Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pihak Ketiga Siap Danai, Koster Bangun PKB Klungkung 2025!

BALIILU Tayang

:

Pusat Kebudayaan Bali
Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Rakerda III Asita Bali 2025 di Westin Hotel Nusa Dua, Kamis (27/2). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster kembali menghadirkan gebrakan besar dengan rencana pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di eks galian C Gunaksa, Klungkung. Proyek monumental ini direncanakan mulai dibangun tahun 2025 dengan sumber pembiayaan dari kerja sama pihak ketiga.

PKB akan menjadi destinasi wisata budaya yang mengusung seni, tradisi, dan kearifan lokal, dengan panorama Nyegara Gunung sebagai daya tarik utama. Lahan tak produktif sejak 1963 ini akan disulap menjadi pusat kebudayaan megah yang tidak hanya melestarikan warisan Bali, tetapi juga menarik wisatawan dari seluruh dunia.

“Terkait pembangunan PKB di Klungkung, sudah ada pihak ketiga yang siap bekerja sama. MoU sudah ada, akan ditindaklanjuti dengan perjanjian investasi,” ujar Gubernur Koster saat membuka Rakerda III Asita Bali 2025 di Westin Hotel Nusa Dua, Kamis (27/2).

Pemerintah Provinsi Bali akan bekerja sama dengan pihak ketiga melalui skema pemanfaatan zona komersial dalam kawasan PKB. Skema ini diharapkan memberikan pendanaan yang cukup untuk membangun fasilitas budaya yang akan memperkuat identitas Bali sebagai pusat seni dan kebudayaan dunia.

“Astungkara, pembangunan bisa dimulai tahun ini. Kita doakan agar berjalan lancar, sehingga Bali punya objek wisata budaya baru yang megah dengan pemandangan Nyegara Gunung. Ini keren banget,” ujar Koster.

Proyek ini ditargetkan rampung pada 2028 dan akan menjadi ikon budaya baru yang mengangkat kejayaan Bali di tingkat internasional. PKB Klungkung bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi sebuah warisan besar bagi generasi mendatang. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tegas, Pasar Galiran Klungkung Jadi Sasaran 'Tembak' Gubernur Koster, Ada Apa?

NEWS

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Penuhi Undangan Ketua DPRD Badung Bahas Tanda Daftar Pura dan Kewenangan di Daerah

Published

on

By

Dirjen Bimas Hindu Temui Ketua DPRD Badung
PERTEMUAN: Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., menggelar pertemuan bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Anggota Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta Sekretaris DPRD Badung I Gde Surya Kurniawan yang berlangsung di Ruang Kerja Ketua DPRD Kabupaten Badung, pada Kamis (15/10/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., hadir memenuhi undangan Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti dalam rangka membahas rencana konsultasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Badung terkait sejumlah hal yang menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Bimas Hindu di daerah, termasuk pendataan dan pendaftaran pura. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Ketua DPRD Kabupaten Badung, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung pada Kamis (15/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Satria, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta Sekretaris DPRD Kabupaten Badung I Gde Surya Kurniawan. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung I Made Subawa.

Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah pentingnya pendaftaran pura untuk memperoleh tanda daftar dari Kementerian Agama. Tanda daftar tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administrasi dan pendataan di tingkat pusat, tetapi juga menjadi salah satu persyaratan penting untuk mempermudah akses bantuan pemerintah bagi pura yang membutuhkan.

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., menjelaskan bahwa proses pendaftaran pura sebelumnya masih dilakukan secara manual sehingga terjadi penumpukan permohonan yang jumlahnya mencapai hampir 20.000. Pihaknya terus berupaya mempercepat penyelesaian permohonan agar pengempon pura dapat memperoleh tanda daftar sesuai ketentuan.

“Pada prinsipnya kita sama-sama ingin mempermudah dan mencoba mempercepat akses para pengempon pura yang mendaftarkan puranya untuk mendapatkan tanda daftar. Pentingnya pendaftaran ini bukan hanya untuk mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Baca Juga  Koster-Giri akan Bangun Asrama Mahasiswa dan Sports Center di Unud

Ia mencontohkan pengalaman penanganan bencana di Medan, ketika pengajuan bantuan hampir Rp 11 miliar telah disetujui Presiden, tetapi mengalami kendala karena tidak tersedianya penerima yang memiliki tanda daftar. Akibatnya, pengajuan tersebut harus direvisi menjadi Rp 700 juta. Pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya kelengkapan administrasi dan pendataan pura agar penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai persyaratan.

Lebih lanjut, Dirjen Bimas Hindu menyampaikan bahwa hingga 12 Oktober 2026, pihaknya telah menyelesaikan lebih dari 20.000 permohonan. Sementara itu, khusus di Kabupaten Badung, masih terdapat sekitar 400 permohonan yang belum diproses. Percepatan pelayanan diharapkan dapat membantu para pengempon pura dalam melengkapi administrasi dan memperoleh kepastian proses pendaftaran.

Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menyambut baik informasi dan penjelasan yang disampaikan Dirjen Bimas Hindu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Kabupaten Badung untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebijakan, program serta kewenangan Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan umat Hindu dan pelaksanaan urusan keagamaan di daerah.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan rencana konsultasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Badung dapat berjalan secara terarah, sekaligus memperkuat sinergi antara DPRD Kabupaten Badung dan Kementerian Agama dalam mendukung tertib administrasi pura serta mempermudah akses informasi dan pelayanan bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi BNN Badung dan Kesbangpol, Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan Sosialisasi Berbasis Budaya

Published

on

By

Sosialisasi P4GN di SMPN 5 Abiansemal
SOSIALISASI: Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat sosialisasi P4GN di SMP Negeri 5 Abiansemal, Badung, Kamis (15/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda terus digencarkan secara masif oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui pendekatan kreatif berbasis kearifan lokal. Komitmen ini diwujudkan melalui sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dikemas dalam bentuk Pagelaran Seni Budaya di SMP Negeri 5 Abiansemal, Badung, Kamis (15/10).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BNN Kabupaten Badung, Kepala Kesbangpol Badung beserta jajaran, Kepala SMPN 5 Abiansemal, para guru, serta ratusan siswa yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias.

Acara yang mengangkat tema “Informasi dan Edukasi Melalui Pagelaran Seni Budaya P4G, Bersama Wujudkan Generasi Sehat, Bebas Narkoba, Berbudaya dan Berdaya Saing” ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional. Melalui pementasan tarian adat, tabuh gamelan, dan teater kreatif, para siswa diajak memahami dampak buruk narkoba secara interaktif.

Dalam sambutannya, Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak sekolah, pendidik, dan siswa yang telah berkolaborasi aktif menyelenggarakan kegiatan edukatif ini. Menurutnya, pelestarian seni dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun imunitas sosial remaja.

“Seni dan budaya adalah warisan paling berharga yang kita miliki di Bali. Ketika kita mencintai budaya, kita sedang membangun fondasi karakter yang kuat. Karakter yang kokoh inilah yang akan melindungi anak-anak kita dari godaan narkoba. Masa depan yang cerah dimulai dari diri yang sehat, bebas narkoba, dan berbudaya luhur,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa lembaga pendidikan formal harus menjadi benteng pertahanan utama dalam memitigasi potensi ancaman narkotika. Sinergi yang kuat antara pihak sekolah, lingkungan keluarga, dan peranan masyarakat sangat diperlukan agar pesan-pesan pencegahan dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Koster-Giri akan Bangun Asrama Mahasiswa dan Sports Center di Unud

Melalui pagelaran seni ini, pesan edukasi mengenai bahaya laten narkoba diharapkan dapat melekat erat dalam sanubari generasi muda di Badung demi mewujudkan lingkungan sekolah yang cerdas secara intelektual, tangguh secara moral, serta sehat secara fisik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TPID Bali dan BI Jaga Stabilitas Harga untuk Mendukung Aktivitas Ekonomi di Tengah Keterbatasan Pasokan BBM di Bali

Published

on

By

Warga Antre BBM di SPBU
Suasana Warga saat mengantre BBM di sebuah SPBU. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia Provinsi Bali terus mencermati perkembangan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, dan pelaku usaha. Kecepatan dan keberhasilan dari berbagai langkah percepatan pemulihan pasokan yang dilakukan oleh Pertamina, pasokan BBM di Bali diyakini secara bertahap akan dapat mengurangi antrian dan memenuhi permintaan masyarakat. Sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta stabilitas harga barang dan jasa di Bali.

Kepala Perwakilan Kantor BI Provinsi Bali Achris Sarwani melalui siaran pers mengatakan bahwa hasil pemantauan dan komunikasi Bank Indonesia dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa keterbatasan pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir terutama berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan serta menimbulkan keterlambatan sebagian aktivitas operasional usaha. Dampak yang dilaporkan antara lain keterlambatan layanan transportasi wisatawan, penjemputan dan pengantaran tamu hotel, serta pengiriman kebutuhan operasional seperti bahan makanan, minuman, dan jasa laundry.

Namun demikian, lanjut Achris Sarwani, aktivitas usaha secara umum masih berjalan dan belum terdapat indikasi gangguan yang signifikan terhadap keseluruhan kegiatan ekonomi Bali.

Achris Sarwani menyebutkan, berdasarkan simulasi Bank Indonesia, apabila keterbatasan BBM berlangsung selama 3-5 hari, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Bali diprakirakan sekitar 0,014%, dan meningkat menjadi sekitar 0,019% apabila berlangsung hingga 7 hari. Mengingat proses normalisasi pasokan dan distribusi BBM tengah berlangsung, dampak terhadap perekonomian daerah diprakirakan tetap terbatas dan bersifat sementara.

Dari sisi inflasi, katanya, hasil pemantauan Bank Indonesia di sejumlah pasar tradisional dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pasokan barang kebutuhan masyarakat masih relatif terjaga dan harga komoditas pangan secara umum masih stabil. Hingga saat ini belum terdapat indikasi tekanan harga yang meluas akibat keterbatasan BBM mengingat persediaan bahan pangan masih mencukupi. Meskipun terdapat potensi peningkatan biaya distribusi dan logistik dalam jangka pendek, dampaknya terhadap inflasi Bali diprakirakan relatif terbatas.

Baca Juga  Koster-Giri akan Bangun Asrama Mahasiswa dan Sports Center di Unud

“Berdasarkan simulasi Bank Indonesia, keterbatasan BBM selama 3-5 hari diprakirakan berdampak sekitar 0,010% terhadap inflasi Bali, sedangkan apabila berlangsung sekitar 7 hari dampaknya diprakirakan mencapai 0,018%. Sejalan dengan percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang sedang berlangsung, dampak terhadap inflasi Bali diperkirakan tetap terkendali,” ujar Achris Sarwani.

Ke depan, kata Achris Sarwani, penguatan sinergi TPID dan koordinasi dengan Pertamina menjadi langkah penting untuk menjaga kecukupan pasokan serta kelancaran distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi. Komunikasi publik yang efektif dan penyampaian informasi secara berkala juga perlu terus diperkuat untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat, menjaga ketenangan, serta menghindari pembelian secara berlebihan (panic buying). Selain langkah jangka pendek tersebut, upaya jangka menengah dan panjang untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik perlu terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan efisiensi energi dan dukungan terhadap kelestarian lingkungan Bali.

Bank Indonesia Provinsi Bali mengapresiasi langkah-langkah percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang dilakukan oleh Pertamina bersama Pemerintah Daerah. Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan pasokan BBM, harga pangan, serta kelancaran distribusi barang dan jasa. Dengan dukungan pasokan tambahan yang telah tiba, optimalisasi distribusi BBM, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, dampak terhadap aktivitas perekonomian dan inflasi Bali diprakirakan tetap terbatas sehingga stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca