Connect with us

KESEHATAN

Perluas Zone Hijau, Wabup Suiasa: Vaksinisasi Pakai Strategi Gelombang Air Laut

BALIILU Tayang

:

de
RAKOR: Wabup Suiasa saat memimpin pelaksanaan rapat koordinasi dengan 23 Kepala Lingkungan se-Kelurahan Kerobokan Kaja di Kantor Lurah Kerobokan Kaja, Minggu (9/5).

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperluas cakupan zona hijau di wilayah Badung, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa tidak kenal lelah mengajak masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Bahkan tidak tanggung-tanggung, walau dalam suasana hari libur, Wabup Suiasa terjun langsung memimpin pelaksanaan rapat koordinasi dengan 23 Kepala Lingkungan se-Kelurahan Kerobokan Kaja bertempat di Kantor Lurah Kerobokan Kaja, Minggu (9/5).

Dalam rapat tersebut, Wabup Suiasa yang didampingi Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta dan Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana secara tegas mengajak masyarakat melalui kepala lingkungan di Kelurahan Kerobokan Kaja untuk berperan aktif dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Dalam rangka pelaksanaan vaksinasi kita mengedepankan gerak cepat dan akurat. Kita tidak ingin buang waktu karena dari sisi vaksin kita jaga masa expirednya. Kendatipun tenaga vaksinator kita sangat payah, namun jangan kita ada jeda, mesinnya jangan lagi didinginkan. Ibarat diesel makin panas makin kenceng,” tegas Suiasa.

Suiasa berkeyakinan bila semakin cepat dilaksanakan vaksinasi akan menimbulkan kondisi yang kondusif dan aman di tengah masyarakat sehingga dengan demikian angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan seminimal mungkin. “Sedapat mungkin kita bisa secepatnya wujudkan Badung zona hijau di 3 kecamatan yang jadi basic pariwisata yakni Kecamatan Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. Untuk diketahui bersama Badung sudah menyukseskan pelaksanaan vaksinasi di zona hijau yang ditetapkan pemerintah pusat meliputi Nusa Dua Benoa, Tanjung Benoa, Jimbaran dan Tuban,” ujarnya.

Selebihnya Suiasa menyampaikan dalam jangka menengah pihaknya akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi di daerah penyangga zona hijau Kuta Selatan di antaranya Pecatu, Kutuh, Ungasan dan untuk Kecamatan Kuta terdiri dari Kuta, Legian, Seminyak dan Kedonganan. Wilayah ini sudah selesai untuk dosis 1 dan akan masuk ke dosis 2 dalam waktu dekat. Selanjutnya akan dilebarkan ke Kuta Utara dan sudah kick off mulai dari Dalung dan Tibubeneng. ‘’Dan hari ini sudah kita mulai di Canggu juga. Kita gunakan strategi gelombang air laut. Kita tidak menunggu gelombang pertama pecah baru kita buat gelombang baru, jadi baru separo aja kita sudah buat gelombang baru lagi,” tegasnya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima Kasubdit Fasilitasi Kawasan Perkotaan Kemendagri, Apresiasi Komitmen Badung terhadap Digital Teknologi

Sedangkan untuk vaksin yang digunakan, Wakil Bupati mengklaim ada 3 jenis vaksin di Kabupaten Badung yakni Biofarma, Sinovac dan Astrazeneca sesuai yang dijatahkan oleh pemerintah pusat. Untuk itu pihaknya meyakinkan masyarakat bahwa vaksin merek apa pun fungsinya sama yang membedakan hanya efeknya saja sesuai kondisi tubuh masing-masing. “Justru vaksin itu harus ada efeknya bagi tubuh penerima yang menandakan tubuh kita melakukan penyesuaian atas virus baru yang masuk ke dalam tubuh. Yang jelas ini tidak ada persoalan apa-apa dan sudah berjalan dengan baik. Maka jangan biarkan masyarakat terpengaruh oleh satu jenis merk vaksin,” imbuhnya.

Sementara itu, seusai mendengarkan pengarahan dari Wabup Suiasa, Lurah Kerobokan Kaja I Ketut Santika menyatakan kesiapannya dalam mendukung kegiatan vaksinasi yang akan dilaksanakan di wilayahnya pada 11 dan 12 Mei mendatang. “Intinya di Kerobokan Kaja ini masyarakat siap divaksin pada tanggal 11 dan 12 Mei dengan mengambil lokasi di SD 1 Kerobokan Kaja, SD 2 Kerobokan Kaja dan GOR Purna Krida. Berdasarkan data yang kami pegang kurang lebih ada 10 ribu masyarakat Kerobokan Kaja yang siap divaksin,” jelas Santika. (bt)

Advertisements
idul fitri pemprov bali

KESEHATAN

Pemkot Kembali Gelar Rapid Test Antigen Acak, Kali Ini Sasar Terminal dan Pasar Kreneng

Published

on

By

de
Pelaksanaan Rapid Test Antigen secara acak di Kawasan Pasar dan Terminal Kreneng pada Rabu (23/6).

Denpasar, baliilu.com – Pelaksanaan Rapid Test Antigen acak kembali dilaksanakan Pemkot Denpasar.  Melalui Satgas Covid-19, pelaksanaan Rapid Test Antigen untuk mencegah penularan Covid-19 ini menyasar Pasar dan Terminal Kreneng Denpasar, pada Rabu (23/6).

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai saat diwawancarai menjelaskan, meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa daerah harus menjadi perhatian serius bagi kita bersama. Denpasar sebagai ibukota memiliki mobilitas yang tinggi. Karenanya, guna mengantisipasi adanya penyebaran yang bisa mengakibatkan lonjakan kasus, maka dilaksanakan Rapid Test Antigen acak di tempat umum dan keramaian.

“Kita kan belum tau siapa yang sakit dan siapa yang sehat, karena itu kita cek secara acak di fasilitas umum, kali ini di Pasar dan Terminal Kreneng, sehingga jangan sampai ada klaster baru di fasilitas umum,” ujar Dewa Rai.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam giat tadi secara acak masyarakat pengunjung, pedagang, dan juru parkir diminta untuk mengikuti Rapid Test Antigen. 

“Secara acak kita ambil, apakah yang sedang berbelanja, pedagang, juru parkir dan masyarakat yang berada di kawasan Pasar dan Terminal Kreneng,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, pada pelaksanaan kali ini sebanyak 23 orang mengikuti Rapid Test Antigen. Dimana keseluruhan sampel yang diambil menunjukan hasil yang negatif.

“Syukur hasilnya negatif, tapi meski demikian kita harus waspada dengan peningkatan kasus, penerapan prokes penting dilaksanakan, selain juga menjaga kesehatan dan vaksinasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan akan terus melaksanakan Rapid Test Antigen secara acak di tempat keramaian. Sehingga upaya pencegahan dapat dioptimalkan.

“Mari kita tingkatkan prokes dengan ketat serta kewaspadaan bersama, dengan penanganan pandemi yang baik maka perekonomian dapat segera pulih,” pungkas Dewa Rai. (ags/gs)

Baca Juga  Naik Motor, Wabup Suiasa Bersama Forkopimda Cek Pos PAM Lebaran dan Tempat Wisata

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Tiga Kabupaten di Bali Laksanakan Serbuan Vaksin, Kodam Udayana Dukung Program Pemerintah

Published

on

By

de
SERBUAN VAKSIN: Pelaksanaan Serbuan Vaksin yang dilaksanakan Kodam Udayana di tiga kabupaten di Bali.

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bali menekan angka penularan dan penyebaran Covid-19, Kodam IX/Udayana melaksanakan Serbuan Vaksinasi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan wilayah guna mempercepat pencapaian program pemerintah pusat dan daerah terkait vaksinasi terhadap seluruh masyarakat Indonesia. Terlebih pemerintah pusat berencana membuka pariwisata khususnya daerah Provinsi Bali pada Juli mendatang.

Menindaklanjuti program pemerintah pusat dan daerah tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memerintahkan kepada seluruh jajaran Korem 161/WS, Korem 162/WB dan Korem 163/WSA untuk membantu pemerintah daerahnya masing-masing dalam mempercepat pencapaian vaksinasi massal tersebut sebagai wujud peran serta Kodam Udayana dan jajaran dalam mendukung program percepatan vaksinasi bagi masyarakat di Provinsi Bali, NTT dan NTB.

Khusus Provinsi Bali, kegiatan Serbuan Vaksinasi massal digelar bagi masyarakat kalangan umum, baik yang lansia maupun masyarakat produktif, secara serentak dilaksanakan pada Rabu (23/6/2021) di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Tabanan.

Disaksikan Pa Ahli Pangdam Udayana Bid. Ilpengtek dan Lingkungan Hidup, Katopdam Udayana dan Dandim 1619/Tabanan, Serbuan Vaksinasi di Kabupaten Tabanan dilaksanakan di Balai Serba Guna Kantor Desa Rejasa Kecamatan Penebel dengan vaksinator dari Kesdam Udayana dan Puskesmas II Kecamatan Penebel. Vaksinasi menyasar pada masyarakat lansia dan masyarakat produktif yang ada di Banjar Dinas Rejasa Kelod dan Rejasa Kaja dengan sasaran 370 orang.

Kemudian, Serbuan Vaksinasi di wilayah Kabupaten Buleleng yang ditinjau Kaajendam IX/Udayana, Kahubdam IX/Udayana dan Dandim 1609 Buleleng, dilaksanakan di Banjar Dinas Kelod Desa Joanyar Kecamatan Seririt dengan vaksinator dari tenaga kesehatan RST Tingkat IV Singaraja dengan sasaran vaksin sebanyak 235 orang. Sedangkan Danpomdam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana dan Dandim 1617/Jembrana melaksanakan peninjauan Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, dengan mengerahkan vaksinator dari Kesdam IX/Udayana dan Puskesmas I Negara, dengan sasaran vaksin sebanyak 194 orang masyarakat lansia dan milenial.

Baca Juga  Bentuk Tanggung Jawab untuk Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Giri Prasta Apresiasi Rekomendasi DPRD Badung

Serbuan vaksinasi masih tercukupi hingga beberapa hari ke depan dengan tujuan untuk membantu capaian vaksinasi di Bali yang melebihi 50 persen. Sementara itu, penduduk Bali yang tervaksin saat ini berjumlah sekitar 1,6 juta jiwa, dari target 3 juta jiwa penduduk yang layak divaksin. Pangdam IX/Udayana berharap agar masyarakat Bali dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik dan tetap menaati protokol kesehatan. (ard)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Pastikan Pelayanan Berjalan Baik, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara Kunjungi Faskes di Kota Denpasar

Published

on

By

de
KUNJUNGAN: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama istri Wakil Walikota Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan Pustu Serangan dan Praktik Mandiri Bidan (PMB) Ni Putu Ratna Dewi Ningsih, A.Md.Kab. di Desa Sumerta Kauh, Rabu (23/6).

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka Pelayanan KB Sejuta Akseptor serangkaian Hari Keluarga Nasional ke-28  tahun 2021, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama istri Wakil Walikota Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta  Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Agus Putro Proklamasi melakukan kunjungan ke  fasilitas kesehatan Pustu Serangan dan Praktik Mandiri Bidan (PMB) Ni Putu Ratna Dewi Ningsih, A.Md.Kab. di Desa Sumerta Kauh, Rabu (23/6).

Dalam kunjungan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara melihat secara langsung proses pemasangan KB IUD dan pemasangan KB Implan. Dengan dilaksanakannya kunjungan ini, Ny. Sagung Antari mengharapkan faskes pelayanan KB di Kota Denpasar berjalan baik dan  lancar.  ‘’Dengan kunjungan ini kami ingin melihat  langsung program Pelayanan KB Sejuta Akseptor yang ada di Kota Denpasar dan bisa diakses langsung masyarakat,” kata Ny. Sagung Antari.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari mengucapkan terima kasih kepada PMB Ni Putu Ratna Dewi Ningsih, A.Md.Kab. atas kerja samanya dalam pelayanan KB sejuta akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun 2021.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Drs. Agus Putro Proklamasi, M.M. mengatakan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) terus menggencarkan program Keluarga Berencana (KB) melalui program Pelayanan KB Sejuta Akseptor. Untuk menyukseskan program ini, BKKBN Pusat melakukan kerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Pusat, TP PKK Provinsi, TP PKK Kabupaten/Kota bersama pengurus Ikatan Bidan Indonesia melaksanakan pelayanan akseptor, baik di fasilitas pelayanan maupun pusat bidan mandiri.

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat harus dilayani terkait program KB khususnya akseptor  yang diinginkan di antaranya  IUD, implan  dan suntik. Menurutnya, semua alat itu bagus namun ada risiko. ‘’Karena alat itu dari luar dipasang dalam tubuh pasti ada penolakan. Namun dengan kondisi akseptor yang diberikan dan pemahaman dan pemeriksaan, sehingga dipilih yang terbaik. Setelah pemasangan harus dilakukan kontrol yang rutin,” ungkapnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan Angklung kepada Krama Banjar Seseh Cemagi

Menurutnya,  program BKKBN tidak melarang orang membuat anak, namun menjarangkan kelahiran atau menjaga jarak antara anak pertama dan kedua. Karena jarak hamil yang bagus itu adalah antara dua hingga lima tahun.

Dalam kunjungan ini, ia mengharapkan  kepada bidan agar lebih banyak memberikan advokasi  atau edukasi kepada masyarakat agar menggunakan KB tidak putus akan berakibat kehamilan yang tidak diinginkan.

Selain itu dalam kunjungan ini BKKBN juga mengharapkan institusi yang menangani masalah ini menyiapkan keluarga yang berkualitas harus mendapat dukungan dari seluruh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, para provider pengurus ikatan bidan Indonesia, dan seluruh komponen yang ada di Provinsi Bali  dapat melaksanakan kegiatan dan sinergitas, sehingga pelayanan dan akseptor dapat terlaksana. (ayu/ard)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca