Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pj. Gubernur Bali Tampilkan Inovasi Majukan Pariwisata dan Mitigasi Bencana pada IGA 2024

BALIILU Tayang

:

pariwisata Bali
PRESENTASI: Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, menyampaikan presentasi nominator penerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 di Ruang Sidang Utama (RSU) Gedung A Lt.3 Kemendagri, Jl. Merdeka Utara No. 7, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 28 Oktober 2024. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, memaparkan serangkaian inovasi unggulan untuk memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan keamanan wisatawan, serta mendukung mitigasi bencana di Bali. Inovasi-inovasi ini disampaikan dalam rangka Presentasi Kepala Daerah Nominator penerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024 di Ruang Sidang Utama (RSU) Gedung A Lt.3 Kemendagri, Jl. Merdeka Utara No. 7, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 28 Oktober 2024.

Sebagai daerah wisata, Bali menghadapi risiko multi-bencana (multi-hazard), baik dari bencana alam seperti tsunami, bencana non alam, hingga permasalahan sosial. Berbagai persoalan yang timbul memerlukan penyelesaian. Sehubungan dengan hal tersebut, dibutuhkan strategi kebijakan kolaboratif yang inovatif untuk mitigasi guna mewujudkan ketenteraman, ketertiban, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat serta wisatawan.

Tourism is not only about beauty, but also safety (Pariwisata tidak hanya tentang keindahan, tetapi juga tentang keamanan). Inovasi ini diharapkan dapat membantu Bali tidak hanya pulih pascapandemi Covid-19, tetapi juga semakin siap menghadapi tantangan baru,” cetus Pj. Gubernur Bali.

Arah dan kebijakan pengembangan Inovasi Daerah Provinsi Bali adalah menjaga keseimbangan dan keharmonisan Alam, Krama, dan Kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang bersumber dari Kearifan Lokal Sad Kerthi untuk mewujudkan kepariwisataan berstandar internasional Cleanliness Health Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

Inovasi yang diluncurkan berfokus pada tiga aspek utama, yaitu Alam, Krama (masyarakat), dan Kebudayaan. Di bidang lingkungan alam, beberapa inisiatif yang diresmikan antara lain Bali Tsunami Early Warning System (BTEWS), sistem peringatan dini yang menggunakan teknologi murah namun efektif untuk mengantisipasi tsunami, serta Sistem Informasi Sampah (SIPAH) guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Program digital lain, seperti Sistem Penjualan Benih Ikan Online (SIPULIH) dan Sistem Informasi Pelayanan Perikanan (SIMPELKAN), juga dirancang untuk memajukan ekonomi lokal melalui digitalisasi.

Baca Juga  Malam Penganugerahan 9 Tahun Bali Tourism Award 2024/2025

Dari segi pemberdayaan masyarakat, Gubernur Mahendra Jaya memperkenalkan Polisi Pamong Praja Khusus Pariwisata sebagai unit yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di destinasi wisata. Selain itu, ada program Molin Goes to School (MOLIN GTS), inisiatif pendidikan lingkungan hidup bagi pelajar, serta Bhakti Sosial Ngrombo yang melibatkan berbagai yayasan, komunitas, dan organisasi masyarakat dalam kegiatan sosial.

Inovasi juga terlihat dalam bidang kebudayaan, seperti pengembangan Keyboard Aksara Bali untuk melestarikan budaya Bali di dunia digital, serta sistem pelatihan tari Bali secara daring melalui Anjungan Daerah Bali di TMII Jakarta. Pj. Gubernur juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan kekayaan intelektual masyarakat Bali dengan menyediakan layanan fasilitasi hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

Dalam menumbuhkan inovasi di Provinsi Bali, S.M. Mahendra Jaya melaksanakan terobosan-terobosan guna penguatan ekosistem riset dan inovasi yang melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, fasilitasi oleh pemerintah pusat dan daerah, pemberdayaan dan pengembangan bersama sektor swasta, pemberian apresiasi dan penghargaan kepada pihak yang berkompeten, serta dukungan publikasi.

Pj. Gubernur Bali pun menyusun strategi dan arah kebijakan serta menerbitkan kebijakan-kebijakan sebagai bentuk komitmen Kepala Daerah dalam membangun ekosistem inovasi daerah. Di antaranya melalui Peraturan Gubernur Nomor 80 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah, Peraturan Gubernur Bali Nomor 22 Tahun 2024 tentang Penerapan Inovasi Pemerintah Provinsi Bali (Inovasi Inisiatif Pj. Gubernur), dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 23 Tahun 2024 tentang Polisi Pamong Praja Khusus Pariwisata.

Diharapkan sinergi antar-pemangku kepentingan semakin kuat. Pemerintah Provinsi Bali mendorong evaluasi berkala agar inovasi berjalan sesuai rencana, memberikan dampak positif, dan memungkinkan replikasi dari inovasi yang terbukti berhasil.

“Hal ini tentunya juga harus didukung dengan sistem manajerial inovasi daerah di mana proses pengelolaan dan pengembangan inovasi di tingkat pemerintah daerah ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, efisiensi, dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Percepat Kontribusi Wisatawan, Dispar Bali Kolaborasi dengan Group Hotel Mariot Bali

Tiga inovasi unggulan Provinsi Bali yang diunggulkan Pj. Gubernur Bali untuk meraih IGA Tahun 2024 yaitu Polisi Pamong Praja Khusus Pariwisata (non-digital), Bali Tsunami Early Warning System (BTEWS) (digital), dan Sertifikasi Kesiapsiagaan Bencana Dunia Usaha Pariwisata Bali.

Pj. Gubernur Bali juga memperkenalkan paradigma baru Polisi Pamong Praja Khusus Pariwisata yang berperan penting dalam meningkatkan ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan bagi wisatawan serta untuk mengatasi permasalahan akibat meningkatnya kunjungan wisatawan yang menyebabkan berbagai persoalan sosial seperti pelanggaran terhadap adat dan budaya Bali.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman terkait kebencanaan alam dan nonalam, Pemerintah Provinsi Bali mengembangkan inovasi dalam penanggulangan bencana berbasis teknologi, berupa Bali Tsunami Early Warning System (BTEWS), yang hadir sebagai solusi dengan konsep risiko bencana yang dikelola secara kolaboratif antara pemerintah dan unsur pentahelix, terutama sektor swasta.

Sejalan dengan itu, sertifikasi kesiapsiagaan bencana juga dilakukan untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan bahwa hotel-hotel di Bali telah tersertifikasi kebencanaan demi mewujudkan Bali yang tangguh terhadap bencana.

“Inovasi-inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan keamanan Bali, tetapi juga untuk menjaga harmoni alam, budaya, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan global,” pungkas S. M. Mahendra Jaya.

Presentasi Pj. Gubernur Bali sebagai nominator penerima penghargaan IGA Tahun 2024 diterima oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (SKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo, Sekretaris Badan SKDN Kemendagri Tommy V. Bawulang, serta tim penilai Tri Dewi Virgiyanti, Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas RI, dan Yogi A. Nugraha, Pimpinan Redaksi Kompas TV.

Turut mendampingi Pj. Gubernur Bali dalam presentasi tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana; Plh. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Gede A. Teja Bhusana Yadnya; Kabid Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica; dan Kabid SDA Satpol PP Provinsi Bali Made Sugiantara. (gs/bi)

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Mahendra Jaya Bersama Jajaran Pemprov Bali Muspayang Bhakti Hari Suci Siwaratri

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Hadiri Langsung Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4, Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Cintai Produk Lokal

Published

on

By

Dekranasda Bali
SAMBUTAN: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat memberikan sambutan dalam rangkaian pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Day di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (29/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, yang berkesempatan hadir langsung pada Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4 Tahun 2026, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan perangkat daerah dan anggota ASN yang telah turut berpartisipasi dalam memajukan IKM dan UMKM melalui kegiatan tersebut. Selain mampu menghidupkan suasana, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi anggota ASN untuk menunjukkan bakat sekaligus berbagi rezeki kepada pelaku IKM dan UMKM yang ada di Art Center.

Menurutnya, pilihan warna, motif kostum, serta keharmonisan antara kostum dan peserta, ditambah ekspresi penampilan, menjadi penilaian khusus terhadap para ASN yang berlenggak-lenggok di atas panggung. Penilaian khusus diberikan kepada Perangkat Daerah BPBD Provinsi Bali yang mampu memadukan seluruh kriteria yang disebutkan Gubernur Wayan Koster.

Dekranasda Bali Fashion Day dirancang sebagai wadah gotong-royong dan kolaborasi untuk tetap memberi ruang bagi para desainer berbakat dalam mengembangkan kemampuan menciptakan karya-karya berkualitas, yang dapat diperkenalkan di tengah masyarakat Bali, bahkan hingga kancah nasional dan internasional.

Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya menjaga perputaran ekonomi pelaku IKM dan UMKM yang ada di area Art Center. “Kegiatan yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini kami rancang untuk membangun rasa solidaritas dan kerja sama antara anggota ASN dengan pelaku IKM dan UMKM. Hal ini menjadi kesempatan untuk memberikan ruang bagi desainer, pelaku IKM dan UMKM, serta konsumen,” ungkap Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat memberikan sambutan dalam rangkaian pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Day di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (29/4).

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengingatkan agar warga Bali, terutama anggota ASN, dapat menggunakan pakaian berbahan kain tenun tradisional endek sebagai bahan utama. Hal ini penting mengingat produksi kain tenun tradisional endek saat ini mulai langka akibat semakin berkurangnya sumber daya manusia yang mencintai pekerjaan menenun.

Baca Juga  Gelar Welcome Dinner, Pj Gubernur Mahendra Jaya Harap Taksu Positif Bali Bawa Kesuksesan 5th MNEK 2025

“Mari kita cintai produk kain tradisional khas Bali berupa tenun endek sebagai upaya menjaga kelestarian budaya dan warisan leluhur. Sudah sepatutnya kain tenun tradisional endek kita temui di daerah asalnya sehingga mampu menguatkan produksi dan kelestariannya. Misalnya, kain tenun gringsing dapat kita temui di wilayah Karangasem. Tenun ikat ganda (kain gringsing) merupakan salah satu kerajinan kain paling langka di dunia, diproduksi secara tradisional, dan dipercaya memiliki kekuatan magis,” tegas Ibu Putri Koster.

Dekranasda Bali Fashion Day kali ini menghadirkan 130 peserta model yang merupakan pejabat dan staf dari Perangkat Daerah BPBD Provinsi Bali, Bappeda Provinsi Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, dan Biro Organisasi Setda Provinsi Bali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal Bali sehingga mampu mengangkat citra produk lokal setara dengan produk nasional maupun internasional.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan peragaan busana kategori busana adat ke kantor, busana endek ke kantor, dan busana kasual. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sasar Remaja Dini, Ketua Forum PUSPA Bali Pesankan Anak-anak Fokus Belajar, Hindari Bullying, dan Jauhi Pernikahan Dini

Published

on

By

Ketua Forum PUSPA Bali
SAPA ANAK-ANAK: Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyapa anak-anak usai menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyampaikan agar setiap remaja mampu menjaga diri dengan pembatasan yang terkontrol.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase rentan ketika seseorang sedang mencari jati diri, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan. Pengawalan terhadap tumbuh kembang, pergaulan, serta kepedulian terhadap masalah internal dan beban yang dirasakan anak tentu dapat memberikan perlindungan mental dan batin bagi mereka.

“Jangan biarkan mereka menghadapi masalahnya sendiri hingga merasa terbelenggu, putus asa, dan memilih jalan pintas. Sebagai orang tua di rumah maupun guru di sekolah, kita harus peka terhadap kondisi anak agar mereka tidak merasa sendiri dan kesepian,” ungkapnya saat menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4).

Ia menambahkan, “Kita boleh sibuk dengan kegiatan masing-masing, tetapi jangan pernah lelah untuk mengawasi pergaulan dan kondisi putra-putri kita. Jangan lalai saat ekspresi wajah mereka berubah dari biasanya. Cobalah mendekati anak-anak saat mereka menyendiri, murung, bahkan mengurung diri di kamar. Jangan sampai mereka mengalami bullying di sekolah atau lingkungan luar rumah tanpa kita mengetahuinya, yang pada akhirnya dapat merusak mental anak.”

Dengan demikian, anak-anak akan mampu bertanggung jawab di sekolah—dengan belajar dan memperkaya pengetahuan sebagai fondasi diri yang lebih baik dan matang—di rumah dengan memanfaatkan waktu untuk membantu orang tua, serta di lingkungan dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan fokus menjalankan kewajiban sesuai niat baik. Mereka juga diharapkan mampu menyayangi diri sendiri, sehingga dapat menyayangi orang lain tanpa terjerumus dalam pergaulan bebas yang membahayakan masa depan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua agar terhindar dari pernikahan dini.

Baca Juga  Hadapi Perkiraan Cuaca Ekstrem Jelang Libur Nataru, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Gandeng BMKG RI

Ny. Seniasih juga menegaskan agar tidak membiasakan berkata kasar, karena hal tersebut termasuk kekerasan verbal yang dapat melukai perasaan dan menimbulkan tekanan batin.

“Lakukan tugas dengan baik untuk membentuk pribadi dan karakter yang berpotensi menggapai masa depan, sehingga menjadi individu yang berkualitas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan bahwa bullying di sekitar anak-anak sangat memengaruhi semangat dan fokus mereka dalam belajar serta menjalani kehidupan. Anak-anak menghabiskan sekitar 8 jam di sekolah, 8 jam di rumah, dan 8 jam di luar keduanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kesadaran bahwa tanggung jawab terhadap diri sendiri sangatlah penting.

Merencanakan masa depan yang baik dengan melewati masa remaja yang berkualitas tentu menjadi impian setiap orang. Oleh sebab itu, pola pengasuhan dan perhatian orang tua menjadi hal yang krusial.

Pada kesempatan ini, sosialisasi yang menyasar remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama dilakukan untuk memberikan gambaran bahwa hidup membutuhkan perencanaan yang jelas dalam menentukan masa depan, sehingga langkah untuk mencapainya dapat lebih terarah dan sistematis. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak informasi mengenai bahaya pergaulan bebas dan seks bebas guna menghindari terjadinya pernikahan dini.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Putu Astri Dewi Miranti dan Ni Made Mery Setianingsih, yang memaparkan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan semata-mata bebas dari penyakit atau disabilitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Pencarian, Korban Hilang di Pantai Kelingking Akhirnya Ditemukan

Published

on

By

Pantai Kelingking
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi korban dengan ambulans menuju Rumah Sakit Gema Santi. (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Operasi SAR hari kedua terhadap seorang warga Desa Bunga Mekar yang dilaporkan hilang akibat terhempas ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada Jumat (25/4/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.

Upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan telah dilaksanakan sejak pagi hari. Pada pukul 06.00 WITA, seluruh personel melaksanakan briefing, pembagian area pencarian (search area), serta penyampaian rencana pergerakan. Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 05 Denpasar bergerak dari Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida menuju area pencarian untuk melaksanakan penyisiran sorty pertama. Hingga pukul 11.15 WITA hasilnya nihil dan mereka merapat di Jungut Batu Tlatak, Nusa Ceningan. Upaya pencarian dilanjutkan sekitar pukul 13.57 Wita hingga pukul 16.30 Wita, namun tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian hari itu sempat menghadapi beberapa kendala, yakni akses penyisiran yang sulit, kondisi gelombang tinggi dan ombak pecah, serta perubahan arah dan kecepatan angin yang cukup ekstrem di sekitar garis pantai.

“Pada 17.50 WITA kami menerima informasi dari warga bahwa korban mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida. Menindaklanjuti laporan tersebut, RIB 05 Denpasar segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

Pada pukul 19.15 WITA, korban akhirnya berhasil ditemukan pada posisi kurang lebih 803,62 meter dari lokasi kejadian awal. Usai dibawa ke darat, jenasah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Gema Santi menuju Rumah Sakit Gema Santi.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Nyoman Rame (49) hilang saat melakukan aktivitas memancing bersama anaknya di atas tebing Pantai Kelingking pada Jumat (24/4/2026). Saat itu, korban diduga terhempas ombak besar hingga terjatuh ke laut dan hilang.

Baca Juga  Hadapi Perkiraan Cuaca Ekstrem Jelang Libur Nataru, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Gandeng BMKG RI

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur Tim SAR Gabungan, di antaranya Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, Babinsa Desa Bunga Mekar, Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar, Polairud Polres Klungkung, BPBD Klungkung, petugas ambulans Gema Santi, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca