Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengamanan Ketat Warnai Ibadah Kenaikan Isa Almasih Umat Kristiani di Sukawati

BALIILU Tayang

:

PELEPASAN BALON: Kegiatan ibadah ditandai dengan pelepasan balon oleh jemaat yang berisi doa-doa permohonan, menciptakan suasana penuh haru dan pengharapan memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih di Gereja House of Sacrifice Persekutuan Oikumene, Perumahan Candra Asri, Banjar Sasih, Desa Batubulan. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Sukawati, Gianyar, baliilu.com – Umat Kristiani di wilayah Kecamatan Sukawati memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih dengan penuh khidmat dalam sebuah ibadah yang berlangsung di Gereja House of Sacrifice Persekutuan Oikumene, Perumahan Candra Asri, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Gianyar.

Kegiatan ibadah yang dimulai pukul 10.00 Wita hingga 11.05 Wita ini diikuti oleh 166 jemaat dari kelompok GPIB (Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat), dipimpin oleh Pendeta Tesa Lavenia Loen, S.Th. Rangkaian ibadah dimulai dengan pujian dan nyanyian rohani, disusul pengakuan dosa, pemberitaan anugerah Allah, pembacaan Alkitab, khotbah, persembahan, hingga pengakuan iman Nicea Konstantinopel.

Dalam khotbahnya, Pendeta Tesa menyampaikan pesan pengampunan berdasarkan Surat 1 Yohanes 1:8-9, yang menyatakan bahwa jika manusia mengaku dosanya, maka Tuhan yang setia dan adil akan mengampuni dan menyucikan dari segala kejahatan. “Sebagai pelayan Yesus Kristus, kami memberitakan bahwa pengampunan dosa telah berlaku dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus,” ujar Pendeta dalam khotbahnya.

Sebagai penutup, kegiatan ibadah ditandai dengan pelepasan balon oleh jemaat yang berisi doa-doa permohonan, menciptakan suasana penuh haru dan pengharapan.

Guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, pengamanan dilakukan secara maksimal oleh 7 personel Polsek Sukawati berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/916/V/PAM 3.3./2025 tanggal 26 Mei 2025. Mereka dibackup oleh Unit 3 Sat Intelkam Polres Gianyar serta satu personel pengamanan internal. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Sukawati Iptu I Nyoman Sadia dan Kasubsektor Batubulan Iptu I Wayan Subrata. Lokasi kegiatan juga dipantau ketat melalui 8 titik kamera CCTV yang telah dipasang.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, SH menyampaikan apresiasinya atas kerja sama semua pihak dalam menjaga situasi yang kondusif.

Baca Juga  Personel Polsek Sukawati Amankan Proses Evakuasi Gajah Hanyut di Sungai

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah keagamaannya. Kehadiran personel di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan kami kepada warga, serta wujud toleransi antarumat beragama di wilayah Sukawati. Puji syukur kegiatan hari ini berjalan tertib, lancar dan penuh kedamaian,” ungkap Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, SH.

Dengan pengamanan yang optimal dan semangat toleransi yang tinggi, kegiatan ibadah Hari Kenaikan Isa Almasih tahun ini berlangsung aman dan penuh hikmat di wilayah Kecamatan Sukawati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bunda Rai Perkuat TP Posyandu, Kuwum Tegallinggah Raih Juara 1 Inovasi Terbaik Tingkat Provinsi

Published

on

By

Posyandu Banjar Dinas Kuwum Tegallinggah, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan meraih Juara 1 Kategori Posyandu dengan Inovasi Terbaik dalam Lomba Posyandu Bidang Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2026, Rabu (2
INOVASI TERBAIK: Posyandu Banjar Dinas Kuwum Tegallinggah, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan berhasil meraih Juara 1 Kategori Posyandu dengan Inovasi Terbaik dalam Lomba Posyandu Bidang Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2026, Rabu (2/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Prestasi Posyandu di Kabupaten Tabanan menorehkan capaian membanggakan di tingkat Provinsi Bali. Posyandu Banjar Dinas Kuwum Tegallinggah, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan berhasil meraih Juara 1 Kategori Posyandu dengan Inovasi Terbaik dalam Lomba Posyandu Bidang Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2026, Rabu (2/9).

Prestasi tersebut tidak terlepas dari peran aktif Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa dengan Bunda Rai, selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan. Dalam perannya, Bunda Rai menjadi pembina, penggerak, sekaligus motivator yang secara konsisten mendorong penguatan kinerja kader serta pelaksanaan pelayanan Posyandu di tingkat desa.

Melalui pembinaan yang dilakukan, Bunda Rai turut mengarahkan dan memantau pelaksanaan program kesehatan dasar serta pemberdayaan keluarga, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, puskesmas, PKK, dan para kader di lapangan. Peran tersebut juga diwujudkan melalui sosialisasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) yang memperluas cakupan pelayanan Posyandu, tidak hanya bagi ibu dan anak, tetapi juga mencakup layanan di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, Trantibumlinmas, serta sosial yang bermanfaat bagi seluruh kelompok usia.

Perhatian tersebut sejalan dengan penguatan program prioritas, khususnya percepatan penurunan stunting, pemantauan gizi balita, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu. Selain memberikan arahan, Bunda Rai secara aktif hadir menyerap aspirasi dan mengetahui berbagai kendala yang dihadapi kader di lapangan. Dukungan moral dan motivasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat para kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus mengaktifkan peran PKK sebagai mitra strategis dalam penguatan Posyandu.

Baca Juga  Polsek Sukawati Gelar Patroli Gabungan Sinergitas 3 Pilar

Sementara itu, keberhasilan Posyandu Banjar Dinas Kuwum juga menjadi buah dari disiplin, ketekunan, dan kerja keras para kader dalam mengikuti seluruh tahapan penilaian. Proses penilaian Lomba Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 meliputi verifikasi, penilaian dokumen, dan pemaparan inovasi yang dilaksanakan secara daring pada 23–24 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan melalui kunjungan langsung pada 7–22 Juli 2026.

Atas capaian tersebut, Bunda Rai menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu Banjar Dinas Kuwum atas dedikasi dan konsistensi yang telah ditunjukkan. “Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan ketekunan para kader dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu,” ujar Bunda Rai.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi gambaran komitmen bersama dalam memperkuat Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Di bawah pembinaan dan penggerakan TP Posyandu Kabupaten Tabanan, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Posyandu lainnya untuk terus mengembangkan inovasi, memperkuat pemberdayaan keluarga, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Luncurkan SIGAP EMAS, Badung Peduli Gelar Safari Kesehatan di Lapas Perempuan Kerobokan

Published

on

By

Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat menghadiri Safari Kesehatan dan peluncuran program SIGAP EMAS di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Kamis (3/9).
SAFARI KESEHATAN: Bunda PAUD Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat kegiatan Safari Kesehatan sekaligus peluncuran resmi program "SIGAP EMAS" di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Kamis (3/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui gerakan Badung Peduli terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Safari Kesehatan sekaligus peluncuran resmi program “SIGAP EMAS”, Kamis (3/9).

Acara yang berlangsung di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Selain pemberian layanan kesehatan gratis, agenda utama kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memulai program inovatif tersebut.

Program SIGAP EMAS (Sinergi Pendampingan Tumbuh Kembang Anak Bawaan Warga Binaan pada Periode Emas) merupakan program unggulan yang dirancang khusus. Tujuannya adalah menjamin tumbuh kembang optimal anak-anak yang lahir dan besar di lingkungan pemasyarakatan, khususnya pada masa-masa emas pertumbuhan mereka.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Andi Wijaya Rivai beserta jajaran. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung, perwakilan Disdikpora Badung. Acara ini juga disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani beserta jajaran, akademisi dari Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, serta perwakilan Gerakan Badung Peduli.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kondisi psikologis dan hak anak-anak yang terpaksa tinggal bersama ibunya di dalam Lapas. Ia menyoroti aturan batas usia maksimal tiga tahun bagi anak bawaan dan mendorong adanya mekanisme transisi yang humanis.

Baca Juga  Polsek Sukawati Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Perak di Batubulan

“Anak-anak ini tidak pernah memilih untuk berada di sini. Karena keadaan, mereka terpaksa tinggal hingga batas usia tiga tahun. Kita harus memikirkan psikologis anak ketika nanti harus berpisah dengan ibunya. Saya menyarankan agar secara berkala, misalnya saat akhir pekan, anak-anak dapat dikenalkan dengan lingkungan luar atau berkumpul bersama keluarga di rumah agar proses adaptasinya berjalan baik,” ujarnya.

Selain fokus pada tumbuh kembang anak, Nyonya Rasniathi juga mengapresiasi keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Perempuan Kerobokan. Menurutnya, berbagai produk olahan pangan seperti keripik tempe hingga kerajinan tangan tas hasil karya warga binaan memiliki mutu tinggi dan daya saing yang baik di pasar luas.

Lebih lanjut, Rasniathi menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama program SIGAP EMAS ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan harus dikawal melalui pemantauan yang konsisten dan berkelanjutan. “Langkah kecil ini akan membawa manfaat besar bagi warga binaan dan tumbuh kembang anak-anak mereka,” tegasnya.

Melalui sinergi SIGAP EMAS ini, Pemkab Badung bersama Dinas terkait, Lapas Perempuan Kerobokan, dan akademisi Psikologi FK Unud berkomitmen untuk terus menghadirkan pemeriksaan kesehatan berkala, layanan Posyandu rutin, pendampingan psikologis anak, hingga pelatihan keterampilan kerja agar warga binaan siap kembali berinteraksi secara positif di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komit Jaga Belanja Infrastruktur, Bupati Adi Arnawa Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung membahas Perubahan APBD 2026 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kamis (3/9).
RAPAT PARIPURNA: Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD Badung, Kamis (3/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD Badung, Kamis (3/9).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti dan dihadiri Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Pimpinan DPRD beserta anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Direksi Perusahaan Daerah, serta Tenaga Ahli DPRD Badung.

Bupati Badung menjelaskan bahwa penyusunan Rancangan Perubahan APBD TA 2026 didasarkan pada hasil evaluasi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi prioritas pembangunan daerah, kerangka ekonomi, maupun keuangan daerah. Penyesuaian ini diambil agar program kerja di sisa tahun anggaran berjalan lancar, efektif, efisien, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Secara umum, belanja daerah mengalami peningkatan. Yang paling penting adalah kita tetap menjaga belanja infrastruktur di posisi yang signifikan. Ini luar biasa sebagai bentuk komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif,” ujar Adi Arnawa seusai rapat.

Pendapatan Daerah pada Rancangan Perubahan APBD TA 2026 dirancang sebesar Rp 10,50 triliun lebih. Angka ini naik Rp 170 miliar lebih atau 1,65% dibandingkan APBD Induk TA 2026 yang sebesar Rp 10,33 triliun lebih. Peningkatan tersebut didukung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik menjadi Rp 9.713.977.236.804,00. Sementara, Pendapatan Transfer dirancang Rp 787,82 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 3 miliar.

Di sisi Belanja Daerah, anggaran dirancang sebesar Rp 13.089.787.587.855,00 (Rp13,08 triliun lebih), atau meningkat 13,56% dari APBD Induk. Postur ini terdiri dari Belanja Operasi Rp 6,27 triliun, Belanja Modal Rp 4,82 triliun, Belanja Tidak Terduga Rp 129,09 miliar, serta Belanja Transfer Rp 1,86 triliun.

Baca Juga  Personel Polsek Sukawati Amankan Proses Evakuasi Gajah Hanyut di Sungai

Untuk pembiayaan daerah, Penerimaan Pembiayaan bersumber dari SILPA tahun sebelumnya sebesar Rp 1,19 triliun dan Pembiayaan Utang/Pinjaman Daerah sebesar Rp 1,97 triliun yang dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan.

Pemkab Badung memprioritaskan alokasi anggaran pada berbagai sektor vital seperti Pendidikan Inklusif dan Berdaya Saing Rp 723,75 miliar (20,61% dari total belanja), Peningkatan Derajat Kesehatan Rp 399,14 miliar, Pelestarian Adat, Tradisi dan Seni Budaya Rp 312,91 miliar, Penguatan Pengelolaan Persampahan Rp 331,49 miliar.

Porsi perhatian terbesar diberikan pada pembangunan infrastruktur terpadu, melalui penyelenggaraan jalan, dialokasikan anggaran mencapai Rp 2,74 triliun. Secara akumulatif, alokasi infrastruktur ini menyerap 59,23% dari total belanja daerah.

Langkah responsif ini diambil untuk menyikapi masalah krusial masyarakat, terutama sektor kepariwisataan dan persoalan lalu lintas. “Eksekutif dan legislatif hadir bersama untuk menyikapi berbagai problema di Kabupaten Badung, khususnya penanganan kepariwisataan. Isu infrastruktur, dalam hal ini kemacetan, menjadi isu yang paling sering muncul di media sosial,” tegas Wayan Adi Arnawa.

Bupati menambahkan bahwa performa APBD ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam memberikan solusi nyata di lapangan. “Dari performa APBD ini terlihat jelas bahwa eksekutif dan legislatif berkomitmen menyelesaikan atau meminimalkan permasalahan yang ada dengan memfokuskan anggaran pada pembangunan infrastruktur kepariwisataan,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca