Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penuh Semangat, Pemkab Tabanan Sukses Sambut Gempita HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia

BALIILU Tayang

:

Bupati
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat membuka secara resmi penyambutan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77, di Taman Bung Karno Kabupaten Tabanan, Rabu (10/8). (Foto : Ist)

Tabanan, baliilu.com – Semarak rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan menjadi yang paling meriah dan paling luar biasa. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat membuka secara resmi penyambutan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77, di Taman Bung Karno Kabupaten Tabanan, Rabu (10/8).

Pembukaan yang telah dimulai sejak pagi hari tersebut, nampak telah dipenuhi oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang kompak mengenakan busana berwarna merah. Turut menghadiri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., M.M., selaku Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Tabanan, Ketua DPRD dan Ketua Komisi Fraksi PDIP, Wakil Bupati Tabanan beserta Nyonya selaku Ketua GOW Tabanan, Sekda Tabanan beserta Nyonya selaku Ketua DWP Tabanan, Para Asisten Sekda, Kepala OPD terkait dan para CSR.  

Meskipun penyambutan perayaan dibuka pada hari ini (10/8) namun sederetan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2022 lalu, yang juga melibatkan partisipasi dari ribuan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Mulai dari kegiatan gotong-royong pembersihan jalan, pembersihan area kantor, pemasangan bendera hingga mengecat trotoar jalan. Dilanjutkan dengan ragam perlombaan yang telah digelar mulai tanggal 8 Agustus hingga 17 Agustus 2022 mendatang dan sebagian besar dipusatkan di Taman Bung Karno dan Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan.

Rentetan kegiatan yang berlangsung, disambut dengan antusiasme tinggi dari para ASN dan kepala perangkat daerah. Terbukti, kedua lokasi pelaksanaan kegiatan, tak pernah sepi oleh kehadiran para peserta dan supporter lomba. Dan tak hanya ramai dengan perlombaan, para ASN baik yang sebagai peserta ataupun para pendukung, sangat semangat untuk saling pamer yel-yel antar OPD dan menunjukan kebersamaan dalam memberikan dukungan. Dibuktikan juga pada hari ini, ribuan ASN turun untuk bersama-sama menggerakkan senam sicita secara massif dan dilanjutkan dengan senam zumba.

Baca Juga  Bupati Tabanan Lepas Kontingen PORJAR Tabanan Menuju PORJAR Provinsi Bali 2024

Bupati Tabanan, Sanjaya, sangat mengapresiasi kebersamaan yang tercipta dalam menyambut kemerdekaan ini, terutama hampir keseluruhan acara telah berlangsung dengan kemeriahan dan sukacita. “Ini sangat membanggakan buat kita semua di Kabupaten Tabanan, saya lihat baik di media sosial maupun berita manapun, tahun ini Astungkara Tabanan dalam memperingati Hari Kemerdekaan yang ke -77 saya lihat yang paling meriah dan paling luar biasa, baik dari semangatnya, kekompakannya dan gotong-royongnya, ini sangat membanggakan buat kita,” ujarnya.

Pihaknya menekankan, segala hal yang dilandaskan dengan kemauan dan tujuan yang baik, penuh dengan tulus ikhlas, rasa kekompakan, gotong-royong dan semangat, dapat bisa mewujudkan apapun di Tabanan. “ini merupakan kebangkitan untuk menyongsong Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” sambungnya.

Baginya sangat sesuai dengan tema HUT ke-77 RI, yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat juga sebagai pencapaian bagi Tabanan yang menurut laporan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19, menjadi salah satu Kabupaten di Bali yang terbaik dan tercepat dalam melaksanakan vaksinasi.

“Ini semua bukti, dengan gotong-royong dari semua pihak, semua bisa kita lakukan, membangkitkan UMKM dan juga membangkitkan Ekonomi Kerakyatan,” Sanjaya menyampaikan.

Hal tersebut tentunya juga merujuk pada 20 pelaku usaha kuliner dan 4 pelaku usaha pertanian dari IKM dan UMKM di Tabanan yang digandeng oleh Pemkab Tabanan untuk memasarkan produk mereka mulai tanggal 8 hingga 11 Agustus mendatang, guna meramaikan semarak kemerdekaan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. Semarak kegiatan ini, diakuinya, tidak hanya di Kota Tabanan saja, tapi hampir di seluruh 133 Desa di Kabupaten Tabanan sangat bersemangat dalam menyukseskan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

“Perlu saya sampaikan, di Kabupaten Tabanan ini juga mengambil tema “Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk Kita” jadi apapun yang kita lakukan ini, seluruh semangat yang luar biasa, kekompakan, keceriaan dan riang gembiranya, membuktikan semangat kita dalam membangun Tabanan menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani, saya memiliki sebuah optimisme untuk bagaimana kita bangkit setelah 2,5 tahun terdampak dari pandemic,” papar Sanjaya. Pihaknya juga tak lupa mengucap terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran rangkaian kegiatan.

Baca Juga  Sinergi Pembangunan Bali, Bupati Tabanan Hadiri Rakor Pemerintah Daerah Se-Bali

Kegiatan dibuka oleh Bupati Sanjaya dengan pelepasan balon dan dilanjutkan dengan senam sicita dan senam zumba serempak yang diikuti oleh ribuan ASN yang hadir pada pagi itu, diteruskan dengan lomba karaoke berpasangan antar OPD. Salah satu peserta mengaku sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan, “Selain seru, kegiatan-kegiatan ini juga sebagai ajang berkumpul sekaligus refreshing, kita bisa ikut lomba, senam dan juga belanja kuliner macam-macam,” katanya.

Di Kesempatan itu pula, Bupati Sanjaya beserta Ny Rai Wahyuni menyaksikan lomba karaoke antar OPD yang memasuki babak final dan yang tak kalah meriahnya, Ketua Dekranasda Tabanan bersama dengan Ketua GOW dan Ketua DWP juga ikut menyumbangkan suara emasnya di panggung Gedung I Ketut Maria yang membuat suasana menjadi semakin meriah.  Setelah itu, Bupati dan Nyonya tak lupa juga menyempatkan untuk berbelanja kuliner dan sekaligus berbincang dengan para pelaku usaha IKM dan UMKM yang berpameran di lokasi berlangsungnya acara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian PU Fraksi-Fraksi

Soroti Krisis Air Bersih, Dorong Teknologi SWRO hingga Pelebaran Jalan

Loading

Published

on

By

Ketua DPRD Badung Serahkan Dokumen PU Fraksi kepada Bupati
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyerahkan dokumen PU Fraksi-Fraksi DPRD Badung kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung, Kamis (5/11/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung pada Kamis, 5 November 2026, menggelar Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua dan segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam rapat tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menjelaskan bahwa agenda utama rapat paripurna ini adalah mendengarkan pandangan umum dari tiga fraksi yang ada di DPRD Badung—yakni Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, dan Fraksi PDI Perjuangan—terhadap empat Raperda, yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Dalam keterangannya usai rapat, Anom Gumanti menyoroti sejumlah catatan penting dari dewan, salah satunya terkait penuntasan krisis air bersih di wilayah Badung Selatan. Dewan mendorong Perumda Air Minum Tirta Mangutama tidak hanya bergantung pada sumber air konvensional, tetapi juga mulai mengkaji penerapan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih (Sea Water Reverse Osmosis / SWRO).

“Ketika melaksanakan penyelesaian kebutuhan air di Badung ini, dewan mendorong agar direksi melaksanakan atau mungkin melakukan teknologi SWRO, artinya bagaimana mengolah air laut untuk bisa menjadi air bersih,” ujar Anom Gumanti.

Baca Juga  Bupati Tabanan Lepas Kontingen PORJAR Tabanan Menuju PORJAR Provinsi Bali 2024

Ia menambahkan, sebelumnya pasokan air di Kuta Selatan hanya mengandalkan Dam Estuari. Dengan adanya tambahan penyertaan modal yang baru, pihak perumda kini berencana mengambil air di wilayah Tukad Mati guna menambah suplai ke wilayah selatan, di samping harapan agar teknologi SWRO dapat segera direalisasikan.

Selain masalah air bersih, rapat paripurna juga menyoroti persoalan infrastruktur dan kemacetan lalu lintas, khususnya di kawasan Kuta Selatan seperti Desa Pecatu. Dewan menerima usulan dari sejumlah fraksi agar jalan-jalan utama yang ada diperlebar atau dijadikan jalur operatif alternatif agar mobilitas pariwisata tidak terganggu.

Di sektor ketenagakerjaan dan keuangan, dewan mencatat adanya usulan untuk mengevaluasi dan meningkatkan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK). Terkait tren peningkatan pendapatan daerah, Anom Gumanti menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik serta perencanaan anggaran yang realistis.

“Intinya bahwa anggaran ini agar bisa tepat guna, tepat sasaran, dan kemudian lagi bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Anom Gumanti memastikan pihak legislatif akan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan dana penyertaan modal yang telah disetujui. Evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan kinerja pengelolaan sumber daya manusia dan program kerja benar-benar berada di jalur yang tepat (on the track) serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung Terima Empat Raperda Strategis, Krisis Air di Bukit Jadi Sorotan Utama

Published

on

By

Fraksi PDI Perjuangan Serahkan Pandangan Umum di DPRD Badung
SERAHKAN DOKUMEN PU FRAKSI: Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom menyerahkan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyatakan dapat menerima empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk selanjutnya ditetapkan menjadi peraturan daerah. Kendati demikian, persetujuan tersebut disertai berbagai catatan, koreksi, serta rekomendasi rinci yang akan dibahas lebih mendalam melalui rapat alat kelengkapan dewan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sikap politik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap empat Raperda strategis. Rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua serta segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom., memaparkan tanggapan fraksinya terhadap keempat Raperda yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Terkait penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama sebesar Rp 150 miliar hingga tahun anggaran 2029—dengan alokasi Rp 37 miliar pada APBD 2027—Fraksi PDI Perjuangan menegaskan pentingnya landasan hukum yang kuat guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Fraksi PDI Perjuangan berharap penambahan modal ini dapat menyelesaikan masalah menahun di wilayah Bali Selatan.

Baca Juga  Sebagai Wadah Promosi Budaya Tradisional, Bupati Sanjaya Hadiri Festival Desa Delod Peken

“Dengan adanya penambahan penyertaan modal ini, kami berharap Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama mampu mengatasi krisis air di daerah Bukit, seperti Desa Ungasan, Desa Pecatu, dan sekitarnya di Kecamatan Kuta Selatan. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi direksi untuk mengeluhkan kekurangan modal guna menuntaskan krisis air tersebut,” tegas Rai Wirata.

Sementara itu, untuk Raperda penyertaan modal kepada PT Jamkrida Bali Mandara, fraksi menyetujui pemenuhan kewajiban Pemkab Badung pada Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 10 miliar dari total rencana penyertaan modal Rp 150 miliar hingga 2030.

Terkait Raperda Pencabutan Perda No. 10 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan, fraksi menilai substansi aturan tersebut sudah tidak relevan dan berpotensi tumpang tindih. Pengaturan teknis kependudukan skala kabupaten dinilai cukup diatur melalui peraturan kepala daerah.

Rincian APBD Kabupaten Badung Tahun 2027

Dalam pandangannya terhadap Raperda APBD 2027, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya menjaga stabilitas perekonomian dan keuangan daerah dalam menunjang pelayanan publik. Komposisi keuangan daerah dirancang dengan rincian sebagai berikut: Pendapatan Daerah: dirancang sebesar Rp 11.634.722.053.183,00, yang terdiri atas: Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 10.904.723.845.178,00, Pendapatan Transfer: Rp 729.998.208.005,00.

Belanja Daerah: Dirancang Rp 13.379.086.523.923,00, yang terdiri atas: Belanja Operasi: Rp 7.009.193.884.288,00, Belanja Modal: Rp 4.310.626.626.071,00, Belanja Tidak Terduga: Rp 145.421.455.883,00, dan Belanja Transfer: Rp 1.913.844.557.681,00.

Penerimaan Pembiayaan Daerah: Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 534.528.799.452,00 dan penerimaan pembiayaan utang daerah Rp 2.614.248.087.124,00 (termasuk pinjaman daerah Rp 2.079.719.287.672,00).

Pengeluaran Pembiayaan: Mencakup penyertaan modal pada Perumda Tirta Mangutama (Rp 37 miliar) dan PT Jamkrida Bali Mandara (Rp 10 miliar), serta pembayaran pembiayaan utang daerah sebesar Rp 822.883.616.384,00.

Baca Juga  Sinergi Pembangunan Bali, Bupati Tabanan Hadiri Rakor Pemerintah Daerah Se-Bali

Usulan Infrastruktur, Penataan Kawasan, dan Evaluasi Kebencanaan

Selain memberikan persetujuan, Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, di antaranya:

Penuntasan pavingisasi gang, pelebaran serta pengaspalan Jalan Cemongkak menuju Buana Sari, pembuatan akses menurun ke Pantai Labuan Sait, dan pengaspalan Jalan Merpati di Desa Pecatu, Kuta Selatan.

Penataan Pantai Cemagi secara tuntas untuk kepentingan keagamaan, serta kelanjutan program trotoarisasi dari Mengening ke Munggu dan pembangunan jalan alternatif dari Banjar Seseh ke SD 2 Cemagi guna mengurai kemacetan.

Pembebasan lahan di sebelah utara Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala untuk dijadikan ruang terbuka hijau, sarana olahraga, rekreasi keluarga, serta wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Di sektor penanggulangan bencana, Fraksi menyampaikan duka mendalam atas tragedi tanah longsor di kawasan glamping eco park Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) didorong untuk segera melakukan penanganan darurat serta mengevaluasi potensi kerawanan bencana alam guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Menutup pandangannya, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta jajaran eksekutif atas kerja keras dalam mengatasi kemacetan melalui pembukaan akses jalan baru di Kuta Selatan serta koordinasi intensif yang membuat pembahasan penyertaan modal dapat berjalan lebih cepat dari target. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca