Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terima Kunjungan Calon Duta Besar LBBP RI, Gubernur Koster Paparkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali

BALIILU Tayang

:

eka
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Calon Duta Besar LBBP RI di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar pada, Kamis, 11 November 2021 dalam program Lintas Nusantara yang dipimpin oleh Staf Ahli Hubungan Antar-Lembaga Kementrian Luar Negeri RI, Muhsin Syihab. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI memberikan apresiasi terhadap program pembangunan Bali yang dipimpin oleh Gubernur Bali Wayan Koster dengan visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Adapun arah pembangunan di Bali bertujuan untuk menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala. Serta menuju kehidupan Krama dan Gumi Bali sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui Pembangunan secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Calon Duta Besar LBBP RI di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, Kamis (Wraspati Umanis, Dungulan) 11 November 2021 dalam program Lintas Nusantara yang dipimpin oleh Staf Ahli Hubungan Antar-Lembaga Kementrian Luar Negeri RI, Muhsin Syihab, dan dihadiri oleh Calon Duta Besar LBBP RI yang diantaranya: R. Pribadi Sutiono dari Perwakilan Dubes Republik Slowakia, Tri Yogo Jatmiko dari Perwakilan Dubes Republik Persatuan Tanzania merangkap Republik Burundi, dan Republik Rwanda, R. Heru Hartanto Subolo dari Perwakilan Dubes Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal, Okto Dorinds Manik dari Perwakilan Dubes Republik Demokratik Timor-Leste, Ghafur Akbar Dharmaputra dari Perwakilan Dubes Ukraina merangkap Republik Armenia dan Georgia, Rudy Alfonso dari Perwakilan Dubes Republik Portugal, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dari Perwakilan Dubes Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Palau, Daniel Tumpal Sumurung Simanjuntak dari Perwakilan Dubes Kanada merangkap ICAO, Dr. Abdul Aziz Ahmad dari Perwakilan Dubes Kerajaan Arab Saudi, Zuhairi Misrawi dari Perwakilan Dubes Republik Tunisia, Dr. Damos Dumoli Agusman dari Perwakilan Dubes Republik Austria merangkap Slovenia, hingga UNOV, dan  Suwartini Wirta dari Perwakilan Republik Kroasia.  

Staf Ahli Hubungan Antar-Lembaga Kementerian Luar Negeri RI, Muhsin Syihab menyampaikan, Bali dipilih sebagai program Lintas Nusantara untuk Calon Duta Besar LBBP RI bertujuan untuk  memperoleh informasi yang utuh dari Gubernur Bali yang berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19, pembukaan pariwisata, hingga program di Pemerintah Provinsi Bali yang nantinya dapat diinformasikan ke tempat para Dubes bertugas.

Baca Juga  Tak hanya Fokus Pariwisata dan Budaya, Wagub Cok Ace Harap Jegeg Bagus Bali Bisa Sosialisasikan Program-Program Pemerintah

“Mengingat Bali dalam waktu dekat ini akan menggelar event internasional seperti BWF World Tour Finals 2021, hingga di tahun 2022 akan berlangsung pertemuan KTT G20,” ujar Muhsin Syihab seraya mengatakan kami memilih kunjungan ke Bali, karena Bali sebagai tempat kajian promosi pariwisata, yang berkaitan dengan recovery atau pemulihan pariwisata, karena sempat terpuruk sejak dihantam badai pandemi Covid-19.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Calon Duta Besar LBBP RI karena sudah memilih Bali sebagai program kunjungan Lintas Nusantara. Ini baru pertama kali ada kunjungan Calon Dubes ke Pulau Dewata. Mengenai pandemi Covid-19, dalam situasi terkini (10 November 2021- red) bahwa angka kesembuhan telah mencapai 96,26%, angka kematian 3,54%, jumlah yang dirawat 232, pemakaian TT Isolasi 2,24%, dan pemakaian TT ICU 6,18%.

Mengenai vaksinasi, Gubernur Koster lebih lanjut menjelaskan, pencapaian vaksinasi di Bali sudah tinggi, untuk vaksinasi tahap1 telah mencapai lebih dari 100% dan vaksinasi tahap 2 mencapai 87% lebih, sehingga terjadi pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok di Bali dan hal ini menjadi prioritas pemerintah pusat.

Jadi perkembangan Covid-19 di Bali yang sudah cukup baik, melandai, dan mulai stabil. Sehingga aktivitas di Bali sudah berjalan seperti biasa, dimana sudah ada ribuan wisatawan domestik yang melakukan perjalanan ke Pulau Dewata melalui udara, dan ada juga puluhan ribu yang melalui jalur darat.

‘’Meskipun demikian, kami akan tetap waspada, dan menjalankan tertib prokes hingga menerapkan testing, tracing, treatment. Penanganan Covid-19 juga kami berlakukan sampai ketingkat desa adat, seperti penggunaan masker,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Belajar dari pandemi, Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menyampaikan, sebagai Gubernur Bali, ‘’Saya telah menyusun arah pembangunan Provinsi Bali dengan konsep kearifan lokal Bali yang dikenal dengan nama Ekonomi Kerthi Bali. Ekonomi Kerthi Bali bertujuan untuk mewujudkan Bali Berdikari dalam Bidang Ekonomi, dan memiliki 6 sektor unggulan sebagai Pilar Perekonomian Bali, mulai dari:  sektor pertanian dalam arti luas termasuk peternakan dan perkebunan, sektor kelautan/perikanan, sektor industri, sektor industri kecil menengah (IKM), usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi, sektor ekonomi kreatif dan digital, dan sektor pariwisata,’’ terangnya.

Baca Juga  Menko Marves dan Gubernur Bali Bersama 150 Ribu Masyarakat Bali Serentak Doakan KTT G20 Berjalan Sukses

Jadi sekali lagi, kami telah belajar dari pengalaman dalam berbagai kejadian bencana, maka sudah waktunya Bali mengembangkan perekonomian yang tidak lagi menggantungkan pada satu kantung, yaitu sektor pariwisata. Bali harus mengambil pilihan mengembangkan perekonomian yang bersumber dari keorisinilan dan keunggulan sumber daya lokal meliputi: alam, krama, dan Kebudayaan Bali sebagai sumber daya potensial pada sektor pertanian, kelautan/perikanan, dan industri kerajinan rakyat.

“Khusus juga untuk ekonomi digital, akan kami dorong agar memasarkan produk-produk UMKM dengan memanfaatkan teknologi digital, karena sangat efektif, efisien, produktif, serta bernilai tambah,” jelas mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini yang disambut tepuk tangan seraya menyampaikan saat ini Bali sedang gencarnya meningkatkan promosi dan produksi Minuman Arak, Kain Tenun Endek Bali, serta Produk Garam Tradisional Lokal Bali yang tertuang dalam: Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi Dan/Atau Destilasi Khas Bali, Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali, dan Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali. Jadi kita akan berdayakan produk lokal Bali ini dari hulu sampai hilir yang sejalan dengan amanat Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Untuk menjaga kebersihan alam Bali, saat ini Pulau Dewata telah memiliki regulasi untuk menjaga alam Bali ini agar tetap harmonis dan suci berserta isinya, dengan terbitnya: Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Baca Juga  Gubernur Bali, Menteri PUPR, Menlu RI, Presiden World Water Council & Vice-President Of The World Water Council Bahas Kesiapan Bali Sebagai Tuan Rumah World Water Forum Ke-10

Kemudian supaya kehidupan masyarakat di Bali sehat, maka harus didukung oleh suplai makanan yang sehat dengan memanfaatkan hasil pertanian organik yang saat ini sedang berjalan di Bali dan menjadi percontohan pertanian organik dengan mengacu pada Perda Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik.

Sebagai penutup, Gubernur Koster menyatakan, sinergi Pemprov Bali dengan Dubes untuk membantu Bali, diharapkan terus terjalin. Karena kehadiran Dubes di negara tetangga telah menjadi ujung tombak Negara Indonesia.

Mendengar informasi yang disampaikan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, membuat Staf Ahli Hubungan Antar-Lembaga Kementerian Luar Negeri RI, Muhsin Syihab kembali berkomentar dengan mengatakan Bali telah berhasil menangani laju pertumbuhan Covid-19 dengan menekan penularan di angka dua digit per harinya. “Sebaran vaksinasi di Bali juga sudah sangat meluas. Sehingga keberhasilan ini perlu dipromosikan ke luar negeri agar pariwisata Bali kembali tumbuh dan ekonominya kembali pulih,” ungkapnya.

Sementara itu, Zuhairi Misrawi dari Perwakilan Dubes Republik Tunisia menyampaikan, Bali sangat dikenal juga dengan UMKM-nya. Jadi supaya bisa UMKM Bali go internasional dan kita bisa lebih melakukan ekspor dari pada impor, maka saya akan mempromosikan Bali secara besar-besaran ke Tunisia. “Untuk itu, saya minta dibuatkan buku dan video tentang Bali dan nanti saya akan terjemahkan dengan bahasa Arab,” katanya yang disambut tepuk tangan.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Koster menyanggupi permintaan Zuhairi Misrawi dari Perwakilan Dubes Republik Tunisia dan sebagai gambaran awal, Gubernur Koster memberikan buku Ekonomi Kerthi Bali yang disusunnya sendiri. Sedangkan untuk video dan informasi tentang Bali yang lebih detail akan disampaikan pada bulan Desember sebagai bahan promosi ke Republik Tunisia.

Di akhir acara, Gubernur Koster menyerahkan cinderamata berupa Kain Tenun Endek Bali kepada Staf Ahli Hubungan Antar-Lembaga Kementerian Luar Negeri RI, Muhsin Syihab dan Calon Duta Besar LBBP RI. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Perkuat Kerukunan, Wawali Arya Wibawa Hadiri Silaturahmi Kebangsaan DMI Kota Denpasar

Published

on

By

Halal Bihalal Denpasar
HALAL BIHALAL: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Oka Cahyadi, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jalinan komunikasi, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, hubungan harmonis yang dilandasi semangat menyama braya menjadi kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan, khususnya di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar sangat menjunjung tinggi nilai toleransi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kerukunan yang terjaga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kota Denpasar.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai menyama braya, serta semangat Islam Rahmatan lil ‘Alamin yang mengedepankan kasih sayang dan kedamaian tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Lebih lanjut disampaikan, peran dewan masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, namun juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, pelayanan umat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pengelolaan masjid ke depan hendaknya berlandaskan empat pilar, yakni sebagai Baitullah, Baitul Maal, Baituttarbiyah, dan Baitul Muamalah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-13 DPRD Bali, Penyerahan LHP BPK RI Atas LKPD Provinsi, Kab/Kota Se-Bali TA 2021

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Edukasi Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Stunting

Loading

Published

on

By

TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menyerahkan sembako saat menghadiri aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Klungkung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4).

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Desa Bunga Mekar, Desa Batukandik, dan Desa Suana.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TP PKK terus bergerak aktif mendukung program pemerintah melalui berbagai aksi nyata di masyarakat. Fokus utamanya adalah memberdayakan perempuan, meningkatkan kualitas keluarga, serta menyukseskan pembangunan daerah.

Putri Koster menjelaskan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali saat ini adalah penanganan masalah lingkungan, khususnya sampah, melalui pengelolaan berbasis sumber.

Penanganan sampah dari rumah tangga dilakukan melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Pengelolaan yang efektif melibatkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pengolahan sampah dapur menjadi kompos, serta penyediaan tempat sampah terpisah guna meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi volume sampah ke TPA.

“Di Nusa Penida jangan sampai ada sampah yang menumpuk seperti di TPA Suwung. Untuk itu, kita harus bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga. Nusa Penida sebagai daerah wisata harus dijaga keindahan alamnya dengan baik,” ujarnya sembari mengajak masyarakat mendukung kebijakan kepala daerah.

Di sisi lain, Putri Koster juga menyoroti gangguan kesehatan pada anak-anak atau generasi muda yang seharusnya dapat dicegah sejak masa kehamilan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan guna mencegah stunting.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak guna memaksimalkan fase tumbuh kembangnya. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan otak. Konsumsi ikan sangat direkomendasikan karena kaya protein dan zat gizi penting yang mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, serta kesehatan mata dan jantung,” ungkapnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Minta Bupati/ Walikota Tidak Terbitkan Izin Pembangunan Hotel-Restoran dan Toko Modern Berjejaring

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas pelaksanaan aksi sosial di Kecamatan Nusa Penida.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali yang telah menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami di Kecamatan Nusa Penida,” ujarnya.

Di masing-masing desa tersebut, diserahkan berbagai bantuan, antara lain 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung; 10 paket sembako yang terdiri atas beras 10 kg, minyak goreng 2 pcs, gula pasir 3 kg, kopi bubuk 2 bungkus, serta makanan ringan.

Selain itu, diberikan pula paket susu SGM Explor 150 gram (@2 kotak) kepada 10 balita dan paket susu SGM Bunda 150 gram (@2 kotak) kepada 10 ibu hamil. Bantuan lainnya berupa paket multivitamin untuk balita dan dewasa, 50 pak telur (@40 butir), 1.000 bibit cabai, 25 bibit jambu kristal, 25 bibit nangka, serta buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal dalam rangka kegiatan aksi sosial tahun 2026.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community.

Selain melaksanakan aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga melakukan kunjungan ke tempat pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang diproduksi oleh Sarining Segara Semaya di Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, serta Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Bali Sampaikan Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ribuan Umat, Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni di Tengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948

Published

on

By

Dharma Santi Nyepi
DHARMA SANTI NYEPI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.500 umat tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Raya Nyepi sekaligus momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Bali.

Acara diisi dengan dharma wacana (siraman rohani), pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik yang memperkuat nuansa spiritual sekaligus kebersamaan. Selain digelar secara nasional di Bali, Dharma Santi juga dilaksanakan di berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sumatera Selatan sebagai bentuk perayaan serentak umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bali, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujarnya.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong serta nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-13 DPRD Bali, Penyerahan LHP BPK RI Atas LKPD Provinsi, Kab/Kota Se-Bali TA 2021

“Kita adalah bangsa besar yang rukun dalam perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita harus terus saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengajak umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tri Hita Karana sebagai fondasi menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga persatuan nasional.

Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyoroti tantangan kehidupan modern yang dipenuhi “kebisingan” informasi. Ia menilai derasnya arus media sosial dan informasi digital seringkali membuat masyarakat kehilangan ruang untuk hening dan refleksi diri.

“Kadang kemarahan lebih cepat daripada kebijaksanaan, ketersinggungan lebih cepat daripada pengertian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Nyepi seperti amati geni, amati karya, dan amati lelungan sangat relevan untuk membangun pribadi yang lebih tenang, reflektif, dan bijaksana. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali pada keheningan diri. Ia mengaitkannya dengan ajaran dalam Bhagavad Gita tentang karma yoga—bertindak tanpa keterikatan pada hasil.

Acara ini menjadi penutup rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam—satu bumi satu keluarga—yang diharapkan semakin memperkuat kerukunan umat beragama serta kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Usai acara, suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di area pelataran Taman Budaya Art Center Denpasar. Gubernur Wayan Koster menjadi pusat perhatian para peserta yang berebut kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan ramah, ia melayani permintaan swafoto dari masyarakat, tokoh adat, hingga generasi muda. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Minta Bupati/ Walikota Tidak Terbitkan Izin Pembangunan Hotel-Restoran dan Toko Modern Berjejaring

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca