Connect with us

SOSIAL

Pemkot Terima Bantuan Oksigen dan Regulator dari Yayasan Dompet Dhuafa Cabang Bali

BALIILU Tayang

:

eka
BANTUAN TABUNG OKSIGEN: Pemerintah Kota Denpasar menerima bantuan 22 tabung oksigen dan 22 regulator dari Yayasan Dompet Dhuafa Cabang Bali, Selasa (28/9).

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menerima bantuan 22 tabung oksigen dan 22 regulator dari  Yayasan Dompet Dhuafa  Cabang Bali. Bantuan ini diserahkan langsung Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Bali, Fadly Abdul Aziz Hassan kepada Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (28/9).

Dalam kesempatan itu Walikota Denpasar IGN Jaya Negara atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terimakasih atas bantuan oksigen dan regulator yang diberikan. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena oksigen sangat dibutuhkan untuk pelayanan di rumah sakit, apalagi selama pandemi Covid- 19 kebutuhan akan oksigen semakin meningkat. Bukan cuma di rumah sakit, beberapa tempat penyedia stok oksigen juga terus dipadati masyarakat.

Dengan diberikan bantuan ini  bisa digunakan sebagai langkah antisipasi  jika nanti kekurangan oksigen lagi, seperti pengalaman sebelumnya. Karena Pemerintah Kota Denpasar juga melayani pasien luar warga Kota Denpasar. “ Bantuan ini kami rasa  sangat membantu sekali untuk pelayanan masyarakat di rumah sakit, untuk itu kami ucapkan terimakasih,” kata Jaya Negara.

Sementara Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Bali Fadly Abdul Aziz Hassan mengaku, bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19. Program sedekah oksigen Dompet Dhuafa Bali ini bekerjasama denganTokopedia Salam.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk melayani masyarakat luas pihaknya akan membuat central peminjaman oksigen. “Bagi masyarakat yang sulit mendapatkan akses oksigen kami bantu dengan membuat sentra setiap wilayah di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Untuk pembangunan central tempat peminjaman tabung oksigen masih disurvei di mana masyarakat yang paling membutuhkan. (ayu/eka)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Baca Juga  Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi, Pemenang Lomba Hari Anak Nasional Denpasar Terima Penghargaan

SOSIAL

BI Bali dan Perbankan Provinsi Bali Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi di Karangasem

Published

on

By

de
KUNJUNGAN: Wagub Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho dan BMPD Provinsi Bali sesaat akan menyerahkan bantuan ketika melakukan kunjungan ke lokasi gempa di Desa Ban Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem pada Minggu, 24 Oktober 2021.

Karangasem, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama BPD Bali yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan (BMPD) Provinsi Bali melakukan kunjungan ke lokasi gempa di Desa Ban Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem pada Minggu, 24 Oktober 2021, sebagai bentuk kepedulian industri perbankan. Turut dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kepala Ombudsman Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, dan Direktur BPD Bali, I Wayan Sutela Negara.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Karangasem menginformasikan gempa bumi berkekuatan 4,8 SR pada Sabtu, 16 Oktober 2021 tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi memberikan dampak kerusakan sebanyak 377 unit rumah dan 1 balai banjar. Dari hasil kunjungan di Posko I BPBD Kabupaten Karangasem yang berlokasi di Kantor Kepala Desa Ban Kecamatan Kubu, Wakil Gubernur beserta rombongan memberikan apresiasi atas respons cepat penanganan bencana dan penyaluran bantuan yang terkoordinasikan dengan baik oleh Pemkab Karangasem (BPBD) sehingga tepat sasaran. Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara juga menyampaikan jenis bantuan yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah bahan bangunan berupa atap seng.

Sebagai respons atas kebutuhan tersebut, Trisno Nugroho selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali sekaligus ketua BMPD Provinsi Bali dan Sutela mewakili BPD Bali secara simbolis menyerahkan bantuan bahan bangunan berupa atap seng sebanyak 1.500 lembar kepada Perbekel Desa Ban dan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Bali yang didampingi oleh Kalaksa BPBD Bali. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk memperbaiki kembali atap rumah warga yang terdampak akibat gempa bumi dan mengantisipasi musim hujan. (gs)

Baca Juga  Pemantauan Prokes, 17 Orang Dijaring Tim Yustisi Denpasar

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

SOSIAL

HUT Ke-50 Korpri, Ketua DWP Badung Serahkan Bingkisan bagi Pensiunan dan ASN yang Sakit Menahun

Published

on

By

de
SERAHKAN BINGKISAN: Ketua DWP Ny. Rasniaty Adi Arnawa saat menyerahkan bantuan bingkisan kepada pensiunan ASN dan ASN yang sakit menahun di Gedung Pertemuan Kantor Camat Petang, Senin (25/10).

Badung, baliilu.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung Ny. Rasniaty Adi Arnawa, menyerahkan bantuan bingkisan kepada pensiunan ASN dan ASN yang sakit Menahun di Kecamatan Petang bertempat di Gedung Pertemuan Kantor Camat Petang, Senin (25/10).

Penyerahan bantuan serangkaian HUT ke -50  Korpri, turut dihadiri Camat Petang I Wayan Darma, Perbekel Desa Petang I Wayan Suryantara, Ketua TP. PKK Kecamatan Petang, dan Anggota DWP Kabupaten Badung.

Ketua DWP Kabupaten Badung Ny. Rasniaty Adi Arnawa mengatakan penyerahan bantuan kepada pensiunan ASN dan ASN yang sakit di Kecamatan Petang serangkaian peringatan Hut Korpri. Dimana bantuan diserahkan kepada 10 orang secara simbolis, dan diharapkan semoga bingkisan ini bisa bermanfaat untuk penerima bantuan dan kedepannya pihaknya akan melakukan kegiatan yang sama dan berlanjut. “Masih ada 3 kecamatan yang belum kami kunjungi yaitu Kecamatan Kuta utara, Kuta, dan Kuta Selatan, dan kami sudah hadir di Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan hari ini di Kecamatan Petang. Untuk itu kami dari DWP mengharapkan kegiatan ini akan berlanjut di momen-momen yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Petang I Wayan Darma menyampaikan terimakasih kepada Ketua DWP Kabupaten Badung beserta Anggota dalam kunjungannya sekaligus akan menyerahkan sembako/ bingkisan kepada warga yang ada di Kecamatan Petang terlebih bagi pensiunan ASN dan ASN yang sakit menahun, itu yang menjadi sasaran ibu DWP Kabupaten Badung. “Mudah- mudahan kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan baik dan juga kami harapkan bantuan ini terus berlanjut untuk warga kami yang ada di Kecamatan Petang yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Baca Juga  Hadapi Pandemi Dengan Hati, Pemkot dan Pelindo Santuni Anak Yatim dan Difabel
Lanjutkan Membaca

SOSIAL

LPPM Unud Salurkan Bantuan Paket Sembako kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Pempatan dan Trunyan

Published

on

By

de
SERAHKAN BANTUAN: LPPM Universitas Udayana menyalurkan donasi berupa paket sembako kepada warga terdampak gempa Karangasem yang dibagikan pada dua titik lokasi yaitu di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem dan Desa Trunyan tepatnya di Posko Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada Kamis (21/10).

Bangli, baliilu.com – Dalam upaya membantu meringankan beban korban yang terdampak bencana gempa bumi 4,8 magnitude yang berpusat di 8 km barat laut Kabupaten Karangasem pada Sabtu (16/10) lalu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana melaksanakan pengabdian institusi dalam hal mitigasi bencana. Pengabdian dilakukan dengan menyalurkan donasi berupa paket sembako yang dibagikan pada dua titik lokasi yaitu di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem dan Desa Trunyan tepatnya di Posko Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada Kamis (21/10).

Kedatangan Tim LPPM Unud disambut hangat oleh pihak Desa Pempatan yang diwakili Perbekel Desa, I Nengah Suta, pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan mengingat kondisi ekonomi masyarakat sedang lemah dalam masa pandemi Covid-19. “Adapun, bantuan ini dengan situasi di masyarakat terutama di Desa Pempatan sangat berguna sekali,” kata Nengah Suta. Jumlah bantuan sembako yang disalurkan di Desa Pempatan sebanyak 157 paket.

Ketua LPPM Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si., mengatakan, “Hal yang sama juga kami lakukan di sini, di Desa Trunyan yaitu sejumlah 157 paket sembako. Nah, isinya kurang lebih ya ada beras, ada minyak, ada roti, ada mie, yang bisa digunakan oleh masyarakat dalam waktu yang singkat.” Pihaknya berharap bantuan ini bisa meringankan masyarakat paling tidak dalam satu atau dua minggu ke depan dan bisa sampai ke masyarakat sesuai dengan jadwal yang memang sudah diatur oleh Satgas Penanggulangan Bencana di masing-masing kabupaten.

Ditemui saat sedang bertugas, I Kadek Agus Sutapa selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli, menyampaikan situasi Posko Lapangan Darurat Bencana Gempa Bumi, Kedisan saat ini cukup sibuk karena proses loading barang keluar-masuk sedang berjalan. Bersama tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Perhubungan, Basarnas, dan relawan, pihaknya telah bekerja mulai begitu terjadinya gempa. Agus berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan donasi dan dukungan logistik kepada masyarakat, baik dari perorangan, organisasi maupun lapisan pemerintah, termasuk LPPM Unud atas wujud empatinya.

Baca Juga  Walikota Tinjau Gedung SD, Inventarisasi Masalah, Ciptakan Solusi Berbasis Skala Prioritas

“Mudah-mudahan dengan dukungan paket bantuan yang disalurkan hari ini semoga bisa meringankan warga kita yang di seberang danau saat ini posisinya tidak dalam kehidupan normal,” tambahnya. Agus juga mengatakan saat ini terdapat tiga desa yang terisolir yakni Desa Trunyan, Abangsongan dan Abang Batudinding, akibat akses jalur darat yang masih rawan longsor sehingga diubah melalui jalur air atau danau.

Untuk membantu upaya pemulihan bencana, LPPM Unud berencana untuk melanjutkan bantuannya dalam bentuk penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada periode berikutnya di bulan Februari-Maret. Bantuan bisa dalam hal trauma-healing pascabencana, pembersihan lokasi, serta pengembangan di bidang kesehatan dan ekonomi. “Nah, harapan kami nanti terus berlanjut, ini tidak hanya berhenti dalam bentuk penyerahan bantuan ya, tapi akan kami tindaklanjuti dengan, satu (penempatan) mahasiswa KKN, kedua nanti ada juga beberapa pengajuan dosen yang akan kami arahkan ke lokasi-lokasi ini sesuai dengan bidangnya masing-masing.” jelas Prof. Suarsana. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca