Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengurus Kwartir Daerah Pramuka Resmi Dilantik

Gubernur Koster Selaku Ketua Mabida Bali Harap Pengurus Baru Mampu Terapkan Pendidikan Pramuka yang Inovatif

Loading

BALIILU Tayang

:

pramuka bali
LANTIK: Gerakan Pramuka Bali menggelar acara pelantikan Mabida, Pengurus Kwarda, Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), dan Badan Kelengkapan Kwartir Daerah Masa Bakti 2024–2029 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Minggu (18/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gerakan Pramuka Bali menggelar acara pelantikan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda), Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK), dan Badan Kelengkapan Kwartir Daerah Masa Bakti 2024–2029. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Minggu (18/5), dan turut disaksikan oleh Ketua Kwartir Nasional Kakak Budi Waseso, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, para undangan dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta jajaran Pramuka se-Bali.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster—yang juga dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Bali dan pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Mabida Bali—menyampaikan bahwa pada tahun 2024 tercatat jumlah anggota muda dan dewasa Pramuka di Bali sebanyak 143.862 orang, pelatih/pembina sebanyak 347 orang, serta terdapat 3.188 Gugus Depan. Potensi tersebut dapat dijadikan kekuatan untuk mewujudkan Pramuka sebagai bagian penting dalam lingkungan strategis Indonesia dan Bali, serta memosisikan kegiatan Pramuka sebagai centre of excellence bagi para pemuda. Untuk itu, para pembina Pramuka diharapkan mampu mengelola serta memberikan pendidikan dan keterampilan kepramukaan yang lebih inovatif dan kreatif.

Selain itu, Kakak Mabida Bali dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini sangat dinamis, khususnya dengan berkembangnya budaya industri 4.0 yang mengubah kecakapan hidup lama dan melahirkan kecakapan hidup baru. Aspirasi generasi milenial yang tumbuh dengan cepat membutuhkan layanan pendidikan yang inovatif, termasuk pendidikan nonformal berbasis kepramukaan. Kondisi dinamis dalam berbagai aspek kehidupan tersebut juga merupakan peluang yang sangat baik untuk dimanfaatkan oleh Kwarda Bali dalam memodernisasi materi pembinaan dan melibatkan anggota Pramuka dalam menangani berbagai permasalahan masyarakat, sehingga kehadiran Pramuka benar-benar berdampak nyata.

Baca Juga  Kakwarda Bali Ingatkan Anggota Pramuka Bali Terus Berkarya dan Mengabdi Tanpa Henti

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kakak Mabida Bali menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Kwarda periode 2020–2024 yang dinakhodai oleh Kakak Made Rentin, yang telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik di tengah badai pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir tiga tahun dan memaksa kegiatan Pramuka dilaksanakan secara daring. Meski demikian, seluruh tantangan tersebut dapat dilampaui dengan baik. Ia juga mengucapkan selamat bertugas kepada para pengurus Mabida, Pengurus Kwartir Daerah, LPK, Dewan Kerja Daerah, serta Badan Kelengkapan dan Pendukung Kwartir Masa Bakti 2024–2029. Kakak Mabida meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Kakak Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Kak Cok Ace), Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali akan semakin berdampak dan berkemajuan.

Selanjutnya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Masa Bakti 2024–2029, Kakak Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Kak Cok Ace), dalam pidatonya menyatakan kesiapannya untuk memajukan Gerakan Pramuka Bali melalui program-program inovatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta sinergi dengan berbagai pihak.

Pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi internal serta awal baru bagi Kwarda Bali dalam menyusun strategi pembinaan dan pengembangan kepramukaan yang adaptif terhadap tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.

Sementara itu, Ketua Kwartir Nasional Kakak Budi Waseso menyampaikan bahwa sebagai organisasi pendidikan nonformal yang telah terbukti perannya dalam membentuk karakter generasi muda, Gerakan Pramuka memiliki kontribusi besar dalam mendukung visi besar bangsa, khususnya dalam rangka mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Delapan cita besar bangsa tersebut—yang meliputi SDM unggul, ekonomi berkelanjutan, pembangunan merata, lingkungan hidup berkelanjutan, budaya dan karakter bangsa, demokrasi yang matang, supremasi hukum, dan stabilitas nasional—selaras dengan nilai-nilai kepramukaan yang menanamkan kedisiplinan, kepemimpinan, cinta tanah air, serta kepedulian sosial dan lingkungan.

Baca Juga  Sekda Dewa Made Indra Ajak Gerakan Pramuka Bali Sukseskan Pemilu 2024

“Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai kekuatan moral, sosial, dan kultural dalam membangun generasi emas 2045—generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap bersaing secara global tanpa kehilangan identitas kebangsaan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali yang senantiasa memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka. Semoga sinergi ini dapat terus kita perkuat demi tercapainya tujuan bersama,” pungkasnya.

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan Kartu Tanda Anggota Kepramukaan dari Ketua Kwartir Nasional kepada Mabida Bali, Kwarda Bali, serta para pengurus yang dilantik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Kebakaran Hanguskan Agung Restoran di Kawasan Club Med Nusa Dua, Kerugian Diperkirakan Rp 5 Miliar

Published

on

By

Agung Restoran
KEBAKARAN: Peristiwa kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. Laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.40 WITA, sementara kebakaran diketahui mulai terjadi sekira pukul 06.50 WITA saat aktivitas persiapan sarapan tengah berlangsung di area kitchen.

Berdasarkan keterangan saksi Komang Adi Sugita selaku petugas keamanan, awal kejadian diketahui setelah alarm kebakaran terpantau dari pos pemantauan. Saat dilakukan pengecekan ke lokasi bersama regu jaga, api sudah dalam kondisi membesar dan melalap area kitchen serta restoran. Pihak hotel kemudian segera menghubungi resepsionis untuk meneruskan laporan ke pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, tim damkar ITDC tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Keterangan serupa disampaikan sejumlah saksi lainnya, termasuk Supervisor Agung Restoran Imam Hambali dan staf kitchen, yang menyebut api pertama kali muncul dari mesin deep fryer akibat minyak yang terlalu panas. Upaya pemadaman awal dengan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api cepat membesar hingga mencapai plafon bangunan yang sebagian berbahan kayu dan atap sirap.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari enam unit PMK Badung dan dua unit PMK ITDC, dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Kebakaran menghanguskan bangunan dua lantai seluas kurang lebih 5.000 meter persegi yang mencakup Agung Restoran di lantai dua, serta sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, booth photoshop, ruang meeting, dan kantor akunting. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5 miliar.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan berupa menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, dan hingga saat ini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif setelah api berhasil dipadamkan. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Lepas Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus Menuju Cibubur

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Kominfosanti Buleleng dan BP3MI Bali Siap Edukasi dan Lindungi PMI

Published

on

By

pmi buleleng
AUDIENSI: Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali saat melakukan audiensi ke Dinas Kominfosanti Buleleng dengan tujuan menjalin kerja sama atau kolaborasi terkait program-program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Jumat (24/4), di Ruang Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Guna meningkatkan kapasitas sasaran edukasi dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) khususnya di Kabupaten Buleleng, Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali melakukan audiensi ke Dinas Kominfosanti Buleleng dengan tujuan menjalin kerja sama atau kolaborasi terkait program-program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Jumat (24/4), di Ruang Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng.

Kadis Kominfosanti Buleleng, Made Suharta menyambut baik maksud dan tujuan kedatangan Kepala BP3MI Bali, Muhammad Ikbal dalam rangka menjalin kerja sama terkait dengan program-program yang akan dilaksanakan. Pihaknya mengaku siap mendukung penuh penyebarluasan informasi program dimaksud, baik melalui platform media sosial, siaran keliling hingga penayangan melalui videotron.

“Program dari BP3MI kami nilai sangat penting untuk diketahui masyarakat, khususnya pekerja migrant itu sendiri agar nantinya dapat pengetahuan tentang perlindungan pekerja migrant dan mencegah hal-hal yang sekiranya berdampak tidak baik,” ujar Kadis Suharta.

Sementara itu, Kepala BP3MI Bali yang akrab disapa Ikbal itu mengatakan pihaknya merupakan pejabat baru tahun 2026. Sehingga menilai penting melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng, terlebih pada data yang ada tercatat Bali merupakan 6 besar secara Nasional dalam kosentrasi PMI dan Buleleng adalah yang tertinggi di Bali.

“Kami berharap program-program Kementerian yang menjadi titik tekan utama dapat dikerjasamakan kepada Pemkab Buleleng khususnya Dinas Kominfosanti Buleleng sehingga dapat tersebarluas dan langsung mengena kepada pekerja migrant,” ujarnya.

Ditambahkan, BP3MI Bali memiliki beberapa program strategis, salah satunya adalah Kampanye Nasional Migrasi Aman. Program itu diharapkan dapat menyentuh masyarakat secara merata di Buleleng, sehingga potensi-potensi yang bersifat merugikan bagi PMI di Buleleng dapat dicegah sedini mungkin. (gs/bi)

Baca Juga  Wakili Pj. Gubernur Bali, Kakwarda Bali Hadiri Upacara Pembukaan Pertikawan Regional Bali Nusra 2023

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gianyar Canangkan Program Desa Cantik 2026, Perkuat Peran Data di Tingkat Desa

Published

on

By

Desa Cantik Gianyar
DESA CANTIK: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pada Kamis (23/4), bertempat di Puspa Aman Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pada Kamis (23/4), bertempat di Puspa Aman Desa Batuan, Kecamatan Sukawati.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, Camat Sukawati, tiga perbekel desa binaan yakni Desa Batuan, Desa Kemenuh, dan Desa Ketewel, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, dalam berbagai acaranya menyampaikan bahwa program Desa Cantik sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas desa dalam data pengelolaan guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pembangunan dari desa menjadi salah satu fokus utama saat ini karena desa tidak lagi dianggap sebagai obyek pembangunan, melainkan sebagai subyek dan ujung tombak dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa saat ini desa dihadapkan pada beragam sistem pendataan. Namun demikian, kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan data masih perlu ditingkatkan melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Melalui Program Desa Cantik, pemerintah berupaya meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa, mendorong standardisasi pengelolaan data, serta membentuk agen-agen statistik desa yang mampu mengolah dan memanfaatkan data secara optimal,” jelasnya.

Sekda yang akrab disapa Gus Bem ini memaparkan bahwa data statistik yang akurat dan berkualitas sangat berperan penting dalam pengambilan keputusan di masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan bahwa keberhasilan program Desa Cantik membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, BPS, Bappeda, Dinas PMD, hingga Diskominfo, guna mewujudkan ekosistem data yang terintegrasi.

Baca Juga  Sekda Dewa Made Indra Ajak Gerakan Pramuka Bali Sukseskan Pemilu 2024

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gianyar Maria Iin Maidiana dalam menyampaikan bahwa BPS berperan sebagai lead sector dalam pelatihan statistik sebagai bagian dari pengembangan Sistem Statistik Nasional (SSN) serta mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

“Program Desa Cantik merupakan upaya membangun keterlibatan aktif pemerintah desa dan kelurahan dalam menyediakan data yang berkualitas. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi statistik, memastikan standarisasi pengelolaan data, serta mengoptimalkan pemanfaatan data untuk mendukung pembangunan desa,” ungkapnya.

Selain itu, Iin Maidiana menjelaskan bahwa program ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen statistik di tingkat desa yang akan menjadi penggerak dalam pengelolaan data sesuai kaidah statistik.

Melalui pencanangan ini, diharapkan Program Desa Cantik dapat berjalan berkelanjutan dan mencakup seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Gianyar sebagai langkah menuju terwujudnya Satu Data Desa Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca