Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

BALIILU Tayang

:

korve badung
KORVE BERSIH SAMPAH: Bupati Badung Wayan Adi Arnawa saat melakukan aksi korve bersih sampah laut serangkaian peringatan HPSN dan Korve Bersih Sampah, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Minggu (22/2). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Untuk diketahui, peringatan ini merupakan refleksi atas tragedi longsor TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005, yang menjadi titik balik reformasi kebijakan persampahan nasional. Sejak peristiwa tersebut, paradigma pengelolaan sampah bergeser dari pola linear kumpul – angkut – buang menuju pendekatan berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular, diperkuat melalui kerangka regulasi nasional.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI”, kegiatan di tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi tata kelola sampah. Khususnya yang berbasis pendekatan hulu-hilir, yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Bukan hanya di Pantai Kuta, korve bersih sampah laut tersebut secara serentak dilaksanakan pada sejumlah kawasan pantai lain, di wilayah Kabupaten Badung. Di antaranya yakni Pantai Kudeta Seminyak, Pantai Legian, Pantai Jerman, Pantai Kelan, dan Pantai Kedonganan. Selain itu juga di Lingkungan Pura Batu Ngaus Cemagi dan Lingkungan GOR Putra Persada Banjar Angkeb Canging.

Membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Bupati Adi Arnawa menyebutkan bahwa pemerintah bergerak di bawah satu visi besar yakni Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Karenanya ditegaskan bahwa HPSN bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan momentum krusial untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional.

Gerakan nasional itu, dicanangkan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Gerakan dimaksudkan sebagai strategi akseleratif, dalam menghadapi krisis persampahan yang dinilai telah memasuki tahap darurat sistemik. Presiden menekankan bahwa pendekatan lama tidak lagi memadai, sehingga dibutuhkan langkah luar biasa, masif, terstruktur, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Bazar Amal Banjar Teba Sari, Bupati Adi Arnawa Dorong Kebangkitan Pariwisata Kuta

Gerakan ini menempatkan perubahan perilaku sebagai fondasi utama, dengan pengelolaan sampah dimulai dari sumber. Baik itu dari rumah tangga, satuan pendidikan, kawasan usaha, hingga institusi pemerintahan, melalui langkah pemilahan, pengurangan timbulan, serta optimalisasi fasilitas pengolahan antara seperti MRF, TPS-3R, dan TPST.

Apabila kolaborasi ini berhasil, beban penanganan sampah diyakini akan menjadi lebih ringan. Beban pembiayaan negara serta biaya pemulihan lingkungan akibat pencemaran, akan dapat dikurangi.

“Mari kita jadikan semangat HPSN 2026 sebagai titik balik transformasi lingkungan kita. Dengan kerja bersama, kita yakin persoalan sampah dapat tuntas secara cepat dan berkelanjutan. Mari kita buktikan bahwa Indonesia yang ASRI bukan sekadar cita-cita, melainkan realitas yang kita wariskan untuk generasi mendatang. Mulailah hari ini, dari tempat Anda berdiri, perangi sampah untuk Indonesia yang ASRI,” tegas Adi Arnawa saat membaca sambutan Menteri.

Seusai kegiatan, Bupati Adi Arnawa kembali menekankan bahwa persoalan sampah tidak lagi dapat ditangani dengan pendekatan konvensional. Dan HPSN, ditegaskan harus dimaknai sebagai titik akselerasi perubahan. “Kita tidak bisa lagi bertumpu pada pola kumpul-angkut-buang. Penanganan sampah harus dimulai dari hulu melalui pemilahan yang disiplin dan konsisten,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga sempat menuturkan bahwa kegiatan bersih pantai di Kabupaten Badung, adalah sebuah agenda rutin yang dilaksanakan pada setiap hari Jumat. Yaitu dengan melibatkan pula satuan pendidikan, pelaku pariwisata, masyarakat, serta ASN sebagai bentuk partisipasi kolektif.

“Pantai pada dasarnya sudah dibersihkan. Kendala lebih pada distribusi dan antrean di TPA. Kami telah menginstruksikan koordinasi intensif agar pengangkutan dilakukan bertahap sehingga tidak menimbulkan persepsi bahwa pantai tidak terkelola,” sambungnya.

Pemerintah Kabupaten Badung, lanjut dia, juga mengoptimalkan fasilitas pengolahan sementara, termasuk TPST Mengwi dan TPST Padang Seni, guna menekan residu sampah yang masuk ke TPA hingga maksimal 20 persen sesuai ketentuan regulasi.

Baca Juga  Bupati Badung Kukuhkan Anggota Paskibraka Badung 2025

“Sebagai penguatan tata kelola, kami akan menyelenggarakan lomba penanganan sampah mulai 1 Maret 2026 yang mencakup 62 lokasi dari 46 desa dan 16 kelurahan sebagai instrumen evaluasi berbasis kinerja sekaligus edukasi publik,” bebernya dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan I Wayan Puspa Negara, unsur Forkopimda Badung, para pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal di Kabupaten Badung, unsur lembaga dan organisasi kemasyarakatan, unsur desa/kelurahan, pelaku usaha, serta LSM dan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Terima LHP dari BPK RI Perwakilan Bali, Kota Denpasar Raih Opini WTP Ke-14

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
TERIMA LHP LKPD 2025: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede menerima LHP BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2025 dari Kepala BPK RI Perwakikan Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Sumerta Kelod, Senin (8/6/2026). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Prosesi penyerahan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Sumerta Kelod, Senin (8/6/2026).

LHP tersebut diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakikan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira kepada Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede. Melalui penyerahan laporan keuangan tersebut, Kota Denpasar secara resmi diumumkan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-14 kalinya secara berturut-turut.

Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana dalam sambutannya menyampaikan, dasar pemberian opini didasarkan pada kesesuaian standar akuntansi pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

“Pemeriksaan yang dilakukan BPK berpedoman pada standar pemeriksaan keuangan negara sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2026. Dengan penyerahan LHP ini diharapkan lebih meningkatkan pengelolaan keuangan pemerintah daerah, sehingga lebih efektif, efisien dan akuntabel, sehingga dapat menjadi WTP yang berkualitas,” ujarnya.

Merespons penyerahan LHP dan raihan opini WTP tersebut, Walikota Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BPK RI atas arahan dan bimbingannya. Ia juga berterima kasih kepada komitmen jajaran OPD di Pemkot Denpasar, serta dukungan dari DPRD Kota Denpasar.

Di mana, Pemkot Denpasar pada intinya siap mendukung pemeriksaan rutin oleh BPK RI. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga turut menginstruksikan seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mendukung suksesnya proses pemeriksaan.

Baca Juga  Bupati Badung Buka Turnamen Bola Voli Porum Cup IV Banjar Umahanyar Darmasaba

“Hal ini memberikan motivasi buat kami untuk bagaimana meningkatkan tata pola pemerintahan, khususnya dalam bidang keuangan. Ini penting sekali dan mudah-mudahan juga dengan WTP ini tentu akan mendorong kami untuk secara internal dalam melakukan konsolidasi terhadap beberapa catatan-catatan yang disampaikan oleh BPK RI Provinsi Bali. Mudah-mudahan pengelolaan keuangan yang baik ini bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di Kota Denpasar,” harapnya.

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya turut mengapresiasi rekomendasi yang diberikan BPK RI kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali. “Sesuai arahan BPK, harus efektif, efisien dan tepat sasaran. Terima kasih kepada BPK RI yang telah memberikan arahan dan rekomendasi. Dan kami selalu melaksanakannya dengan kerja dan disiplin, sehingga pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Bali tidak saja baik secara administratif, tapi berdampak terhadap permohonan daerah maupun juga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur Koster.

Agenda berskala provinsi ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya beserta para Wakil Ketua Provinsi Bali, Gubernur Bali Wayan Koster beserta Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota DPD RI Perwakilan Bali, jajaran BPK RI, Forkopimda Provinsi Bali, Anggota DPRD Provinsi Bali, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta kepala OPD Provinsi Bali, bupati/walikota se-Provinsi Bali, ketua DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Bali dan undangan lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pimpin Apel Disiplin di Kecamatan Dentim, Sekda Eddy Mulya Dorong ASN Tingkatkan Dedikasi dan Kolaborasi

Published

on

By

Sekda Eddy Mulya
PIMPIN APEL: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam kesempatan memimpin Apel Disiplin ASN serta berkesempatan meninjau ruang pelayanan publik di Kantor Camat Denpasar Timur, Senin (8/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memimpin Apel Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Denpasar Timur (Dentim), Senin (8/6). Kegiatan yang diikuti jajaran pegawai kecamatan, kelurahan, dan desa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat disiplin kerja sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Sekda Eddy Mulya menekankan bahwa kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, harmonis, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, terdapat dua hal utama yang perlu dijaga oleh setiap ASN untuk mewujudkan kepuasan dalam bekerja. Pertama adalah rasa syukur dan dedikasi terhadap tugas yang diemban. ASN diharapkan mampu menerima setiap tanggung jawab yang diberikan dengan penuh rasa syukur, menjalankannya dengan tulus dan senang hati, serta memberikan kemampuan terbaik demi tercapainya tujuan organisasi.

“Ketika kita mampu mensyukuri pekerjaan yang dipercayakan kepada kita dan melaksanakannya dengan sepenuh hati, maka pekerjaan tersebut tidak lagi menjadi beban, melainkan bentuk pengabdian yang memberikan makna,” ujar Eddy Mulya.

Selain itu, Sekda juga menyoroti pentingnya membangun kerja sama tim yang kuat di lingkungan kerja. Eddy Mulya menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kolaborasi yang baik antarpegawai. Menurutnya, kerja sama tim yang solid akan melahirkan berbagai karya dan prestasi, sekaligus memperkuat jejaring kerja yang mendukung terciptanya suasana kerja yang sehat, nyaman, dan membahagiakan.

“Keberhasilan organisasi lahir dari kerja bersama. Dengan saling mendukung dan berkolaborasi, kita tidak hanya mampu mencapai target kerja, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang positif dan penuh semangat,” ujar Sekda Eddy Mulya.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Gelar Aksi Bersih Pantai, Persiapkan Destinasi Wisata Religi

Melalui apel disiplin tersebut, Eddy Mulya berharap seluruh ASN di lingkungan Kecamatan Denpasar Timur terus menjaga profesionalisme, meningkatkan semangat pelayanan, serta menumbuhkan budaya kerja yang berlandaskan rasa syukur, dedikasi, dan kebersamaan demi mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Denpasar.

Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Sekda Kota Denpasar yang memimpin langsung pelaksanaan apel disiplin tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Denpasar Timur membawahi 11 wilayah administratif yang terdiri atas Desa Dangin Puri Kelod, Desa Sumerta Kaja, Desa Sumerta Kelod, Desa Sumerta Kauh, Desa Kesiman Petilan, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Penatih Dangin Puri, Kelurahan Sumerta, Kelurahan Kesiman, Kelurahan Penatih, dan Kelurahan Dangin Puri.

“Arahan yang disampaikan Bapak Sekda dalam apel disiplin ini akan menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Denpasar Timur,” ujar Sri Karyawati.

Usai pelaksanaan apel, Sekda Eddy Mulya juga berkesempatan meninjau ruang pelayanan publik di Kantor Camat Denpasar Timur guna melihat secara langsung pelaksanaan layanan kepada masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda Antinarkoba Badung Sosialisasikan Gerakan Antinarkoba di SMPN 4 Petang

Published

on

By

Bunda Antinarkoba Badung
SOSIALISASI: Bunda Antinarkoba Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar sosialisasi Gerakan Antinarkoba di SMP Negeri 4 Petang, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Senin (8/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar sosialisasi Gerakan Antinarkoba yang menyasar generasi muda. Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 4 Petang, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Senin (8/6).

Program ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan serta memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung IB Putu Mas Arimbawa, Camat Petang A.A. Ngr Darma Putra, perwakilan Perbekel Desa Carangsari, Kepala BNN Kabupaten Badung Dewa Darma selaku narasumber, Kepala SMPN 4 Petang, serta para guru dan siswa setempat.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengingatkan para siswa untuk senantiasa berhati-hati dalam pergaulan. Menurutnya, usia remaja merupakan fase yang rentan dan mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Kehadiran saya di sini untuk mengingatkan siswa-siswi agar berhati-hati dalam bergaul karena maraknya penyalahgunaan obat terlarang saat ini. Usia mereka sangat rentan terpengaruh. Namun, saya sangat bangga karena anak-anak di sini sudah memahami dampak dan penyebabnya, serta tahu cara menghindarinya. Secara teori mereka sudah sangat paham,” ujar Rasniathi.

Ia menekankan bahwa fokus utama dari kegiatan ini adalah pencegahan. Sebagai Bunda Antinarkoba, ia memberikan pesan tegas sekaligus penuh kasih sayang kepada seluruh pelajar yang hadir.

“Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita dan keluarga. Jangan pernah sekalipun mencoba atau tergoda. Katakan ‘TIDAK’ pada narkoba, dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, serta berguna bagi nusa dan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Terima Perkumpulan Umat Budha Desa Banjar Buleleng

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Petang, Ni Nyoman Suastini, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta pelaksanaan sosialisasi tersebut.

“Ini merupakan anugerah terbesar bagi kami. Semoga kegiatan ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi sekolah, guru, pegawai, dan khususnya anak-anak kami. Pengetahuan tentang narkoba tidak cukup di permukaan saja, tetapi butuh pemahaman mendalam agar kita bisa menginspirasi warga sekitar, sehingga Desa Carangsari pada khususnya dan Badung pada umumnya bisa bebas dari narkoba,” kata Suastini.

Dalam kesempatan tersebut, Suastini juga menjelaskan fasilitas ruang multimedia baru di sekolahnya yang merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Badung atas prestasi digitalisasi guru-guru mereka di tingkat nasional.

“Ruang multimedia yang nyaman ini akan kami gunakan untuk pembelajaran mendalam, termasuk sebagai tindak lanjut kegiatan hari ini dengan memutar video-video edukasi terkait bahaya narkoba untuk membentuk karakter anak-anak ke depan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca