ini tengah memasuki era Talentism, yaitu periode ketika keunggulan organisasi semakin ditentukan oleh kemampuannya mengelola dan mengembangkan talenta manusia.

Mengacu pada berbagai kajian global, termasuk World Economic Forum (WEF), Ary menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotika akan mengubah banyak pola kerja konvensional. Karena itu, kemampuan yang tidak dapat digantikan teknologi seperti kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pengaruh sosial, integritas, dan pengambilan keputusan akan menjadi faktor pembeda utama.

Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat, kata Ary.

Menurutnya, organisasi modern di berbagai negara kini mulai beralih dari pendekatan penilaian berbasis jabatan menuju pendekatan berbasis talenta dan potensi. Assessment tidak lagi dipandang sebagai alat evaluasi semata, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kekuatan individu dan menyiapkan kepemimpinan masa depan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Dana Aci Pura Subak

Ary mengapresiasi langkah Polri yang mulai membangun Big Data talenta untuk memetakan potensi personel secara lebih akurat sebagai dasar pengembangan karier dan penempatan jabatan.

“Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi. Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asesmen modern tidak lagi berfokus pada pencarian kelemahan individu, melainkan mengungkap potensi autentik yang selama ini belum terpetakan.

“Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ary.

Menurut Ary, penempatan berbasis talenta akan menghasilkan personel yang lebih memahami makna tugasnya, lebih mandiri dalam bekerja, lebih cepat berkembang kompetensinya, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas,” tutupnya.

Assessment Center Perwira Tinggi Polri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta dan menjadi bagian dari langkah konkret Polri menindaklanjuti rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) dalam memperkuat sistem meritokrasi, manajemen talenta, dan tata kelola SDM yang profesional. Melalui proses yang objektif serta keterlibatan perspektif eksternal, Polri berupaya memastikan kaderisasi kepemimpinan berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi terbaik setiap personel. Pada akhirnya, penguatan kualitas pemimpin Polri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Dukung Percepatan PBG, Pj. Gubernur Bali Dampingi Mendagri dan Menteri PKP Tinjau MPP Badung

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo
BUKA MUNAS: Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bandar Lampung, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemakmuran rakyat Indonesia akan terwujud apabila pengelolaan kekayaan alam dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 33. Menurut Presiden, Indonesia merupakan negara yang dikaruniai sumber daya alam yang melimpah, sehingga tantangan utama bangsa saat ini adalah mengelolanya secara optimal demi kesejahteraan rakyat.

“Dari dulu, Nusantara kita didatangi karena kekayaannya. Bangsa-bangsa asing itu datang ke sini waktu itu, berbulan-bulan ke sini. Bukan wisata, dia ke sini mencari kekayaan, sampai sekarang. Jadi saudara-saudara, segala kekayaan kita, tantangannya adalah harus dikelola oleh kita dengan sebaik-baiknya. Dengan secerdas-cerdasnya,” ucap Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus berada dalam penguasaan negara sebagaimana diamanatkan konstitusi. “Saudara-saudara, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Ini bahasa Indonesia, tidak perlu ditafsirkan, tidak perlu diterjemahkan, harus dilaksanakan,” ungkap Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pengelolaan kekayaan alam nasional agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara maksimal oleh rakyat Indonesia. Kepala Negara mengatakan bahwa hasil pengelolaan sumber daya alam seharusnya menjadi modal pembangunan nasional dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Kita perang kemerdekaan dengan Undang-Undang Dasar ini dan logikanya, ini kekayaan kita. Masa kekayaan kita diolah, diambil, dijual ke luar negeri, hasil jualannya tidak ditaruh di Indonesia,” kata Presiden.

Baca Juga  Dukung Percepatan PBG, Pj. Gubernur Bali Dampingi Mendagri dan Menteri PKP Tinjau MPP Badung

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia. Presiden meyakini bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang makmur apabila mampu mengelola kekayaan dan potensi nasional secara tepat.

Presiden Prabowo pun menegaskan pentingnya persatuan, kerja sama, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera. “Rakyat paling ngerti. Rakyat ngerti bahwa untuk dapat hidup yang baik harus ada kerukunan. Harus ada apa? Harus ada paguyuban. Harus ada kerja sama. Harus ada saling mengisi. Bukan saling menghantam. Tapi elit semakin pintar,” pungkas Kepala Negara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Resmi Buka Munas XVIII HIPMI, Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa

Published

on

By

presiden prabowo
BUKA MUNAS: residen Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bandar Lampung, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. Kehadiran Kepala Negara dalam forum tertinggi organisasi pengusaha muda tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran strategis HIPMI dalam memperkuat perekonomian nasional dan mencetak generasi wirausahawan yang berdaya saing.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan peserta Munas yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne dan Mars HIPMI yang menggema di ruang pertemuan. Suasana khidmat kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.

Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchar dalam laporannya menegaskan bahwa Munas XVIII menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, semangat kemandirian ekonomi yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus menjadi pedoman bagi generasi pengusaha muda Indonesia.

“Kita sangat meresapi pesan dari Bapak Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang pernah mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tanpa kemandirian ekonomi hanyalah sebuah seremoni. Kita tidak ingin kemerdekaan kita hanya sekadar seremoni. Oleh karena itu, Munas ini menjadi ajang bagi HIPMI untuk merumuskan kontribusi nyata, memastikan Indonesia tidak hanya merdeka secara politik, tapi juga berdaulat secara ekonomi,” ujar Akbar.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberadaan HIPMI sebagai wadah pengusaha muda memiliki arti penting bagi masa depan Indonesia. Kepala Negara menilai semangat nasionalisme yang menjadi landasan lahirnya HIPMI merupakan faktor utama yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Acara Pelantikan PPS Pemilu Tahun 2024

“HIPMI sebagai wadah pengusaha muda adalah wadah yang sangat penting dan lahirnya HIPMI dengan wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme, sudah tidak ada. Bahkan, Mbah-mbahnya kapitalisme, guru-guru kapitalisme sekalipun mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa datang dengan nasionalisme,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo pun secara resmi membuka Munas XVIII HIPMI yang mengusung tema ‘Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional’. Peresmian pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Lampung, oleh Presiden Prabowo didampingi oleh para tokoh HIPMI dan para calon ketua umum BPP HIPMI.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, saya Prabowo Subianto, dengan ini secara resmi saya buka Musyawarah Nasional ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia,” ucap Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca