Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemprov Bali Tegaskan Komitmen Transparansi pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 2025

BALIILU Tayang

:

Keterbukaan Informasi Publik Bali
KIP 2025: Ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang digelar Komisi Informasi Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (9/12). (Foto: Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com — Pemerintah Provinsi Bali kembali menegaskan komitmennya terhadap transparansi melalui ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang digelar Komisi Informasi Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (9/12).

Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Cok. Bagus Pemayun, hadir mewakili Gubernur Bali sekaligus membacakan sambutan resmi.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali, Dewa Nyoman Suardana, bersama jajaran komisioner periode 2025–2029, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemprov Bali yang selama ini konsisten memperkuat budaya keterbukaan. Ia menegaskan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban publik atas kinerja Komisi Informasi serta dorongan bagi badan publik untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi.

Suardana juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) di tingkat nasional. Meski nilai IKIP 2025 masih menunggu pengumuman resmi, Bali selama empat tahun berturut-turut sejak 2020 berhasil mempertahankan predikat Badan Publik Informatif. Pada 2025, Pemprov Bali kembali mengikuti penilaian dengan optimisme menjaga capaian tersebut.

Di tingkat desa, Bali mencatat kinerja membanggakan melalui beberapa desa yang meraih predikat Desa Transparan Nasional, seperti Desa Kutuh Badung, Desa Tegal Harum Denpasar, Desa Duda Timur Karangasem, dan Desa Punggul Badung. Untuk tingkat daerah, KI Bali turut menetapkan 11 desa sebagai Desa Transparan versi Bali sebagai upaya memperluas budaya keterbukaan hingga ke pemerintahan terbawah.

Dalam laporannya, KI Bali juga menguraikan pelaksanaan E-Monev 2025 yang melalui sembilan tahapan penilaian. Sebanyak 159 badan publik mengikuti proses ini, dengan 117 badan publik dinyatakan lolos visitasi dan 51 di antaranya maju ke uji publik sebagai kandidat penerima penghargaan.

Baca Juga  Pemprov Bali Gelar Musrenbang RPJMD Provinsi 2025–2029

Membacakan sambutan Gubernur Bali, Cok Bagus Pemayun menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan elemen utama tata kelola pemerintahan yang demokratis dan indikator penting pelaksanaan good governance. Ia menyampaikan bahwa transparansi tidak hanya memastikan ketersediaan informasi, tetapi juga kualitas layanan yang mampu memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui dan memperoleh informasi yang memadai.

Gubernur juga menekankan pentingnya adaptasi badan publik terhadap perkembangan teknologi informasi agar layanan dapat diberikan dengan lebih cepat, murah, dan efisien. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa terdapat jenis informasi yang dikecualikan, termasuk rahasia negara, rahasia bisnis, serta data pribadi, sehingga perlu kecermatan dalam pemilahannya.

Melalui sambutan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada daerah, badan publik, dan desa yang meraih penghargaan Praja Anindita Mahottama, Badan Publik Informatif, maupun Desa Transparan. Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi badan publik lainnya sehingga budaya keterbukaan dapat tumbuh secara merata dan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus menjaga citra Bali sebagai daerah yang Baik, Aman, Lestari, dan Indah, selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Respons Cepat Layanan 110, Polsek Tegallalang Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat Terkait Kebisingan

Published

on

By

PENGADUAN: Polres Gianyar melalui Polsek Tegallalang menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan Polisi 110 terkait gangguan kebisingan musik di wilayah Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, pada Jumat malam (16/1/2025). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Polres Gianyar melalui Polsek Tegallalang menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang masuk melalui layanan Polisi 110 terkait gangguan kebisingan musik di wilayah Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, pada Jumat malam (16/1/2025).

Pengaduan tersebut disampaikan oleh seorang warga negara asing (WNA) yang merasa terganggu waktu istirahatnya akibat suara musik keras yang berasal dari sebuah villa di sekitar lokasi tempat tinggalnya, tepatnya di Jalan Cempaka, Desa Keliki.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pawas bersama personel gabungan piket fungsi Polsek Tegallalang segera mendatangi lokasi sesuai titik koordinat yang dikirimkan pelapor. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan mendatangi sumber suara musik untuk memberikan imbauan secara humanis.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelayanan cepat melalui call center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, termasuk wisatawan dan WNA yang berada di wilayah hukum Polres Gianyar.

“Setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan segera kami tindak lanjuti. Personel di lapangan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar permasalahan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.

Ia menjelaskan, dalam penanganan tersebut petugas memberikan imbauan kepada pemilik villa agar mematikan atau mengurangi volume musik, mengingat waktu sudah malam dan dapat mengganggu ketertiban serta kenyamanan lingkungan sekitar.

“Setelah diberikan imbauan, yang bersangkutan memahami dan langsung mematikan musik. Situasi kembali kondusif dan tidak ditemukan adanya pelanggaran lain,” tambahnya.

Kapolres Gianyar juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Polisi 110 sebagai sarana komunikasi dengan kepolisian.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Polri akan selalu hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Baca Juga  Sambut Hari Konsumen Nasional, Disperindag Bali Gelar Sosialisasi Perlindungan Konsumen

Atas respons cepat aparat kepolisian, pelapor menyampaikan ucapan terima kasih karena pengaduannya telah ditindaklanjuti dengan baik sehingga gangguan kebisingan dapat segera diatasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Temu Wirasa Bersama PKK dan Kader Posyandu Se-Desa Darmasaba

Published

on

By

TEMU WIRASA: Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat menghadiri kegiatan Temu Wirasa bersama pengurus dan anggota PKK serta kader Posyandu se-Desa Darmasaba, Sabtu (17/1/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Temu Wirasa bersama pengurus dan anggota PKK serta kader Posyandu se-Desa Darmasaba, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Desa Darmasaba sebagai upaya menyelaraskan program-program PKK guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama rombongan terlebih dahulu melaksanakan sejumlah aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kegiatan diawali dengan pembersihan aliran sungai, penebaran bibit ikan nila, serta penanaman bibit pohon kelapa di sekitar irigasi Subak Tanah Putih. Aksi tersebut bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pertanian lokal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan sosial ke rumah warga penderita kanker di Banjar Baler Pasar serta warga penyandang disabilitas di Banjar Manesa, Desa Darmasaba, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, rombongan juga meninjau berbagai potensi ekonomi dan sosial di Desa Darmasaba, di antaranya Industri Kecil Menengah (IKM) pembuatan kerupuk babi di Banjar Manesa, tempat pengolahan makanan olahan seperti sosis, urutan, dan bakso di Banjar Gumuh Sari, TPS-3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) Pudak Sari, serta rumah rehabilitasi yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kegiatan Temu Wirasa ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Badung, DLHK Badung, TP PKK Kabupaten Badung, YKI Badung, Perbekel Desa Darmasaba, BPD, LPM, TP PKK Desa Darmasaba, Yayasan Bunga Bali, serta Gerakan Badung Peduli.

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa Temu Wirasa merupakan momentum penting untuk menyelaraskan gerak langkah PKK mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa/kelurahan hingga Posyandu dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.

Baca Juga  Dipimpin Sekda Dewa Indra, Pemprov Inisiasi Gerakan Bersama Restorasi Terumbu Karang di Perairan Pemuteran

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh program PKK dapat berjalan secara terpadu, tidak tumpang tindih, serta memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat, khususnya di Desa Darmasaba dan umumnya di Kabupaten Badung. Koordinasi dan sinergi yang baik antar seluruh unsur PKK akan membuat setiap program lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif,” tegasnya.

Kegiatan Temu Wirasa ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergitas antara PKK dan kader Posyandu di Desa Darmasaba, sehingga seluruh program yang dijalankan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terima Audiensi Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali, Gubernur Koster Dorong Penguatan Produk Asli Bali

Published

on

By

AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (16/1). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (16/1). Audiensi membahas penguatan koperasi multipihak yang beranggotakan koperasi-koperasi eksisting di Bali, sekaligus mempertegas arah pembangunan ekonomi Bali berbasis kearifan lokal.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Koster menegaskan pentingnya koperasi mengedepankan produk asli Bali dengan identitas dan branding Bali yang kuat. Hal tersebut, menurutnya, merupakan pengejawantahan dari konsep Ekonomi Kerthi Bali yang telah dicanangkan sebelumnya, yakni sistem ekonomi yang berpihak pada masyarakat, berkelanjutan, dan berlandaskan budaya Bali.

“Koperasi harus menjadi penggerak utama ekonomi Bali yang berbasis potensi lokal. Produk pertanian, peternakan, dan seluruh turunannya harus menjadi kekuatan utama kita,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur juga menekankan fokus pengembangan usaha pada sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar penting ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Ia menilai Bali memiliki banyak potensi UMKM sektor pangan yang mungkin tidak besar dari sisi luasan, namun jumlahnya banyak dan memiliki keunggulan kualitas untuk dikembangkan secara serius.

“UMKM pangan kita ini kecil-kecil, tetapi banyak. Kalau ditata dengan baik, bisa kita dorong agar bergaung di level nasional,” ujarnya.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian khusus adalah peternakan babi. Bali memiliki sumber daya manusia peternak babi yang unggul dan berpengalaman. Dengan pengelolaan yang lebih terencana dan intensif, Bali berpeluang mengambil peran strategis dalam pasar babi nasional.

Pemprov Bali akan Memperkuat Regulasi dan Infrastruktur

Pemprov Bali akan memperkuat regulasi dan infrastruktur, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu, pengembangan peternakan babi akan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni pemurnian dan penguatan plasma nutfah babi lokal Bali yang diintensifkan di lokasi tertentu, serta pengembangan babi ras guna memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Baca Juga  Pemprov Bali Gelar Musrenbang RPJMD Provinsi 2025–2029

Selain sektor peternakan, juga melalui pengembangan komoditas pertanian unggulan, salah satunya padi Sudaji. Berdasarkan hasil riset, padi Sudaji memiliki masa panen relatif singkat, yakni sekitar 105 hari, dengan hasil yang menjanjikan per hektare. Menjadikan Komoditas ini dinilai potensial untuk mendukung kemandirian pangan Bali.

Lebih jauh, Gubernur Koster menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut bertujuan memperkuat ekosistem Ekonomi Kerthi Bali yang berkeadilan dan berkelanjutan, serta menjauhkan sistem ekonomi daerah dari dominasi kapitalisme yang tidak berpihak pada rakyat.

“Kita ingin ekonomi Bali tumbuh kuat, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai lokal, koperasi, dan kebersamaan. Inilah Ekonomi Kerthi Bali,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca