Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

Uncategorized

Pemkab Badung Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 583 Tenaga Kerja Disabilitas di Kecamatan Abiansemal

BALIILU Tayang

:

BPJS
Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung I Putu Eka Merthawan bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Badung Nurul Indahyati menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan bertempat di Ruang Rapat Camat Abiansemal, Selasa (15/11). (Foto : ist)

Badung, baliilu.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung I Putu Eka Merthawan mendampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Badung Nurul Indahyati bersama anggota menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan. Kartu tersebut diterima langsung oleh Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa dan lanjut diserahkan kepada Ketua Forum Perbekel Abiansemal I Made Semawan. Penerima kartu terdiri dari 583 tenaga kerja disabilitas yang ada di wilayah Kecamatan Abiansemal Badung, Selasa (15/11) bertempat di Ruang Rapat Camat Abiansemal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung I Putu Eka Merthawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadirannya di Kantor Camat Abiansemal bersama Kepala Kantor BPJS Badung dan tim untuk menyerahkan kartu kepada 538 masyarakat penyandang disabilitas yang ada di Kecamatan Abiansemal. “Kami harap dalam jangka waktu 3 bulan sudah tuntas semua, CSR Bali memberi apresiasi kepada 583 masyarakat khusus disabilitas ini untuk diberikan BPJS ketenagakerjaan. Selanjutnya ini merupakan tanggung jawab kami di Pemkab untuk melanjutkan kegiatan secara permanen,” jelasnya.

Lebih lanjut I Putu Eka Merthawan mengatakan bahwa untuk langkah ke depan di tahun 2023 Dinas Ketenagakerjaan sebagai penanggung jawab juga akan meminta bantuan kepada camat serta perbekel untuk memberikan supportnya. “Kami bersama Bappeda, BPKAD dan juga BPJS Ketenagakerjaan untuk langkah ke depan selain disabilitas, untuk adat juga seperti pemangku-pemangku dan lainnya semuanya teradopsi di tahun 2023. Astungkara tidak ada masalah, serta janji untuk mewujudkan konsep dari BPJS sudah kami laksanakan dengan perencanaan dan juga sudah diagendakan dan mudah-mudahan tidak ada halangan di tahun 2023 bisa terwujud,” ucapnya.

Pihaknya berharap agar bantuan BPJS ketenagakerjaan ini sampai kepada yang berhak menerimanya, jadi tenaga kerja yang dimaksud itu portuni karena portuni itu bagian dari masyarakat dengan kekurangan. “Mereka harus harus kita bantu dengan sentuhan formal, sentuhan moral dari pemerintah, yang kedua agar benar-benar laporan ini yang berhak menerima, jangan sampai ada salah sasaran bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan bersama BPD Bali yang sudah tulus ikhlas membantu masyarakat disabilitas yang ada di Kecamatan Abiansemal khususnya dan Badung pada umumnya,” imbuhnya.

Baca Juga  Lomba Balap Sepeda Motor IMI Bali Road Show Bupati Badung Cup Grasstrack Motocross 2022

Sementara itu Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Badung Nurul Indahyati menyampaikan bahwa pihaknya selaku penyelenggara jaminan sosial memang sudah komitmen. “Kewajiban kami serta misi kemanusiaan adalah membantu pemerintah daerah untuk ikut mensukseskan program jaminan sosial tenaga kerja, karena ini merupakan program nasional dari Bapak Presiden Jokowi yang sudah menginstruksikan kepada seluruh bupati dan walikota. Kami selaku penyelenggara sudah menjadi kewajiban untuk mensuport seluruh tenaga kerja yang ada di Badung yang jumlahnya 360 ribu lebih agar keseluruhan bisa terlindungi jaminan ketenagakerjaannya. Dan untuk saat ini yang masih menjadi PR adalah dari sektor informal baru mencapai 11-12% karena sektor informal itu ada berbagai ragam pekerjaannya termasuk di dalamnya disabilitas jadi CSR dari BPD Bali itu memang kami fokuskan dulu untuk penyandang disabilitas,” terangnya seraya berharap untuk bantuan ini agar benar-benar orang yang berhak menerima dan besar harapan kepada camat serta seluruh perangkat desa untuk membantu mensukseskan program BPJS Ketenagakerjaan ini. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

BUDAYA

Jaga Eksistensi Adat, Pemkab Badung Dukung “Karya Agung Menawa Ratna“ di Pura Ratu Pasek

Published

on

By

SERAHKAN DANA HIBAH: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri Karya Agung Menawa Ratna Ngeteg Linggih, Padudusan Agung di Pura Ratu Pasek, Banjar Pasekan, Desa Adat Munggu, Mengwi, Selasa (15/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan adat, agama, dan kebudayaan Bali melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Puncak Karya Agung Menawa Ratna Ngenteg Linggih, Padudusan Agung di Pura Ratu Pasek, Banjar Pasekan, Desa Adat Munggu, Mengwi, Selasa (15/9).

Langkah ini ditunjukkan langsung lewat kehadiran Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang juga bertindak sebagai upasaksi sekaligus menyerahkan bantuan stimulus pemerintah secara simbolis kepada pihak pengempon.

Bantuan untuk menyukseskan karya tersebut diterima langsung oleh Ketua Panitia Karya, I Ketut Pujarsana, disaksikan tokoh adat serta masyarakat setempat. Upacara berskala utama ini dipuput oleh empat sulinggih, yakni Ida Sulinggih Sinuhun dari Griya Bongkasa, Ida Sulinggih dari Griya Buduk, Ida Sulinggih dari Griya Abianbase, dan Ida Sulinggih dari Griya Sempidi. Agenda keagamaan ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Bawa, Anggota DPRD Badung I Wayan Edy Sanjaya dan I Made Rai Wirata, Camat Mengwi, serta Perbekel Desa Munggu.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa sukacita serta apresiasi tinggi kepada seluruh krama pengempon Pura Ratu Pasek Banjar Pasekan atas semangat kebersamaan dan gotong-royong yang terjaga.

“Pelaksanaan karya bukan semata-mata merupakan rangkaian ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat jati diri masyarakat Bali yang berlandaskan adat, agama, tradisi, dan budaya. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pelestarian tradisi leluhur membutuhkan sinergi yang kokoh antara kebijakan pemerintah daerah dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat desa adat di tengah perkembangan zaman.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Pelestarian adat dan budaya membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami di Pemerintah Kabupaten Badung akan terus hadir memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah, sekaligus memastikan nilai-nilai luhur yang menjadi kekuatan masyarakat Bali tetap terjaga,” kata Bupati Adi Arnawa.

Baca Juga  Pelantikan dan ‘‘Launching‘‘ Pol. PP Pariwisata Provinsi Bali dan Badung

Melalui pelaksanaan yadnya utama ini, Bupati berharap vibrasi spiritualnya mampu membawa dampak positif bagi keselamatan krama dan keharmonisan daerah secara luas. “Selain sebagai sarana ngatag katatwaning agama, karya ini tentu kita maknai sebagai upaya memohon keselamatan, keharmonisan, dan kerahayuan bagi Jagat Badung, Bali, hingga Nusantara. Semoga seluruh rangkaian karya berjalan lancar, memberikan ketentraman bagi krama, dan membawa kebaikan bagi kehidupan bersama,” pungkas Adi Arnawa.

Di sisi lain, Ketua Panitia Karya I Ketut Pujarsana menyampaikan terima kasih mendalam atas perhatian penuh dari Pemkab Badung dan Pemerintah Desa Munggu. Menurutnya, sokongan ini melipatgandakan semangat krama dalam bergotong-royong secara swadaya demi mensukseskan upacara suci tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Bupati Badung beserta jajaran dan Pemerintah Desa yang telah memberikan perhatian serta dukungan nyata, sehingga karya agung ini dapat terlaksana dengan lancar dan labda karya,” ungkap Ketut Pujarsana.

Rangkaian upacara besar ini sendiri dijadwalkan masih akan berlangsung hingga prosesi penutupan atau Penyineban, Rsi Bojana, dan Nuek Bagia pada Kamis, 12 November 2026 mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka, Gubernur Koster: Bertugas Penuh Tanggung Jawab, Kompak dan Cinta Tanah Air

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswasabha Utama, Denpasar.
KUKUHKAN PASKIBRAKA: Gubernur Bali Wayan Koster saat mengukuhkan 72 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan 72 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (15/8/2026).

Ke-72 anggota Paskibraka tersebut akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Bali. Mereka terbagi dalam Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45, yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan rasa cinta Tanah Air. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta membentuk generasi muda Bali yang berkarakter dan berintegritas.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jaga kehormatan sebagai anggota Paskibraka dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus mengabdi kepada bangsa dan daerah,” pesan Gubernur Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Lomba Balap Sepeda Motor IMI Bali Road Show Bupati Badung Cup Grasstrack Motocross 2022
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wagub Giri Prasta Doakan “Karya Mamungkah Ngenteg Linggih” di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah “Labda Karya”

Krama Adat Apresiasi Kehadiran Wagub Giri sebagai Bukti Kepedulian Pemprov Bali terhadap Kelestarian Adat dan Budaya Bali

Loading

Published

on

By

HADIRI KARYA: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri “Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa Padudusan Agung Menawa Ratna lan Tawur Manca Rupa Wrespati Kalpa” di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Kamis (Wraspati Paing, Tambir), 13 Agustus 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengajak seluruh krama Desa Adat Delodbrawah untuk masikian dalam menjalankan swadharma agama serta melestarikan adat dan budaya Bali.

Pesan persatuan tersebut disampaikan Wagub Giri Prasta saat menghadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa Padudusan Agung Menawa Ratna lan Tawur Manca Rupa Wrespati Kalpa di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Kamis (Wraspati Paing, Tambir), 13 Agustus 2026.

Wagub Giri Prasta yang hadir didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna turut mendoakan agar pelaksanaan Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa tersebut prasida memargi antar, sida-sidaning don lan nemu labda karya.

“Titiang merasa bangga atas terlaksananya karya ini. Semoga krama Desa Adat Delodbrawah senantiasa sagilik saguluk, salunglung sabayantaka, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,” ujar Wagub Giri Prasta.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta juga menghaturkan punia senilai Rp 25 juta yang diterima Manggala Prawartaka Karya I Ketut Narya. Selain itu, Wagub Giri Prasta menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 5 juta kepada sekaa gamelan jegog serta masing-masing Rp 500 ribu kepada para penari.

Wakil Gubernur Bali asal Desa Pelaga, Kabupaten Badung, tersebut menegaskan bahwa upacara yang diselenggarakan merupakan wujud bhakti seluruh krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah.

“Jadi, apa yang sudah baik ini agar terus dilestarikan supaya generasi penerus kita, oka-oka atau anak-anak, alit-alit, hingga cucu, menjadikannya sebagai landasan dalam menjalankan swadharma di desa adat agar berjalan dengan baik,” jelas mantan Bupati Badung dua periode tersebut.

Baca Juga  Pelantikan dan ‘‘Launching‘‘ Pol. PP Pariwisata Provinsi Bali dan Badung

Sementara itu, Manggala Prawartaka Karya I Ketut Narya menyampaikan bahwa rangkaian Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa Padudusan Agung Menawa Ratna lan Tawur Manca Rupa Wrespati Kalpa di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah telah dimulai sejak 31 Juli 2026. Puncak karya berlangsung pada 11 Agustus 2026, sedangkan seluruh rangkaian upacara dijadwalkan berakhir pada 15 Agustus 2026.

“Karya ini kami selenggarakan dengan tujuan menstanakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa di Pura Desa lan Pura Puseh sekaligus sebagai pengikat keharmonisan alam beserta isinya secara niskala dan sekala di desa adat, dengan doa agar seluruh krama dianugerahi keamanan dan kesejahteraan,” ujar I Ketut Narya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dalam pelaksanaan karya tersebut.

“Kedatangan Bapak Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta pada upacara ini merupakan kehormatan bagi kami semua. Kehadiran ini merupakan bentuk kepedulian nyata Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap kelestarian adat dan budaya Bali yang telah menjadi jati diri desa adat,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca