Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pesan Ny. Putri Koster di Hari Ibu, Seorang Ibu adalah Benteng Terakhir Kejayaan Keluarga

BALIILU Tayang

:

de
Ny. Putri Suastini Koster

Denpasar, baliilu.com – Lebih dari dua jam Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengikuti dengan suntuk webinar yang diselenggarakan oleh TP PKK Pusat secara daring dari kediaman resmi Gubernur Bali, Jaya Sabha, Senin (21/12). Sebagai pendamping orang nomor satu di Bali yang sekaligus sebagai seorang ibu rumah tangga, webinar yang bertemakan ‘Revitalisasi Dasa Wisma untuk Mencapai Ketahanan Keluarga pada Masa Pandemi Covid-19’ yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ibu ke-92 tahun 2020 ini, begitu menggugah perhatiannya.

Setelah menyimak dengan seksama, di akhir acara Ny. Putri Koster kepada awak media mengingatkan kembali peran seorang ibu sebagaimana peran alaminya, tugas sejatinya seorang ibu. Bahwa suka tidak suka, mau tidak mau seorang ibu adalah benteng terakhir dari kejayaan negeri kita yang namanya keluarga. ‘’Pencapaian tertinggi dari seorang perempuan adalah mampu mengemban tugas domestiknya sebagai seorang ibu, sebagai seorang istri di dalam rumah tangganya,’’ ujar Ny. Putri Koster.

Namun, seniman multitalenta ini tidak memungkiri seorang ibu yang penuh kasih tidak lagi menjaga rumah tangganya karena ditarik terlalu banyak ke ranah publik. Bukan tidak boleh tetapi harus harmoni. Ketika seorang ibu mengembangkan kariernya di luar, sudah sepatutnya tetap harus mengingat tugasnya yang sangat mulia di dalam.

‘’Mari kembali kekuatan itu digeser paling tidak 60 persen di rumah 40 persen berkarya. Tidak akan ada yang bisa semuanya 100 persen. Dimana ditaruh persentasenya  lebih tinggi maka lainnya mendapat persentase lebih rendah,’’ ungkap Ny. Putri Koster.

Jadi, tutur Ny. Putri Koster, bahwa anak-anak membutuhkan didikan kita, nasehat kita, membutuhkan rangkulan kasih sayang. Begitu pula suami membutuhkan doa kita, dukungan kita. Ketika kekuatan ibu tidak ada di dalam rumah tangga, kasih sayang berkurang di situ maka akan hadir generasi ibarat tanah kering kerontang.

Baca Juga  HPN 2021: Bangkit dari Pandemi, Pers Bangun Optimisme Publik

Tetapi jika seorang ibu hadir dari masa tumbuh kembang anak anak sampai siap mandiri maka akan lahir generasi yang landasan budi pekertinya bagus, kecerdasannya, loyalitas dedikasinya itu semua komplit sebagai sumber daya generasi di masa depan.

Dan seorang ibu sendiri juga sangat membutuhkan pengembangan diri. Karena itu, kekuatan ibu dari masa ke masa akan selalu diuji. Ia harus mematangkan diri untuk dapat membijaksanai kedua tugasnya di ranah domestik maupun di ranah publik.

Penggagas Festival Seni Bali Jani ini mengingatkan emansipasi yang disampaikan Ibu Kartini. Bukankah beliau hanya ingin publik menyadari bahwa perempuan punya hak, punya kecerdasan. Tetapi akhirnya kemana, beliau menarik diri kembali menjadi ibu rumah tangga. ‘’Coba kita pelan-pelan perhatikan pesan Ibu Kartini. Ini lho kecerdasan kami, kami bisa melihat apa saja terkait hal dan kehidupan ini tetapi kami kembali pada sejatinya penjaga benteng terakhir keutuhan negeri kami keluarga,’’ ucapnya.

Ketika seorang ibu bertahan kuat di dalam rumah tangganya, maka selama itu rumah tangganya bagaimana pun badai yang menghantam ia akan kembali utuh. Ketika suami diberikan doa itu adalah kekuatan, ketika diberikan cinta kasih itu adalah kekuatan, dorongan, dan dukungan.

Ny. Putri Koster menyadari pandemi Covid-19 telah menyadarkan kita semua bahwa masalah ini harus ditanggulangi dan dihadapi bersama-sama sebagai warga negara, demikian juga sebagai perempuan Bali dengan etos kerjanya yang luar biasa tinggi.

Sebagai penggerak PKK, tentu ikut bersumbangsih mensosialisasikan, menyampaikan, menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ini sangat serius dan penting menjadi perhatian bersama. Seperti TP PKK Provinsi Bali terus-menerus mensosialisasikan lewat media, sampai pada pesan 3 M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman.

Baca Juga  Gubernur Koster Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung MDA Badung

Begitu juga TP PKK Provinsi bekerja sama dengan seluruh penggerak PKK kabupaten kota, kecamatan, desa, mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah seperti memberikan bantuan sembako, sentuhan kecil kemanusiaan sebagai layaknya seorang ibu.

Ny. Putri Koster menyampaikan misalnya pada bulan Juni sempat menyisihkan anggaran untuk membantu masker 110 ribu pcs, begitu juga 410 ton beras. Lanjut pada bulan Agustus – Oktober ikut dengan program PKK Pusat kembali membagikan masker. ‘’Kami dari pengurus provinsi, kabupaten kota dengan keikhlasan dari kantong sendiri juga menggelar gerakan Penggak PKK,’’ ucapnya.

Di luar kegiatan PKK, sebagai ketua Dekranasda Bali, Ny. Putri Koster juga melakukan gerakan menyentuh UMKM dengan menggelar pameran UMKM untuk mempertemukan pembeli dengan UMKM Bali. Sehingga sentuhan-sentuhan ini membuat UMKM bisa menggeliat.

Penulis Trilogi Puisi Merah ini kemudian mengakhiri perbincangannya bahwa apa yang paling bisa diandalkan dari musibah pandemi Covid-19 ini adalah tetap menumbuhkan semangat gotong-royong. Ketika kita masih punya rasa berbagi maka musibah ini akan bisa kita lewati dengan baik. Gotong-royong adalah eka silanya Pancasila, dimana kepribadian leluhur yang dimiliki anak bangsa yang tidak boleh sampai hilang.  (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Pjs. Bupati Badung Terima DIPA APBN TA 2021, Dana Transfer Jadi Rp. 755 M

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Kelod Gencarkan Pendataan Duktang dan Sosialisasi Penerapan Prokes

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Jelang Pembukaan Pariwisata, Balitbang Badung Gelar Kegiatan Evaluasi Kebijakan Penerapan Prokes

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca