Sunday, 21 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Percepat Proses Seleksi P3K, Wujud Komitmen Pemkab Buleleng

BALIILU Tayang

:

seleksi p3k buleleng
BERI ARAHAN: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat memberi arahan terkait seleksi P3K pada Apel Krida di Taman Kota Singaraja, Jumat (14/6). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk mempercepat proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tidak perlu disangsikan lagi, karena dari Kantor Regional X BKN bahkan meminta untuk memperbanyak lagi peserta seleksi P3K setiap shiftnya. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa dalam arahannya saat Apel Krida di Taman Kota Singaraja, Jumat, (14/6).

Lebih lanjut disampaikan oleh Sekda Suyasa, bahwasannya Komitmen Kepala Daerah dalam hal ini Pj. Bupati Buleleng untuk menuntaskan proses seleksi pegawai Non ASN di lingkup Pemkab.Buleleng terus dilakukan dengan penyiapan sarana dan prasarana seleksi.

“Dua hari lalu Kepala Kanreg meminta untuk mencari tempat lain agar peserta seleksi lebih banyak, kalau bisa 600 peserta setiap shiftnya. Bahkan pihaknya akan menambah petugas dari Jakarta. Hal ini dapat ditangkap komitmen kita di Buleleng untuk menuntaskan proses seleksi P3K di mata mereka sudah diakui karena kita terus berupaya maksimal menyiapkan sarpras mandiri,” jelasnya, dikutip dari bulelengkab.go.id.

Ditambahkan oleh Sekda Suyasa, sebagai pelaksana teknis pihaknya akan terus menjaga mengawal untuk mengantarkan para Non ASN menuju gerbang P3K dan para pejabat untuk melihat semangat, motivasi besar dari pegawai Non ASN agar dapat terus diajak bekerja, menjalankan, menyukseskan program kegiatan OPD masing-masing.

Dipengujung Sekda Suyasa mengajak kepada seluruh pegawai untuk tetap semangat menjalankan tugas, pokok dan fungsi masing-masing sesuai dengan pedoman dan regulasi. Teruslah bekerjasama dan, berkolaborasi. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  SMPN 2 Singaraja Sosialisasi QR Code pada Tanaman dan Mural Tutup Botol Plastik kepada Sekolah Imbas Adiwiyata

NEWS

Bupati Giri Prasta Komit Dukung Pembangunan di Desa Kekeran

Published

on

By

hut
HADIRI HUT: Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Perayaan HUT Ke-31 Desa Kekeran di Lapangan Umum Lettu Rai Madra, Sabtu (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Hadir pada Perayaan HUT Ke-31 Desa Kekeran, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengatakan rasa bangga dan berterima kasih kepada Perbekel,  BPD, tokoh serta masyarakat Desa Kekeran karena sudah mampu mengimplementasikan program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung di Desa Kekeran.

“Untuk restorasi Pura Kahyangan Tiga Utamaning Mandala, Madya dan Sor Tahun 2025 saya selesaikan semua yang ada di Desa Kekeran utamanya di Pura Desa,” ucapnya seraya memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp. 10 juta kepada PKK Desa Kekeran sebagai dukungan dan motivasi.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Umum Lettu Rai Madra, Sabtu (20/7) tersebut dihadiri juga oleh Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Tripika Mengwi, Bendesa Adat Kekeran I Wayan Sukandia, Ketua BPD, Kaling dan Kelian Banjar se-Desa Kekeran serta tokoh dan masyarakat Desa Kekeran.

Selanjutnya Bupati Giri Prasta juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan Desa Kekeran. Ia mengatakan bahwa Pemkab Badung akan terus memberikan bantuan kepada Desa Kekeran untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat.

“Pemkab Badung akan terus membantu Desa Kekeran dalam berbagai hal, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, dan pengembangan sumber daya. Untuk puskesmas sesuai permohonan Bapak Perbekel yang sudah dikomunikasikan baik dengan BPD, saya akan selesaikan pembangunannya sebelum habis masa jabatan saya,” ujarnya.

Pemkab Badung dengan terobosannya sebagai upaya menguatkan dan peningkatan ekonomi masyarakatnya terhadap sektor UMKM, menjamin fasilitas kemudahan dalam permodalan pengembangan usaha.

“Saya berterima kasih kepada UMKM bahwa Desa Kekeran sudah mampu menciptakan usaha ekonomi mikro menengah, melalui fasilitas kredit BPD Bali masyarakat Badung yang memiliki UMKM boleh meminjam dengan bunga akan dibayarkan oleh pemerintah. Untuk hasil produksi pertanian, petani Badung melalui Perusahaan Pasar dan Pangan akan membeli hasil pertanian di atas rata-rata harga pasar sehingga menjamin hasil produksi terhadap gagal panen dan permainan tengkulak,” pungkas Giri Prasta.

Baca Juga  SMPN 2 Singaraja Sosialisasi QR Code pada Tanaman dan Mural Tutup Botol Plastik kepada Sekolah Imbas Adiwiyata

I Nyoman Suarda selaku Perbekel Desa Kekeran menyampaikan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta atas kehadirannya dan atas semua bantuan yang telah diberikan. Ia berharap Desa Kekeran dapat terus menjalin kerjasama yang baik, bersinergi dengan Pemkab Badung untuk kemajuan Desa Kekeran.

“Kami atas nama masyarakat Desa Kekeran mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Giri Prasta atas kehadirannya dan atas semua bantuan yang telah diberikan kepada desa kami. Kami berharap Desa Kekeran dapat terus menjalin kerjasama yang baik dengan Pemkab Badung untuk kemajuan pembangunan desa dan masyarakat Kekeran,” ujarnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Suiasa Serahkan Fisik Bangunan Bantuan Pascabencana

Published

on

By

pasca
SERAHKAN BANTUAN: Wabup Ketut Suiasa didampingi Kalaksa BPBD Badung, Wayan Darma, melaksanakan kunjungan serta menyerahkan bantuan fisik bangunan pascabencana di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan, Minggu (21/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Wayan Darma, melaksanakan kunjungan serta menyerahkan bantuan fisik bangunan pascabencana di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan pada Minggu (21/7).

Bantuan tersebut diserahkan di empat titik. Titik pertama adalah di Pura Muaya, Lingkungan Pesalakan, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. Di sini, bantuan berupa perbaikan pelinggih tajuk dan pepelik diserahkan dengan nilai sebesar Rp 320 juta lebih.

Titik kedua adalah di kediaman I Nyoman Nuada di Lingkungan Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta. Bantuan yang diberikan di sini berupa dana sebesar Rp 210 juta untuk perbaikan rumah. Titik ketiga adalah di kediaman I Ketut Sueta di Banjar Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Bantuan yang diserahkan berupa dana sebesar Rp 52 juta lebih untuk perbaikan rumah. Titik terakhir adalah di Pura Dalem, Desa Adat Kutuh. Bantuan yang diserahkan di sini adalah untuk perbaikan Balai Gong dengan nilai sebesar Rp 320 juta lebih. Total dana bantuan ini bersumber dari dana BPBD dan diharapkan dapat membantu pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Wabup Ketut Suiasa menegaskan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Badung dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah bencana alam. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari upaya untuk memediasi dan memfasilitasi masyarakat dalam meringankan beban mereka.

“Bantuan bangunan fisik untuk masyarakat yang terkena bencana alam adalah salah satu konsepsi yang kita kembangkan. Kita ingin memediasi dan memfasilitasi masyarakat dalam meringankan beban mereka,” ujar Suiasa setelah menyerahkan bantuan.

Di Bali, lanjut Suiasa, banyak masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Pihaknya telah menyesuaikan regulasi dan aturan untuk memungkinkan pemberian bantuan bagi setiap bangunan fisik yang rusak, baik itu milik perseorangan, komunitas, maupun lembaga. Bantuan ini diambil dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Baca Juga  Uji KIR Gratis, Animo Masyarakat Uji Kendaraan Meroket

“Tentu besaran bantuan ini akan disesuaikan dengan hitungan nilai fisik yang telah kita hitung bersama Tim Teknis Jitupasna pada BPBD. Hal inilah yang menjadi dasar dalam membuat kebijakan dan menyusun anggaran,” jelasnya.

Wabup Suiasa juga menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu berupaya untuk meringankan segala beban masyarakat, terutama mereka yang sedang tertimpa bencana. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana agar mereka tidak terbebani terlalu banyak. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak bencana alam dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan mereka dengan lebih baik. Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama bencana alam.

“Kita di Badung akan terus secara konsisten melakukan upaya ini secara berkesinambungan. Orang yang sehat saja kita ringankan bebannya, apalagi masyarakat yang terkena bencana, tentu dua kali lipat perhatian yang harus kita berikan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kalaksa BPBD Wayan Darma beserta jajaran,  Camat Kuta Ngurah Bayudhewa, Sekcam Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran, Jro Mangku Pura Muaya, Bendesa Adat Kutuh beserta Prajuru adat, Nyoman Nuada dan Ketut Sueta. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Suiasa Apresiasi Konsistensi Yowana Jimbaran Gelar Lomba Layang-layang Menega Kite Festival III

Published

on

By

lomba
BUKA LOMBA: Wabup Ketut Suiasa membuka Lomba Layang-layang Menega Kite Festival di Lapangan Cengiling, Minggu (21/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wabup Ketut Suiasa menghadiri sekaligus membuka Lomba Layang-layang Menega Kite Festival di lapangan Cengiling, Minggu (21/7). Acara yang dilaksanakan oleh Sekaa Teruna Panca Sentana Putra Br. Menega Desa Adat Jimbaran ini mengambil tema Akasha Martakah yang diikuti oleh 400 peserta dari seluruh Bali.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah, Wabup Suiasa juga menyerahkan secara simbolis bantuan sebesar Rp 30 juta yang diterima oleh Ketua Panitia. Turut hadir Sekcam Kuta Selatan Wayan Sujaka, DPRD terpilih Made Sudira, Lurah Jimbaran Wayan Kardiyasa, Kaling Jimbaran, Bendesa Adat Jimbaran, Kelian Adat Menega beserta peserta lomba.

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan bahagianya karena konsistensi yang dilakukan para yowana dalam menyelenggarakan acara tersebut. Hal itu tentu sangat luar biasa, karena orang yang konsisten dalam melakukan kegiatan artinya memiliki prinsip. “Walaupun kita memiliki suatu ide atau gagasan yang terbaik dan luhur tetapi tidak dilaksanakan secara kontinuitas dan prinsipnya tidak ada nilai ideologisnya sejatinya itu namanya tidak konsisten. Tapi ini anak-anak (Sekaa Teruna) sangat luar biasa itulah modal dasar kita membangun dan salah satu kelemahan kita adalah tidak adanya konsistensi,” ucapnya.

Melalui kegiatan lomba layang-layang tersebut Wabup Suiasa mengajak para sekaa teruna untuk selalu menjaga komunitas, komunikasi, koordinasi dan juga terbiasa menyatukan persepsi dan pikiran melaksanakan satu konsesi dan langkah dalam mencapai sesuatu kedepannya. Dari layangan banyak filosofi kehidupan yang dapat diambil dan bukan hanya menjalankan hobi.

“Pertama filosofi dari gerakan layangan atau egolannya yang bagus merupakan simbolik bahwa hidup itu harus dinamis serta penuh irama. Kedua, main layangan mengajarkan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, tidak bisa maju sendiri, perlu ada kerja sama sesuai tugas kita masing-masing. Ketiga, dalam hidup kita perlu dan butuh tumpuan, jadi banyak filosofi yang dalam kita ambil bermain layangan,” paparnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Jembrana Lantik 941 PPPK Pemkab Jembrana

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca