Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pelantikan Pengurus DPW NPCI, Gubernur Koster Ajak Bersama Membangun Bali

BALIILU Tayang

:

DPW NPCI Bali
PELANTIKAN: Gubernur Bali Wayan Koster hadir dalam acara Pelantikan Pengurus DPW Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali, Masa Bakti 2026-2031 bertempat di Bali International Hospital, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Sanur, Denpasar, pada Rabu (18/2). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster hadir dalam acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali, Masa Bakti 2026-2031 bertempat di Bali International Hospital, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Sanur, Denpasar, pada Rabu (18/2).

Dalam acara tersebut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa karakteristik Bali melalui pembangunan Bali dalam satu kesatuan wilayah, 1 pulau, 1 pola dan 1 tata kelola demi nindihin gumi Bali ini telah mampu memberikan peningkatan kontribusi pariwisata Bali tahun 2025 dari jumlah wisatawan mancanegara ke Bali 7,05 juta orang (nasional 15,39 juta orang) lebih tinggi dari tahun 2025 (6,3 juta orang).

“Keadaan Bali ini yang perlu kita pertahankan bila perlu kita tingkatkan kedepannya. Maka dari itu saya mengajak seluruh stakeholder yang hadir dalam acara ini untuk bersama bersatu berpegang teguh pada kiat-kiat kemajuan pariwisata membangun Bali. Bali yang bertumpu dari sektor pariwisata bukan hanya sekedar pepatah semata. Kita harus wujudkannya dengan tindakan nyata mencari solusi dari permasalahan Bali yang ada dengan bekerja bersama, bekerja fokus, tulus lurus,” ucap Koster.

Lebih lanjut, Gubernur Koster menekankan kini Bali tengah menghadapi permasalahan kapasitas infrastruktur dan transportasi publik yang jauh dari memadai, alih fungsi lahan sawah yang terus meningkat, serta penodaan tempat-tempat suci di tengah perkembangan pariwisata. Hal ini mampu merusak pakem dan keorisinilan budaya Bali.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali terus berusaha dengan strategi pemantapan dan percepatan usulan atas sejumlah program infrastruktur strategis, larangan pembangunan di kawasan hijau dan peningkatan pengawasan keamanan di tempat – tempat suci keagamaan.

Di akhir sambutannya, Gubernur Koster berharap dengan terbentuknya pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali ini mampu ikut serta mendukung program – program Pemerintah Provinsi Bali guna terwujudnya kepariwisataan Bali berbasis budaya, berkualitas dan bermanfaat.

Baca Juga  Berbagi Kasih di Rahina Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir Generasi Muda di Tiga Usaha Lokal Ini

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan DPW NCPI, Provinsi Bali, I Made Mendra Astawa dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas Pembukaan Pengukuhan dan Pelantikan DPW NCPI Bali Masa Bakti 2026-2031 yang dirangkaikan dengan kegiatan Bali Economy Investment Forum, yang berlangsung di Bali International Hospital. Kegiatan ini bukan hanya seremoni organisasi, tetapi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berbasis budaya, pariwisata, kesehatan, dan ekonomi hijau.

Dalam kesempatan ini Ketua Umum DPP NCPI Dr. Gusti Kade Sutawa, S.E., melantik Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali Masa Bakti 2026-2031 yang diketuai oleh Agus Maha Usadha beserta Dewan Pengurus lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Jembrana Makin Tertata, Pemkab Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

Published

on

By

Lapangan Dauh Waru
BETEN ANCAK: Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat meresmikan kawasan Kaki Lima Beten Ancak, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri setelah para pedagang kaki lima (PKL) direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah daerah. Penataan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mempercantik wajah kota.

Para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar dan pinggir jalan sekitar lapangan dipindahkan ke lokasi baru di seberang jalan, yang diberi nama kawasan Kaki Lima Beten Ancak. Area tersebut menggunakan lahan pinjam pakai dari Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi Bali.

Lokasi relokasi dirancang mampu menampung hingga 56 PKL. Saat ini, sebanyak 46 pedagang telah menempati tempat baru tersebut. Pemerintah daerah memastikan fasilitas yang disediakan tetap strategis sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Rabu (18/2), mengatakan bahwa relokasi ini bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan di kawasan trotoar tanpa memutus mata pencaharian para PKL.

“Relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, tetapi justru memberikan tempat yang lebih tertata dan nyaman sehingga kawasan lapangan tetap indah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Dengan penataan ini, pemerintah berharap kawasan Lapangan Dauh Waru dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Masyarakat kini dapat menikmati fasilitas sosial di Lapangan Dauh Waru dengan lebih nyaman. Trotoar yang sebelumnya tertutup lapak kini kembali bersih, sementara para pengunjung tetap bisa berbelanja kuliner tepat disebrang lapangan Dauh Waru atau Kawasan Beten Ancak yang lokasinya sangat terjangkau. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Tekankan Penguatan Integritas dan Budaya Antikorupsi bagi ASN Pemprov Bali

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Miliki Warung yang Layak, Jadi Harapan Baru bagi Dadong Luh Sandat di Usia Senja

Published

on

By

bedah warung
BEDAH WARUNG: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Senyum sumringah tak lepas dari wajah Ni Luh Sandat (65) saat menyentuh dinding tembok baru warung miliknya.

Selama beberapa tahun ke belakang, warung kecil miliknya (red) yang terletak di Desa Tegalbadeng Barat itu hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah kerap bocor saat hujan tiba sehingga menyebabkan becek. Namun hari ini, segalanya berubah.

Melalui program “Bedah Warung”, hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, warung Dadong Luh Sandat kini bertransformasi menjadi tempat usaha yang lebih baik, layak, dan tentunya bersih.

“Saya mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara turut mensukseskan program bedah warung yang menjadi program di Jembrana. Harapan kita semua sama, kita ingin mendorong UMKM-UMKM kecil yang ada didesa itu bisa bertumbuh lebih baik kedepannya,” kata Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan usai peresmian program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2).

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Kembang saat peresmian program bedah warung milik I Komang Mudiarsana di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo yang juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

Kembali lagi, pihaknya berharap, adanya program bedah warung ini agar warung-warung tradisional mampu bersaing dengan toko-toko modern yang makin menjamur.

“Tentu harapan kami program Bedah Warung ini bisa menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” kata Bupati Kembang yang didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.

Bupati Kembang juga menambahkan program Bedah Warung tidak hanya memberikan bantuan fisik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana ke depan juga akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pemilik warung.

Baca Juga  DPRD Bali Terima dan Setujui Ranperda RTRW Provinsi Bali 2023-2043

Pembinaan dan pendampingan bakal diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

“Pendampingan tersebut meliputi penataan produk, pencahayaan, penanganan produk kedaluwarsa, pemilihan distributor yang tepat hingga membantu akses permodalan melalui perbankan,” tutupnya (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Kwarda Pramuka Bali Lantik Pengurus Pramuka Tingkat Cabang & Ranting Se-Gianyar

Published

on

By

Kwartir Gianyar
LANTIK: Ketua Kwarda Pramuka Bali saat melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 - 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 – 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar.

Dalam Struktur Organisasi Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Bupati Gianyar sebagai Ketua, Wakil Bupati Gianyar selaku Wakil Ketua, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sebagai Sekretaris. Sedangkan pada Struktur Organisasi Kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama selaku Ketua, I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Ketua Harian, dan dibantu oleh tujuh Wakil Ketua dari berbagai bidang serta dua orang Sekretaris dan dua orang Bendahara.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Bahwa ikrar tersebut bukanlah sekedar naskah yang dibaca, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada NKRI dan diri sendiri untuk ngayah yang tulus. Jabatan tersebut sebagai bentuk amanah, dan pengabdian di Pramuka sebagai investasi amal yang tak ternilai.

“Pelantikan ini adalah sebuah momentum estafet pengabdian. Pengelolaan organisasi yang berjenjang menunjukkan bahwa system kita berjalan dengan solid. Mari bawa Gerakan Pramuka Gianyar menjadi barometer pedidikan karakter di Bali,” terangnya.

Lebih lanjut Tjokorda Ardhana Sukawati berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk melakukan sinergi internal dengan memastikan koordinasi antar Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung berjalan selaras. Selain itu, Pramuka juga harus tetap relevan dengan perubahan zaman, serta Pramuka bisa menjadi solusi di tengah masyarakat dengan mencerminkan nilai Tri Hita Karana yang menjadi nafas hidup masyarakat di Bali.

Baca Juga  DPRD Bali Terima dan Setujui Ranperda RTRW Provinsi Bali 2023-2043

“Pengurus yang baru dilantik agar membangun kerjasama yang solid dan terarah antar unsur organisasi, sehingga setiap program dapat berjalan lebih optimal dan terukur,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga melantik Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung Kwarcab Gianyar Masa Bakti 2025-2030, Ketua Mabiran dan Anggota Pengurus Mabiran, Ketua dan Anggota Pengurus Kwartir Ranting dan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gianyar Masa Bakti 2025 – 2028. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca