Tuesday, 16 August 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Petani Bukanlah Pekerjaan Kelas Rendah

Founder Mimba Farm Saat Talkshow Yudisium FP Unud: Berpeluang Raup Omzet Miliaran Rupiah

BALIILU Tayang

:

wisudawan
Founder Mimba Farm Badung Utara I Wayan Mudita, S.H. (tengah) saat tampil pada talkshow motivasi pada acara Yudisium Calon Wisudawan Fakultas Pertanian Universitas Udayana. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Berbisnis di bidang pertanian berpeluang meraih omzet Rp 2,1 miliar per bulan, pekerjaan petani sesungguhnya bukanlah pekerjaan kelas bawah. Karena, pendapatan di sektor pertanian bisa setara dengan pekerjaan di sektor lain. Namun, kalangan generasi muda masih enggan terjun ke sektor pertanian disebabkan faktor psikologis dan ekonomis.

Hal itu diungkapkan Founder Mimba Farm Badung Utara I Wayan Mudita, S.H. saat tampil pada talkshow motivasi pada acara Yudisium Calon Wisudawan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Kamis (4/8) kemarin di Gedung Pascasarjana Unud, Kampus Sudirman Denpasar.

Wayan Mudita mengakui terjun ke dunia bisnis pertanian hanya bermodalkan semangat atau cenderung nekat. Dia membeli lahan dan membangun green house dengan biaya tinggi namun belum tahu dipergunakan untuk apa. “Saya menjalankan bisnis tidak didasari studi kelayakan, menghabiskan dana Rp 8 miliar dengan rencana bisnis yang masih samar-samar,” tegasnya.

wisudawan
Calon wisudawan saat memasuki acara yudisium. (Foto: Ist)

Pengusaha asal Desa Sanur, Denpasar Selatan ini pun melakukan perjalanan ke luar Bali hingga ke luar negeri mencari “kitab suci” untuk membangun bisnis pertanian. Diceritakan, ketika mencoba untuk belajar pertanian di Thailand ternyata ditolak pihak penyelenggara karena tidak mengantongi ijin dari Kementerian Pertanian RI. “Belajar pertanian itu susah juga ya. Saya menyesal tidak kuliah di Fakultas Pertanian sebelumnya,” guman Wayan Mudita.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa ini mengaku beruntung bisa bertemu komunitas pertanian hidroponik di Yogyakarta. Pergaulannya dengan komunitas tersebut menjadi titik balik meraih keberhasilannya mengelola bisnis di bidang pertanian.

Keuletannya menggeluti bisnis pertanian, menambah keyakinan Wayan Mudita bahwa bertani bukanlah pekerjaan kelas dua alias bagi orang rendahan. Namun, petani merupakan pekerjaan mulia dan bisnis pertanian dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan utama. Wayan Mudita menggeluti bisnis sebagai penyalur sayur mayur ke hotel, restoran, pasar modern dan tradisional. “Melayani satu hotel di Sanur, omzetnya Rp 7 juta/hari atau Rp 210 juta per bulan. Jika saya melayani 10 hotel berarti pendapatan saya Rp 2,1 miliar/bulan,” jelasnya memotivasi calon wisudawan FP Unud agar tidak malu berbisnis di pertanian. Alasannya, hambatan psikologis tidak lagi menghantui kalangan muda yang kuliah di Fakultas Pertanian.

Baca Juga  Prof. Made Antara, Petani Diminta Ciptakan Produk Agrowisata Mengesankan
wisudawan
Calon wisudawan FP Unud. (Foto: ist)

Dekan Fakultas Pertanian Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gede Ustriyana, M.M. menyatakan terima kasih atas kesediaan Wayan Mudita berbagi pengalaman mengelola bisnis pertanian. Diakuinya, calon wisudawan FP Unud memiliki wawasan yang relatif terbatas terkait bisnis pertanian. “Kegiatan berbagi pengalaman ini dapat meningkatkan wawasan dan mempertebal keyakinan calon wisudawan terjun ke dunia bisnis,” tegasnya.

Prof. Ustriyana menjelaskan secara konsep dan teoritis calon wisudawan sudah memiliki bekal yang cukup terjun ke bisnis pertanian. Alasannya, calon wisudawan ditempa menjadi SDM pertanian tangguh pada program studi di lingkungan FP Unud yang umumnya terakrediatasi A, bahkan Prodi  S1 Agroekoteknologi terakreditasi Unggul.

Wakil Dekan I Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S. melaporkan yudisium atau pelepasan calon wisudawan FP Unud edisi Agustus 2022 sebanyak 45 calon wisudawan yang terdiri dari 41 lulusan S1 dan 4 orang lulusan S2 dan S3. Ditambahkan, calon wisudawan didominasi jenis kelamin perempuan dan indek prestasinya di atas 3,75. “Saat ini jumlah mahasiswa aktif FP Unud sebanyak 1.660 yang tersebar di delapan prodi,” tegas ahli pertanian organik itu. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot

NEWS

Presiden Joko Widodo Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2022

Published

on

By

Presiden Joko Widodo saat mengukuhkan Paskibraka 2022. (Foto: Laily Rachev)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 pelajar SMA menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) Tahun 2022. Upacara pengukuhan tersebut digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 Agustus 2022.

Dalam upacara tersebut, Presiden bertindak sebagai pembina upacara. Sementara pemimpin upacara merupakan anggota Paskibraka 2022 dari Provinsi DKI Jakarta atas nama Savina Fasha. Ia juga mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera Merah Putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia.

Presiden kemudian membacakan pernyataan pengukuhan para pelajar tersebut sebagai anggota Paskibraka sekaligus mendoakan kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

“Dengan memohon rida Allah Yang Mahakuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2022. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ucap Presiden.

Selain mengukuhkan anggota Paskibraka, Presiden Jokowi turut mengukuhkan empat calon Komandan Upacara dan satu Perwira Upacara yang nantinya akan bertugas pada saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022 mendatang di Istana Merdeka, Jakarta.

Adapun nama-nama anggota Paskibraka dari 34 provinsi yang bertugas pada 17 Agustus 2022 mendatang yaitu:

  1. Mohammad Rifat Zayyan (Provinsi Aceh)
  2. Rinda Febriola (Provinsi Aceh)
  3. Mario Adhiyaksa Sihombing (Provinsi Sumatra Utara)
  4. Marfah Ronaito Batubara (Provinsi Sumatra Utara)
  5. M. Faiz Assidiki (Provinsi Sumatra Barat)
  6. Faiha ‘Athahillah (Provinsi Sumatra Barat)
  7. Muhammad Farrel Althaf Yudawa (Provinsi Riau)
  8. Dhea Sumardi (Provinsi Riau)
  9. Ardan Muzaki Yudha Bhaskara (Provinsi Kepulauan Riau)
  10. Faradita Dwi Safitri (Provinsi Kepulauan Riau)
  11. Jefry Rohmady (Provinsi Jambi)
  12. Zikra Anugrah Choiriah (Provinsi Jambi)
  13. Muhammad Carlos Aldionsi (Provinsi Sumatra Selatan)
  14. Aisyah Ramadhani (Provinsi Sumatra Selatan)
  15. Abi Fadilla Ramadhan (Provinsi Bangka Belitung)
  16. Chikar Novrya Putri Caesaria (Provinsi Bangka Belitung)
  17. Alfath Juan Daniswar (Provinsi Bengkulu)
  18. Demanda Berliana Sari (Provinsi Bengkulu)
  19. Rendy Rafael Hogan (Provinsi Lampung)
  20. Shelin Tan Aprilia (Provinsi Lampung)
  21. Muhammad Ikram Aththariq (Provinsi DKI Jakarta)
  22. Savina Fasha (Provinsi DKI Jakarta)
  23. Bramantya Rizky Wiratama (Provinsi Jawa Barat)
  24. Nadyna Youtana (Provinsi Jawa Barat)
  25. Isra Mashel Arifin (Provinsi Banten)
  26. Putri Viona (Provinsi Banten)
  27. Muhammad Rajwa Al Farizi (Provinsi Jawa Tengah)
  28. I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi (Provinsi Jawa Tengah)
  29. Gerrad Maylano Kisyan Putra (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
  30. Ghania Taufiqa Salma Wibowo (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
  31. Abimanyu Farrelandhika Kusuma (Provinsi Jawa Timur)
  32. Ayumi Putri Sasaki (Provinsi Jawa Timur)
  33. I Kadek Kemala Permana Putra (Provinsi Bali)
  34. Ni Ketut Pande Suastini (Provinsi Bali)
  35. Muhammad Talbiah Taranggana (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  36. Melinda Trihapsari (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  37. Kevin Tino (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  38. Keren Hapukh Dana Fanggidae (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  39. Hizkia Kevin Manullang (Provinsi Kalimantan Utara)
  40. Yaffa Irwaila Farizah (Provinsi Kalimantan Utara)
  41. Ghari Baldy Al Ramadhan (Provisi Kalimantan Barat)
  42. Anita Rahmawati (Provisi Kalimantan Barat)
  43. Rafly Tri Aditama (Provinsi Kalimantan Tengah)
  44. Hairunisa Nurtaza Dewantari (Provinsi Kalimantan Tengah)
  45. Muhammad Restu Pramudya (Provinsi Kalimantan Selatan)
  46. Felicia Hana Wahyudi (Provinsi Kalimantan Selatan)
  47. Muhammad Remyza Baihaqy (Provinsi Kalimantan Timur)
  48. Fulgentia Marianne (Provinsi Kalimantan Timur)
  49. Kurnia Isa Adolfo Onibala (Provinsi Sulawesi Utara)
  50. Kenny Feren Kambey (Provinsi Sulawesi Utara)
  51. Ariel Derio Permana (Provinsi Sulawesi Barat)
  52. Dhara Banjarani (Provinsi Sulawesi Barat)
  53. Yusril Mahendrata Sofyan (Provinsi Sulawesi Tengah)
  54. Faine Amanda Dwi Vania (Provinsi Sulawesi Tengah)
  55. Arnold Steven Sinaga (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  56. Divani Alifia Siswanto (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  57. Muhammad Azwar (Provinsi Sulawesi Selatan)
  58. Bintang (Provinsi Sulawesi Selatan)
  59. Mohamad Ziad Lahay (Provinsi Gorontalo)
  60. Ade Jullistry Damopolii (Provinsi Gorontalo)
  61. Aldy Hadparo Tualeka (Provinsi Maluku)
  62. Maria Stella Sainyakit (Provinsi Maluku)
  63. Muhammad Assyaibani Abusama (Provinsi Maluku Utara)
  64. Aiswa Djien Pandey (Provinsi Maluku Utara)
  65. Abdul Rohman Rumagesan (Provinsi Papua Barat)
  66. Carrolaen Domenique Cordias Dimara (Provinsi Papua Barat)
  67. James Valentino Yoku (Provinsi Papua)
  68. Svetlana Giovanny Tukayo (Provinsi Papua)
Baca Juga  Kunjungi Subak Sengempel Bongkasa, Putu Parwata: Petani Memerlukan Perhatian Serius dari Pemerintah

Sementara itu, keempat calon Komandan Upacara yang turut mengikuti pengukuhan kali ini adalah:

  1. Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H. (Kasubditkomsatpam/Polsus Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri);
  2. Kolonel Pnb. Agni Prayogo (Danwing 4 Lanud ATS);
  3. Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos (Dan Pusdikpel Kodiklatal);
  4. Kolonel Inf. Donny Pramono, S.E. (Dangrup-3/Sandhi Yudha Kopassus).

Sedangkan calon Perwira Upacara yang juga turut serta adalah Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P (Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta).

Turut hadir dalam upacara pengukuhan Paskibraka 2022 tersebut adalah Ibu Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Kukuhkan Paskibraka Bali 2022

Published

on

By

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama usai mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2022. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2022 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali,  Senin (Soma Pon Matal) 15 Agustus 2022.

Upacara pengukuhan diawali dengan kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada Gubernur Koster yang bertindak selaku pembina upacara. Berikutnya, laporan pemimpin upacara yang disusul mengheningkan cipta dan pembacaan kata pengantar pengukuhan calon Paskibraka lanjut pengucapan ikrar Dharma Mulia Putra Indonesia.

Suasana pengukuhan terasa makin khidmat saat prosesi mencium Sang Merah Putih oleh pemimpin upacara Sangging Juni Artawan, duta Kabupaten Bangli. Lagu ‘Bagimu Negeri’ berkumandang saat prosesi mencium Sang Merah Putih yang dilanjutkan dengan pengukuhan oleh Gubernur Koster.

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Bali 2022. (Foto: Ist)

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan lencana kehormatan dan kendit oleh Gubernur Koster kepada perwakilan Paskibraka Bali. Upacara pengukuhan ditutup dengan kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan diikuti pemberian ucapan selamat kepada Paskibraka Bali 2022 oleh Gubernur Koster dan jajaran Forkopimda yang hadir. Upacara pengukuhan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Pembina Paskibraka Provinsi Bali I Wayan Darma Sasmara, S.Sos. menyampaikan, tahun ini Paskibraka yang dikukuhkan belum lengkap karena hanya terdiri dari pasukan 17 dan 8. Hal ini menyesuaikan dengan anggaran yang saat dirancang masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kendati jumlahnya belum komplit, namun tetap patut disyukuri karena Paskibraka tahun ini lebih lengkap dari dua tahun sebelumnya. Dimana, pada tahun 2020 tak ada pemilihan Paskibraka dan saat itu pengibaran bendera dilaksanakan oleh Purna-Paskibraka. Sedangkan pada tahun 2021, pasukan pengibar bendera hanya berjumlah 10 orang. 

Wayan Darma menambahkan, Paskibraka Provinsi Bali tahun ini direkrut tiap Kabupaten/Kota. Masing-masing Kabupaten/Kota mengirim 8 orang perwakilan yang selanjutnya melewati proses seleksi hingga ditetapkan 25 orang calon Paskibraka Bali Tahun 2022. Selain itu, tim provinsi juga menyeleksi Duta Bali untuk bergabung dalam Paskibraka Nasional. Dua orang yang terpilih yaitu I Kadek Kemala Permana Putra dari SMAN 2 Amlapura dan Ni Ketut Pande Suastini dari SMKN 1 Manggis. Keduanya telah mengikuti pemusatan pelatihan di Jakarta sejak 15 Juli 2022 lalu.

Baca Juga  Dukung Ketahanan Pangan, Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan ke Petani dan Perternak

Sementara 25 siswa yang tergabung dalam calon Paskibraka Bali 2022 mengikuti pemusatan pelatihan di Hotel Ganandra Denpasar sejak 5 Agustus 2022 lalu. Setelah prosesi pengukuhan, 25 putra putri terbaik duta Kabupaten/Kota se-Bali ini resmi menyandang gelar sebagai Paskibraka Bali Tahun 2022 yang akan melaksanakan tugas pada prosesi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih saat Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, 17 Agustus 2022 mendatang.

Untuk prosesi pengibaran dan penurunan bendera telah ditetapkan dua orang pembawa baki yaitu I Gusti Ayu Agung Rai Arnila (SMAN 2 Negara) dan I Gusti Agung Radha Paramitha (SMAN 1 Denpasar). Sedangkan mereka yang terpilih sebagai pengerek bendera adalah I Komang Putera Yasa (SMAN 2 Manggis), I Made Mahadi Putra Sarjana (SMAN 1 Kuta Utara), I Komang Agus Krisna Nanta (Saraswati), I Made Ananta Nadha (SMAN 9 Denpasar) I Gede Bagus Saka Sinatrya (SMAN 1 Denpasar) dan I Made Ananda Dwi Pranata (SMAN 1 Payangan Gianyar). (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi TP PKK Denpasar dan Bank Indonesia Perwakilan Bali Dukung Gerakan Nasional PIP

Published

on

By

TP PKK
TP PKK Kota Denpasar saat melakukan audiensi dengan BI pada Senin (15/8), di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia  (BI) kini tengah gencar menyuarakan Gerakan Nasional (Gernas) Penanganan Inflasi Pangan (PIP). Gerakan ini nantinya diharapkan secara masif akan menyentuh segala lapisan masyarakat. Salah satu upayanya adalah dalam bentuk sinergitas Gernas PIP yang akan merangkul TP PKK Kota Denpasar.

Menurut rencana, sinergitas ini akan diwujudkan dalam bentuk penyerahan lebih dari 8000 bibit cabe dari BI kepada TP PKK Kota Denpasar, di mana gerakan ini juga bisa dijadikan sebagai penguatan pangan keluarga.

Hal ini dibahas dalam audensi antara BI dengan TP PKK Kota Denpasar pada Senin (15/8), di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar.

Hadir saat audensi itu, Istri Wakil Walikota Denpasar yang juga Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Koordinaator Bidang IV TP PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widyani Wiradana, dan Sekertaris TP PKK Kota Denpasar Nyoman Sri Utari.

Sementara dari pihak BI hadir dalam kesempatan itu Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Gusti Agung Diah Utari, Deputi Direktur Provinsi Bali Donny H. Heatubun dan Asisten Analis Kantor Perwakilan Provinsi Bali Putu Juana Wiraatmaja.

Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Gusti Agung Diah Utari, Gernas PIP ini diluncurkan oleh BI pada 10 Agustus 2022.

“Salah satu bentuk mendukung Gernas PIP ini adalah kami ingin bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama- sama menggiatkan gerakan ini, tidak terkecuali di level masyakarat terkecil yakni keluarga. Maka kami yakini dengan menggandeng TP PKK, semua elemen masyarakat dapat tersentuh dengan Gernas PIP ini,” tutur Diah Utari.

Diah Utari menambahkan, kegiatan pemberian bibit cabe ini nantinya akan menyasar 9 Kabupaten / kota di Bali.

Baca Juga  Bangkitkan Pertanian Berkelanjutan, Ketua Dewan Putu Parwata: Bangun Sinergitas antara Pemerintah, Petani dan Pengusaha

“Selain Kota Denpasar, kami akan juga akan bersinergi dengan Kabupaten lainnya di Bali, sehingga Gernas PIP melalui ketahanan pangan akan tercapai,” imbuhnya.

Sementara Istri Wakil Walikota sekaligus Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyambut baik rencana sinergitas dalam bentuk pemberian bibit cabe itu.

“Cabe adalah salah satu komoditi pangan yang harganya sering mengalami kenaikan. Maka dengan rencana pemberian bibit cabe ini tentunya akan menjadi salah satu langkah nyata dalam hal ketahanan pangan bagi masyarakat,” ujar Ny. Ayu Kristi.

Ketua Koordinaator Bidang IV TP PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menambahkan, pihak TP PKK Kota Denpasar akan mendukung kegiatan ini karena di dalam program kerja PKK ada poin berkaitan dengan ketahanan pangan baik keluarga maupun masyarakat.

“Nantinya bibit cabe ini akan kami distribusikan kepada lokus yang ada di 4 kecamatan di Denpasar agar langkah ketahanan pangan bisa merata di seluruh TP PKK di Kota Denpasar,” ungkap Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca