Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringatan Hari Arak Bali Pacu Peningkatan Kesejahteraan Petani & Perajin

Masyarakat Kritis Diajak Memerangi Peredaran Arak Gula, karena Mengancam Kesejahteraan Petani & Perajin

Loading

BALIILU Tayang

:

arak bali
Akademisi Unud, Ketua Yayasan Konsumen Bali, dan Kadis Perindag Bali. (Foto kolase: ist)

Denpasar, baliilu.com – Penetapan tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali yang digagas oleh Gubernur Bali Wayan Koster melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022 terus mendapatkan respon positif. Selain peringatan Hari Arak Bali bertujuan untuk menghidupkan tradisi budaya Bali yang diwariskan oleh leluhur, disebutkan juga bahwa peringatan Hari Arak Bali dinilai sebagai upaya untuk memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali yang berprofesi sebagai petani dan perajin Arak Bali.

Ahli Farmasi Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Made Agus Gelgel Wirasuta, Apt, M.Si Rabu (Buda Umanis, Medangsia) 25 Januari 2023 menyebut Bali sebagai penghasil devisa pariwisata paling tinggi di Indonesia. Sudah seharusnya menangkap peluang ekonomi di sektor pariwisata dengan memberdayakan potensi alam dan warisan budaya Bali yang dianugerahi berupa Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali yakni Arak Bali.

“Ada 80 persen minuman ber-alkohol beredar di Bali, namun sebelum adanya Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, minuman Arak Bali tidak boleh beredar di hotel/restaurant. Kini bersyukur minuman fermentasi ini dapat diproduksi sampai masuk hotel/restaurant setelah ditata dengan baik melalui Pergub Nomor 1/2020,” tegas Prof. Gelgel.

gelgel
Ahli Farmasi Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Made Agus Gelgel Wirasuta, Apt, M.Si. (Foto: ist)

Untuk itu, penataan yang dilakukan terhadap minuman Arak Bali sesuai kebijakan Gubernur Bali adalah upaya untuk membangun ekonomi berbasis kerakyatan. Kalau ekonomi ini terbangun dengan gotong-royong, maka penghasilan ekonomi rakyat yang berprofesi sebagai petani dan perajin arak akan meningkat. Dengan demikian, para petani dan perajin ini akan memelihara budaya destilasi-nya, dan memelihara tanaman-tanaman (Pohon Enau, Pohon Kelapa, dan Pohon Ental) yang memproduksi Arak Bali.

Baca Juga  Serap Aspirasi Pedagang di Pasar Poh Gading, Paslon Amerta Jika Terpilih Mesti Perhatikan Nasib Rakyat Kecil

“Petani Arak Bali akan memberikan kebanggaan terhadap Pulau Bali, ketika para wisatawan yang berlibur ke Pulau Dewata mulai mencintai Arak Bali sebagai minuman kesukaannya. Orang yang berwisata juga akan membawa cerita, bahwa wisatawan yang ke Bali tidak mencari wine, brandy, whiskey, namun ke Bali mencari Arak Bali karena cita rasanya yang khas dan enak. Nah inilah tujuannya Bapak Gubernur Bali Wayan Koster memberikan keberpihakan terhadap minuman tradisional Arak Bali yang diwujudkan berupa Pergub Nomor 1/2020 hingga peringatan Hari Arak Bali, agar petani dan perajin Arak itu mendapat manfaat ekonomi. Bukan malah Hari Arak Bali dipelesetkan ke arah yang mengajak masyarakat untuk mabuk-mabukan,” katanya.

Sementara, Ketua Yayasan Konsumen Bali, Ketut Udi Prayudi menyampaikan nada dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster dengan ditetapkannya tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali.

Alasan Ketua Yayasan Konsumen Bali yang memiliki tugas mengedukasi konsumen ini mendukung peringatan Hari Arak Bali, karena Ketut Udi Prayudi melihat Gubernur Bali Wayan Koster adalah pemimpin yang menjaga tradisi budaya Bali, salah satunya berupa minuman tradisional lokal Bali berupa Arak Bali yang kini telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, dan telah mendapat Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

arak bali
Ketua Yayasan Konsumen Bali, Ketut Udi Prayudi. (Foto: ist)

Arak Bali juga diketahuinya telah mendapat ijin edar dari Badan POM RI dan pita cukai dari Kanwil Bea dan Cukai Provinsi Bali, sehingga pasti di dalam produksinya Arak Bali telah diatur sampai diawasi sesuai semangat Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Baca Juga  Update Covid Rabu Ini di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 20 Orang, Kasus Positif 35 Orang

Jadi dengan ditetapkannya tanggal 29 Januari di Bali sebagai Hari Arak Bali yang digagas oleh Gubernur Bali Wayan Koster melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022, Saya sangat mendukung dan setuju atas gagasan tersebut. “Bapak Wayan Koster mengeluarkan keputusan ini Saya yakin didasari oleh perhitungan yang cermat. Sehingga Bapak Gubernur Bali, Saya cermati adalah seorang pemimpin yang berani mengambil resiko demi mengangkat Harkat Arak Bali yang dulu tidak mendapat perhatian, kini mendapat keberpihakan dari Gubernur Wayan Koster,” ujarnya seraya mengatakan Bapak Wayan Koster patut kita apresiasi keberaniannya yang telah melindungi petani dan perajin Arak Bali.

Lebih lanjut, Ketua Yayasan Konsumen Bali berpandangan sudah saatnya kita memberi kesempatan kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk merealisasikan kebijakannya, termasuk memperingati Hari Arak Bali, sebagai wujud nyata untuk memberikan keberbihakan totalitas kepada Petani, Pelaku IKM/UMKM/Koperasi agar tujuan kesejahteraan tercapai.

Yayasan Konsumen Bali yang juga bertugas untuk mengawasi perdagangan, pelaku usaha, dan mengawasi hal-hal yang bersifat merugikan konsumen baik secara kesehatan dan ekonomi, dalam pandangannya lebih condong mengajak masyarakat yang kritis untuk bersuara memerangi peredaran arak gula, karena keberadaan arak gula mengancam tradisi dan kelestarian minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali dengan bahan baku lokal. Arak gula pula mengancam kesejahteraan para petani dan perajin arak, karena merugikan harga pasar. Selanjutnya, arak gula mematikan citarasa dan branding arak Bali, serta arak gula membahayakan kesehatan masyarakat, karena disebutkan di dalam destilasinya arak gula mengandung ragi dan tentu bertentangan dengan Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

disperindag
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta. (Foto: ist)

Sedangkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta membeberkan perkembangan positif yang dihasilkan oleh implementasi Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Kata Wayan Jarta, jumlah perajin/petani Arak Bali mengalami peningkatan dari 920 KK di Tahun 2019 menjadi 1.486 KK pada Tahun 2022. Kemudian, jumlah tenaga kerja dari 1.820 orang di Tahun 2019 meningkat pesat menjadi 4.458 tenaga kerja pada Tahun 2022.

Baca Juga  Jro Ketut Alit Suardana Terpilih secara Musyawarah Mufakat sebagai Bandesa Madya MDA Karangasem 2020-2025

“Hal ini juga diiringi oleh jumlah Koperasi yang menjadi distributor Arak Bali, dimana sampai Tahun 2022 ada sebanyak 9 Koperasi dengan jumlah varian produk/merk minuman beralkohol berbahan baku Arak Bali yang sudah dijual secara legal di tempat-tempat penjualan eceran mencapai 12 merk dagang di Tahun 2021, kemudian naik menjadi 32 merk dagang pada Tahun 2022,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

TP PKK Denpasar Tampil Maksimal di Seluruh Lomba HKG PKK Ke-54 Provinsi Bali

Published

on

By

tp pkk denpasar
HKG PKK KE-54: Sekretaris I TP PKK Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mendampingi Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam kesempatan perlombaan rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung Wanita Narigraha, Denpasar, Rabu (1/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar turut ambil bagian dalam seluruh cabang lomba pada rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung Wanita Narigraha, Denpasar, Rabu (1/7). Pembukaan perlombaan dipimpin langsung Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dan dihadiri Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Sekretaris II TP. PKK Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari yang mendampingi kontingen Kota Denpasar.

Adapun cabang lomba yang diikuti meliputi Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Memasak Menu Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan, serta Lomba Paduan Suara. Seluruh perlombaan diikuti perwakilan TP PKK dari sembilan kabupaten/kota se-Bali sebagai bagian dari rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengatakan bahwa pelaksanaan lomba tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, kreativitas, dan semangat kebersamaan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif. “Puncak peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali akan digelar pada 24 Juli 2026 di Ardha Candra dengan melibatkan sekitar 15.000 kader PKK dari seluruh Bali, sebelum mengikuti puncak peringatan tingkat nasional di Makassar,” jelas Ny. Putri Koster.

Lebih lanjut Ny. Putri Koster mengatakan, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali menjadi media untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus melestarikan seni budaya Bali sesuai filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Sementara Lomba Paduan Suara diharapkan mampu menumbuhkan keharmonisan, kekompakan, disiplin, dan karakter generasi muda yang berkepribadian dalam kebudayaan. Adapun Lomba Memasak menjadi wadah mengasah kreativitas sekaligus mengedukasi pentingnya penyajian pangan lokal bergizi sebagai upaya mendukung kesehatan keluarga dan percepatan terwujudnya Bali Zero Stunting.

Baca Juga  Cuti Bersama, MPP Kota Denpasar Tutup 3 Hari, Buka Kembali 2 November

Ny. Putri Koster juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. “Generasi muda diharapkan terus menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Ny. Putri Koster.

Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh peserta yang mewakili Kota Denpasar. Pada ajang tersebut, Kota Denpasar diwakili oleh SMAN 4 Denpasar pada Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, SMKN 4 Denpasar pada Lomba Memasak Menu Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan, serta tim perwakilan Kota Denpasar pada Lomba Paduan Suara.

Menurut Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, keikutsertaan dalam HKG PKK bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, sekaligus meningkatkan kapasitas kader dan generasi muda dalam mendukung berbagai program pemberdayaan keluarga.

“Melalui ajang ini kami berharap para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta saling bertukar pengalaman dengan peserta dari kabupaten/kota lain. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas sehingga nilai-nilai yang diperoleh dari setiap perlombaan dapat diterapkan dalam mendukung program pemberdayaan keluarga, pelestarian budaya, ketahanan pangan, serta peningkatan kesehatan masyarakat di Kota Denpasar,” ujar Ayu Kristi Arya Wibawa.

Ayu Kristi berharap, semangat yang dibangun melalui HKG PKK ke-54 ini semakin memperkuat peran TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui kolaborasi serta semangat gotong-royong. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rayakan Kreativitas Generasi Muda Lewat “Feel the Growth”, D’Youth Fest 6.0 Siap Digelar 11-12 Juli

Jadi Festival Ramah Lingkungan, Dimeriahkan Hiburan Artis Lokal dan Nasional

Loading

Published

on

By

D'Youth Fest
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri konferensi pers D'Youth Fest 6.0 pada Rabu (1/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 Tahun 2026. Mengusung tema Feel the Growth, rangkaian festival yang telah berlangsung sejak Juni ini akan mencapai malam puncaknya pada 11–12 Juli 2026 dengan beragam kolaborasi lintas komunitas kreatif, pelaku ekonomi kreatif, hingga hiburan dari musisi lokal dan nasional.

Festival ini menjadi wadah bagi anak muda untuk berkarya, berkolaborasi, sekaligus memperkuat identitas kreatif Kota Denpasar sebagai kota yang inklusif dan inovatif.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat memberikan keterangan pada Rabu (1/7) mengatakan bahwa D’Youth Fest telah berkembang menjadi salah satu ruang strategis bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, namun juga menjadi ruang bertemunya kreativitas, inovasi, budaya, dan semangat kolaborasi yang menjadi kekuatan utama pembangunan Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, tema besar Regrow yang diusung dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali potensi yang sesungguhnya telah dimiliki masyarakat melalui pendekatan nguripang rasa. Konsep tersebut menekankan pentingnya membangun kembali rasa memiliki, kepedulian, serta keterhubungan masyarakat terhadap ruang, karya, budaya, dan ekosistem kreatif yang dimiliki. Dari proses tersebut diharapkan lahir pertumbuhan yang organik, berakar kuat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, subtema Feel The Growth menjadi representasi dari fase ketika pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mampu dirasakan bersama oleh seluruh pelaku ekonomi kreatif, komunitas, maupun masyarakat.

Melalui D’Youth Fest, semangat pertumbuhan diwujudkan dalam berbagai bentuk kolaborasi, keberanian berekspresi, serta terciptanya ruang yang mendorong lahirnya ide-ide kreatif baru. Dengan demikian, pertumbuhan tidak lagi menjadi sesuatu yang dipaksakan, melainkan hadir secara alami sebagai pengalaman kolektif yang memberi dampak nyata.

Baca Juga  Update Covid Rabu Ini di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 20 Orang, Kasus Positif 35 Orang

“D’Youth Fest merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus tumbuh dan berkembang. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang mampu mendorong lahirnya kreativitas, memperkuat kolaborasi antarkomunitas, sekaligus memberikan ruang bagi ekonomi kreatif agar semakin berkembang. Anak-anak muda Denpasar memiliki potensi luar biasa yang harus terus difasilitasi sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan kota di masa depan,” ujar Arya Wibawa.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryatiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra, menjelaskan bahwa malam puncak D’Youth Fest 6.0 akan menghadirkan berbagai atraksi unggulan yang memadukan seni tradisi, kreativitas modern, ekonomi kreatif, hingga hiburan musik.

“Melalui D’Youth Fest kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas anak muda Denpasar memiliki ruang yang sangat luas. Festival ini bukan hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang tumbuh bagi komunitas kreatif, pelaku UMKM, hingga kolaborasi lintas sektor yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar. Tahun ini masyarakat akan disuguhkan berbagai penampilan yang lebih beragam dan kolaboratif,” ujar Luh Putu Riyastiti.

Selain pertunjukan seni dan budaya, malam puncak D’Youth Fest juga akan dimeriahkan penampilan sederet musisi lokal dan nasional, di antaranya Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Festival ini juga menghadirkan sedikitnya 20 UMKM kuliner dan 5 food truck yang memberikan ruang promosi sekaligus memperkuat geliat ekonomi masyarakat selama penyelenggaraan festival.

Secara keseluruhan, D’Youth Fest 6.0 menghadirkan rangkaian kegiatan kreatif yang berlangsung sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026, meliputi Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, Bali Screen Printing Community, hingga malam puncak D’Youth Fest.

Baca Juga  671 Hotel dan 200 Restoran Calon Penerima Dana Hibah Pariwisata di Badung Siap Diajukan ke Pusat

Berbagai kegiatan tersebut melibatkan puluhan komunitas kreatif seperti HIPMI, HDII, Djamur, Inkdonesia Movement, ESI Denpasar, IAI, Cre, Agro, GBCI, Tekiber, Sanur Creative, Perseden, HIMSI, Eling Ring Pertiwi, Petani Muda Keren, Lowrider, dan Bali Screen Printing Community.

Melalui D’Youth Fest 6.0, Pemerintah Kota Denpasar berharap lahir semakin banyak ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan kreativitas, budaya, inovasi, serta semangat kewirausahaan generasi muda.

“Festival ini sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak muda untuk menjadi pelaku utama pembangunan, menghadirkan karya yang berdampak, dan menumbuhkan ekonomi kreatif yang berkelanjutan menuju Denpasar yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua Harian Bkraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa mengatakan, selain menghadirkan ruang kreativitas, D’Youth Fest 6.0 tahun ini juga memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Inovasi pengelolaan sampah terintegrasi dilaksanakan selama pelaksanaan festival sebagai bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan bagi generasi muda.

“Kami ingin D’Youth tidak hanya meninggalkan kesan sebagai festival yang meriah, tetapi juga festival yang bertanggung jawab. Bkraf Denpasar mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, sehingga kami ingin mengajak generasi muda belajar bahwa event besar pun bisa tetap tertib, bersih, dan berkelanjutan,” tutup Ari. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ABK Hilang Sejak Kemarin, Tim SAR Upayakan Pencarian

Published

on

By

abk hilang
LAKUKAN PENCARIAN: Tim SAR saat melakukan pencarian seorang ABK yang hilang di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Seorang ABK Kapal Turmalin 384310 terjatuh ke laut di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026) pukul 00.30 Wita. Dari informasi yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas korban atas nama Rafles Tafa Kusuma (17), beralamat Jalan Murai, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kronologisnya, sesaat sebelum kejadian pada hari Senin, sekitar pukul 21.00 Wita korban terlihat turun dari kapal Turmalin 384310 menuju Pantai Pasir Putih Banyu Wedang dengan menggunakan speed boat warna orange dalam keadaan pengaruh minuman alkohol. Malam harinya, korban hendak balik kembali menuju kapal, namun sampai hari Selasa siang korban belum berada di kapal. Speed boat-nya ditemukan terdampar di pesisir pantai oleh warga. Telah diupayakan untuk pencarian namun korban belum ditemukan, kemudian kejadian itu dilaporkan ke pihak terkait.

“Informasinya kami terima hari ini pada pukul 06.40 Wita dan segera diberangkatkan 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi kejadian,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Pencarian sorti 1 dilaksanakan kurang lebih pukul 07.50 Wita dengan menggunakan 1 unit rubber boat. Hingga 3 jam pencarian hasilnya masih nihil.

Penyisiran di perairan kembali dilakukan pada pukul 13.20 Wita menggunakan 1 unit rubber boat (6 personel) dan 1 unit sekoci kapal (4 personel). Mereka sempat melakukan pencarian di bawah laut dengan cara snorkling dan diving. Dengan jarak pandang kurang lebih 2 meter, 2 orang menyelam sedalam 10 meter. Sementara itu SRU darat berjalan menyusuri sepanjang bibir pantai. Hingga saat ini hasilnya masih nihil.

Unsur SAR yang terlibat upaya pencarian korban diantaranya dari Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerogak, BPBD Buleleng, Satpol PP Grogak, Babinsa Pejarakan Babinkamtibmas Grogak dan pihak rekan/keluarga korban. (gs/bi)

Baca Juga  Serap Aspirasi Pedagang di Pasar Poh Gading, Paslon Amerta Jika Terpilih Mesti Perhatikan Nasib Rakyat Kecil

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca