Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perkuat Sinergi Pariwisata, Bupati Badung dan Bupati Wakatobi Sepakat Dorong Kunjungan Wisatawan

BALIILU Tayang

:

Bupati Adi Arnawa menerima rombongan Bupati Wakatobi H. Haliana di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung.
TERIMA ROMBONGAN: Bupati Adi Arnawa saat menerima rombongan Bupati Wakatobi H. Haliana di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Rabu (26/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Kabupaten Wakatobi resmi memperkuat kolaborasi lintas daerah guna mendongkrak kunjungan wisatawan dan menyempurnakan tata kelola destinasi. Langkah strategis ini ditandai dengan kunjungan kerja Bupati Wakatobi H. Haliana beserta jajaran yang diterima langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Rabu (26/8). Pertemuan ini fokus pada pertukaran pengalaman pengelolaan pariwisata, pengembangan destinasi serta pemecahan tantangan industri modern.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Wakatobi didampingi Asisten II dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi. Sementara Bupati Badung didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti dan Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana. Kehadiran para pejabat teras ini menegaskan komitmen kedua pemerintah daerah untuk membangun sinergi yang konkret, khususnya dalam adopsi praktek terbaik (best practices) yang telah sukses diterapkan di Badung dan Bali secara luas.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengungkapkan bahwa dinamika pariwisata Bali saat ini telah bergeser secara signifikan. Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi Bali saat ini bukan lagi sekadar cara mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar. Fokus utama pemerintah kini adalah memastikan setiap wisatawan yang berkunjung mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan berkualitas tinggi di semua sektor penunjang ekosistem pariwisata.

“Sekarang tantangan kami di Bali adalah bagaimana menjaga wisatawan yang berkunjung tetap nyaman dari berbagai lini sektor penunjang ekosistem pariwisata itu sendiri,” ujarnya.

Faktor kenyamanan ini dinilai sangat krusial dalam menjaga keberlanjutan industri pariwisata jangka panjang. Pihaknya kini tengah memacu penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur agar pertumbuhan volume wisatawan tidak sampai menurunkan kualitas dan daya dukung destinasi.

Baca Juga  Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946

Adi Arnawa menekankan kekuatan pariwisata Bali tidak hanya bertumpu pada keindahan lanskap alam, melainkan pada ketahanan budaya dan karakter masyarakatnya. Nilai-nilai keramahan yang berakar pada prinsip Tri Hita Karana menjadi fondasi utama yang membentuk keunikan pengalaman wisatawan. Namun, tantangan baru ini menuntut adanya reformasi pendekatan pengelolaan.

Pemerintah Kabupaten Badung secara konsisten mulai mengarahkan haluan dari pariwisata massal menuju pariwisata berkualitas (quality tourism)

“Kami sedang bergerak ke arah quality tourism sekarang. Kalau sebelumnya berbasis mass tourism di mana semua orang bebas datang sebanyak-banyaknya, sekarang kita fokus pada kualitas,” tegas Bupati.

Strategi ini bukan berarti menutup pintu bagi turis, melainkan regulasi ketat yang menyelaraskan jumlah kunjungan dengan daya tampung lingkungan dan kenyamanan masyarakat lokal. Ke depan, persyaratan tertentu termasuk jaminan bagi wisatawan akan mulai diberlakukan secara selektif. Pengalaman empiris Badung ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi daerah lain, termasuk Wakatobi.

Bupati Adi Arnawa mengingatkan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik unik, sehingga strategi pengembangan pariwisata harus disesuaikan dengan keunggulan lokal masing-masing. Selain promosi masif, pembangunan konektivitas antarwilayah dan diversifikasi produk wisata, mulai dari alam, budaya, hingga sport tourism menjadi kunci pertumbuhan yang merata.

Sementara itu, Bupati Wakatobi H. Haliana menegaskan pentingnya belajar langsung dari tata kelola pariwisata Badung. Informasi dan kiat sukses dari Badung akan dijadikan acuan utama bagi Wakatobi untuk mengambil kebijakan strategis secara cepat dan tepat, baik dari sisi regulasi maupun implementasi di lapangan.

“Belajar betul, duduk bersama dengan Bupati Badung mengenai best practices-nya. Ini menjadi bahan bagi kami untuk merumuskan langkah cepat, baik regulasi maupun kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kami,” kata Haliana.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Pitra Yadnya Desa Adat Karang Dalem

Wakatobi memiliki potensi sumber daya alam bahari yang luar biasa. Haliana optimistis, melalui penguatan promosi dan pembenahan tata kelola yang diadopsi dari Badung, kunjungan wisatawan ke Wakatobi akan meningkat pesat. Kendati demikian, ia mengakui Wakatobi masih menghadapi tantangan berat seperti pengelolaan sampah. Penanganan masalah kebersihan lingkungan ini kini menjadi prioritas utama demi menjamin kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Wakatobi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster dan Kapolda Bali Perkuat Sinergi Percepatan Distribusi BBM

Polda Bali Siapkan Pengawalan Truk Tangki Pertamina dan Pengamanan SPBU untuk Memperlancar Pelayanan Masyarakat

Loading

Published

on

By

Kapolda Bali Kunjungi Gubernur Koster
KUNJUNGAN: Kunjungan perdana Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce kepada Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Kamis (15/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster dan Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce memperkuat sinergi dalam penanganan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali. Koordinasi tersebut dibahas dalam kunjungan perdana Kapolda Bali kepada Gubernur Koster di Jayasabha, Denpasar, Kamis (15/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung langkah Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat distribusi BBM dan memperlancar pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui pengawalan truk tangki Pertamina dari Depot Manggis menuju wilayah distribusi serta penyiagaan personel kepolisian di lapangan untuk membantu menjaga kelancaran pelayanan di SPBU.

Kapolda Bali menyampaikan bahwa Polda Bali siap mengerahkan personel untuk mendukung pengamanan distribusi BBM hingga kondisi antrean kembali normal. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas kendaraan pengangkut BBM sekaligus menjaga ketertiban masyarakat saat mengantre di SPBU.

Selain pengawalan dan pengamanan, Kapolda Bali juga menawarkan sejumlah alternatif penanganan antrean, termasuk kemungkinan penerapan sistem ganjil-genap yang masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

Menanggapi dukungan tersebut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa percepatan distribusi menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi antrean BBM yang masih terjadi di sejumlah wilayah Bali.

Gubernur Koster sebelumnya telah meminta Pertamina mempercepat pasokan BBM ke SPBU, termasuk mengupayakan pengiriman sedikitnya empat truk tangki ke setiap SPBU agar ketersediaan stok dapat segera dipulihkan.

Dengan distribusi yang lebih cepat, jeda waktu pengisian ulang stok BBM diharapkan semakin singkat sehingga SPBU dapat memberikan pelayanan lebih lama kepada masyarakat.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya di Banjar Karangenjung Bhakti Sembung

Gubernur Koster mengungkapkan bahwa kebutuhan BBM di wilayah Denpasar dan Badung mencapai sekitar satu juta liter per hari. Tingginya permintaan tersebut turut dipengaruhi oleh masyarakat yang kembali melakukan pengisian BBM setelah sebelumnya mengalami kesulitan memperoleh pasokan.

Gubernur Koster berharap antrean mulai berkurang pada Kamis (15/10). Namun, berdasarkan hasil pemantauannya di sejumlah SPBU, masih terdapat lokasi yang belum dapat memberikan pelayanan secara optimal.

Karena itu, koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pertamina, dan Polda Bali menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat pemulihan distribusi serta memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat terlayani.

Selain mendukung kelancaran distribusi, Polda Bali juga melakukan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM. Kapolda Bali mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan lima orang yang diduga melakukan penimbunan BBM untuk dijual kembali secara eceran menggunakan botol.

Langkah penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengawasi distribusi BBM agar berlangsung sesuai ketentuan.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan pertemuan awal dengan Gubernur Bali sejak dirinya menjabat sebagai Kapolda Bali.

Ia memohon dukungan Gubernur dalam menjalankan tugas serta menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

Gubernur Koster menyambut sinergi tersebut, mengingat Bali sebagai destinasi pariwisata dunia membutuhkan dukungan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejumlah persoalan yang turut menjadi perhatian antara lain pelanggaran lalu lintas oleh wisatawan serta peredaran narkotika.

Gubernur Koster berharap kerja sama Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali terus diperkuat, baik dalam penanganan distribusi BBM maupun dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Kembali Tinjau Depo Pesanggaran, Pastikan Pertamina Percepat Distribusi BBM ke SPBU

Tambahan Armada Tangki dan Pasokan BBM Terus Dioptimalkan untuk Mengurai Antrean

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Tinjau Depo Pesanggaran
KUNJUNGI DEPO: Gubernur Bali Wayan Koster kembali turun langsung memantau upaya percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan mengunjungi Depo Pertamina Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (15/10/2026) siang. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster kembali turun langsung memantau upaya percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan mengunjungi Depo Pertamina Pesanggaran, Denpasar Selatan, Kamis (15/10/2026) siang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langkah-langkah percepatan distribusi yang telah disepakati bersama Pertamina berjalan optimal sehingga antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Bali dapat segera terurai.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Koster diterima Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra. Pertemuan difokuskan pada evaluasi ketersediaan stok BBM, kelancaran distribusi dari depo ke SPBU, serta efektivitas langkah-langkah penanganan antrean yang telah dilaksanakan.

Gubernur Koster menegaskan bahwa ketersediaan stok BBM harus diimbangi dengan kecepatan dan pemerataan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Karena itu, ia meminta Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran BBM, tidak hanya di Denpasar dan Badung, tetapi juga di wilayah Tabanan, Gianyar, serta daerah lainnya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Gubernur juga telah berkoordinasi dengan Polda Bali guna membantu pengawalan armada tangki BBM dari depo menuju SPBU.

“Saya juga minta bantuan Polda Bali untuk mengawal pergerakan truk tangki agar lebih cepat,” ujar Koster.

Selain mempercepat distribusi, Gubernur Koster meminta Pertamina terus mengevaluasi efektivitas berbagai langkah penanganan antrean, termasuk uji coba pelayanan BBM menggunakan wadah berkapasitas tertentu sebagai alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di SPBU.

Menurutnya, langkah penanganan harus berorientasi pada percepatan pelayanan kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.

Apabila antrean belum menunjukkan penurunan yang signifikan, pemerintah bersama Pertamina akan mengevaluasi kemungkinan penerapan langkah tambahan, termasuk opsi pengaturan pembelian BBM. Namun, opsi tersebut masih sebatas bahan pertimbangan dan belum menjadi kebijakan yang ditetapkan.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Pitra Yadnya Desa Adat Karang Dalem

“Proses distribusi dan penguraian antrean menjadi fokus kita karena stok relatif aman,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali.

Ia mengungkapkan, kendala dalam proses sandar kapal pada 11 Oktober lalu sempat memengaruhi kelancaran pasokan BBM. Meski demikian, Pertamina terus melakukan penambahan stok dan mempercepat pengiriman BBM ke SPBU.

Menurut Mars Ega, kondisi stok di SPBU secara bertahap menunjukkan peningkatan, meskipun masih terdapat sejumlah lokasi yang mengalami kekosongan.

“Kami optimistis mendekati situasi normal,” ujarnya.

Terkait ketersediaan pasokan, Mars Ega melaporkan bahwa tambahan sekitar empat juta liter BBM dijadwalkan tiba di Depo Pesanggaran pada Kamis sore hingga malam. Sementara itu, stok BBM di Depo Manggis tercatat sekitar 6,3 juta liter.

Pertamina juga mempercepat pemindahan pasokan dari Depo Manggis ke Pesanggaran untuk mendukung kebutuhan distribusi, khususnya di wilayah Bali bagian selatan. Dengan tambahan pasokan tersebut, stok BBM di Pesanggaran diproyeksikan mencapai sekitar lima juta liter.

Selain itu, sebanyak 16 juta liter Pertalite dijadwalkan tiba pada Jumat (16/10/2026). Kapal pengangkut BBM tersebut dilaporkan masih berada di perairan Madura. Pasokan berikutnya sebanyak 32 juta liter Pertalite juga dijadwalkan tiba pada Sabtu (17/10/2026).

Kedatangan pasokan secara bertahap tersebut diharapkan semakin memperkuat ketersediaan BBM sekaligus mendukung percepatan pemulihan distribusi ke seluruh SPBU yang membutuhkan.

Dari sisi operasional, Pertamina telah menambah delapan mobil tangki untuk mempercepat pengiriman BBM dari depo ke SPBU. Dengan penambahan tersebut, sebanyak 40 mobil tangki dikerahkan untuk melayani 92 SPBU di wilayah Denpasar dan Badung.

Baca Juga  Pemkab Badung Peringati Hari Jadi Ke-65 Provinsi Bali

Penambahan armada ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan frekuensi pengiriman BBM sehingga pengisian kembali stok di SPBU dapat dilakukan lebih cepat.

Pertamina juga mulai menguji coba skema pelayanan BBM menggunakan wadah berkapasitas tertentu di tiga SPBU.

Dalam uji coba tersebut, disiapkan wadah berkapasitas empat liter untuk kebutuhan sepeda motor dan 20 liter untuk mobil. Pertamina akan mengevaluasi efektivitas serta aspek keselamatan penerapan skema tersebut sebelum mempertimbangkan perluasannya ke SPBU lainnya.

Seusai pertemuan, Gubernur Koster bersama jajaran Pertamina Patra Niaga melanjutkan peninjauan ke SPBU di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, untuk melihat langsung kondisi antrean dan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Di lokasi tersebut, Gubernur menyapa sejumlah warga yang telah mengantre sejak pagi. Ia juga memantau penerapan skema pelayanan menggunakan wadah berkapasitas tertentu yang tengah diuji coba Pertamina.

Kepada warga yang sedang mengantre, Koster meminta agar tetap bersabar sembari memastikan bahwa berbagai upaya percepatan distribusi terus dilakukan.

“Sabar ya, sabar. Stok kita sudah makin banyak,” ujar Koster kepada salah seorang warga.

Melalui pemantauan langsung dan koordinasi berkelanjutan dengan Pertamina serta aparat kepolisian, Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong percepatan pemulihan distribusi BBM agar pelayanan di SPBU kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Distribusikan Logistik di 38 SPBU

Published

on

By

Pemkab Badung Bagikan Logistik di SPBU
BAGIKAN LOGISTIK: Kadis Kominfo Kabupaten Badung Ketut Gede Arta saat membagikan logistik nasi bungkus dan air mineral kepada warga yang sedang mengantre BBM di sebuah SPBU di wilayah Kabupaten Badung, Kamis (15/10/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pimpinan daerah, mendampingi serta membantu masyarakat yang tertahan dalam antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menginstruksikan pengerahan pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Badung ke 38 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di enam kecamatan di wilayah Badung pada Kamis (15/10/2026).

Di bawah arahan langsung Bupati dan Wakil Bupati Badung, para petugas disiagakan di area SPBU untuk memantau situasi kelancaran lalu lintas serta menjaga kondisi fisik masyarakat selama menunggu giliran pengisian BBM.

Pimpinan Kabupaten Badung menyadari bahwa keterlambatan pasokan BBM berdampak langsung pada aktivitas harian warga, mulai dari pekerja, pelaku usaha kecil, hingga penyedia jasa transportasi. Oleh karena itu, perhatian dan uluran tangan sederhana dengan mendistribusikan air mineral dan snack yang diharapkan dapat sedikit meredakan kelelahan warga di tengah situasi sulit tersebut.

Aksi pendampingan ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Kecamatan Abiansemal, Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi, hingga Petang. Pantauan langsung di SPBU Kapal misalnya, pengerahan personil dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana bersama Kadis Komunikasi dan Informatika, Kadis Kesehatan, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Camat Mengwi dan Lurah Kapal.

Selain memberikan bantuan logistik ringan, pimpinan daerah mengarahkan seluruh jajaran untuk memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, dan ketertiban lalu lintas di sekitar SPBU. Pemkab Badung melalui Dinas Perhubungan, Satpol PP, bersinergi dengan unsur TNI dan Polri guna memastikan situasi di lapangan tetap kondusif.

Ditemui di SPBU Kapal, Mengwi, Asisten Wayan Wijana menerangkan, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati agar seluruh jajaran mengedepankan pendekatan yang ramah, santun, dan humanis selama menjalankan tugas pelayanan. Pimpinan Badung turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tertib mengantri, dan saling menghormati antar pengguna jalan hingga situasi kembali kondusif.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Kejuaraan Kabupaten Kompetisi Bola Basket U-15

Sementara pembagian logistik berupa nasi bungkus dan air mineral, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi antrian BBM.

“Bantuan kecil dari Pemkab Badung ini kami harapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sudah cukup lama mengantri. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam hal kesehatan, keamanan, dan kenyamanan selama menunggu,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemkab Badung telah mensiagakan petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan DLHK untuk mendukung kelancaran situasi di lapangan. Ambulance beserta petugas kesehatan juga disiapkan guna memberikan pertolongan apabila terdapat masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kami telah menyiagakan ambulance dan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan jika ada gangguan kesehatan dari masyarakat,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca