Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pererat Silaturahmi, FISIP Unud Gelar Puncak Badan Kekeluargaan Ke-14

BALIILU Tayang

:

fisip unud
PUNCAK BK FISIP KE-14: FISIP Universitas Udayana saat menggelar acara puncak Badan Kekeluargaan (BK) FISIP ke-14 di Auditorium FISIP Lantai 4 Kampus Sudirman Denpasar, Jumat (7/7/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (Unud) menggelar acara puncak Badan Kekeluargaan (BK) FISIP ke-14 di Auditorium FISIP Lantai 4 Kampus Sudirman Denpasar, Jumat (7/7/2023). Badan Kekeluargaan tahun ini mengusung tema Together as Family, Unity in Solidarity.

Kegiatan BK FISIP ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dekan dan Wakil Dekan FISIP, para dosen, staf, dan mahasiswa, para Dekan, para Ketua Unit di lingkungan Unud serta turut hadir pendiri dan penggagas FISIP Unud Prof. Dr. dr. I Made Bakta, SP.PD (KHOM).

Ketua Panitia Nyoman Ayu Sukma Pramestisari, S.Sos.,MA menyampaikan dengan tema yang diangkat kali ini diharapkan bisa selalu bersatu dalam solidaritas sebagai keluarga besar yang utuh. Tentu diharapkan bahwa tema ini tidak berhenti hanya sebagai sebuah tema, namun tetap bisa berlangsung sebagai sebuah proses penguatan tanpa henti baik secara khususnya di FISIP dan secara umumnya di lingkungan Unud.

fisip unud
FISIP Unud saat acara puncak Badan Kekeluargaan (BK) FISIP ke-14 di Auditorium FISIP Lantai 4 Kampus Sudirman Denpasar, Jumat (7/7/2023). (Foto: ist)

Selain itu juga ada beberapa rangkaian yang telah dilakukan yakni, yang pertama FISIP Sport Day yang sudah terselenggara dengan sangat baik dengan total peserta lebih dari 200 peserta pada tanggal 23 Juni 2023, lalu yang kedua kolaborasi bersama PMI Kota Denpasar untuk melakukan donor darah pada tanggal 26 Juni 2023 dimana kurang lebih sekitar 30 kantong darah yang diperoleh, dan yang ketiga dilaksanakan screening film dibalik 98 yang telah terselenggara pada tanggal 6 Juli 2023 dan itu dirasa sangat relevan dengan dunia akademik. Dengan dilaksanakannya acara puncak ini diharapkan dapat mempererat tali silahturahmi dan juga merealisasikan harapan yang telah diusung pada tema BK FISIP yang ke-14.

Baca Juga  FK Unud Terima Kunjungan Benchmarking FK Unhas Makasar

Sementara itu Dekan FISIP Dr. Drs. I Nengah Punia, M.Si dalam hal ini menyampaikan bahwa dengan umur FISIP yang ke-14 ini, selaku pimpinan fakultas akan bergerak bersama dengan para dosen, mahasiswa, koordinator program studi, pegawai, dan lainnya untuk membangun FISIP ke depan lebih baik dan lebih maju. Dekan juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor beserta jajarannya yang telah memberikan fasilitas yang setara dengan fakultas-fakultas lainnya di lingkungan Unud, sehingga dengan demikian FISIP dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan baik dan secara kuantitas maupun kualitas dapat terus meningkat.

FISIP pada saat ini memiliki 1.643 orang mahasiswa yang aktif yang didukung dengan 64 orang sumber daya manusia. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di FISIP masih diperlukan tambahan sumber daya manusia baik dari segi dosen maupun tenaga kependidikan, sedangkan untuk sarana dan prasarana sudah mencukupi. Enam program studi di FISIP semuanya terakreditasi B dan juga akan dilakukan persiapan reakreditasi di tahun 2024 karena ada empat program studi yang akan habis masa akreditasinya. Kedepannya FISIP juga akan berencana mendirikan program studi S1 dan S2 yang baru dimana borangnya sudah masuk ke LP3M dan sudah dilakukan proses bimbingannya sehingga diharapkan tahun depan semuannya dapat terwujud.

FISIP
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. I Gusti Bagus Wiksuana, SE, MS. (Foto: ist)

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. I Gusti Bagus Wiksuana, SE, MS dalam kesempatan ini mengucapkan selamat BK FISIP yang ke-14 dengan harapan FISIP kedepannya agar lebih maju dan sukses mencetak sumber daya manusia di bidang ilmu sosial dan ilmu politik. Kepada penggagas FISIP yaitu Prof. Bakta apa yang dicita-citakan oleh beliau ketika mendirikan FISIP ini bisa diwujudkan kedepannya. Prof. Wiksuana yakin Fakultas FISIP akan berkembang pesat ke depan dimana para dosennya sangat mumpuni di bidangnya, serta dari sisi mahasiswa juga diharapkan bahwa input mahasiswa makin berkualitas sehingga nantinya menghasilkan alumni yang berkualitas pula.

Baca Juga  Kolaborasi FK dan FMIPA Unud Sukses Raih Juara 3 Udayana Education Festival 2023
FISIP
Prof. Dr. dr. I Made Bakta, SP.PD (KHOM) selaku penggagas dan pendiri FISIP Unud. (Foto: ist)

Sementara itu Prof. Dr. dr. I Made Bakta, SP.PD (KHOM) selaku penggagas dan pendiri FISIP Unud dalam kesempatan ini menyampaikan sekilas balik terkait pendirian FISIP. Prof Bakta yakin dengan SDM yang ada di FISIP bahwa FISIP akan bisa berjalan dan tidak akan kalah dengan FISIP yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu ia juga berharap semakin banyak guru besar yang lahir di FISIP Unud karena sangat dibutuhkan untuk mengembangkan institusi.

“Semua program studi yang ada di FISIP Unud harus dapat meraih akreditasi unggul dan ke depan harus mengembangkan program studi S2, dan Program Studi D3 Perpustakaan yang ada di FISIP harus berubah menjadi minimal D4 atau kalau bisa menjadi S1,” ujarnya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5738-Fakultas-Ilmu-Sosial-dan-Ilmu-Politik-Universitas-Udayana-Gelar-Puncak-Badan-Kekeluargaan-ke-14.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dosen Prodi Teknologi Pangan Didapuk Jadi Narasumber dalam Acara Pendidikan Dasar Koperasi 2022
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  RS Unud Gandeng Tim Pengembang SITI Gelar FGD "Sosialisasi Layanan Online Self Diagnosa Hepatitis untuk Masyarakat"

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Dosen Prodi Teknologi Pangan Didapuk Jadi Narasumber dalam Acara Pendidikan Dasar Koperasi 2022

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca