Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengurus SMSI Badung Periode 2024-2027 Resmi Dilantik, Dorong Media Online Naik Kelas

BALIILU Tayang

:

SMSI Badung
PELANTIKAN: Berfoto bersama usai Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Badung resmi dikukuhkan dan dilantik, yang bertempat di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu, 23 Oktober 2024. (Foto: Hms SMSI Badung)

Badung, baliilu.com – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Badung resmi dikukuhkan dan dilantik, yang bertempat di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu, 23 Oktober 2024.

Pada kesempatan tersebut, Nyoman Sarmawa dipercaya sebagai Ketua SMSI Kabupaten Badung masa jabatan 2024-2027.

Dalam sambutannya, Ketua SMSI Kabupaten Badung Nyoman Sarmawa menyampaikan bahwa saat ini telah beroperasi hampir 400 media online di Bali dan sebagian di antaranya beroperasi di Kabupaten Badung. Dari ratusan media online yang ada ini, tentu membutuhkan sebuah wadah, salah satunya SMSI ini.

Dijelaskan lebih lanjut pemerintah, salah satu fungsinya tentu saja berupaya mendukung atau mensupport usaha mikro seperti media online ini untuk selanjutnya bisa naik kelas menjadi usaha kecil, menengah, bila perlu menjadi usaha besar. Tentu sebuah kebanggaan bagi pemerintah ketika mampu membawa media online bisa naik kelas.

“Sebagai sebuah media, kami juga sangat memerlukan hubungan baik dengan semua pihak terutama instansi-instansi pemerintah baik vertikal maupun horizontal. Dalam menggali berita, tentu saja kami melalui para wartawan memerlukan narasumber kompeten sehingga masyarakat pembaca kian percaya kepada media. Untuk inilah kami perlu menjaga komunikasi dan hubungan dengan instansi-instansi yang ada,” ujarnya.

Pada kesemptan itu, Sarmawa mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pelaksanaan acara pelantikan SMSI Badung dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan DPRD Badung yang sudah mensupport tempat, sound sistem serta bantuan lainnya. Demikian juga dengan Pemkab Badung, terkhusus Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, DPM PTSP serta dukungan Paslon, sekali lagi kami berterima kasih,” tandasnya.

Baca Juga  Sekwan Badung dan Prokompim Setda Badung Support Pelantikan Pengurus SMSI Badung 2024-2027

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Bali Emanuel Dewaja Oja menyebutkan selama ini Pemerintahan Kabupaten Badung bermitra sangat bagus dengan media, sehingga  dengan adanya SMSI di Kabupaten Badung akan memperkuat sinergitas antara SMSI Badung dengan Pemkab Badung kedepannya.

Mengingat, media sebagai salah satu pilar pembangunan, karena jendela informasi saat ini yang sangat dibutuhkan berasal dari media pers, karena ada proses kerja dan mekanisme verifikasi, sehingga informasi yang disampaikan akurat, teruji dan tepat sasaran.

Terkait Pilkada Serentak 2024, Edo juga meminta anggota SMSI senantiasa menjaga idealisme marwah pers, lantaran setiap hajatan demokrasi, peranan media sangatlah besar, namun tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa menyambut baik munculnya wadah atau asosiasi bagi media online. Hal ini karena saat ini ada ratusan media online dan beroperasi di wilayah Kabupaten Badung. Dengan adanya asosiasi ini apalagi sudah diakui negara dan menjadi konstituen Dewan Pers tentu saja akan bermanfaat bagi anggota yakni perusahaan media online untuk wahana berkumpul, berdiskusi dan memperoleh pendampingan baik dari aspek legal maupun pendampingan teknis lainnya sehingga media online tersebut memenuhi kualifikasi sebagai sebuah media.

“Sebagai media yang berfungsi menyebarluaskan informasi, kami berharap SMSI sebagai wadah berkumpulnya media online mampu menjalankan fungsi edukasi dan literasi di tengah maraknya berita-berita hoax serta membludaknya informasi-informasi yang ada di berbagai platform media sosial (medsos). SMSI kami harapkan bisa memberikan pencerahan bagaimana membedakan berita hoax dengan berita yang layak dipercaya dan merupakan produk jurnalistik. Demikian juga dengan produk jurnalistik dengan informasi-informasi di media sosial,” ucapnya.

Plt. Bupati Badung I Ketut Suiasa selepas acara kepada awak media menyampaikan bahwa merasa bahagia dan senang serta mengucapkan selamat kepada pengurus SMSI Kabupaten Badung 2024/2027. Dirinya juga menyampaikan rasa bahagia dikarenakan merasakan betul peran media atau peran media online di Kabupaten Badung ini. Karena peran media dan media online memiliki nilai penting dan strategis dalam pelaksanaan penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Badung. Dijelaskan lebih lanjut sudah menempatkan bahwa media itu sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Wabup Alit Sucipta Buka Literasi Digital SMSI Badung, Dorong UMKM dan Gen Z Melek Transaksi Aman

“Dalam konteks dan konsep penyelenggaraan pembangunan daerah kita sudah sepakat menggunakan pendekatan dengan pola pentahelix, yang mana pendekatan pembangunan pola pentahelix itu suatu pendekatan yang mengolaborasikan 5 komponen dasar dalam kehidupan berbangsa yaitu pemerintah, masyarakat, akademisi, sektor pengusaha swasta, dan media. Media merupakan salah satu bagian, dengan demikian dalam pelaksanaan pembangunan termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan itu, media itu menjadi bagian penting serta semua komponen memiliki posisi yang sama. Dengan itulah kita dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Jika kita ingin mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development maka jangan pernah lepas dari media karena peran media begitu penting,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Badung, Plt. Bupati Badung Ketut Suiasa, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti dan Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba selaku Dewan Penasehat SMSI Kabupaten Badung, Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta dan seluruh Pimpinan Organisasi  Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Badung dan Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Perumda Pasar Mangu Giri Sedana serta Direksi RSD Mangusada.

Selain itu, juga hadir Wakil Ketua PWI Bali, Pengurus SMSI Kabupaten/Kota se-Bali, Perwakilan AMSI Bali, Ketua JMSI Bali serta para undangan lainnya.

Untuk diketahui, Susunan Pengurus SMSI Kabupaten Badung periode 2024-2027 sebagai berikut: DEWAN PENASEHAT : Bupati Badung, Ketua DPRD Badung dan Sekda Badung; KETUA: Drs Nyoman Sarmawa, SEKRETARIS: Horacio Canto, SP.d, BENDAHARA: Nyoman Sunaya. BIDANG-BIDANG: BIDANG ORGANISASI & KEANGGOTAAN: Wayan Sufiatna; BIDANG HUMAS & LITERASI DIGITAL : Putu Wiguna; BIDANG ADVOKASI : Nyoman Alit Sukarta, S.Sos. H., M.I.Kom: BIDANG KERJASAMA ANTARLEMBAGA : Made Sudiana; dan BIDANG PENDIDIKAN: Ari Wulandari. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Apresiasi SMSI Bakal Gelar Diskusi Nasional Pariwisata Berkualitas

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Makanan MBG Aman dan Bergizi, Polres Gianyar Lakukan “Food Safety” Ketat di SPPG

Published

on

By

Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
FOOD SAFETY: Seksi Dokkes Polres Gianyar saat melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar yang berlokasi di Jalan Raya Ir. Soekarno, wilayah Polsek Tampaksiring, Jumat (22/5/2026) mulai pukul 05.00 Wita. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Seksi Dokkes Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar yang berlokasi di Jalan Raya Ir. Soekarno, wilayah Polsek Tampaksiring, Jumat (22/5/2026) mulai pukul 05.00 Wita.Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Food Safety di SPPG Polres Gianyar mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Kegiatan tersebut melibatkan personel Seksi Dokkes bersama Ahli Gizi dan Kepala SPPG Polres Gianyar dengan melakukan pemeriksaan keamanan makanan terhadap seluruh menu yang akan disajikan kepada penerima manfaat Program MBG.

Pemeriksaan dilakukan melalui uji kimia terhadap lima jenis makanan, yakni nasi putih, ayam goreng madu, tahu cabe garam, tumis pokcoy wortel, dan buah melon. Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel dinyatakan negatif mengandung zat berbahaya seperti formaldehyde (HCHO), nitrit (NO2), arsen (As), maupun cyanide (CN), sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi.

Selain uji kimia, tim juga melaksanakan pemeriksaan menggunakan metode Uji Organoleptik yang meliputi evaluasi sensorik melalui indera manusia. Pemeriksaan dilakukan terhadap aspek warna, bentuk, aroma, rasa, hingga tekstur makanan. Hasilnya, seluruh menu dinilai dalam kondisi baik dan sesuai standar porsi yang telah ditetapkan.

Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma menyampaikan bahwa kegiatan food safety ini merupakan bentuk komitmen Polres Gianyar dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada masyarakat melalui Program MBG Polri.

“Melalui pemeriksaan secara menyeluruh ini, kami ingin memastikan bahwa makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, bergizi, dan layak dikonsumsi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres Gianyar.

Baca Juga  Ulang Tahun SMSI: Sewindu Mengarungi Disrupsi Multidimensi

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap kualitas makanan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga standar keamanan pangan di lingkungan SPPG Polres Gianyar, sehingga program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pengukuhan KPw BI Bali: Perkuat Sinergi untuk Mengawal Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Bali

Published

on

By

Achris Sarwani
PENGUKUHAN: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melaksanakan upacara pengukuhan Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggantikan Erwin Soeriadimadja yang menjalani masa purnabakti di Bank Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melaksanakan upacara pengukuhan pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, secara resmi mengukuhkan Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggantikan Erwin Soeriadimadja yang menjalani masa purnabakti di Bank Indonesia.

Pengukuhan ini dihadiri oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bupati/Walikota, pimpinan instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, perguruan tinggi, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Bali, Bupati/Walikota di Bali dan jajaran Pemerintah Daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah mendukung peran strategis Bank Indonesia di Bali. Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru merupakan estafet kepemimpinan yang menjadi bagian penting dari transformasi kelembagaan Bank Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah dan mitra kerja Bank Indonesia Provinsi Bali dalam pengembangan ekonomi dan keuangan daerah, UMKM, sistem pembayaran, dan pengelolaan uang rupiah, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Bali sekaligus mendukung perekonomian nasional.

Destry Damayanti memberikan apresiasi atas kinerja pertumbuhan ekonomi Bali yang tinggi pada tahun 2025, yang mencapai 5,82%, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,48%. Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11%, sekaligus menempatkan Provinsi Bali sebagai salah satu dari lima provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia. Meski demikian, masih terdapat ruang yang luas untuk terus mengoptimalkan potensi daerah, khususnya dalam mengantisipasi tekanan ekonomi global dan mendorong arus wisatawan.

Baca Juga  Wabup Alit Sucipta Buka Literasi Digital SMSI Badung, Dorong UMKM dan Gen Z Melek Transaksi Aman

Selain itu, pengembangan quality tourism dan diversifikasi sektor-sektor unggulan sebagai sumber pertumbuhan baru, seperti sektor pertanian dan industri kreatif, termasuk UMKM, perlu terus didorong guna memperkuat pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih tinggi dan berkelanjutan ke depan.

Lebih lanjut, Destry Damayanti menyampaikan pesan penting kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru untuk terus menjaga sinergi bersama pemerintah daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga di Bali. Selain itu, upaya perluasan dan percepatan digitalisasi ekonomi serta sistem pembayaran perlu terus dioptimalkan sebagai game changer untuk meningkatkan produktivitas, inklusi keuangan, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah juga menjadi prioritas melalui pemanfaatan seluruh kanal pembayaran digital, termasuk QRIS, baik pada sisi penerimaan maupun belanja daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, serta mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyampaikan apresiasi atas peran Bank Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat transformasi ekonomi Bali, termasuk penguatan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal. Bali harus tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap menjaga identitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. “Ke depan, tantangan ekonomi akan semakin kompleks dan dinamis, terlebih dengan gejolak geopolitik global. Kepemimpinan yang visioner, sinergi yang kuat, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin solid menjadi kunci dalam menavigasi perekonomian di tengah ketidakpastian,‘‘ ujarnya.

Sekda Provinsi Bali berharap Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dapat terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh stakeholder dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  PHRI Bali Dukung Penuh Diskusi Nasional SMSI Badung “Pariwisata Berkualitas”

Melalui semangat sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat, serta kepemimpinan yang baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali akan terus bersinergi dalam memitigasi risiko global dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Setiap langkah inovasi kebijakan akan difokuskan untuk mengawal stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali untuk mendukung terwujudnya masyarakat Bali yang sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PSEL Ditarget Selesai Akhir 2027, Groundbreaking Denpasar Raya akan Dilaksanakan 8 Juli 2026

Published

on

By

Pemerintah Provinsi Bali saat ini mendorong pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang.
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri rapat koordinasi Pembangunan PSEL Denpasar Raya kawasan Benoa di Ruang Rapat Kertha Sabha, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (22/5). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy merupakan salah satu solusi strategis untuk menangani kedaruratan sampah di Bali, terutama setelah kapasitas TPA Suwung semakin kritis dan muncul penumpukan sampah di berbagai wilayah seperti Denpasar dan Badung.

Pemerintah Provinsi Bali saat ini mendorong pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang. Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan pembangunan PSEL menjadi solusi jangka panjang untuk menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi ancaman lingkungan dan pariwisata Bali. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan sampah setelah penutupan TPA Suwung.

“Proyek PSEL untuk penanganan sampah di wilayah Denpasar dan Badung kini memasuki tahap persiapan pembangunan. Proyek strategis tersebut telah diproses oleh Danantara dan direncanakan akan mulai groundbreaking pada 8 Juli 2026 mendatang. Saat ini, proses pengurugan lahan sudah mulai dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern tersebut. Lahan yang digunakan untuk proyek PSEL ini memiliki luas sekitar 6 hektar,” jelas Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng itu pada Jumat (23/5) di Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar.

Selain pembangunan PSEL, pemerintah daerah dikatakan Koster juga memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis sumber melalui TPS3R, TPST, dan pemilahan sampah rumah tangga. Pemilahan sampah organik dan anorganik dinilai penting agar proses pengolahan sampah menjadi energi berjalan optimal.

“Kebersihan Bali adalah fondasi utama menjaga Bali tetap kondusif sebagai destinasi wisata dunia. Sambil menunggu penyelesaian PSEL, gerakan bersih-bersih terus kita genjot,” terangnya.

Kehadiran PSEL ini menjadi langkah penting dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di wilayah Denpasar dan Badung. Pemerintah menargetkan pada tahun 2028, permasalahan sampah di kedua daerah tersebut sudah dapat ditangani secara lebih optimal.

Baca Juga  Gelar Audiensi, Pj. Bupati Buleleng dan Ketua DPRD Dukung SMSI Buleleng

“Nantinya, fasilitas PSEL ini diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.200 ton sampah per hari. Kapasitas besar tersebut diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di Bali,” imbuhnya.

Selain penanganan sampah baru, tumpukan sampah lama di kawasan TPA Suwung juga harus menjadi perhatian untuk diselesaikan. Tumpukan sampah yang telah mengendap selama bertahun-tahun di kawasan tersebut ditargetkan ikut diselesaikan bersamaan dengan pengembangan sistem pengelolaan sampah modern melalui proyek PSEL. Langkah ini dinilai penting agar persoalan sampah di wilayah Denpasar dan Badung dapat ditangani secara menyeluruh, tidak hanya untuk sampah harian tetapi juga sampah lama yang masih menumpuk.

Pemerintah berharap proses penanganan sampah lama di TPA Suwung dapat berjalan optimal sehingga kawasan tersebut nantinya bisa direvitalisasi dan dimanfaatkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Apabila rencana tersebut berhasil direalisasikan, kawasan eks TPA Suwung diharapkan berubah menjadi area hijau yang lebih ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik sekaligus mendukung kualitas lingkungan di Bali.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak saat meninjau kick-off pematangan lahan milik Pelindo di Pasanggaran, menegaskan bahwa penanganan permasalahan sampah harus dilakukan secara bersinergi. Ia menyampaikan bahwa TNI AD siap mendukung pengelolaan sampah melalui metode pirolisis yang dinilai efektif dan ramah lingkungan.

“TNI AD siap mendukung berbagai program pemerintah dalam penanganan sampah melalui kegiatan karya bakti, edukasi lingkungan, hingga dukungan terhadap program pengelolaan sampah terpadu di daerah,” jelasnya.

Disampaikan pria yang juga pernah menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana tersebut, keunggulan pengolahan sampah oleh TNI AD diantaranya tanpa investasi pemerintah, mengelola sampah lama, tidak perlu subsidi pemerintah, ramah lingkungan dan tanpa emisi terbuka.

Baca Juga  Rakernis I SMSI Bali 2024, Sahkan Program Kerja Setahun ke Depan

“Yang perlu didukung oleh pemerintah yakni prosedur administrasi (perizinan), jaminan penjualan solar hasil pengolahan sebagai sumber energi terbarukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Nani Hendiarti, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan menyampaikan Perpres 109/2025 memayungi kebijakan pengolahan sampah yang menghasilkan energi yakni menjadi Listrik, PSE BBM terbarukan, PSE Bio Energi serta Produk ikutan lainnya.

“Penggunaan teknologi PSEL dan PSE BBM terbarukan dapat mengurangı kedaruratan sampah di Denpasara dan Badung, baik timbulan sampah harian maupun TPA Suwung,” terngnya.

Disampaikan Nani, Bali telah ditetapkan sebagai lokasi pilot project pirolisis bersama lokasi lainnya (Jakarta, Surabaya, Bekasi, Bandung, Bogor, Semarang) yang dilaksanakan oleh TNI AD, dengan dukungan tim terpadu lintas Kementerian/Lembaga khususnya pada tahap persiapan dan pembangunan.

Groundbreaking PSEL Denpasar Raya pada tanggal 8 Juli 2026 mendatang menjadi momentum terintegrasi penanganan sampah di hulu dan hilir,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca