Connect with us

KESEHATAN

Perluas Cakupan Zona Hijau, Libur Cuti Bersama Badung Tetap Layani Vaksinasi untuk Masyarakat

BALIILU Tayang

:

de
TINJAU VAKSINISASI: Wabup Suiasa saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di 3 tempat di antaranya GOR Purna Krida Kerobokan, SDN 2 Kerobokan Kaja dan Banjar Pipitan Canggu, Rabu (12/5).

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus bergerak dalam upaya mewujudkan zona hijau persiapan pembukaan pariwisata sesuai yang ditetapkan pemerintah pusat. Bahkan saat libur cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah pada hari Rabu (12/5), Badung tetap melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan vaksinasi ini, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di 3 tempat di antaranya  GOR Purna Krida Kerobokan, SDN 2 Kerobokan Kaja dan Banjar Pipitan Canggu. Turut hadir dalam peninjauan ini Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta dan Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana serta Lurah Kerobokan Kaja I Ketut Santika.

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa dalam kesempatan tersebut mengatakan dengan ketersediaan vaksin bersama tim vaksinator, Badung akan terus bergerak memberikan vaksin kepada masyarakat dalam rangka memperluas cakupan zona hijau di wilayah Kabupaten Badung. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran masyarakat Badung dalam pelaksanaan vaksinasi. Dengan ketersedian vaksin yang ada, kami Pemerintah Kabupaten Badung beserta tim vaksinator akan terus melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat hingga target vaksin tercapai,” tegasnya.

Pihaknya berkeyakinan bila semakin cepat dilaksanakan vaksinasi akan menimbulkan kondisi yang kondusif dan aman di tengah masyarakat sehingga dengan demikian angka penyebaran Covid-19 di Badung bisa ditekan seminimal mungkin dan bisa secepatnya mewujudkan Badung menuju ke zona hijau. Karena menurutnya melalui pelaksanaan vaksinasi ini nantinya secara bersama-sama imun tubuh juga telah terbentuk yang istilahnya terbentuknya immunity diri secara bersama-sama.

“Kita tidak bisa kebal sendiri. Kekebalan tubuh harus terbentuk secara bersama-sama. Mudah-mudahan dengan kehadiran masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin, kekebalan sudah terbentuk maka resiko kita terkena Covid-19 bisa berkurang. Dan kemungkinan kita lebih cepat sembuh daripada yang belum di vaksin,” katanya.

Baca Juga  Bentuk Tanggung Jawab untuk Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Giri Prasta Apresiasi Rekomendasi DPRD Badung

Meskipun sudah mendapatkan vaksin, Suiasa tiada henti mengajak masyarakat untuk senantiasa mentaati protokol kesehatan. “Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat yang sudah divaksin ataupun yang belum untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan tetap memakai masker dan menjaga kebersihan. Mari kita jaga kesehatan yang begitu mahal ini untuk bisa maju menuju masyarakat Badung yang sehat, kuat dan sejahtera,” ajaknya.

Sementara itu Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta mengatakan dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi di daerah penyangga zona hijau yang meliputi Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan vaksin yang digunakan ada 3 jenis vaksin yakni Biofarma, Sinovac dan AstraZeneca sesuai yang dijatahkan oleh pemerintah pusat.

“Kami harapkan kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan keberadaan serta dampak dari vaksin tersebut. Kami meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin merek apa pun fungsinya sama,” katanya.

Ditambahkan juga sampai hari Rabu sudah 233.000 masyarakat Badung yang mendapatkan vaksin. “Semoga dengan telah divaksinnya masyarakat, menjadikan ketercapaian 100% nantinya. Ini untuk mewujudkan Badung yang kuat, sehat dan menjadikan Badung Zona Hijau,” pungkasnya seraya menambahkan target vaksinasi pada hari Rabu untuk di GOR Purna Krida sebanyak 900 orang, di SDN 2 Kerobokan Kaja 600 orang dan di Banjar Pipitan Canggu 750 orang. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali

KESEHATAN

Vaksinasi Tahap II Desa Satra, Polres Klungkung Turunkan Tim Vaksinator Poliklinik

Published

on

By

eka
VAKSINASI: Gerai Vaksin TNI-Polri Polres Klungkung melakukan vaksinasi Covid-19 tahap II yang bertempat di Desa Satra dengan menyasar masyarakat umum, Jumat (30/7/2021).

Klungkung, baliilu.com – Untuk menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Klungkung, Gerai Vaksin TNI-Polri Polres Klungkung melakukan vaksinasi Covid-19 tahap II yang bertempat di Desa Satra dengan menyasar masyarakat umum, Jumat (30/7/2021).

Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Dalam kegiatan tersebut, Tim Vaksinator Poliklinik Polres Klungkung memberikan edukasi untuk mematuhi peraturan protokol kesehatan Covid-19.

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana,S.I.K.,M.H., mengatakan  gencarnya Polres Klungkung memberikan vaksinasi kepada warga untuk mencegah penularan Covid-19. Kegiatan ini untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah serta untuk mewujudkan Herd Immunity (kekebalan kelompok) sehingga dapat mencegah penyebaran wabah Covid-19 yang semakin meluas.

“Meskipun demikian bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi kami imbau untuk tetap disiplin protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Karena itu merupakan cara yang efektif untuk mencegah resiko tertular atau menularkan wabah Covid-19,” terang  Made Dhanu. (eka)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  LKPJ Bupati Badung 2020, Putu Parwata: Dana 3,8 Triliun Program yang Sudah Dirancang Nampaknya Semua Terlaksana
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Jaya Negara dan Arya Wibawa Tinjau Lokasi Isoman Terpusat, Pastikan Ketersediaan Fasilitas Dukung Penyembuhan Pasien

Published

on

By

eka
TINJAU ISOMAN: Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan peninjauan lokasi isolasi mandiri terpusat Kota Denpasar pada Senin (26/7) malam.

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa melaksanakan peninjauan lokasi isolasi mandiri terpusat Kota Denpasar pada Senin (26/7/2021) malam. Keduanya kompak berbagi tugas, Walikota Jaya Negara meninjau lokasi hotel isolasi mandiri terpusat untuk Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Barat. Sedangkan Wawali Arya Wibawa meninjau lokasi isolasi terpusat untuk kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan.

Disela kegiatan peninjauan Walikota Jaya Negara yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami peningkatan sejak tiga minggu terakhir. Penyebaran Covid-19 kali ini  membuat penularan menjadi lebih cepat. Karenanya, guna mengantisipasi adanya kluster keluarga yang berkelanjutan, maka Pemkot Denpasar merancang penerapan isolasi mandiri terpusat.

“Dengan melaksanakan isolasi mandiri secara terpusat, dimana bukan lagi isolasi mandiri dirumah maka akan mempersempit dan memutus peluang penyebaran di kluster keluarga,” ujar Jaya Negara

Pihaknya mengatakan, peninjauan ini dilaksanakan untuk memastikan pola yang diterapkan dapat dilaksanakam secara optimal. Termasuk juga fasilitas penunjang yang ada di lokasi isolasi mandiri terpusat berfungsi baik. Sehingga upaya mendukung kesembuhan pasien saat isolasi mandiri dapat dimaksimalkan.

“Kita cek fasilitas, penanganan serta pola rescue -nya, bagaimana penjemputan dan penerimaanya, sehingga penanganannya optimal di lapangan,” ujarnya.

Jaya Negara mengajak seluruh stakeholder agar kompak. Utamanya perbekel/lurah sebagai jajaran pemerintah paling bawah agar terus mengintensifkan koordinasi. Sehingga masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 dapat segera mendapat penanganan. Apakah itu isolasi mandiri atau penanganan di RS Rujukan Covid-19.

“Mari kita tingkatkan koordinasi dan sinergitas, serta kekompakan kita untuk bergotong- royong melayani masyarakat di masa pandemi ini, semoga segera bisa diatasi bersama,” ujar Jaya Negara. (eka)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Instruksikan Efisiensi dan Prioritaskan Belanja untuk Urusan Wajib

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

98,8 Persen Kasus Meninggal Terkonfirmasi Covid-19 di Denpasar Belum Divaksinasi

Published

on

By

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Dari awal kasus Covid-19 mewabah di Kota Denpasar hingga kini, hanya 5 orang yang sudah divaksin yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara sisanya belum menerima vaksinasi Covid-19.
 
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu 24 Juli 2021.
 
“Kami menemukan data bahwa sejak awal pandemi, hanya 5 kasus kematian yang sudah divaksin. Sementara itu, hampir 98,8 persen belum menerima vaksin,” kata Dewa Rai.
 
Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun akan mempercepat cakupan vaksinasi di Kota Denpasar.
 
Berdasarkan data pertanggal 23 Juli 2021, Kota Denpasar telah jauh melampaui target 70 persen cakupan vaksinasi.
 
Dimana jumlah yang sudah tervaksinasi sebanyak 616.121 orang untuk vaksinasi dosis pertama. Sementara untuk mencapai cakupan 70 persen, Denpasar wajib melakukan vaksinasi kepada 456.121 orang.
 
“Kalau dicari persentasenya, cakupan kami sudah 135,08 persen dari target 70 persen untuk dosis pertama,” katanya. Cakupan ini merupakan yang tertinggi di Bali dibandingkan dengan kabupaten lainnya.
 
Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua, sebanyak 215.111 orang atau 47,16 persen. Adapun jumlah penduduk wajib vaksin di Kota Denpasar sebanyak 651.601 orang. Sementara itu, untuk sisa stok atau dosis vaksin di Kota Denpasar sebanyak 35.763 dosis. (gs)
 
 
 

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  BKPSDM Badung Tindaklanjuti Surat Kemendagri tentang Penyederhanaan Birokrasi, Batas Akhir Juni 2021
Lanjutkan Membaca